[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-341653-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-341653-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","extra-chapter-back-to-you-hiksry-is-stupid-unfeeling","EXTRA CHAPTER-BACK TO YOU - Hiks...Ry bodoh, tidak berperasaan!","","Kisah beralih ke momen emosional saat tokoh “aku” menangis dan merasa ada sosok yang selama ini ia kira terlupakan, sementara seorang lelaki datang memakai high heels dan menolong lukanya. Ia membuka masker hitam dan mengaku terlambat menemukan Permaisuri-nya, Deluna, lalu menertawakan kebersamaan yang kembali. Dialog menegaskan hubungan rumit, luka masa lalu, serta kutukan terkait bulan merah-putih yang membuka jalan menuju dimensi lain dan meninggalkan “pedang kutukan” di tubuh Ry.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/","Cerita & Novel",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/extra-chapter-back-to-you-hiksry-is-stupid-unfeeling/341653/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/extra-chapter-back-to-you-hiksry-is-stupid-unfeeling/341653.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Aurelia","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-04","2026-09-22",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":26},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Siapa yang menolong “aku” saat ia ingin berdiri dan kenapa ia menangis terus?","Question",{"text":62,"@type":63},"Seorang lelaki datang dan menaruh high heels serta memasang plester pada jari kaki yang lecet. “Aku” menangis karena merasa lelaki itu terhubung dengan Ry dan ia seperti melihat sosoknya pada orang asing.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Mengapa Ry tiba-tiba membuka masker dan menyebut Deluna serta permaisuri?",{"text":67,"@type":63},"Ry mengaku terlambat menemukan tempat persembunyian Permaisuri-nya, Deluna, serta mengatakan bahwa ia sangat kejam karena menghapus ingatan Deluna pada malam sebelumnya. Pengakuan itu membuat Deluna menumpahkan air mata.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Apa yang menyebabkan Ry tetap hidup meski kutukan membutuhkan darah?",{"text":71,"@type":63},"Ry menjelaskan bulan pada malam itu tidak berubah sepenuhnya menjadi putih: hanya sebagian merah, sehingga pintu ke dunianya tidak tertutup sepenuhnya. Akibatnya kutukan gagal menuntaskan kematian Ry, tetapi pedang kutukan menancap sepenuhnya dalam tubuhnya.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},341653,1791099471,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,88,91,95,99,103,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":86,"slug":87},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":86,"slug":90},48,"story-novel",{"id":92,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":93,"show_sort_weight":86,"slug":94},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":86,"slug":98},51,"Komik","comic",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":86,"slug":102},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":86,"slug":106},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":86,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":86,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":86,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":86,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":89,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":26,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":136,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":141,"read_time":142},1099514068365,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/10000253d8d9f28188e?_k=1776742907772140068","SSCRIBD  \nQ  \nSearch  \nEXTRA CHAPTER-BACK TO YOU  \n\"Hiks.….Ry bodoh!Tidak berperasaan!\"teriakku sekali lagi  \nTak ada yang ingin membantuku berdiri.Dibanding menolong,merekam videoku jauhlebih menarik sepertinya.Aku terus saja menangis tak karuan.Apa aku berhalusinasi?Ini sangatberat untukku,bahkan aku bisa melihat sosoknya pada orang asing.  \nAku menegarkan diri,berpikir bahwa mungkin lelaki tadi bukanlah Ry,keduanya hanyamirip.Namun,ketika aku akan berdiri,seseorang datang menaruh sepasanghigh heels yang tadikutinggalkan asal entah di mana.Aku mendongak,mendapati lelaki itu ikut berjongkok didepanku.Ia juga memakaikan plester pada jari kakiku yang lecet.Aku bahkan tidak menyadarikalau kakiku lecet.Tapi ia..  \n\"Kau...siapa kau?\"  \nIa melepaskan masker hitamnya,kemudian mengulurkan tangannya padaku.\"Maaf akuterlambat menemukan tempat persembunyian Permaisuri-ku.Sangat lama,ya,Deluna?Akusangat kejam padamu.\"  \nUcapannya membuat air mataku tumpah ruah.Bibirku bergetar,ingin mengatakansesuatu,tapi aku malah terus menangis.\"Ry...huahh~\"  \n\"Sssttt,jangan menangis.Iya,ini aku.Kenapa kau masih mengingatku?Padahal malamitu aku sudah menghapus semua ingatanmu.\"  \n\"Hiks..bodoh,kau pikir kau siapa bisa menghapus ingatanku?Aku bahkan ingatbagaimana aku menginjak ekormu saat pertama kali bertemu.\"  \n\"Mustahil kau masih mengingatku.\"  \nTak ingin kehilangannya lagi,aku langsung membuka lebar tanganku.\"Apa kau tidakmerindukan gadis primitifmu ini?\"  \n86.7K/s             O65%  \nDalam posisi seperti ini,tiba-tiba saja aku iseng ingin menggodanya.\"Ry.\"  \n\"Apa?\"Ry kelihatan panik saat aku nekat mengelus dadanya.Rupanya Ry tetap sajaseperti dulu,suka gugup,salting,dan malu.  \n\"Aku sedang mood sekarang.\"  \n\"Apa maksudmu?Bicara yang jelas.\"  \n\"Bisakah kita.malam ini.…\"Kuturunkan tubuhku untuk membuatnya kian panik,melihat wajah salting Ry bikin nagih soalnya.  \n\"Oh hoo!Jauhkan benda kenyal ini dari wajahku!\"Bukan main,mentalku tertekan saatRy mengatakan itu.Saat semua lelaki suka disodorkan belahan surga,Ry justru sebaliknya.  \n\"Ry-ku memang anak yang manis,ya.Utuututuh~\"ledekku sambil mengelus kepalanya.  \nRy memakai kembali pakaiannya.Sebelum aku masuk kamar mandi untukmembersihkan diri,aku memastikan tak ada celah baginya untuk kabur.  \n\"Apalagi,heh?Sana mandi!\"usirnya.  \nAku sudah masuk ke kamar mandi,sudah menutup pintu,tapi tak lama kepalaku kembalimuncul hanya untuk memastikan ia duduk tenang di ranjangku.\"Apalagi ini?\"Ry sudah jengkel.\"Sekalian saja kau rantai kaki dan tanganku di ranjang.\"  \nFifty Shades of Grey,kali ah!  \n\"Sekali lagi kau memunculkan kepalamu di situ,aku akan—\"  \n\"Mau mandi bersama?\"tanyaku tiba-tiba.Untung Ry tidak bilang iya.  \n枣**  \n\"Jadi,apa yang terjadi?\"  \n\"Mau mulai dari mana?\"  \nAD Download to read ad-free.  \nAD Download to read ad-free.  \nBibir Ry membentuk senyum,semula tipis,tapi akhirnya ia tersenyum lebar saatmenjatuhkan diri ke pelukanku.Pelukan yang sangat aku rindukan.Kupukuli dadanya sambilmenangis.\"Bodoh,bodoh,bodoh!\"  \n\"Awhh..\"Ry meringis ketika aku memukulinya.Padahal pelan loh.  \n\"Ry?Kau kenapa?\"  \n\"Sakit,bodoh,pakai acara bertanya segala.\"  \nAku tertawa sambil menangis saat Ry mengatakan itu.Dari sekian banyak hal pada diriRy,ucapan pedasnya memang yang paling kurindukan.  \n季地球  \nAku membawa kabur Ry ke apartemenku.Sampai di sana,aku mengunci pintu danjendela.Saat Ry mau mencari udara segar pun kularang.  \n\"Hu ugh!Nanti kabur.\"Aku menggeleng saat ia memohon ingin diizinkan keluar jendela.  \n\"Oh hoo!Ayolah,ini kota besar,mana mungkin aku melompat dari gedung setinggi ini.Apa kau waras?\"  \nKupaksa ia untuk membuka kausnya,Ry menolak awalnya.Sebenarnya ia bisa saja pakaitenaganya untuk mendorongku,tapi Ry tidak melakukan itu.Bukankah itu artinya diam-diam iamemang mau juga?  \n\"Apa yang kau lakukan ini,hah?Gadis stres ini benar-benar.Apa kau begitu bernafsunyapadaku?\"omelnya saat aku naik duduk di atas perutnya sementara Ry berbaring di ranjang.  \nAkhirnya aku berhasil membuka kaus Ry,bukan karena aku sed","cbCaiexxmB7sVNgN","https://ap.wps.com/l/cbCaiexxmB7sVNgN","pdf",2371883,20,"Indonesian","# EXTRA CHAPTER - BACK TO YOU\n## Pernyataan cinta dan pertolongan\n## Keputusan mulai dari mana\n## Luka, kutukan, dan pedang kutukan\n## Pintu menuju dimensi lain","[{\"question\":\"Siapa yang menolong “aku” saat ia ingin berdiri dan kenapa ia menangis terus?\",\"answer\":\"Seorang lelaki datang dan menaruh high heels serta memasang plester pada jari kaki yang lecet. “Aku” menangis karena merasa lelaki itu terhubung dengan Ry dan ia seperti melihat sosoknya pada orang asing.\"},{\"question\":\"Mengapa Ry tiba-tiba membuka masker dan menyebut Deluna serta permaisuri?\",\"answer\":\"Ry mengaku terlambat menemukan tempat persembunyian Permaisuri-nya, Deluna, serta mengatakan bahwa ia sangat kejam karena menghapus ingatan Deluna pada malam sebelumnya. Pengakuan itu membuat Deluna menumpahkan air mata.\"},{\"question\":\"Apa yang menyebabkan Ry tetap hidup meski kutukan membutuhkan darah?\",\"answer\":\"Ry menjelaskan bulan pada malam itu tidak berubah sepenuhnya menjadi putih: hanya sebagian merah, sehingga pintu ke dunianya tidak tertutup sepenuhnya. Akibatnya kutukan gagal menuntaskan kematian Ry, tetapi pedang kutukan menancap sepenuhnya dalam tubuhnya.\"}]","EXTRA CHAPTER-BACK TO YOU - Hiks...Ry bodoh, tidak berperasaan! | PDF",1790042997,31]