[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-51089-id":3,"doc-seo-51089-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":93},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},51089,4810365810221,"Aurora","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d",51,"Komik","Jangan Bunyikan Lonceng Kisah Kelinci dan Harimau","Dokumen ini berisi cerita anak berjudul \"Jangan Bunyikan Lonceng,\" yang merupakan kisah tentang seekor kelinci dan seekor harimau. Cerita ini berpusat pada sebuah pengumuman yang harus ditempelkan oleh kelinci agar lonceng tidak berbunyi. Siapa pun yang melanggar aturan ini akan mendapat akibatnya. Kelinci, dengan cekatan melompat, berusaha menempelkan pengumuman tersebut di bawah lonceng. Namun, tantangan muncul ketika ia tidak dapat mencapai tempat yang dituju. Dalam usahanya, kelinci bertemu dengan seekor harimau yang menunjukkan minat pada pengumuman tersebut. Harimau itu ingin tahu isi pengumuman dan alasannya. Cerita ini menggambarkan interaksi antara kelinci yang gigih dan harimau yang penasaran, serta misteri di balik pengumuman \"Jangan Bunyikan Lonceng.\" Kelinci kehilangan salah satu kertas pengumumannya, menambah ketegangan dalam cerita. Harimau, meskipun kelinci tidak bisa menjawab pertanyaannya, tetap bersikeras agar lonceng dibunyikan, menunjukkan potensi ancaman bagi siapa pun yang menghadapinya. Kelinci menjadi cemas saat harimau mencabut tali lonceng dengan sekuat tenaga. Cerita ini dikemas dalam ilustrasi bergaya kartun yang menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak, menjadikannya bacaan yang menyenangkan dengan pesan moral tersirat tentang kepatuhan dan konsekuensi.","Ulah Nyadakeun Locéng!  \nSi Ona  \nSi Ona  \nItu wawaran kudu ditapelkeun, supaya locé ng ulah nepi ka disadakeun . Lamun ayaanu ngarempak, mané hna bakal meunang mamalana.  \nLuncat, Luncat, Luncat! Aduh Gusti . . . Kelenci luncatna gancang teuing! Salambarkertas ngapung.  \nLuncat, Luncat, Luncat! Kelenci nepi kahandapeun locé ng baheula. Kelenci kudu napelkeun éta wawaran di dinya.  \nLuncat sing luhur! Luhuran deui! Kumaha ieutéh, teu nepi waé geuning. Aduh, kumaha carana?  \nTah, geuning aya maung! Manéh daé k teu mantuan?  \nKé heula, Maung hayang maca heula.”Ulah Nyadakeun Locéng!” Kitu eusi wawaran téh. Naha bet kitu? Maung hayang nyaho.  \nKelenci teu bisa ngajawab. Tadi keretasnaaya dua. Ayeuna ngan kari hiji, nu hiji deuiteuing ka mana . Padahal, kawasna di dinya aya kateranganana.  \nMaung teu mirosé a. Manéhna keukeuh hayang éta locé ng disadakeun . Tong hariwang bakal aya nanaon . Sing saha nu adu hareupan jeung manéhna, pasti bakal é l é h.  \nMaung ngabedol tali locéng satakerna . Kelenci hariwangeun.","cbCait5tiUANehZz","https://ap.wps.com/l/cbCait5tiUANehZz","pdf",1489604,7,1,16,"Indonesian","id",113,"# Jangan Bunyikan Lonceng\n## Kisah Ona, Kelinci, dan Harimau","[{\"question\":\"Apa inti dari cerita \\\"Jangan Bunyikan Lonceng\\\"?\",\"answer\":\"Inti cerita adalah tentang kelinci yang harus menempelkan pengumuman agar lonceng tidak dibunyikan, dan konsekuensi bagi yang melanggar.\"},{\"question\":\"Siapa saja tokoh utama dalam cerita ini?\",\"answer\":\"Tokoh utama dalam cerita ini adalah seekor kelinci bernama Ona dan seekor harimau.\"},{\"question\":\"Mengapa kelinci kesulitan menempelkan pengumuman di bawah lonceng?\",\"answer\":\"Kelinci kesulitan karena lonceng berada di posisi yang tinggi dan mungkin sulit dijangkau olehnya meskipun ia melompat.\"}]","Jangan Bunyikan Lonceng Kisah Kelinci dan Harimau | PDF",1783588902,25,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":88,"head_meta":90,"extra_data":92,"updated_unix":29},"dont-ring-the-bell-rabbit-and-tiger-story","",{"@graph":37,"@context":87},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/komik/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/dont-ring-the-bell-rabbit-and-tiger-story/51089/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-15","2026-07-09",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73,79,83],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Apa inti dari cerita \"Jangan Bunyikan Lonceng\"?","Question",{"text":77,"@type":78},"Inti cerita adalah tentang kelinci yang harus menempelkan pengumuman agar lonceng tidak dibunyikan, dan konsekuensi bagi yang melanggar.","Answer",{"name":80,"@type":75,"acceptedAnswer":81},"Siapa saja tokoh utama dalam cerita ini?",{"text":82,"@type":78},"Tokoh utama dalam cerita ini adalah seekor kelinci bernama Ona dan seekor harimau.",{"name":84,"@type":75,"acceptedAnswer":85},"Mengapa kelinci kesulitan menempelkan pengumuman di bawah lonceng?",{"text":86,"@type":78},"Kelinci kesulitan karena lonceng berada di posisi yang tinggi dan mungkin sulit dijangkau olehnya meskipun ia melompat.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":89,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":91,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":94},[95,100,104,108,110,114,118,122,126,130,134],{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":97,"show_sort_weight":98,"slug":99},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":102,"show_sort_weight":98,"slug":103},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":106,"show_sort_weight":98,"slug":107},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":98,"slug":109},"comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":112,"show_sort_weight":98,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":116,"show_sort_weight":98,"slug":117},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":120,"show_sort_weight":98,"slug":121},49,"Sastra","literature",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":124,"show_sort_weight":98,"slug":125},52,"Teknologi","technology",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":128,"show_sort_weight":98,"slug":129},50,"Ujian","exam",{"id":131,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":132,"show_sort_weight":98,"slug":133},57,"Umum","general",{"id":135,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":136,"show_sort_weight":4,"slug":137},181,"Formulir","formulir"]