[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-40749-id":3,"doc-seo-40749-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},40749,2336464648746,"Skyler","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c",54,"Penelitian & Laporan","Ringkasan Disertasi Pemikiran tentang Spektra Logika Tertata dan Implikasi Filosofisnya","Ringkasan disertasi berjudul “Pemikiran tentang Spektra Logika Tertata dan Implikasi Filosofisnya” membahas upaya mengatasi krisis fondasional logika yang dipicu oleh keragaman sistem logika yang saling bertabrakan. Naskah meninjau pandangan klasik yang menganggap logika telah selesai serta menelaah bantahan melalui perkembangan logika abad ke-20. Fokus utama diarahkan pada program unifikasi logika melalui metateori dan gagasan logika universal sebagai agenda riset perbandingan antar-sistem.","Pemikiran tentang Spektra Logika Tertata dan Implikasi Filosofisnya  \nRINGKASAN DISERTASI  \nMartin Suryajaya  \nNIM: 0830108519  \n(Program Doktor)  \nSEKOLAH TINGGI FILSAFAT DRIYAKARA  \n2021  \nPemikiran tentang Spektra Logika Tertata dan Implikasi Filosofisnya  \nDisertasi ini dipertahankan pada Sidang Terbuka Komisi Program Pascasarjana, sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Doktor Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara  \nSabtu, 11 Desember 2021  \nMartin Suryajaya  \nNIM: 0830108519  \n(Program Doktor)  \nPromotor : Dr. Karlina Supelli Ko-promotor 1: Prof. Dr. Iwan Pranoto  \nKo-promotor 2: Prof. Dr. J. Sudarminta  \nSEKOLAH TINGGI FILSAFAT DRIYAKARA  \n2021  \nPendahuluan  \nDisertasi ini membahas upaya mengatasi krisis fondasional logika yang ditimbulkan oleh keanekaragaman sistem logika dan meneliti bagaimana upaya tersebut dapat memberi perspektif barudalam memandang hakikat serta metode filsafat.  \nLogika, dalam berbagai buku pengantar logika untuk pembaca umum, kerapkali ditampilkan sebagai ilmu yang sudah selesai:  \ndiciptakan oleh Aristoteles pada abad ke-4 SM kemudian dikoreksisedikit-sedikit, dirapikan, disadur, diringkas, tetapi tidak pernah dikembangkan secara berarti, oleh para pemikir sesudahnya. Pandangan semacam ini antara lain dikemukakan oleh pemikir raksasadalam filsafat modern, Immanuel Kant. Dalam Critique of Pure Reason, Kant mengutarakan proklamasi terkenal tentang kesudahan logika: “Bahwa logika dari zaman paling awal telah menapaki jalan yang pasti dapat dilihat dari fakta bahwa sejak Aristoteles, logika tidak perlu melacak jejaknya kembali […] . Adalah hal yang juga menarik bahwa sampai hari ini logika tidak mampu maju selangkah pun dan oleh karena itu, ditinjau dari segala segi, logika telah lengkap dansempurna” (Kant 2000, Bviii [106]) . Namun, perkembangan logika abad ke-20 mematahkan ilusi itu.  \n“Hingga pertengahan dekade 1980-an,” tulis logikawan JeanYves Béziau,“terdapat lebih banyak logika di muka bumi ketimbang atom di alam semesta”(2007a, vii) . Pernyataan ini, walau tentu sajaberlebihan, hingga derajat tertentu dapat dibenarkan. Aneka sistem logika baru ditemukan setiap waktu dan diterbitkan di berbagai jurnalsehingga Dale Jacquette menyebut “ada taktentu banyaknya sistem logika”(2006, 7) . Bahkan di antara dua sistem logika seperti sistem logika klasik dan sistem logika intuisionistik terdapat sistem-sistem logika-antara (intermediate logics) yang jumlahnya sebanyak anggotakontinum bilangan real (Cook 2009, 156) .  \nPembiakan sistem logika dengan begitu pesat terjadi sepanjang abad ke-20 . Hingga tahun 1994, situasi ini digambarkan oleh logikawan Dov Gabbay sebagai “sebuah atmosfir yang tidak kondusifbagi kerjasama dan penelitian bersama, dan komunitas pun cenderung terpecah-belah […] Makalah-makalah ditolak atau diterima atas  \nalasan ideologis […] Di satu kutub, ada pandangan pluralistik…‘kita menggunakan logika seperti kita menggunakan bahasa pemrograman komputer.’ Di kutub yang berseberangan adalah pandangan dari mereka yang percaya bahwa hanya ada satu logika yang sejati danselebihnya adalah omong kosong”(Gabbay 1994a, v) .  \nKemawasan tentang keberadaan suatu krisis fondasionaldalam logika bukanlah sesuatu yang umum di kalangan logikawan dewasa ini. Hal ini tampak dalam pengamatan dan keheranan Gila Sher (2013, 147-148), yakni bahwa kajian tentang fondasi logika jarang dilakukan oleh para logikawan. Kendati begitu, usaha untuk menjawab gejala krisis fondasional logika bukan tidak ada. Keragaman sistem logika yang kerapkali saling bertabrakan, sebagaigejala krisis fondasional, hingga saat ini masih merupakan tantanganyang memerlukan penjelasan.  \nDalam menanggapi tantangan tersebut, dewasa ini berkembang suatu program untuk menjalankan unifikasi logika. Program ini bertolak dari pandangan bahwa perbedaan antarsistem logika dapat diatasi lewat pembangunan suatu metateori yang menggabungkan berbagai sistem logika menjadi satu kesatuan. Sekitartahun 1995, Jean-Yves Béziau mencetuskan “logik","cbCaiuw4fSO5W6Wt","https://ap.wps.com/l/cbCaiuw4fSO5W6Wt","pdf",593902,3,1,20,"Indonesian","id",113,"# Pendahuluan\n## Krisis fondasional logika\n## Ilusi “kesudahan” logika dan perkembangan abad ke-20\n## Program unifikasi logika dan metateori\n## Gagasan logika universal","[{\"question\":\"Apa fokus utama pendahuluan disertasi ini?\",\"answer\":\"Pendahuluan berfokus pada upaya mengatasi krisis fondasional logika akibat keragaman sistem logika, sekaligus menilai bagaimana upaya itu memberi perspektif baru terhadap hakikat dan metode filsafat.\"},{\"question\":\"Mengapa keragaman sistem logika dianggap sebagai masalah fondasional?\",\"answer\":\"Keragaman sistem logika yang saling bertabrakan dipahami sebagai gejala krisis fondasional yang menuntut penjelasan hingga saat ini.\"},{\"question\":\"Apa yang dimaksud program unifikasi logika dalam dokumen ini?\",\"answer\":\"Program unifikasi logika bertolak dari gagasan bahwa perbedaan antar-sistem logika dapat diatasi lewat pembangunan suatu metateori yang menggabungkan berbagai sistem menjadi satu kesatuan, termasuk melalui agenda riset logika universal.\"}]",1783314800,31,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"dissertation-summary-thought-on-ordered-logic-spectra-and-its-philosophical-implications","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/dissertation-summary-thought-on-ordered-logic-spectra-and-its-philosophical-implications/40749/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-16","2026-07-06",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Apa fokus utama pendahuluan disertasi ini?","Question",{"text":75,"@type":76},"Pendahuluan berfokus pada upaya mengatasi krisis fondasional logika akibat keragaman sistem logika, sekaligus menilai bagaimana upaya itu memberi perspektif baru terhadap hakikat dan metode filsafat.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Mengapa keragaman sistem logika dianggap sebagai masalah fondasional?",{"text":80,"@type":76},"Keragaman sistem logika yang saling bertabrakan dipahami sebagai gejala krisis fondasional yang menuntut penjelasan hingga saat ini.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa yang dimaksud program unifikasi logika dalam dokumen ini?",{"text":84,"@type":76},"Program unifikasi logika bertolak dari gagasan bahwa perbedaan antar-sistem logika dapat diatasi lewat pembangunan suatu metateori yang menggabungkan berbagai sistem menjadi satu kesatuan, termasuk melalui agenda riset logika universal.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,102,106,110,114,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":99,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":100,"show_sort_weight":96,"slug":101},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":103,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":104,"show_sort_weight":96,"slug":105},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":107,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":108,"show_sort_weight":96,"slug":109},51,"Komik","comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":112,"show_sort_weight":96,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":115},"research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]