[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-229585-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-229585-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","effect-of-physical-training-model-and-learning-motivation-on-physical-fitness-of-bintara-cadets-students-in-polri-spn-east-java","Pengaruh Model Latihan Fisik dan Motiviasi Belajar terhadap Kesamaptaan Jasmani Siswa Diktuk Bintara POLRI SPN Polda Jawa Timur","","Penelitian bertujuan menganalisis perbedaan penerapan model latihan fisik berbasis pedoman dashbara bintara dibanding model ceramah, serta peran motivasi belajar tinggi dan rendah dan interaksi keduanya terhadap kesamaptaan jasmani siswa Diktuk Bintara Polri. Metode quasi eksperimen dengan desain faktorial 2x2, sampel 120 siswa melalui random sampling. Pengumpulan data melalui tes fisik, angket, dan observasi; analisis menggunakan SPSS 13 ANOVA kuantitatif. Hasil menunjukkan pengaruh signifikan model latihan fisik dan motivasi belajar, dengan kontribusi variasi 47,5% dan kesimpulan model cukup efektif.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/effect-of-physical-training-model-and-learning-motivation-on-physical-fitness-of-bintara-cadets-students-in-polri-spn-east-java/229585/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/effect-of-physical-training-model-and-learning-motivation-on-physical-fitness-of-bintara-cadets-students-in-polri-spn-east-java/229585.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Đào","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-28","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",5,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Penelitian ini bertujuan untuk apa?","Question",{"text":63,"@type":64},"Menganalisis perbedaan model latihan fisik berbasis dashbara bintara dan model ceramah, serta pengaruh motivasi belajar tinggi vs rendah dan interaksi keduanya terhadap kesamaptaan jasmani siswa.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Bagaimana desain penelitian dan jumlah sampelnya?",{"text":68,"@type":64},"Menggunakan eksperimen semu dengan desain one group pretest-posttest time series dan desain faktorial 2x2. Sampel berjumlah 120 siswa dengan random sampling.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Metode pengumpulan dan analisis data apa yang digunakan?",{"text":72,"@type":64},"Data dikumpulkan melalui tes fisik, angket, dan observasi. Analisis menggunakan SPSS 13 dengan ANOVA kuantitatif.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},229585,1789041164,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},1374402968488,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0","Pengaruh Model Latihan Fisik dan Motiviasi Belajar terhadap Kesamaptaan Jasmani Siswa Diktuk Bintara POLRI SPN Polda Jawa Timur  \nPitra Manggala Mukta 1* , Suharti1 , Yoso Wiyarno 1 1Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Indonesia  \n*Correspondence author, email: [pitra.manggalamukta09@gmail.com](pitra.manggalamukta09@gmail.com)  \nABSTRAK  \nPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan antara model latihan fisik berbasis pedoman dashbara bintara dengan model ceramah, motivasi belajar tinggi dengan motivasi belajar rendah dan interaksi keduanya dalam kesamaptaan jasmani siswa Diktuk Bintara Polri. Metode penelitian quasi eksperimen dengan menggunakandesain faktorial 2x2 . Sampel penelitian adalah 120 siswa dengan cara random sampling. Lokasi penelitian di Sekolah Kepolisian Negara Polda Jatim Bangsal Mojokerto. Teknik pengambilan data dengan tes fisik, angket, dan observasi. Teknik analisis data menggunakan SPSS 13 kuantitatif anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model latihan fisik dan motivasi belajar berpengaruh signifikan terhadap kesamaptaan jasmani siswa. Model latihan fisik yang bervariatif dan terstruktur lebih efektif dalam meningkatkan kebugaran jasmani siswa, dengan nilai F sebesar 86.963 dan tingkat signifikansi 0.000. Motivasi belajar siswa berperan penting bagi para siswa, dengan nilai F sebesar 9061 dan tingkat signifikansi 0.003. , dengan pengertian makin tinggi motivasi belajarsiswa maka makin baik hasil latihan fisik. Model ANOVA menjelaskan 47,5% variasi dalam kesamaptaan jasmani siswa, dengan arti model cukup efektif untuk menggambarkan hubungan antar faktor tersebut. Kesimpulan model latihan fisik dan motivasi belajar berpengaruh signifikan terhadap kesamaptaanjasmani siswa di Diktuk Bintara POLRI SPN Polda Jatim.  \nInfo Artikel  \nDiajukan: 2026-03-11  \nDiterima: 2026-04-06  \nDiterbitkan: 2026-04-10  \nKata Kunci  \nsiswa; kesamaptaan; motivasi; belajar; model; latihan; jasmani  \nCopyright (c) 2026 Pitra Manggala Mukta, Suharti, Yoso Wiyarno  \nJurnal KEJAORA is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License  \nPENDAHULUAN  \nKepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memiliki peran strategis dalam menjaga keamanandan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Peran tersebut menuntut setiap anggota Polri, khususnya Bintara sebagai garda terdepan, untuk memiliki kompetensi profesional yang mencakup aspek fisik, mental, dan integritaskepribadian. Oleh karena itu, proses pendidikan dan pelatihan menjadi faktor kunci dalam membentuk sumber daya manusia Polri yang berkualitas.  \nPendidikan Pembentukan Bintara Polri yang dilaksanakan melalui Sekolah Kepolisian Negara (SPN) merupakan tahapan awal dalam membentuk calon anggota Polri yang profesional. Program pendidikan ini berlangsung selama kurang lebih lima bulan dengan pendekatan berbasis pendidikan kedinasan yang  \nmenekankan pada pembinaan sikap, pengetahuan, serta keterampilan (Anwar, 2024) . Dalam kontekstersebut, proses pembelajaran dan pelatihan dituntut tidak hanya bersifat instruksional, tetapi juga mampu mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, adaptif, dan memiliki keterampilan yang relevan dengantuntutan tugas di lapangan (Nurkhbatillah et al. , 2024; Suryani, 2024) . Lingkungan belajar yang kondusifjuga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses pendidikan sehingga mampu menghasilkan individu yang berintegritas dan berkontribusi positif bagi masyarakat (Subandi et al. , 2024; Simatupang et al. , 2024) .  \nSalah satu aspek penting dalam pembentukan Bintara Polri adalah kesamaptaan jasmani, yang menjadi indikator kesiapan fisik dalam menjalankan tugas kepolisian. Pembinaan kesamaptaan jasmanimengacu pada pedoman pendidikan dasar Bhayangkara (Dashbara), yang menekankan pentingnya penerapan berbagai model latihan fisik secara sistematis dan terukur. Namun demikian, implementasimodel latihan fisik di lapangan masih m","cbCaitBk7KXXa293","https://ap.wps.com/l/cbCaitBk7KXXa293","pdf",341006,12,"Indonesian","# Abstrak\n# Pendahuluan\n# Metode\n## Desain penelitian dan skema perlakuan\n## Instrumen dan teknik pengumpulan data","[{\"question\":\"Penelitian ini bertujuan untuk apa?\",\"answer\":\"Menganalisis perbedaan model latihan fisik berbasis dashbara bintara dan model ceramah, serta pengaruh motivasi belajar tinggi vs rendah dan interaksi keduanya terhadap kesamaptaan jasmani siswa.\"},{\"question\":\"Bagaimana desain penelitian dan jumlah sampelnya?\",\"answer\":\"Menggunakan eksperimen semu dengan desain one group pretest-posttest time series dan desain faktorial 2x2. Sampel berjumlah 120 siswa dengan random sampling.\"},{\"question\":\"Metode pengumpulan dan analisis data apa yang digunakan?\",\"answer\":\"Data dikumpulkan melalui tes fisik, angket, dan observasi. Analisis menggunakan SPSS 13 dengan ANOVA kuantitatif.\"}]","Pengaruh Model Latihan Fisik dan Motiviasi Belajar terhadap Kesamaptaan Jasmani Siswa Diktuk Bintara POLRI SPN Polda Jawa Timur | PDF",18]