[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-486970-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-486970-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","eat-you-book-2-part-37-agreement","Eat You - Book 2 - Part 37 - Agreement","","Eat You Book 2 Part 37 “Agreement” mengisahkan Benjamin Aitarick Revano, pria dingin dengan mysophobia, yang menetapkan batas tegas terhadap Elodie. Setelah skandal dan perubahan suasana, benih perasaan mulai muncul ketika Benjamin memilih untuk mendekat, namun dengan syarat tak ada sentuhan dengan orang lain. Elodie menggoda dan menuntut kejelasan, sementara Benjamin mengusulkan perjanjian berteman untuk saling menguntungkan tanpa ikatan cinta. Perdebatan mereka menegaskan ketegangan antara kebutuhan keintiman, rasa terganggu, dan kehidupan publik Elodie.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/","Cerita & Novel",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/eat-you-book-2-part-37-agreement/486970/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/eat-you-book-2-part-37-agreement/486970.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Kurz","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-04","2026-09-30",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":30},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Mengapa Benjamin melarang Elodie menyentuh pria lain?","Question",{"text":62,"@type":63},"Benjamin menegaskan bahwa jika Elodie menyentuh pria lain, ia akan mendapat hukuman. Alasannya terkait ketidaksukaan Benjamin pada sentuhan dan kebutuhan untuk menjaga batas tertentu.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Apa maksud ucapan Benjamin “I will eat you, Elodie”?",{"text":67,"@type":63},"Ucapan itu muncul saat suasana tegang dan Elodie terus menggoda. Benjamin kemudian mencoba meralat dengan menyuruh Elodie melupakan ucapannya, menandakan bahwa kalimat tersebut bukan sekadar godaan biasa.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Perjanjian seperti apa yang Benjamin tawarkan kepada Elodie?",{"text":71,"@type":63},"Benjamin mengusulkan agar mereka saling berdekatan dalam bentuk berteman yang saling menguntungkan. Dalam perjanjian itu tidak ada pihak yang boleh menyentuh orang lain, sesuai gangguan dan ketentuan yang masing-masing rasakan.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},486970,1791092180,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,88,91,95,99,103,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":86,"slug":87},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":86,"slug":90},48,"story-novel",{"id":92,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":93,"show_sort_weight":86,"slug":94},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":86,"slug":98},51,"Komik","comic",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":86,"slug":102},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":86,"slug":106},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":86,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":86,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":86,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":86,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":89,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":30,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":136,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":141,"read_time":142},2336478945635,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","# Eat You\n\nBook \\#2  \nBy:Orihim3  \nEat You  \nBook\\#2  \nOleh:Orihim3  \nCopyright ◎2022 by Orihim3  \nPenerbit  \nOrihim3  \nDesain Sampul:  \nMuhammad Alfath  \nPart 37:Agreement  \n\"Jangan menyentuh pria lain,Elodie.Kautidak membiarkanku untuk menyentuh gadis lain,bukan?Maka kau juga tidak boleh menyentuh ataudisentuh oleh pria lain,\"ucap seorang pria yang barusaja memberikan ciuman panas kepada Elodie.  \n\"Bagaimana,jika tidak sengaja?\"  \nGadis itu mencoba untuk memancing.  \n\"Aku bilang tidak,ya tidak,\"tegasnya.  \n\"Apa yang akan kau lakukan jika akumenyentuh pria lain?\"Elodie semakin memprovokasi.  \n\"Jika kau menyentuh pria lain,maka kau akanmendapat hukuman yang lebih dari caramumenghukumku.\"  \n\"Apa itu?\"  \n\"I will eat you,Elodie.\"  \nElodie Kim tidake akan menyangkasebelumnya bahwa kata kata menggoda itu keluardari mulut Benjamin Aitarick Revano,seorang priakaku yang dingin dan anti kuman,penderitamysophobia yang entah sejak kapan sudah merebuthati Elodie,sang superstar pujaan hati kaum lelaki.Bahkan Elodie dengan berani mencium pria itusebagai hukuman karena tidak mau bersentuhandengannya.  \nSetelah beberapa hari menjadi hari yangkelam dan terpuruk bagi Elodie,karena skandal yangia ciptakan merusak sedikit reputasinya sebagaiseorang artis yang dikenal baik bak malaikat,kinidengan kehadiran Benjamin,seolah membawa anginsegar di dalam lembaran hidup Elodie.Gadis itumenjadi lebih bersemangat untuk menjalani hari-harinya.  \nTetapi,omong-omong,apa maksud Benjaminmengatakan hal itu padanya?Apakah itu berartiBenjamin menyukai Elodie?Bahkan pria itu jugaberani memulai ciuman mereka,   padahalsebelumnya menyentuh Elodie saja dia tidak sudi.  \nSuasana menjadi hening seketika.Merekaterdiam saling memandang.Terlihat jelas pantulanwajah penuh tanya Elodie di dalam mata hitam pekatmilik pria tampan di hadapannya.  \n\"Beri aku suatu tanggapan,\"tukas pria itudengan tatapan tajam.Dalam hatinya merasa sangatcanggung,karena ini kali pertama ia mengucapkankata-kata yang sangat tidak masuk akal dalamkamusnya selama hidup,dan ntah kata-kata itu iadapatkan darimana,setidaknya kata-kata itulah yangtadi ada di otak Benjamin ketika melihat Elodie didekapannya.  \n\"You will eat me,huh?\"Elodie semakinmenggoda.  \n\"Sure.\"  \n# 5\n\n\"Apa maksudnya?\"tanya Elodie pura-purabodoh,  padahal kata-kata itu sudah jelasmembangkitkan sisi liar Elodie.Kata-kata panasyang tidak terbesit sedikitpun di benaknya akankeluar dari pria yang ia damba beberapa bulanbelakangan.  \nBenjaminterdiam,   ia melepaskanrengkuhannya dan membiarkan tubuh Elodie sedikitbernapas.Jika ditanya,apa maksudnya,Benjamintentu tidak akan bisa menjelaskannya secara teori,padahal selama ia bekerja sebagai lawyer,ia adalahseseorang yang ahli berteori.  \n\"Begini saja,lupakan ucapanku barusan,\"kataBenjamin kembali ketus membalikkan badannya.lamalas menjelaskan sesuatu yang tidak ia kuasai,bahkan sesuatu yang merepotkan untuknya.  \nMendengar hal itu,Elodie menarik tanganBenjamin untuk kembali menatapnya.  \"Tidakmungkin bisa aku lupakan,\"protes Elodie sembarimencebikkan bibirnya.  \nBenjamin kehilangan kata-kata.la bahkantidak tahu apa yang ia lakukan sekarang dan apa  \ntujuannya mengekang Elodie.Bolehkan ia katakanbahwa hatinya merasa buruk ketika melihat Elodiedisentuh pria lain?Bahkan perasaan tertariknyapada Elodie?Sepertinya itu terlalu cepat untuk Bendapat menyimpulkan perasaannya.Ataukah mungkinitu hanya perasaan nyaman Ben ketika iamengetahui bahwa ada makhluk lain yang dapat iasentuh dan memberikan kesenangan tersendiri untuktubuhnya setelah sekian lama?Tapi kenyataanbahwa Elodie memang imengisi pikirannya akhir-akhir ini membuat Ben penasaran,apakah Elodiebenar-benar gadis yang spesial untuk Benjamin?  \nSungguh,  Benjamin harus mempelajarihatinya sendiri.  \n\"Ayo kita buat perjanjian,\"ucap Benjaminakhirnya,ia terus mengikuti logikanya.  \n\"Perjanjian?\"Elodie menautkan kedua alisnya.\"Ya.\"  \n\"Perjanjian apa itu?\"  \n7  \n\"Bagaimana jika kita saling berdekatanbeberapa waktu ini?\"  \n\"Apakah maksudmu kita harus m","cbCaim3COKHq8wnG","https://ap.wps.com/l/cbCaim3COKHq8wnG","pdf",2743914,314,"Indonesian","# Part 37: Agreement\n## Benjamin dan aturan untuk Elodie\n## Elodie menggoda dan meminta penjelasan\n## Perjanjian “berteman” tanpa sentuhan pihak lain\n## Elodie menolak karena tuntutan sosialisasi publik","[{\"question\":\"Mengapa Benjamin melarang Elodie menyentuh pria lain?\",\"answer\":\"Benjamin menegaskan bahwa jika Elodie menyentuh pria lain, ia akan mendapat hukuman. Alasannya terkait ketidaksukaan Benjamin pada sentuhan dan kebutuhan untuk menjaga batas tertentu.\"},{\"question\":\"Apa maksud ucapan Benjamin “I will eat you, Elodie”?\",\"answer\":\"Ucapan itu muncul saat suasana tegang dan Elodie terus menggoda. Benjamin kemudian mencoba meralat dengan menyuruh Elodie melupakan ucapannya, menandakan bahwa kalimat tersebut bukan sekadar godaan biasa.\"},{\"question\":\"Perjanjian seperti apa yang Benjamin tawarkan kepada Elodie?\",\"answer\":\"Benjamin mengusulkan agar mereka saling berdekatan dalam bentuk berteman yang saling menguntungkan. Dalam perjanjian itu tidak ada pihak yang boleh menyentuh orang lain, sesuai gangguan dan ketentuan yang masing-masing rasakan.\"}]","Eat You - Book 2 - Part 37 - Agreement | PDF",1790807523,484]