[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-48009-id":3,"doc-seo-48009-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},48009,962075006959,"Anda","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/e0002397efbe92a78e?_k=1776741047341049297",48,"Cerita & Novel","Cepat Kering, Bunga Kemboja!","Cerita ini mengisahkan tentang Ratih dan adiknya, Janu, yang baru saja pindah ke tempat tinggal baru. Ratih memiliki keinginan kuat untuk segera mendapatkan teman baru, namun sayangnya, Janu masih sangat pemalu dan enggan berinteraksi. Setiap hari, ayah mereka pergi untuk berjualan, sementara Ratih berusaha menemani Janu agar tidak merasa bosan. Suatu ketika, Janu merengek ingin membeli es krim, namun Ratih menyadari bahwa harganya terlalu mahal dan dia tidak memiliki cukup uang. Untuk mengalihkan perhatian adiknya yang kecewa, Ratih mengajak Janu berjalan-jalan dan mereka menemukan sekelompok anak yang sedang menjemur bunga kemboja. Ratih bertanya mengapa mereka menjemurnya, dan dijawab bahwa bunga-bunga itu akan dijual ke pabrik dupa. Janu kembali teringat akan es krim yang tidak bisa dibelinya. Ratih kemudian melihat sebuah antrean panjang dan penasaran. Ternyata, itu adalah pabrik dupa tempat orang menjual bunga. Ratih mendapat ide cemerlang: dia mengajak Janu mencari bunga kemboja dengan janji akan membelikan es krim setelahnya. Tragisnya, mereka harus pergi ke pemakaman untuk mencari bunga tersebut, tempat yang membuat Janu merasa tidak nyaman dan takut akan suara-suara aneh yang terdengar. Suasana di pemakaman semakin mencekam bagi Janu, terutama ketika melihat orang-orang bermuka masam saat mencari bunga. Cerita ini mengeksplorasi tema tentang kepolosan masa kanak-kanak, tantangan ekonomi, dan bagaimana anak-anak menghadapi lingkungan yang tidak menyenangkan demi mencapai keinginan mereka, serta dinamika hubungan antar saudara dalam situasi yang menekan.","Cepat Kering, Bunga Kemboja! Yusfin Rahayu Agnezia Zefanya  \nIni tempat tinggal baru Ratih dan Janu . Ratih ingin segera punya teman baru. Namun, adiknya masih malu-malu.  \nSetiap hari, Bapak pergi berjualan.  \nRatih menemani Janu agar tak bosan.”Mbak, aku juga ingin es krim,” pinta Janu.”Berapa harganya, ya?” gumam Ratih sambil meraba saku.  \n”Janu, ayo kita jalan-jalan saja. Ada wangi apadi sana?”  \nRatih mengalihkan perhatian adiknya.”Ini bunga apa? Mengapa  \nkalian menjemurnya?” Ratih bertanya. Anak berbaju merah menyahut,”Bunga kemboja, untuk dijual ke pabrik dupa.”  \n“Wah, di sana ada es krim!” Janu menunjuk toko serba ada. Dia tidak ingin berlama-lama melihat anak menjemur bunga.  \n“Aduh, terlalu mahal harga es krimnya,” Ratih berkata.  \nDia tak ingin Janu kecewa .  \n“Janu, lihat! Ada apa di sana?” seru Ratih tiba􀀀 tiba.  \nDilihatnya sebuah antrean panjang.  \nAnak berbaju merah ikut mengantre juga. Ratih penasaran dan ingin ke sana .  \nJanu diam saja, dia masih kecewa .  \nSetelah dibujuk, Janu mengangguk dan menyeret kakinya.  \n“Oh, ternyata ini pabrik dupa, tempat orang menjual bunga.”  \nDari arah makam, beberapa orang membawakemboja juga.  \nAha! Ratih punya rencana .  \n”Janu, ayo kita cari kemboja! Nanti kita beli eskrim, ya!  \n””Di ... makam?”Janu tidak suka. Dia mengikuti Ratih dengan langkah terpaksa.  \nKrek ... Krek ... Krek ....  \n”Mbak, suara apa itu?” tanya Janu.”Oh, itu hanya bunyi bambu.”  \nSrek ... Srek ... Srek ....  \n”Mbaaak, aku takuuut!”Janu berseru.  \nBanyak orang mencari bunga di makam. Saat Ratih danJanu tiba, orang-orang itu bermuka masam .  \nBagi Janu, suasana makin mencekam","cbCaiqAtiiddidKP","https://ap.wps.com/l/cbCaiqAtiiddidKP","pdf",7822706,4,1,27,"Indonesian","id",113,"# Cepat Kering, Bunga Kemboja!","[{\"question\":\"Mengapa Ratih mengajak Janu mencari bunga ke pemakaman?\",\"answer\":\"Ratih mengajak Janu mencari bunga kemboja ke pemakaman karena terpikir sebuah rencana untuk mendapatkan uang. Dia berjanji akan membelikan es krim untuk Janu jika mereka berhasil mendapatkan bunga.\"},{\"question\":\"Bagaimana perasaan Janu saat diajak mencari bunga ke pemakaman?\",\"answer\":\"Janu tidak menyukai ide pergi ke pemakaman. Dia mengikuti Ratih dengan langkah terpaksa. Janu juga menjadi takut mendengar suara-suara aneh seperti bambu yang berbunyi dan merasa suasana di sana mencekam.\"},{\"question\":\"Apa yang membuat Ratih mencari ide untuk mendapatkan uang?\",\"answer\":\"Ratih sedang berusaha mencari uang karena adiknya, Janu, ingin membeli es krim, namun harganya terlalu mahal dan Ratih tidak memiliki cukup uang untuk membelinya.\"}]",1783567004,42,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"fast-drying-frangipani-flowers","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/fast-drying-frangipani-flowers/48009/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-20","2026-07-09",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Mengapa Ratih mengajak Janu mencari bunga ke pemakaman?","Question",{"text":75,"@type":76},"Ratih mengajak Janu mencari bunga kemboja ke pemakaman karena terpikir sebuah rencana untuk mendapatkan uang. Dia berjanji akan membelikan es krim untuk Janu jika mereka berhasil mendapatkan bunga.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Bagaimana perasaan Janu saat diajak mencari bunga ke pemakaman?",{"text":80,"@type":76},"Janu tidak menyukai ide pergi ke pemakaman. Dia mengikuti Ratih dengan langkah terpaksa. Janu juga menjadi takut mendengar suara-suara aneh seperti bambu yang berbunyi dan merasa suasana di sana mencekam.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa yang membuat Ratih mencari ide untuk mendapatkan uang?",{"text":84,"@type":76},"Ratih sedang berusaha mencari uang karena adiknya, Janu, ingin membeli es krim, namun harganya terlalu mahal dan Ratih tidak memiliki cukup uang untuk membelinya.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]