[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-45672-id":3,"doc-seo-45672-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},45672,549758252649,"Ivy","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/8000253669c5317157?_k=1778319167496531819",54,"Penelitian & Laporan","Dinamika Hubungan Muslim Kristen di Surakarta 1999-2000","Tulisan ini menguraikan dinamika hubungan Muslim-Kristen di Surakarta pada masa transisi demokrasi setelah berakhirnya Orde Baru, khususnya tahun awal Reformasi 1999–2000. Penelitian menggunakan metode sejarah melalui heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan dinamika diwarnai aksi solidaritas terkait konflik komunal di Maluku serta kasus “penodaan agama” yang berujung pengadilan, dengan menonjolnya kelompok berbasis identitas keagamaan yang muncul pasca penekanan rezim Orde Baru.","Dinamika Hubungan Muslim-Kristen di Surakarta, 1999-2000  \nAdifFahrizal  \nMahasiswa Pascasarjana Sejarah Universitas Gadjah Mada  \nAbstrak  \nTulisan ini menguraikan bagaimana dinamika hubungan Muslim-Kristen di Surakarta pada era transisi demokrasi setelah berakhirnya Orde Baru. Penelitian untuk tulisan ini menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik, interpretasi, dan historiograﬁ. Berdasarkan penelitian tersebut diketahui bahwa dinamika hubungan Muslim-Kristen di Surakarta pada tahun-tahun awal era Reformasi (1999-2000) diwarnai dengan aksi-aksi solidaritas atas konﬂik komunal di Maluku dan kasus “penodaan agama”yang berujung di pengadilan. Dalam kedua kasus tersebut peran kelompok-kelompok yang mengusung identitas keagamaan tampak menonjol. Kelompok-kelompok itu lahir setelah runtuhnya Orde Baru yang menekan segala macam ekspresi dan kelompok yang dianggap mengganggu kententraman masyarakat dengan mengangkat sentimen-sentimen primordial, termasuk sentimen agama.  \nKata kunci: dinamika, identitas, sentimen primordial.  \nAbstract  \nThis article describes the dynamics of Muslim-Christian relations in Surakarta during democratic transition era after New Order demise. This article uses history method consists of heuristic, critics, interpretation, and historiography. Based on the research it is known that the dynamics of Muslim-Christian relations during initial years of Reform era (1999-2000) was shaped by solidarity actions for communal conﬂict in Maluku and “blasphemy”case that ended in the court. In both cases the role of groups that carried religious identities have prominent role. Such groups emerged after the fall of New Order which repressed all kind of expressionsand groups that was considered disrupt harmony by using primordial sentiments, including religious sentiment.  \nKeywords: dynamics, identity, primordial sentiment.  \nEra transisi dari rezim otoriter ke pemerintahan demokratis kerap diwarnai berbagai gejolak di tengah masyarakat. Potensi-potensi konﬂik yang sebelumnya  \nditekan oleh negara mendadak mencuat ke permukaan. Hal inipun terjadi di Indonesia setelah berakhirnya Orde Baru. Runtuhnyarezim Orde Baru membuka ruang bagi  \n152  \nJurnalLembaran Sejarah, Vol. 11, No. 2, Oktober 2014  \nmunculnya kelompok-kelompok dantindakanyang sedikit banyak menggoyahkan harmonidalam hubungan antar komunitas.  \nTulisaniniakan mengangkat bagaimana dinamika hubungan antara komunitas Muslim dan Kristen di Surakarta padatahun-tahun awal era Reformasi ketikapecah konﬂik Muslim-Kristen di sejumlah daerah di Indonesia dan ekspresi serta sentimen keagamaan bisa diekspresikanlebih terbuka di ruang publik. Tulisan ini diawali dengan uraian mengenai persaingan antara komunitas Muslim dan Kristen di Surakarta pada masa Orde Baru dan kontekshubungan Muslim-Kristen di Indonesia yang memburuk pada dasawarsa 1990-ansebagai latar belakang. Selanjutnya akandipaparkan riak-riak yang terjadi dalam hubungan Muslim-Kristen di Surakarta padatahun-tahun awal Reformasi yang tidak  \nbisa dipisahkan dari gejolak konﬂik antarkedua komunitas di daerah-daerah lain di Indonesia.  \nPersaingan Muslim-Kristen di Surakarta  \nSetelah pengganyangan besar-besaranterhadap PKI (Partai Komunis Indonesia) tahun 1965-1966, kaum abangan yang sering dianggap sebagai simpatisan PKI menjadi obyek dakwah dan pekabaran Injil. Dalam hal ini terjadi persaingan antara kaum Muslim (baca: santri) dengan Kristen dalam “memperebutkan” kaum abangan. Persaingan itu terjadi dalam panggung modernisasi yang diprakarsai pemerintah Orde Baru.  \nBagaimana persaingan itu terjadi, perimbangan jumlah pemeluk kedua agama ini pada masa Orde Baru bisa memberikan gambaran.  \nPerbandingan Jumlah Penduduk Muslim & Kristen (Katolik & Protestan) di  \nSurakarta 1970-1995  \n\n| Tahun | Muslim | Kristen | Jumlah Penduduk |\n| --- | --- | --- | --- |\n| 1970 | 286.928 | 78.991 | 449.128 |\n| 1975 | 340.496 | 86.216 | 456.032 |\n| 1980 | 336.084 | 112.257 | 459.257 |\n| 1985 | 368.880 | 123.297 ","cbCaio8YA3xggpgc","https://ap.wps.com/l/cbCaio8YA3xggpgc","pdf",238815,5,1,18,"Indonesian","id",113,"# Abstrak dan kata kunci\n# Pengantar: transisi demokrasi dan gejolak sosial\n# Persaingan Muslim-Kristen di Surakarta\n## Konteks setelah penumpasan PKI 1965–1966\n## Perbandingan jumlah penduduk Muslim dan Kristen (1970–1995)\n## Pertumbuhan rumah ibadah: masjid dan gereja (1969–1997)\n# Latar belakang konteks hubungan Muslim-Kristen di Indonesia\n# Dinamika hubungan Muslim-Kristen di Surakarta pada awal Reformasi","[{\"question\":\"Bagaimana dinamika hubungan Muslim-Kristen di Surakarta pada tahun 1999–2000 dijelaskan dalam tulisan ini?\",\"answer\":\"Tulisan ini menjelaskan dinamika pada awal era Reformasi 1999–2000 sebagai bagian dari rangkaian peristiwa pasca jatuhnya Orde Baru, termasuk aksi solidaritas terkait konflik komunal di Maluku dan kasus “penodaan agama” yang berujung di pengadilan.\"},{\"question\":\"Metode apa yang digunakan untuk penelitian dalam dokumen ini?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi.\"},{\"question\":\"Faktor apa yang membuat kelompok berbasis identitas keagamaan menjadi menonjol pada periode tersebut?\",\"answer\":\"Kelompok-kelompok tersebut lahir setelah runtuhnya Orde Baru yang menekan ekspresi dan kelompok yang dianggap mengganggu ketentraman masyarakat, termasuk melalui pengangkatan sentimen primordial, termasuk sentimen agama.\"}]",1783464021,28,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"dynamics-of-muslim-christian-relations-in-surakarta-19992000","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/dynamics-of-muslim-christian-relations-in-surakarta-19992000/45672/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-20","2026-07-07",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Bagaimana dinamika hubungan Muslim-Kristen di Surakarta pada tahun 1999–2000 dijelaskan dalam tulisan ini?","Question",{"text":76,"@type":77},"Tulisan ini menjelaskan dinamika pada awal era Reformasi 1999–2000 sebagai bagian dari rangkaian peristiwa pasca jatuhnya Orde Baru, termasuk aksi solidaritas terkait konflik komunal di Maluku dan kasus “penodaan agama” yang berujung di pengadilan.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Metode apa yang digunakan untuk penelitian dalam dokumen ini?",{"text":81,"@type":77},"Penelitian menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Faktor apa yang membuat kelompok berbasis identitas keagamaan menjadi menonjol pada periode tersebut?",{"text":85,"@type":77},"Kelompok-kelompok tersebut lahir setelah runtuhnya Orde Baru yang menekan ekspresi dan kelompok yang dianggap mengganggu ketentraman masyarakat, termasuk melalui pengangkatan sentimen primordial, termasuk sentimen agama.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,99,103,107,111,115,117,121,125,129],{"id":95,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":96,"show_sort_weight":97,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":101,"show_sort_weight":97,"slug":102},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":105,"show_sort_weight":97,"slug":106},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":109,"show_sort_weight":97,"slug":110},51,"Komik","comic",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":113,"show_sort_weight":97,"slug":114},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":97,"slug":116},"research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":97,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":97,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":97,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":97,"slug":132},57,"Umum","general"]