[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-229043-113":53,"doc-detail-229043-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","economic-thought-of-ibn-taimiyah-and-its-relevance-to-the-practices-of-the-merah-putih-village-cooperative-in-indonesia","Pemikiran Ekonomi Ibnu Taimiyah Dan Relevansinya Dengan Praktik Koperasi Desa Merah Putih Di Indonesia","","Penelitian ini mengkaji pemikiran ekonomi Ibnu Taimiyah (1263–1328 M) dan relevansinya terhadap praktik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Indonesia. Fokus analisis mencakup konsep keadilan, maslahah, mekanisme pasar, larangan riba, serta solidaritas sosial. KDMP diposisikan sebagai program yang berlandaskan keadilan, kekeluargaan, gotongroyong, dan musyawarah guna meningkatkan kesejahteraan desa, termasuk melalui skema One Village One Commodity (OVOC). Metode kualitatif deskriptif dengan studi literatur dan analisis normatif menunjukkan keselarasan prinsip KDMP dengan ekonomi Islam, khususnya pada distribusi manfaat yang adil, keputusan musyawarah, orientasi kemaslahatan, serta pencegahan riba dan eksploitasi.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/economic-thought-of-ibn-taimiyah-and-its-relevance-to-the-practices-of-the-merah-putih-village-cooperative-in-indonesia/229043/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/economic-thought-of-ibn-taimiyah-and-its-relevance-to-the-practices-of-the-merah-putih-village-cooperative-in-indonesia/229043.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Patrick","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-04","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",5,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa kontribusi utama pemikiran ekonomi Ibnu Taimiyah dalam kajian ini?","Question",{"text":110,"@type":111},"Pemikiran ekonomi Ibnu Taimiyah menekankan keadilan, maslahah (kesejahteraan publik), mekanisme pasar, larangan riba, dan solidaritas sosial.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Mengapa Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dianggap relevan dengan pemikiran Ibnu Taimiyah?",{"text":115,"@type":111},"KDMP menjalankan prinsip keadilan, kekeluargaan, gotongroyong, dan musyawarah, serta melalui OVOC mendukung potensi lokal dan pengelolaan usaha produktif masyarakat.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Bagaimana keselarasan KDMP dengan ekonomi Islam terlihat dari temuan penelitian?",{"text":119,"@type":111},"Temuan menunjukkan keselarasan pada distribusi manfaat yang adil, pengambilan keputusan melalui musyawarah, orientasi pada kemaslahatan bersama, serta penguatan solidaritas sosial yang menghindari riba dan eksploitasi.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},229043,1789035169,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},549758146520,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/80002397d8c0411e94?_k=1775819394049821470","Pemikiran Ekonomi Ibnu Taimiyah Dan Relevansinya Dengan Praktik Koperasi Desa Merah Putih Di Indonesia  \nLely Maharani*1, Andriani Samsuri2, Ony Thoyib Hadi Wijaya3  \n1 UINSunanAmpel, Surabaya, Indonesia;  \n2 UINSunanAmpel, Surabaya, Indonesia;  \n3Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pemuda, Surabaya, Indonesia.  \nKata Kunci  \nIbnu Taimiyah, Koperasi Desa Merah Putih, Ekonomi Islam  \nKeywords  \nIbn Taymiyyah, Village Cooperative Merah Putih, Islamic Economics  \nAbstrak  \nIbnu Taimiyah (1263–1328 M) merupakanulama besar yang memberikankontribusi penting dalampengembangan pemikiran ekonomi Islam melalui konsep keadilan, maslahah, mekanisme pasar, larangan riba, dan solidaritas sosial. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), program pemerintah yang berlandaskan asas keadilan, kekeluargaan, gotongroyong, dan musyawarah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Melalui program One Village One Commodity (OVOC), KDMP mendorong pengembangan potensi lokal sekaligus menjadi wadah pengelolaan berbagai usaha produktif masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengkajirelevansi pemikiran ekonomi Ibnu Taimiyah terhadap praktik Koperasi Desa Merah Putih. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur dan analisis normatif terhadap konsep ekonomi Ibnu Taimiyah serta kebijakan dan implementasi KDMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik KDMP selaras dengan prinsip ekonomi Islam menurut Ibnu Taimiyah, terutama pada aspek keadilan dalam distribusi manfaat, musyawarah dalam pengambilan keputusan, orientasi pada kemaslahatan bersama, serta penguatan solidaritas sosial yang menghindari praktik riba dan eksploitasi. Temuan ini menunjukkan bahwa Koperasi Desa Merah Putih dapat dipandang sebagai manifestasi kontemporer pemikiran ekonomi Islam klasik yang mendukung pembangunan ekonomi berbasis keadilan sosial serta sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.  \nAbstract  \nIbn Taymiyyah (1263–1328 CE) was a prominent Islamic scholar whose economic thought emphasized justice, maslahah (public welfare), market mechanisms, the prohibition of riba (usury), and social solidarity. These principles are relevant to the Village Cooperative Merah Putih (KoperasiDesaMerah Putih or KDMP), an Indonesian government initiative founded on the values of justice, kinship, mutual cooperation, and deliberation to improve rural community welfare. Through the One Village One Commodity (OVOC) program, KDMP promotes the development of local potential while serving as a platform for managing productive community-based enterprises. This study aims to examine the relevance of Ibn Taymiyyah’s economic thought to the practices of the Village Cooperative Merah Putih. The research employs a descriptive qualitative approach using literature review and normative analysis of Ibn Taymiyyah’s economic concepts and the policies and implementation of KDMP. The findings indicate that KDMP practices are consistent with Ibn Taymiyyah’s principles of Islamic economics, particularly in promoting equitable distribution of benefits, deliberative decision-making, public welfare orientation, and social solidarity while avoiding riba and exploitation. The study concludes that the Village Cooperative Merah Putih represents a contemporary manifestation of classical Islamic economic thought and contributes to achieving socially just economic development in line with Indonesia Emas 2045.  \n*Corresponding Author : Lely Maharani, Magister Ekonomi Syari’ah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam,  \nUniversitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia;  \nEmail: [lelymaharani2525@gmail.com](lelymaharani2525@gmail.com)  \nDOI: [https://doi.org/10.29303/jseh.v12i2.1051](https://doi.org/10.29303/jseh.v12i2.1051)[ ](https://doi.org/10.29303/jseh.v12i2.1051)History Artikel: Received: 12 Juni 2026 | Accepted: 30 Juni 2026  \nPENDAHULUAN  \nPersoalan ketimpangan dan kemiskinan yang dihadapi penduduk Indonesia, merupakan isu yang terus berulang da","cbCaiqY2NLGpflAE","https://ap.wps.com/l/cbCaiqY2NLGpflAE","pdf",311548,7,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Ketimpangan dan kemiskinan sebagai fokus isu\n## Pinjol dan rendahnya literasi keuangan syariah\n## Kebijakan fiskal melalui KDMP dan peran koperasi","[{\"question\":\"Apa kontribusi utama pemikiran ekonomi Ibnu Taimiyah dalam kajian ini?\",\"answer\":\"Pemikiran ekonomi Ibnu Taimiyah menekankan keadilan, maslahah (kesejahteraan publik), mekanisme pasar, larangan riba, dan solidaritas sosial.\"},{\"question\":\"Mengapa Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dianggap relevan dengan pemikiran Ibnu Taimiyah?\",\"answer\":\"KDMP menjalankan prinsip keadilan, kekeluargaan, gotongroyong, dan musyawarah, serta melalui OVOC mendukung potensi lokal dan pengelolaan usaha produktif masyarakat.\"},{\"question\":\"Bagaimana keselarasan KDMP dengan ekonomi Islam terlihat dari temuan penelitian?\",\"answer\":\"Temuan menunjukkan keselarasan pada distribusi manfaat yang adil, pengambilan keputusan melalui musyawarah, orientasi pada kemaslahatan bersama, serta penguatan solidaritas sosial yang menghindari riba dan eksploitasi.\"}]","Pemikiran Ekonomi Ibnu Taimiyah Dan Relevansinya Dengan Praktik Koperasi Desa Merah Putih Di Indonesia | PDF",11]