[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-41830-id":3,"doc-seo-41830-113":29,"detail-sidebar-cat-0-id-113":90},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":20,"language":22,"language_code":23,"site_id":24,"html_lang":23,"table_of_contents":25,"faqs":26,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":27,"read_time":28},41830,1099514067438,"River Wang","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/100002539ee87300030?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1780474512215547542",55,"Agama & Spiritualitas","Puasa Pada Hari Yang Meragukan","Fokus pembahasan adalah hukum puasa pada tanggal 30 Sya’ban ketika hilal bulan Ramadhan tidak terlihat karena mendung sehingga hari tersebut termasuk “hari yang diragukan”. Dokumen menegaskan bahwa puasa pada hari yang diragukan hukumnya haram, berdasarkan dalil hadits tentang berpuasa dan berbuka saat melihat hilal serta riwayat larangan puasa pada hari yang meragukan. Penjelasan ulama memperkuat larangan tersebut dan memuat rincian sikap ketika imam/pemerintah memerintahkan puasa.","Puasa Pada Hari Yang Meragukan  \n􀀋 􀀃􀀄􀀅􀀆 􀀇􀀈􀀉 􀀇􀀈􀀊 􀀂  \n[ Indonesia- Indonesian-􀀁􀀂􀀃􀀄􀀅􀀃􀀆 ]  \nMuhammad bin Shalih Al Munajid  \nTerjemah : Ummu Abdillah Zubaidah Al-Atsariyah Editor : Abu Ziyad Eko Haryanto  \n2009-1430  \n􀀋 􀀃􀀄􀀅􀀆 􀀇􀀈􀀉 􀀇􀀈􀀊 􀀂  \n􀀒 􀀉􀀂􀀊􀀂􀀃􀀄􀀅􀀃􀀋􀀌 􀀉􀀍􀀎􀀏􀀐􀀑 􀀈  \n􀀅􀀓􀀔􀀕􀀌 􀀖􀀏􀀐􀀗 􀀅􀀘􀀙  \n􀀉􀀛􀀜􀀝􀀞􀀌 􀀟􀀅􀀂􀀑􀀠 􀀡􀀌 􀀅􀀢􀀣 􀀤􀀥 : 􀀌􀀍􀀎􀀏􀀦􀀧􀀃􀀐􀀛􀀨􀀐􀀩 􀀦􀀪􀀛􀀆 􀀫􀀐􀀛􀀠 􀀦􀀑􀀥 : 􀀌􀀐􀀑􀀆􀀎􀀒  \n2009-1430  \nPUASA PADA HARI YANG MERAGUKAN  \nPertanyaan: Pada malam tiga puluh Sya’ban kami keluar untukmelihat hilal, akan tetapi cuaca saat itu mendung sehingga kami tidak dapat melihat hilal. Apakah esok pada tanggal 30 Sya’ban kami berpuasa ataukah tidak, karena hari tersebut adalah hari yang diragukan?  \nJawab: Segala puji bagi Allah.  \nInilah yang dimaksud dengan hari yang diragukan (karena pada hari tersebut diragukan apakah hari tersebut adalah hari terakhirbulan Sya’ban atau awal bulan Ramadhan) . Puasa pada hari tersebutadalah haram, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,  \nﺻﻮﻣﻮﺍ ﻟﺮﺅﻳﺘﻪ ﻭﺃﻓﻄﺮﻭﺍ ﻟﺮﺅﻳﺘﻪ ﻓﺈﻥ ﻏﹸﺒﻲ􀀙 􀀗 ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻓﺄﻛﻤﻠﻮﺍ ﻋﺪﺓ ﺷﻌﺒﺎﻥ ﺛﻼﺛﲔ  \n“Berpuasalah kalian karena melihat hilal bulan Ramadhan dan berbukalah ketika melihat hilal bulan Syawal. Bila hilal tertutup awan, maka genapkanlah bulan Sya’ban menjadi tiga puluh hari” (HR. Bukhari, hadits No. 1909)  \nﻭﻗﺎﻝ ﻋﻤﺎﺭ ﺑﻦ ﻳﺎﺳﺮ ﻣﻦ ﺻﺎﻡ ﺍﻟﻴﻮﻡ ﺍﻟﺬﻱ 􀀫ﻳﺸﻚ ﻓﻴﻪ ﻓﻘﺪ ﻋﺼﻰ ﺃﺑﺎ ﺍﻟﻘﺎﺳﻢ ﺻـﻠﻰ ﺍﷲ ﻋﻠﻴـﻪﻭﺳﻠﻢ . ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ ﻭﺻﺤﺤﻪ ﺍﻷﻟﺒﺎﱐ ﰲ ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ 553 .  \nBerkata‘Amar bin Yasir, “Barang siapa yang berpuasa pada hari yang diragukan, maka ia telah bermaksiat kepada Abul Qasim (Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam)”. (HR. At Tirmidzi dan dishahihkan oleh At Tirmidzi dalam shahih tirmidzi No. 553)  \nBerkata Al Hafidz Ibnu Hajar, “Hadits ini menunjukkan haramnya berpuasa pada hari yang diragukan, karena para shahabat  \ntidak mengatakan hal tersebut dari sisi pendapat, akan tetapi dari sisi menukil apa yang disampaikan Rasulullah”  \nTentang hari yang meragukan ini, para ulama’dari Lajnah Ad Daimah berkata, “Sunnah/dalil menunjukkan keharaman puasa pada hari tersebut”. (dinukil dari kitab Fatawa al Lajnah, jilid 10, hal. 117)  \nSetelah menjelaskan perselisihan pendapat tentang hukumberpuasa pada hari yang diragukan, Syaikh Muhammad bin Utsaimin – Rahimahullah bersabda, “Pendapat yang paling benar adalah haramnya berpuasa pada hari yang diragukan. Akan tetapi, jika imam (pemerintah) mengharuskan puasa pada hari tersebut, maka perintahnya tidak boleh ditentang. Dan bagi siapa yang ingin berbukapada hari tersebut, hendaklah berbuka dengan sembunyi-sembunyi sebagai perwujudan tidak menentang pemimpin”. (Kitab Asy Syarhul Mumti’, jilid 6, hal 318)","cbCaiqjK4J7BbRkH","https://ap.wps.com/l/cbCaiqjK4J7BbRkH","pdf",135286,4,1,"Indonesian","id",113,"# Hukum Puasa pada Hari yang Meragukan\n## Pengertian Hari yang Diragukan\n## Dalil Hadits tentang Hilal Ramadhan dan Syawal\n## Pandangan Ulama dan Lajnah Ad Daimah\n## Fatwa Syaikh Muhammad bin Utsaimin","[{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan “hari yang diragukan” dalam konteks puasa Sya’ban?\",\"answer\":\"Hari yang diragukan adalah hari ke-30 Sya’ban ketika statusnya masih belum jelas: apakah itu hari terakhir bulan Sya’ban atau awal bulan Ramadhan.\"},{\"question\":\"Jika malam tiga puluh Sya’ban cuaca mendung dan hilal tidak terlihat, apakah boleh berpuasa?\",\"answer\":\"Puasa pada hari yang diragukan hukumnya haram. Dasar utamanya adalah larangan berpuasa pada hari yang statusnya diragukan menurut dalil-dalil yang disebutkan.\"},{\"question\":\"Bagaimana jika imam/pemerintah mengharuskan puasa pada hari yang diragukan?\",\"answer\":\"Perintah tersebut tidak boleh ditentang. Bagi yang ingin berbuka, dianjurkan berbuka secara sembunyi-sembunyi sebagai bentuk tidak menentang pemimpin.\"}]",1783334419,6,{"code":4,"msg":30,"data":31},"ok",{"site_id":24,"language":23,"slug":32,"title":13,"keywords":33,"description":14,"schema_data":34,"social_meta":85,"head_meta":87,"extra_data":89,"updated_unix":27},"fasting-on-a-doubtful-day","",{"@graph":35,"@context":84},[36,52,67],{"@type":37,"itemListElement":38},"BreadcrumbList",[39,43,47,50],{"item":40,"name":41,"@type":42,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":44,"name":45,"@type":42,"position":46},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":48,"name":12,"@type":42,"position":49},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":51,"name":13,"@type":42,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/fasting-on-a-doubtful-day/41830/",{"url":51,"name":13,"@type":53,"author":54,"headline":13,"publisher":56,"fileFormat":59,"inLanguage":23,"description":14,"dateModified":60,"datePublished":61,"encodingFormat":59,"isAccessibleForFree":62,"interactionStatistic":63},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":55},"Person",{"url":40,"name":57,"@type":58},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-18","2026-07-06",true,{"@type":64,"interactionType":65,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":66},"ViewAction",{"@type":68,"mainEntity":69},"FAQPage",[70,76,80],{"name":71,"@type":72,"acceptedAnswer":73},"Apa yang dimaksud dengan “hari yang diragukan” dalam konteks puasa Sya’ban?","Question",{"text":74,"@type":75},"Hari yang diragukan adalah hari ke-30 Sya’ban ketika statusnya masih belum jelas: apakah itu hari terakhir bulan Sya’ban atau awal bulan Ramadhan.","Answer",{"name":77,"@type":72,"acceptedAnswer":78},"Jika malam tiga puluh Sya’ban cuaca mendung dan hilal tidak terlihat, apakah boleh berpuasa?",{"text":79,"@type":75},"Puasa pada hari yang diragukan hukumnya haram. Dasar utamanya adalah larangan berpuasa pada hari yang statusnya diragukan menurut dalil-dalil yang disebutkan.",{"name":81,"@type":72,"acceptedAnswer":82},"Bagaimana jika imam/pemerintah mengharuskan puasa pada hari yang diragukan?",{"text":83,"@type":75},"Perintah tersebut tidak boleh ditentang. Bagi yang ingin berbuka, dianjurkan berbuka secara sembunyi-sembunyi sebagai bentuk tidak menentang pemimpin.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":86,"og:title":13,"og:site_name":57,"og:description":14},"article",{"robots":88,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":24},{"code":4,"msg":5,"data":91},[92,95,99,103,107,111,115,119,123,127],{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":12,"show_sort_weight":93,"slug":94},60,"religion-spirituality",{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":97,"show_sort_weight":93,"slug":98},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":101,"show_sort_weight":93,"slug":102},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":105,"show_sort_weight":93,"slug":106},51,"Komik","comic",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":109,"show_sort_weight":93,"slug":110},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":113,"show_sort_weight":93,"slug":114},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":117,"show_sort_weight":93,"slug":118},49,"Sastra","literature",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":121,"show_sort_weight":93,"slug":122},52,"Teknologi","technology",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":125,"show_sort_weight":93,"slug":126},50,"Ujian","exam",{"id":128,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":129,"show_sort_weight":93,"slug":130},57,"Umum","general"]