[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-229622-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-229622-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","discipline-and-legal-compliance-in-cadet-life-foucault-perspective-analysis-of-ami-makassar-maritime-polytechnic-students","Disiplin dan Kepatuhan Hukum dalam Kehidupan Taruna - Analisis Perspektif Foucault pada Mahasiswa Politeknik Maritim AMI Makassar","","Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana mahasiswa memaknai aturan, dinamika pelanggaran, serta mekanisme kontrol sosial dalam kehidupan ketarunaan di Politeknik Maritim AMI Makassar yang dikenal dengan penerapan disiplin ketat. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan informan mahasiswa dari berbagai tingkat. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan penelusuran dokumentasi resmi. Analisis tematik mengungkap pola pemaknaan, kategori pelanggaran, dan konstruksi relasi kuasa. Hasil menunjukkan aturan dipandang sebagai bagian pembentukan karakter profesional, sementara pelanggaran ringan meliputi keterlambatan apel, atribut, dan etika digital.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/discipline-and-legal-compliance-in-cadet-life-foucault-perspective-analysis-of-ami-makassar-maritime-polytechnic-students/229622/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/discipline-and-legal-compliance-in-cadet-life-foucault-perspective-analysis-of-ami-makassar-maritime-polytechnic-students/229622.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Emma Wilson","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-29","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",5,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa tujuan utama penelitian tentang disiplin dan kepatuhan hukum taruna?","Question",{"text":63,"@type":64},"Penelitian bertujuan memahami bagaimana mahasiswa memaknai aturan, bagaimana pelanggaran terjadi dan dimaknai, serta bagaimana mekanisme kontrol sosial berjalan dalam kehidupan ketarunaan di Politeknik Maritim AMI Makassar.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Metode apa yang digunakan dalam penelitian?",{"text":68,"@type":64},"Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan penelusuran dokumentasi resmi kampus, lalu dianalisis dengan teknik analisis tematik.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Bagaimana aturan kampus dipahami oleh mahasiswa, dan bentuk pelanggaran seperti apa yang umum terjadi?",{"text":72,"@type":64},"Mahasiswa memandang aturan kampus bukan hanya sebagai alat kontrol, melainkan bagian dari pembentukan karakter profesional dan pembiasaan disiplin. Pelanggaran yang umum bersifat ringan, seperti keterlambatan apel, kesalahan penggunaan atribut, dan pelanggaran etika digital.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},229622,1789041438,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},3848291630094,"https://eur-avatar.wpscdn.com/davatar_085a072bc5b1113ac321206ff7593b45","Department of Digital Business  \nJournal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS)  \nHomepage: [https://journal.ilmudata.co.id/index.php/RIGGS](https://journal.ilmudata.co.id/index.php/RIGGS)  \n[Vol. 4 No. 4](Vol. 4 No. 4) (2025) pp: 3 125-3131  \nP-ISSN: 2963-9298 , e-ISSN: 2963-914X  \nDisiplin dan Kepatuhan Hukum dalam Kehidupan Taruna: Analisis Perspektif Foucault pada Mahasiswa Politeknik Maritim AMI Makassar  \nMariani Loise 1, Syamsu A Kamaruddin2, Arlin Adam3  \n1Politeknik Maritim AMI Makassar  \n2Universitas Negeri Makassar  \n3Universitas Mega Buana, Palopo, Makassar  \n[1](1 marianiloise67@gmail.com)[ marianiloise67@gmail.com](1 marianiloise67@gmail.com), [2](2 syamsu.k@unm.ac.id)[ syamsu.k@unm.ac.id](2 syamsu.k@unm.ac.id), [3](3arlin.adam73@gmail.com)[arlin.adam73@gmail.com](3arlin.adam73@gmail.com)  \nAbstrak  \nPenelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana mahasiswa memaknai aturan, dinamika pelanggaran, serta mekanisme kontrol sosial yang berlangsung dalam kehidupan ketarunaan di Politeknik Maritim AMI Makassar, sebuahinstitusi pendidikan vokasi yang dikenal dengan penerapan disiplin ketat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalahkualitatif deskriptif dengan melibatkan mahasiswa dari tingkat awal hingga tingkat akhir sebagai informan utama. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta penelusuran dokumentasi resmi kampus yang berkaitan dengan ketarunaan dan tata tertib. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi polapemaknaan, kategori pelanggaran, dan konstruksi relasi kuasayang muncul dalam interaksi sehari-hari di lingkungan kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang aturan kampus bukan sekadar instrumen kontrol, tetapi sebagai bagian integral dari proses pembentukan karakter profesional, pembiasaan disiplin, serta persiapan menghadapi dunia kerja maritim yang menuntut ketertiban tinggi. Pelanggaranyang terjadi umumnya bersifat ringan, sepertiketerlambatan apel, kesalahan penggunaan atribut, sertapelanggaran etika digital. Faktor pendorong pelanggaran mencakupbeban akademik, tekanan kelompok sebaya, proses adaptasi mahasiswa baru, serta pengaruh relasi senioritas. Mekanisme kontrol sosial dijalankan melalui struktur komando, pengawasan senior, pembinaan instruktur, serta sanksi bertingkat yang berfungsi menanamkan kedisiplinan secara bertahap. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik kedisiplinan di kampus maritim merupakan hasil interaksi kompleks antara aturan formal, budaya ketarunaan, dan relasi kuasayang dibangunsecara historis. Temuan ini memberikan implikasipenting bagipengembangan sistempembinaanyang lebih edukatif, proporsional, dan adaptif terhadap kebutuhan perkembangan mahasiswa di era modern.Kata kunci: kedisiplinan, pelanggaran aturan, kontrol sosial, senioritas, pendidikan maritim.  \n1. Latar Belakang  \nPendidikan vokasi kemaritiman di Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan pendidikan tinggi pada umumnya, terutama karena menuntut kedisiplinan, kepatuhan pada aturan, dan integritas hukum yang tinggi. Politeknik Maritim AMI Makassar sebagai salah satu institusi pendidikan maritim di Kawasan Timur Indonesia menerapkan tata tertib dan regulasi ketat sebagai bagian dari pembentukan profesionalitas taruna. Dalam konteks tersebut, fenomena sosial terkait kepatuhan terhadap aturan, praktik kedisiplinan, serta relasi kuasa antarwarga kampus menjadi isu penting yang perlu dikaji secara mendalam, terutama karena dunia maritim sangat menekankan good seamanship, safety regulation, dan etika hukum dalam lingkungan kerja.  \nFenomena ketidakpatuhan mahasiswa terhadap peraturan perguruan tinggi semakin terlihat di berbagaikampus, termasuk sekolah vokasi semi-militer. Laporan Kemendikbud (2023) menyebutkan bahwa sebanyak 32% mahasiswa perguruan tinggi vokasi pernah melakukan pelanggaran tata tertib, mulai dari absensi, penyalahgunaan atribut, hingga pelanggaran etika digital","cbCaifcoHrEuxu2y","https://ap.wps.com/l/cbCaifcoHrEuxu2y","pdf",130056,7,"Indonesian","# Latar Belakang\n## Fenomena Ketidakpatuhan di Pendidikan Vokasi\n## Dinamika di Politeknik Maritim AMI Makassar\n# Tinjauan Teoretis\n## Perspektif Disiplin Michel Foucault dan Teori Terkait\n## Relevansi untuk Membaca Kepatuhan Mahasiswa","[{\"question\":\"Apa tujuan utama penelitian tentang disiplin dan kepatuhan hukum taruna?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan memahami bagaimana mahasiswa memaknai aturan, bagaimana pelanggaran terjadi dan dimaknai, serta bagaimana mekanisme kontrol sosial berjalan dalam kehidupan ketarunaan di Politeknik Maritim AMI Makassar.\"},{\"question\":\"Metode apa yang digunakan dalam penelitian?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan penelusuran dokumentasi resmi kampus, lalu dianalisis dengan teknik analisis tematik.\"},{\"question\":\"Bagaimana aturan kampus dipahami oleh mahasiswa, dan bentuk pelanggaran seperti apa yang umum terjadi?\",\"answer\":\"Mahasiswa memandang aturan kampus bukan hanya sebagai alat kontrol, melainkan bagian dari pembentukan karakter profesional dan pembiasaan disiplin. Pelanggaran yang umum bersifat ringan, seperti keterlambatan apel, kesalahan penggunaan atribut, dan pelanggaran etika digital.\"}]","Disiplin dan Kepatuhan Hukum dalam Kehidupan Taruna - Analisis Perspektif Foucault pada Mahasiswa Politeknik Maritim AMI Makassar | PDF",11]