[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-56623-id":3,"doc-seo-56623-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":93},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},56623,16904993612988,"Olivia Brown","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd",51,"Komik","Edi Ajar Gawe Layangan","Dokumen ini menceritakan kisah Edi, seorang anak yang ingin bermain layangan tetapi tidak memiliki uang untuk membelinya. Ia kemudian menemukan cara untuk membuat layangan sendiri dengan membaca buku instruksi. Proses pembuatan layangan melibatkan pengumpulan bahan seperti kayu, palu, dan paku untuk membuat rangka, serta kertas berwarna biru, merah, kuning, dan hijau untuk menutupi rangka. Edi juga belajar cara membuat ekor layangan dari pita. Cerita ini memberikan gambaran langkah demi langkah tentang bagaimana Edi berhasil membuat layangannya sendiri, yang menunjukkan kreativitas, ketekunan, dan kemandirian dalam mengatasi keterbatasan. Cerita ini cocok untuk anak-anak sebagai inspirasi dan pengajaran tentang pentingnya berusaha dan berkreasi.","Edi Ajar Gawe Layangan Didiek Kartiarso, Jennie Hamlin  \nLiz Fazakarley  \nEdi pengin dolanan layangan nanging ora duwe duit kanggo tuku.  \nDheweke banjur maca buku sing isine cara nggawe layangan.  \nEdi banjur njupuk biting, palu, lan paku kanggo gawe layangan.  \nEdi nyambung biting nganggo palu lan paku. Dheweke kudu ngati-ati supaya drijine ora kethuthuk palu.  \nEdi nggawe ragangane layangan. Dheweke wis mudheng yen ragangane layangan kabentuk saka patang segitiga.  \nEdi njupuk kertas lan kelir.  \nDheweke ngelir saben segitiga nganggowerna biru, abang, kuning, lan ijo.  \nKertas sing gambare patang segitiga katonapik!  \nEdi banjur nemplekake kertas kuwi nganggopaku lan palu.  \nSawise kuwi Edi nggawe buntut layangan. Deweke nggunting pita kanggo gawe buntut layangan.  \nLayangane Edi malih apik nganggo buntut pita.  \nEdi maca carane maneh.  \nSaiki dheweke kudu masang benang layangan.","cbCaiunhT6ViaaJM","https://ap.wps.com/l/cbCaiunhT6ViaaJM","pdf",666322,10,1,13,"Indonesian","id",113,"# Edi Ajar Gawe Layangan","[{\"question\":\"Mengapa Edi memutuskan untuk membuat layangannya sendiri?\",\"answer\":\"Edi ingin bermain layangan tetapi tidak punya uang untuk membelinya, sehingga ia memutuskan untuk membuatnya sendiri setelah membaca buku cara membuat layangan.\"},{\"question\":\"Bahan apa saja yang digunakan Edi untuk membuat rangka layangan?\",\"answer\":\"Edi menggunakan biting (batang kayu), palu, dan paku untuk membuat rangka layangan.\"},{\"question\":\"Bagaimana Edi menghias layangannya?\",\"answer\":\"Edi mewarnai setiap segitiga pada layangannya dengan warna biru, merah, kuning, dan hijau, serta menambahkan ekor layangan yang terbuat dari pita.\"}]","Edi Ajar Gawe Layangan | PDF",1783912048,20,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":88,"head_meta":90,"extra_data":92,"updated_unix":29},"edi-learns-to-make-a-kite","",{"@graph":37,"@context":87},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/komik/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/edi-learns-to-make-a-kite/56623/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-16","2026-07-13",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73,79,83],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Mengapa Edi memutuskan untuk membuat layangannya sendiri?","Question",{"text":77,"@type":78},"Edi ingin bermain layangan tetapi tidak punya uang untuk membelinya, sehingga ia memutuskan untuk membuatnya sendiri setelah membaca buku cara membuat layangan.","Answer",{"name":80,"@type":75,"acceptedAnswer":81},"Bahan apa saja yang digunakan Edi untuk membuat rangka layangan?",{"text":82,"@type":78},"Edi menggunakan biting (batang kayu), palu, dan paku untuk membuat rangka layangan.",{"name":84,"@type":75,"acceptedAnswer":85},"Bagaimana Edi menghias layangannya?",{"text":86,"@type":78},"Edi mewarnai setiap segitiga pada layangannya dengan warna biru, merah, kuning, dan hijau, serta menambahkan ekor layangan yang terbuat dari pita.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":89,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":91,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":94},[95,100,104,108,110,114,118,122,126,130,134],{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":97,"show_sort_weight":98,"slug":99},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":102,"show_sort_weight":98,"slug":103},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":106,"show_sort_weight":98,"slug":107},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":98,"slug":109},"comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":112,"show_sort_weight":98,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":116,"show_sort_weight":98,"slug":117},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":120,"show_sort_weight":98,"slug":121},49,"Sastra","literature",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":124,"show_sort_weight":98,"slug":125},52,"Teknologi","technology",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":128,"show_sort_weight":98,"slug":129},50,"Ujian","exam",{"id":131,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":132,"show_sort_weight":98,"slug":133},57,"Umum","general",{"id":135,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":136,"show_sort_weight":4,"slug":137},181,"Formulir","formulir"]