[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-228804-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-228804-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","economic-report-of-north-sumatra-province-february-2026","Laporan Perekonomian Provinsi Sumatera Utara - Februari 2026","","Laporan Perekonomian Provinsi Sumatera Utara periode Februari 2026 menyajikan evaluasi kinerja perekonomian daerah pada triwulan IV 2025 dan sepanjang tahun 2025, sekaligus merumuskan prospek 2026. Dokumen menyoroti perlambatan pertumbuhan serta faktor permintaan seperti konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, ekspor, dan investasi, termasuk dampak bencana banjir. Laporan juga membahas inflasi yang tercatat 4,66% (yoy) serta tekanan harga komoditas pangan, beserta peran koordinasi TPID dan program pengendalian inflasi dalam menjaga laju kenaikan harga, serta proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun berjalan.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/economic-report-of-north-sumatra-province-february-2026/228804/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/economic-report-of-north-sumatra-province-february-2026/228804.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"supergirl","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-06","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",10,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa yang dibahas dalam Laporan Perekonomian Provinsi Sumatera Utara periode Februari 2026?","Question",{"text":63,"@type":64},"Laporan memuat evaluasi kinerja perekonomian Sumatera Utara pada triwulan IV 2025 dan keseluruhan 2025, serta prospek untuk tahun 2026.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Bagaimana perkembangan pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada triwulan IV 2025?",{"text":68,"@type":64},"Pertumbuhan pada triwulan IV 2025 tercatat 4,23% (yoy), melambat dibanding triwulan III 2025 sebesar 4,55% (yoy), dipengaruhi moderasi konsumsi dan ekspor serta kontraksi investasi.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Berapa inflasi Provinsi Sumatera Utara pada periode laporan dan apa penyebab utamanya?",{"text":72,"@type":64},"Inflasi tercatat 4,66% (yoy). Tekanan utama bersumber dari kenaikan harga emas perhiasan dan cabai merah, didukung kenaikan bawang merah, cabai rawit, dan beras akibat gangguan distribusi terkait bencana banjir.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},228804,1789029250,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},962088121634,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_9964176cb1d06d4a9deccf72a44ae3dc","LAPORAN PEREKONOMIAN  \nProvinsi Sumatera Utara  \nPROVINSI SUMATERA UTARA  \nFEBRUARI  \nii  \nLaporan Perekonomian  \nPROVINSI SUMATERA UTARA  \nLaporan Perekonomian PROVINSI SUMATERA UTARA  \niii  \nVISI  \nBank Indonesia  \nMenjadi bank sentral digital terdepan dengan tata kelola kuat yang berkontribusi nyata terhadapperekonomian nasional danterbaik diantara negara emerging markets untuk Indonesia Maju.  \nMISI  \nBank Indonesia  \n1. Mencapai stabilitas nilai rupiah melalui efektivitas penetapan dan pelaksanaan kebijakan moneter dan bauran kebijakan Bank Indonesia secara berkelanjutan, konsisten, dan transparan dalam rangka mendukung pertumbuhanekonomiyang berkelanjutan;  \n2. Memelihara stabilitas sistem pembayaran melalui penetapan kebijakan, pengaturan, perizinan, penyelenggaraan, pengawasan sistem pembayaran, dan pengelolaan uang rupiah, termasuk memfasilitasi percepatan ekonomi dan keuangan digital dalam rangka mendukung pertumbuhanekonomiyang berkelanjutan;  \n3. Turut menjaga stabilitas sistem keuangan melalui penetapan dan pelaksanaan kebijakan makroprudensialdalam rangka mendukung pertumbuhanekonomiyang berkelanjutan;  \n4. Turut mendukung stabilitas makroekonomi dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutanmelalui sinergi bauran kebijakan Bank Indonesia dengan Pemerintah pusat dan daerah, otoritasatau lembagaterkait, dan/atau mitra strategis lain, serta kerja sama internasional;  \n5. Turut meningkatkan pendalaman pasar keuangan melalui pengaturan, pengawasan, dan pengembangan pasar uang dan pasar valas, termasuk infrastrukturnya, untuk memperkuatefektivitas kebijakan Bank Indonesia dan mendukung pembiayaan ekonomi nasional;  \n6. Turut meningkatkan inklusi ekonomi-keuangan, dan keuangan berkelanjutan, baik secarakonvensional maupun berdasarkan prinsip syariah, serta perlindungan konsumen melalui perumusan kebijakan dan pelaksanaan program kerja Bank Indonesia; dan  \n7. Mewujudkan bank sentral berbasis digital dalam kebijakan dan kelembagaan, yang mengutamakanSistemTata Kelola Kebijakan dan Kelembagaan Bank Indonesia yang baik dan profesional, melalui pengelolaan organisasi dansumber daya.  \nVISI  \nKantor Perwakilan Bank Indonesia  \nMISI  \nKantor Perwakilan Bank Indonesia  \nMenjadi Kantor Perwakilan Bank Indonesia yang kredibel dalam mendukung Kebijakan Bank Indonesia dan berkontribusi secara nyata bagi pembangunanekonomidaerahdan nasional.  \nMenjalankan kebijakan Bank Indonesia dalam menjagastabilitas nilai Rupiah, stabilitas sistem keuangan, efektivitas Pengelolaan Uang Rupiah (PUR) dan kehandalan Sistem Pembayaran untuk mendukung pembangunanekonomidaerah maupun nasional jangka panjang yang inklusif dan berkesinambungan.  \niv  \nLaporan Perekonomian  \nPROVINSI SUMATERA UTARA  \nKata Pengantar  \nPujisyukur kami panjatkan ke hadirat TuhanYang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kami dapat menyusun Laporan Perekonomian Provinsi Sumatera Utara Periode Februari 2026. Laporan ini menyajikan evaluasi kinerja perekonomian Sumatera Utara triwulan IV 2025 dankeseluruhan 2025, serta prospek untuk keseluruhan tahun 2026. Publikasi laporan ini sekaligus menjadi bagian darivisi Kantor Perwakilan Bank Indonesia untuk berkontribusi bagi pembangunanekonomidaerah.  \nPertama, perekonomian Sumatera Utara pada triwulan IV 2025 tumbuh 4,23%(yoy), melambat dari 4,55%(yoy) pada triwulan III 2025. Dari sisi pengeluaran, perlambatan dipengaruhi oleh moderasi konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, dan ekspor, serta kontraksi investasi ( - 0,40% yoy) . Konsumsi rumah tangga melemah akibat bencana banjir pada akhir November yang membatasi aktivitas ekonomi. Sementara itu, konsumsi pemerintah dan ekspor melambat seiring  \npenurunan realisasi belanja negara dan daerah, pelemahan harga komoditas ekspor, serta menurunnya volume ekspor dan kunjungan wisatawan mancanegara. Di sisi lain, konsumsi LNPRTtetap tumbuh kuat didorong momentum HBKN Nataru dan penyaluran bantuan kemanusiaan. Darisisi lapangan usaha, perlambatan dipengaruhi oleh melemah","cbCaivxZUerHkRCv","https://ap.wps.com/l/cbCaivxZUerHkRCv","pdf",42930219,142,"Indonesian","# Kata Pengantar\n## Evaluasi Kinerja Perekonomian\n## Inflasi dan Faktor Pendorong\n## Prospek Ekonomi 2026","[{\"question\":\"Apa yang dibahas dalam Laporan Perekonomian Provinsi Sumatera Utara periode Februari 2026?\",\"answer\":\"Laporan memuat evaluasi kinerja perekonomian Sumatera Utara pada triwulan IV 2025 dan keseluruhan 2025, serta prospek untuk tahun 2026.\"},{\"question\":\"Bagaimana perkembangan pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada triwulan IV 2025?\",\"answer\":\"Pertumbuhan pada triwulan IV 2025 tercatat 4,23% (yoy), melambat dibanding triwulan III 2025 sebesar 4,55% (yoy), dipengaruhi moderasi konsumsi dan ekspor serta kontraksi investasi.\"},{\"question\":\"Berapa inflasi Provinsi Sumatera Utara pada periode laporan dan apa penyebab utamanya?\",\"answer\":\"Inflasi tercatat 4,66% (yoy). Tekanan utama bersumber dari kenaikan harga emas perhiasan dan cabai merah, didukung kenaikan bawang merah, cabai rawit, dan beras akibat gangguan distribusi terkait bencana banjir.\"}]","Laporan Perekonomian Provinsi Sumatera Utara - Februari 2026 | PDF",219]