[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-230934-113":53,"doc-detail-230934-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","digitalizing-bureaucracy-through-the-smartasn-development-at-regional-office-xii-bkn-pekanbaru","Digitalisasi Birokrasi Melalui Pembangunan SmartASN di Kantor Regional XII BKN Pekanbaru","","Penelitian ini menjelaskan reformasi birokrasi bidang SDM aparatur pada Kantor Regional XII BKN Pekanbaru melalui transformasi dari sistem manual ke digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data lewat wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan meliputi pejabat struktural, Tim Reformasi Birokrasi, Kelompok Kerja Penataan Manajemen SDM, serta pejabat fungsional terkait. Hasil menunjukkan bahwa pembentukan profil Smart ASN ditopang pengembangan sistem manajemen ASN yang mengarah pada talenta digital, disertai strategi pengembangan untuk mengatasi permasalahan dalam proses manajemen ASN.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/digitalizing-bureaucracy-through-the-smartasn-development-at-regional-office-xii-bkn-pekanbaru/230934/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/digitalizing-bureaucracy-through-the-smartasn-development-at-regional-office-xii-bkn-pekanbaru/230934.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Putri","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-07","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",6,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa tujuan utama penelitian mengenai Smart ASN di Kantor Regional XII BKN Pekanbaru?","Question",{"text":110,"@type":111},"Penelitian bertujuan menjelaskan reformasi birokrasi pada bidang SDM aparatur melalui proses transformasi menuju sistem digital Smart ASN.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Metode apa yang digunakan dalam penelitian ini dan bagaimana data dikumpulkan?",{"text":115,"@type":111},"Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Bagaimana profil Smart ASN dibentuk dalam proses digitalisasi birokrasi?",{"text":119,"@type":111},"Profil Smart ASN dibentuk melalui pengembangan sistem manajemen ASN yang mengarah pada pengembangan talenta digital serta strategi untuk mengatasi permasalahan dalam manajemen ASN.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},230934,1789056847,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},962085571259,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0","DIGITALISASI BIROKRASI MELALUI PEMBANGUNAN SMARTASNDI KANTOR REGIONAL XII BKN PEKANBARU  \nSiti Khaeromah1*, Febri Yuliani2, Hasim As’ari 2  \n1 Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Pekanbaru  \n2 Universitas Riau, Pekanbaru  \nEmail: [siti.k@uin-suska.ac.id](siti.k@uin-suska.ac.id)  \nAbstract  \nThis study aims to explain bureaucratic reform in the field of human resources at the Regional Office XII Pekanbaru. This research uses the descriptive qualitative method. Data were collected through interviews, observation, and documentation. Research informants include structural officials, the Bureaucratic Reform Team, the HR Management Structuring Working Group, and a number of related functional officials. The results of the study indicate that in the process of transforming the bureaucracy from manual to digital which runs at Regional Office XII BKN Pekanbaru, it is closely related to the development of human resources for the apparatus as one element in bureaucratic reform. The SmartASN profile is formed through the development of the ASN management system that leads to the development of digital talent. The Smart ASN development strategy is carried out to overcome a number of problems that occur in theASN management process.  \nKeywords: Bureaucratic Reform, Digital Bureaucracy, Smart ASN.  \nAbstrak  \nPenelitian ini bertujuan menjelaskan reformasi birokrasi di bidang SDM aparatur di Kantor Regional XII Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dihimpun melaui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi para pejabat struktural, Tim Reformasi Birokrasi Kelompok Kerja Penataan Manajemen SDM , dansejumlah pejabat fungsional terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses transformasi birokrasi dari manual ke digital yang berjalan di Kantor Regional XII BKN Pekanbaru berkaitan erat dengan pembangunan SDM aparatur sebagai salah satu elemen dalam reformasi birokrasi. Profil Smart ASN dibentuk melalui pengembangan sistem manajemen ASN yang mengarah pada pengembangan talenta digital. Strategi pengembangan Smart ASNdilakukan untuk mengatasi sejumlah permasalahan yang terjadi dalam proses manajemen ASN.  \nKata Kunci: Reformasi Birokrasi, Birokrasi Digital, Smart ASN.  \nPENDAHULUAN  \nPeraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025 memberi arah dalam perumusan kebijakan reformasi birokrasi. Salah satu sasaran dalam reformasi birokrasi adalah pembangunanaparatur negara yang bertujuan meningkatkan profesionalisme aparatur negara dalam mewujudkan tata pemerintahan yang baik (good governance) . Sejalan dengan arahkebijakan dan arah perubahan yang menjadi sasaran program Reformasi Birokrasi tersebut, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi  \nkemudian menyusun Grand Design Pembangunan ASN 2020-2024 yang mengarahpada terwujudnya profil Smart ASN pada tahun 2024 (Kementerian PANRB, 2018a) .  \nGrand Design merupakan sebuah skema atau gambaran besar tentang tujuan organisasi. Langkah-langkah untuk mencapainya disebut milestone atau rencana strategis. Grand design pembangunan ASN 2020-2024 diperlukan untuk memberiarah rencana strategis pembangunan ASN pada RPJMN 2020-2024 (Kementerian PANRB, 2018b) . Milestone atau rencana strategis pembangunan ASN berpedoman pada Undang-Undang No 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional tahun 2005-2025, dapat diuraikan sebagai berikut: (1) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional I tahun 2005-2009 mengarahkan pembangunan ASN untuk mendukung tata pemerintahan yang baik (good governance); (2) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional II tahun 2010- 2014 mengarahkan pembangunan ASN pada reformasi SDM aparatur denganditerbitkannya Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara;  \n(3) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional III tahun 2015-2019 mengarahkan pembangunan ASN pada profil Smart ASN dan penerapan sistem","cbCaikpFK7KWZiz1","https://ap.wps.com/l/cbCaikpFK7KWZiz1","pdf",384913,19,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Reformasi birokrasi dan grand design 2010-2025\n## Grand design pembangunan ASN 2020-2024 dan milestone\n## Target Smart ASN pada 2024 dan pengaruh revolusi digital","[{\"question\":\"Apa tujuan utama penelitian mengenai Smart ASN di Kantor Regional XII BKN Pekanbaru?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan menjelaskan reformasi birokrasi pada bidang SDM aparatur melalui proses transformasi menuju sistem digital Smart ASN.\"},{\"question\":\"Metode apa yang digunakan dalam penelitian ini dan bagaimana data dikumpulkan?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.\"},{\"question\":\"Bagaimana profil Smart ASN dibentuk dalam proses digitalisasi birokrasi?\",\"answer\":\"Profil Smart ASN dibentuk melalui pengembangan sistem manajemen ASN yang mengarah pada pengembangan talenta digital serta strategi untuk mengatasi permasalahan dalam manajemen ASN.\"}]","Digitalisasi Birokrasi Melalui Pembangunan SmartASN di Kantor Regional XII BKN Pekanbaru | PDF",29]