[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-51498-id":3,"doc-seo-51498-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":84},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},51498,1374391974468,"Eden","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0",48,"Cerita & Novel","Festival Baisabi: HerStory Foundation","Festival Baisabi: HerStory Foundation mengisahkan perjalanan keluarga untuk merayakan festival Baisabi di Bangladesh. Melalui dialog dan pengalaman tokoh Aku bersama Ma, cerita menjelaskan asal-usul Baisabi sebagai gabungan Baisu, Sangrai, dan Biju dari tiga komunitas di Bukit Chittagong: Tripura, Marma, dan Chakma. Perayaan ditampilkan lewat busana berwarna, tarian Goraia, mandi patung Buddha, permainan air, gulat, serta rangkaian bunga terapung dan tradisi berbagi makanan dari rumah ke rumah.","Festival Baisabi HerStory Foundation  \nHumayra Kabir  \nAku dan Ma sedang memasukan pakaian ke dalam koper. Keluarga kami akan melakukan perjalanan.  \n“Asha, apakah kau tahu bahwa tahun ini kita akan merayakan sebuah festival yang sangatspesial?” Ma bertanya.  \n“Bukankah kita selalu merayakan Tahun Baru Bengali?” tanyaku.  \n“Ya . Namun Bangladesh merupakan rumah bagi berbagai macam budaya yang memiliki  \ncaranya masing-masing dalam merayakantahun baru. Di Jalur Bukit Chittagong, orangorang pribumi menyebut festival ini sebagai Bai-sa-bi.”  \n“Apa artinya Bai-sa-bi, Ma?” tanyaku.“Baisabi adalah  \nsebuah istilah yang merupakan gabungandari tiga nama festival – Baisu, Sangrai, dan Biju, yang masing-masing merupakan festival tahun baru orang-orang Tripura, Marma, dan Chakma. Mereka adalah tiga suku yang tinggal di bukit, dan setiap suku memiliki caranya masing-masing dalam menyambut tahun baru.”  \n4  \nKetika kami tiba di festival Baisu, gadisgadis suku Tripura mengenakan baju atasan dan bawahan yang berwarna-warni. Mereka meletakkan bunga di rambutku dan mengajariku Tarian Goraia selangkah demi selangkah. Teman-teman baruku ini mengatakan kepadaku bahwa Gerakangerakan dari tarian tersebut dibuat oleh para petani lereng bukit. Kami menari, tertawa, dan bermain hingga senja.  \n6  \nKeesokan harinya, kami melakukan perjalanan ke Rangamati untuk menyaksikan festival Marma Sangrai.  \nTidak ada acara yang lebih pas untuk menghabiskan waktu di hari yang panasselain bermain semprot air dan menceburkandiri ke kolam.  \nKami menyaksikan para biksu membawa patung-patung Buddha ke air untuk dimandikan.  \nKemudian, kami menikmati pertunjukan gulatpada malamnya.  \nPerhentian terakhir kami adalah festival Bijunya suku Chakma.  \nKami menghabiskan waktu seharian berdansadan membuat rangkaian bunga terapung yang dihanyutkan di sungai.  \nKami menghabiskan waktu yang lama untukberenang dan membersihkan diri kami untuktahun yang baru.  \nPada malamnya, kami berkunjung dari rumah ke rumah, berbagi kari yang terbuat dari 32","cbCaiuEoBzZf1YxY","https://ap.wps.com/l/cbCaiuEoBzZf1YxY","pdf",2770850,5,1,16,"Indonesian","id",113,"# Kisah Perjalanan Merayakan Baisabi\n## Baisu: Festival Tripura dan Tarian Goraia\n## Sangrai: Festival Marma di Rangamati\n## Biju: Festival Chakma dan Tradisi Rangkaian Bunga Terapung","[{\"question\":\"Kegiatan apa saja yang dilakukan dalam festival Marma Sangrai dan Bijunya Chakma?\",\"answer\":\"Di Rangamati, tokoh Aku bermain semprot air, menyaksikan biksu memandikan patung-patung Buddha, serta menikmati pertunjukan gulat. Pada festival Bijunya, mereka berdansa dan membuat rangkaian bunga terapung yang dihanyutkan di sungai, lalu berkunjung rumah ke rumah berbagi kari.\"}]",1783591285,25,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":79,"head_meta":81,"extra_data":83,"updated_unix":28},"festival-baisabi-herstory-foundation","",{"@graph":36,"@context":78},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/festival-baisabi-herstory-foundation/51498/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-16","2026-07-09",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Kegiatan apa saja yang dilakukan dalam festival Marma Sangrai dan Bijunya Chakma?","Question",{"text":76,"@type":77},"Di Rangamati, tokoh Aku bermain semprot air, menyaksikan biksu memandikan patung-patung Buddha, serta menikmati pertunjukan gulat. Pada festival Bijunya, mereka berdansa dan membuat rangkaian bunga terapung yang dihanyutkan di sungai, lalu berkunjung rumah ke rumah berbagi kari.","Answer","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":80,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":82,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":85},[86,91,93,97,101,105,109,113,117,121],{"id":87,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":88,"show_sort_weight":89,"slug":90},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":89,"slug":92},"story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":89,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":99,"show_sort_weight":89,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":89,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":89,"slug":108},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":89,"slug":112},49,"Sastra","literature",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":89,"slug":116},52,"Teknologi","technology",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":89,"slug":120},50,"Ujian","exam",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":89,"slug":124},57,"Umum","general"]