[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-228907-113":53,"doc-detail-228907-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},113,"id","education-on-the-use-of-green-tea-leaves-as-mouthwash-as-a-preventive-measure-against-dental-caries-in-powelua-village-donggala-regency-central-sulawesi","Edukasi Pemanfaatan Daun Teh Hijau sebagai Obat Kumur sebagai Tindakan Preventif terhadap Karies Gigi di Desa Powelua, Kab. Donggala, Sulawesi Tengah","","Desa Powelua merupakan salah satu desa 3T yang berdampak pada rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai bahaya karies gigi serta pemahaman tentang pemanfaatan tanaman sebagai sediaan pencegahan penyakit. Pengabdian ini bertujuan mengedukasi upaya preventif melalui pembuatan obat kumur dari seduhan daun teh hijau untuk meningkatkan pemeliharaan kesehatan gigi. Metode yang digunakan adalah ceramah dengan leaflet dan sesi tanya jawab. Hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, serta kesimpulan bahwa masyarakat antusias dan membutuhkan edukasi terkait cara pemanfaatan daun teh hijau sebagai obat kumur preventif karies gigi.",{"@graph":63,"@context":119},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":27,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/layanan-kesehatan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/education-on-the-use-of-green-tea-leaves-as-mouthwash-as-a-preventive-measure-against-dental-caries-in-powelua-village-donggala-regency-central-sulawesi/228907/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/education-on-the-use-of-green-tea-leaves-as-mouthwash-as-a-preventive-measure-against-dental-caries-in-powelua-village-donggala-regency-central-sulawesi/228907.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Cart","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-26","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":80},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Mengapa edukasi pencegahan karies gigi perlu dilakukan di Desa Powelua?","Question",{"text":109,"@type":110},"Desa Powelua memiliki keterbatasan akses dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang bahaya karies gigi serta minimnya fasilitas kesehatan gigi, sehingga diperlukan edukasi pencegahan.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Apa tujuan utama kegiatan pengabdian ini?",{"text":114,"@type":110},"Mengupayakan pencegahan karies gigi dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui pembuatan dan pemanfaatan obat kumur dari seduhan daun teh hijau.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Bagaimana metode pelaksanaan edukasi dilakukan?",{"text":118,"@type":110},"Kegiatan menggunakan metode ceramah dengan pembagian leaflet dan sesi tanya jawab kepada peserta.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},228907,1789030122,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":89,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":26,"category_name":27,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":80,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":136,"language":137,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":61,"update_tm":126,"read_time":141},18829141979164,"https://eur-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","Edukasi Pemanfaatan Daun Teh Hijau Sebagai Obat Kumur Sebagai Tindakan Preventif Terhadap Karies Gigi di Desa Powelua Kab. Donggala, Sulawesi Tengah  \nEducation on the utilization of green tea leaves as mouthwash as a preventive measure against dental caries in Powelua Village, Kab. Donggala, Central Sulawesi  \nSririzqi Muthmainnah A. R1, Syafika Alaydrus1, Mariyani1, Faikah Dyah Utami1, Sandra Sri Dewi Djumiran2, Annisa Fitria Tamuntuan2  \n1 STIFA Pelita Mas Palu  \n2 Prodi S1 Farmasi STIFA Pelita Mas Palu  \nVol. 6 No. 2, Desember 2025  \n DOI :  \n10.35311/jmpm.v6i2.405  \nInformasi Artikel:  \nSubmitted: 08 Juli 2024  \nAccepted: 31 Desember 2025  \n*Penulis Korespondensi:  \nSririzqi Muthmainnah A.RSTIFA Pelita Mas Palu  \nE-mail : [rizqiramadhani@rocketmail.com](rizqiramadhani@rocketmail.com)[ ](rizqiramadhani@rocketmail.com)No. Hp : 081245610639  \nCara Sitasi:  \nMuthmainnah, S, A, R., Alaydrus, S., Mariyani., Utami, F, D., Djumiran, S, S, D., Tamuntuan, A, F. (2025) . Pemberdayaan KDMP dan UMKM Tahu Berbasis Digital di Desa Sranak: Integrasi Manajemen, Produksi, dan Pemasaran. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat. 6(2) . 1327-  \n1331.[https://doi.org/10.35311/jmp](https://doi.org/10.35311/jmp)m.v6i2 .405  \nABSTRAK  \nDesa Powelua merupakan salah satu desa 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal), sehinggaberdampak pada minimnya pengetahuan masyarakat terhadap bahaya karies gigi, serta pemahaman terkait penggunaan tanaman sebagai sediaan yang dapat digunakandalam pencegahan penyakit. Tujuan pengabdian kali ini untuk mengedukasi terkaitupaya pencegahan karies gigi, salah satunya dengan membuat obat kumur dariseduhan daun teh hijau pada masyarakat Powelua ini untuk meningkatkan pengetahuan terkait pemelihaan kesehatan gigi. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah dengan menggunakan leaflet yang dibagikan dan tanya jawab. Adapun hasil yang didapatkan, kemampuan peserta saat pretest dan post test juga menunjukkan peningkatan dari yang awalnya belum memahami beberapa aspek, namun setelah post test ada peningkatan pemahaman terkait materi. Hasil Setelah dilakukan edukasipemanfaatan daun teh hijau sebagai obat kumur sebagai upaya preventif terhadapkaries gigi pada masyarakat Powelua Dusun II mereka mulai paham tentang pencegahan karies gigi dengan pemanfaatan daun teh hijau rajangan menjadi obat kumur sebagai salah satu upaya pencegahan karies gigi sebagai salah satu upayapemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Kesimpulan Masyarakat desa Powelua sangatantusias dan membutuhkan edukasi terkait kesehatan gigi, serta memahami cara memanfaatkan daun the hijau sebagai obat kumur sebagai tindakan preventif terhadapkaries gigi.  \nKata kunci : Karies Gigi; Teh Hijau; Desa Powelua.  \nABSTRACT  \nPowelua Village is one of the 3T villages (Frontier, Outermost, and Disadvantaged), so it has an impact on the lack of public knowledge about the dangers of dental caries, as well as understanding regarding the use of plants as preparations that can be used in disease prevention. The purpose of this community service is to educate regarding efforts to prevent dental caries, one of which is by making mouthwash from brewed green tea leaves in the Powelua community to increase knowledge regarding dental health maintenance. The method used is the lecture method using leaflets that are distributed and questions and answers. As for the results obtained, the ability of participants during the pretest and posttest also showed an increase from those who initially did not understand some aspects, but after the posttest there was an increase in understanding regarding the material. Results After the education on the use of green tea leaves as a mouthwash as a preventive measure against dental caries in the Powelua Hamlet II community, they began to understand the prevention of dental caries by using chopped green tea leaves as a mouthwash as one of the efforts to prevent dental caries as one of the efforts to maintain dental and oral health. Conclusion: The Powelua village","cbCaic4yzNvhpnJT","https://ap.wps.com/l/cbCaic4yzNvhpnJT","pdf",1179488,5,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Latar belakang kebutuhan edukasi\n## Rationale pemanfaatan daun teh hijau\n# Metode\n## Ceramah dan penggunaan leaflet\n## Tanya jawab","[{\"question\":\"Mengapa edukasi pencegahan karies gigi perlu dilakukan di Desa Powelua?\",\"answer\":\"Desa Powelua memiliki keterbatasan akses dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang bahaya karies gigi serta minimnya fasilitas kesehatan gigi, sehingga diperlukan edukasi pencegahan.\"},{\"question\":\"Apa tujuan utama kegiatan pengabdian ini?\",\"answer\":\"Mengupayakan pencegahan karies gigi dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui pembuatan dan pemanfaatan obat kumur dari seduhan daun teh hijau.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode pelaksanaan edukasi dilakukan?\",\"answer\":\"Kegiatan menggunakan metode ceramah dengan pembagian leaflet dan sesi tanya jawab kepada peserta.\"}]","Edukasi Pemanfaatan Daun Teh Hijau sebagai Obat Kumur sebagai Tindakan Preventif terhadap Karies Gigi di Desa Powelua, Kab. Donggala, Sulawesi Tengah | PDF",8]