[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-228045-113":53,"doc-detail-228045-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","educational-objectives-and-learning-outcomes-domains-and-taxonomy","Tujuan Pendidikan dan Hasil Belajar - Domain dan Taksonomi","","Tujuan pendidikan dipahami sebagai perubahan perilaku yang direncanakan dalam aktivitas belajar mengajar, sedangkan hasil belajar merupakan capaian perubahan perilaku setelah peserta didik mengikuti proses belajar sesuai tujuan tersebut. Hasil belajar diukur untuk memastikan ketercapaian tujuan, sehingga harus selaras dengan tujuan pendidikan. Perubahan perilaku diklasifikasikan ke dalam domain kognitif, afektif, dan psikomotorik yang disusun hierarkis melalui jenjang dari sederhana hingga kompleks, beserta taksonomi tiap domain.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/educational-objectives-and-learning-outcomes-domains-and-taxonomy/228045/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/educational-objectives-and-learning-outcomes-domains-and-taxonomy/228045.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Levi","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-19","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",11,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Mengapa hasil belajar perlu diukur dalam proses pendidikan?","Question",{"text":110,"@type":111},"Hasil belajar diukur untuk mengetahui pencapaian tujuan pendidikan. Karena hasil belajar harus paralel dengan tujuan pendidikan, pengukuran membantu memastikan kesesuaian perubahan perilaku yang diharapkan.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Apa hubungan tujuan pendidikan dengan hasil belajar?",{"text":115,"@type":111},"Tujuan pendidikan adalah perubahan perilaku yang direncanakan setelah siswa belajar. Hasil belajar merupakan hasil yang dicapai dari aktivitas belajar, yaitu perubahan perilaku yang terjadi setelah proses belajar mengajar.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Bagaimana domain hasil belajar diklasifikasikan menurut taksonomi?",{"text":119,"@type":111},"Domain hasil belajar dibagi menjadi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Masing-masing domain memiliki jenjang yang disusun secara hirarkis dari tingkat terendah/sederhana hingga tertinggi/kompleks, sehingga memudahkan penyusunan alat ukur dan evaluasi.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},228045,1789019520,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},7971461740909,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","TUJUAN PENDIDIKAN DAN HASIL BELAJAR:  \nDOMAIN DAN TAKSONOMI  \nOleh : Purwanto*)  \nAbstrak  \nTujuan pendidikan merupakan perubahan perilaku yang direncanakan dalam aktivitas belajar mengajar. Hasil belajar merupakan hasil yang dicapai dari aktivitas belajar mengajarsesuai dengan tujuan pendidikan. Hasil belajar diukur untuk mengetahui pencapaian tujuan pendidikan, sehingga hasil belajar harus paralel dengan tujuan pendidikan. Hasil belajar merupakan perubahan perilaku yang dicapai setelah anakmengikuti proses belajar mengajar. Anak mempunyai potensidalam perilaku psikologis yang dapat dididik dan diubah perilakunya. Potensi itu adalah domain kognitif, afektif dan psikomotorik. Belajar merupakan usaha membuat perubahan perilaku dalam domain kognitif, afektif dan psikomotorik. Domain dalam perilaku psikologis bukanlah kapasitas tunggal. Untuk tujuan pengukuran, domain hasil belajardisusun secara hirarkhis dalam tingkat-tingkat mulai tingkat terendah dansederhana hingga tertinggi dan paling kompleks. Domain kognitif dapat diklasifikasikan menjadi tingkat hafalan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis dan evaluasi. Domain afektif terdiri dari tingkat penerimaan, respons, penilaian, organisasi dan karakterisasi. Domain psikomotorik dapat diklasifikasikan menjadi persepsi, kesiapan, responsterbimbing, mekanisme, respons kompleks, adaptasi dan keaslian.  \nKata kunci: tujuan pendidikan, hasil belajar, domain, taksonomi  \n*) Purwanto, M.Pd., adalah Dosen STAIN Surakarta.  \n146 Purwanto: Tujuan Pendidikan dan Hasil Belajar Website: [http://www.pustekkom.go.id](http://www.pustekkom.go.id)  \nA. PENDAHULUAN  \nUntuk dapat melakukan evaluasi hasil belajar, diadakan pengukuranterhadap hasil belajar. Pengukura n adalah kegiatan membandingkan sesuatu dengan alat ukurnya (Arikunto, 1995 : 3) . Dalam pendidikan, pengukuran hasil belajar dilakukan dengan mengadakan testing untuk membandingkan kemampuan siswayang diukur dengan tes sebagai alat ukurnya.  \nHasil belajar merupakan perubahan perilaku siswa akibat belajar. Perubahan itu diupayakan dalam proses belajar-mengajar untuk mencapai tujuan pendidikan. Perubahan perilaku individu akibatproses belajar tidaklah tunggal. Setiap proses belajar mempengaruhi perubahan perilaku pada domain tertentu pada dirisiswa, tergantung perubahanyang diinginkanterjadi sesuai dengantujuan pendidikan.  \nDalam pengembangan alat ukur hasil belajar perlu dipahami domain yang akan diukur sebelum menyusun alat ukur. Pemahaman terhadap domain yang akan diukur menentukan apakah alat ukur yang dikembangkan tepat sehingga pengukuran dan hasilnya jugatepat.  \nKepribadian manusia secara teoretik untuk kepentingan memahami perubahan perilaku manusia dibagi menjadi tiga domain atau ranah, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Setiap proses belajar mempengaruhi perubahan perilaku. Tergantung pada tujuan pendidikannya, perubahan perilaku yang merupakan hasil belajar dapat berupa domain kognitif, afektif, atau psikomotorik.  \nPerubahan dalam setiap domain tidaklah tunggal. Setiap domain terdiri dari beberapa jenjang hasil belajar mulai dari yang palingrendah dan sederhana sampai dengan yang paling tinggi dankompleks. Tingkatan disusun dalam sebuah taksonomi yang  \nPurwanto: Tujuan Pendidikan dan Hasil Belajar No. 16/IX/TEKNODIK/JUNI/2005 147  \nmencerminkan tingkat kompleksitas jenjang.  \nTulisan ini membahas tentang tujuan pendidikan, hasil belajar, domain, dan taksonominya agar dapat menjadi panduan dalam memahami domain dan taksonomi tujuan pendidikan serta hasil belajar yang diukur dalam rangka menyusun alat ukur yang tepat untuk mengumpulkan data hasil belajar.  \nB. TUJUAN PENDIDIKAN  \nTujuan pendidikan adalah perubahan perilaku yang diinginkanterjadi setelah siswa belajar. Tujuan pendidikan dapat dijabarkan mulai dari tujuan nasional, institusional, kurikuler sampai instruksional (Arikunto, 1995 : 130) . Untuk dapat mencapai tujuan pendidikan nasional, maka tujuan pembangunan nasional dalam sektor pendidikan diturunkan ","cbCaijsMgteRTsmR","https://ap.wps.com/l/cbCaijsMgteRTsmR","pdf",85829,19,"Indonesian","# A. PENDAHULUAN\n## Pengukuran hasil belajar melalui testing\n## Hubungan tujuan pendidikan dan perubahan perilaku\n## Domain kognitif, afektif, psikomotorik\n## Taksonomi jenjang hasil belajar\n## Lingkup pembahasan\n# B. TUJUAN PENDIDIKAN\n## Tujuan pendidikan sebagai perubahan perilaku\n## Penjabaran tujuan nasional ke institusional, kurikuler, dan instruksional\n## Tujuan nasional: arah pembangunan pendidikan\n## Operasionalisasi tujuan nasional untuk pengukuran","[{\"question\":\"Mengapa hasil belajar perlu diukur dalam proses pendidikan?\",\"answer\":\"Hasil belajar diukur untuk mengetahui pencapaian tujuan pendidikan. Karena hasil belajar harus paralel dengan tujuan pendidikan, pengukuran membantu memastikan kesesuaian perubahan perilaku yang diharapkan.\"},{\"question\":\"Apa hubungan tujuan pendidikan dengan hasil belajar?\",\"answer\":\"Tujuan pendidikan adalah perubahan perilaku yang direncanakan setelah siswa belajar. Hasil belajar merupakan hasil yang dicapai dari aktivitas belajar, yaitu perubahan perilaku yang terjadi setelah proses belajar mengajar.\"},{\"question\":\"Bagaimana domain hasil belajar diklasifikasikan menurut taksonomi?\",\"answer\":\"Domain hasil belajar dibagi menjadi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Masing-masing domain memiliki jenjang yang disusun secara hirarkis dari tingkat terendah/sederhana hingga tertinggi/kompleks, sehingga memudahkan penyusunan alat ukur dan evaluasi.\"}]","Tujuan Pendidikan dan Hasil Belajar - Domain dan Taksonomi | PDF",29]