[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-185940-113":53,"doc-detail-185940-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","digital-marketing-strategy-for-muhammadiyah-1-middle-school-surakarta-to-improve-competitiveness-in-the-revolutionary-era","Strategi Pemasaran Digital SMP Muhammadiyah 1 Surakarta untuk Meningkatkan Daya Saing di Era Revolusi","","Strategi pemasaran digital untuk SMP Muhammadiyah 1 Surakarta difokuskan pada lima indikator: pemasaran konten kreatif, pemanfaatan media sosial dan platform digital, personalisasi berbasis data dan segmentasi audiens, engagement/interaksi stakeholder, serta evaluasi dan perbaikan berbasis data. Hasil temuan menunjukkan konten dan kanal media sosial sudah berjalan, namun belum agresif mengikuti tren, TikTok/YouTube kurang optimal, segmentasi berbasis data formal belum diterapkan, aktivitas engagement interaktif terbatas, dan evaluasi sistematis berbasis insight/survei belum menjadi rutinitas.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/digital-marketing-strategy-for-muhammadiyah-1-middle-school-surakarta-to-improve-competitiveness-in-the-revolutionary-era/185940/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/digital-marketing-strategy-for-muhammadiyah-1-middle-school-surakarta-to-improve-competitiveness-in-the-revolutionary-era/185940.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Alex Sinclair","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-29","2026-09-02",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",6,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa saja indikator utama strategi pemasaran digital yang dibahas dalam dokumen ini?","Question",{"text":110,"@type":111},"Dokumen menyoroti lima indikator: pemasaran konten kreatif, pemanfaatan media sosial/platform digital, personalisasi berbasis data dan segmentasi audiens, engagement/interaksi stakeholder, serta evaluasi dan perbaikan berbasis data.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Apa temuan utama terkait pemasaran konten di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta?",{"text":115,"@type":111},"Konten kegiatan siswa dan prestasi sudah dibuat serta ada konten edukatif, tetapi belum cukup agresif mengikuti tren audiens, seperti video pendek, storytelling siswa/alumni, dan konten interaktif.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Bagaimana penerapan segmentasi audiens dan personalisasi berdasarkan data pada sekolah tersebut?",{"text":119,"@type":111},"Sekolah belum menggunakan data audiens secara formal (misalnya survei demografi/keinginan orang tua) untuk menentukan jenis konten dan promosi, sehingga segmentasi konten untuk orang tua, siswa, alumni, dan komunitas belum jelas.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},185940,1788369955,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},1099523882182,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","| No. | Indikator Pemasaran Digital | Teori yang relevan (Dwi Setyaningsih, Vastha Vusvitha, 2025) | Temuan di SMP Muhammadiyah 1\u003Cbr>Surakarta |\n| --- | --- | --- | --- |\n| 1. | Pemasaran Konten (Konten Digital / Kreatif) | Elemen content marketing, yaitu pembuatan konten informatif, edukatif, dan promosi yang menarik untuk audiens sekolah dengan adaptasi terhadap data minat calon siswa/orang tua. | SMP Muhammadiyah 1 Surakarta sudahmembuat konten kegiatan siswa, prestasi; konten edukatif ada; tetapi belum terlaluagresif dalam membuat konten yang sesuai tren audiens, seperti video pendek, storytelling siswa/alumni, konten interaktif. |\n| 2. | Media Sosial / Platform Digital | Pemanfaatan media sosialsebagai kanal utama dalam strategi digital, berdasarkanobservasi media sosial dalam artikel sebagai saluran promosi efektif. | SMP Muhammadiyah 1 Surakarta memilikiakun Instagram, Facebook; tapi penggunaan TikTok / YouTube kurang; posting tidak selalu konsisten; belum ada strategi khusus platform mana yang paling efektif untuk segmen orang tua vs calon siswa. |\n| 3. | Personalisasi Berdasarkan\u003Cbr>Data /\u003Cbr>Segmentasi Audiens | Artikel menekankan bahwa\u003Cbr>personalisasi berbasis\u003Cbr>data/audiens menjadi salah satu kunci agar strategi digital lebih efektif; termasuk segmentasi calon\u003Cbr>siswa/orang tua. | SMP Muhammadiyah 1 Surakarta belum menggunakan data audiens secara formal (misalnya survei demografi/keinginan orang tua) untuk menentukan jenis konten/promosi; segmentasi konten belum jelas apa yang cocok untuk orang tua, siswa, alumni, komunitas. |\n| 4. | Engagement / Interaksi Stakeholder | Interaksi, feedback,\u003Cbr>komunikasi dua arah di media sosial, serta konten yang mengundang partisipasiadalah komponen penting dari strategi pemasaran yang efektif. | SMP Muhammadiyah 1 Surakarta: interaksi media sosial ada (komentar, share), tetapiaktivitas yang mendorong engagement (polls, Q&A, live session, testimoni interaktif) kurang; stakeholder seperti alumni/orang tua belum terlalu dilibatkan secara aktif dalam konten. |\n| 5. | Evaluasi & Perbaikan Berbasis Data | Artikel menyatakan bahwastrategi pemasaran harus adaptif, dan menggunakan data / feedback untuk memperbaiki strategi agardaya saing tetap meningkat. | SMP Muhammadiyah 1 Surakarta: monitor sederhana sudah dilakukan (likes, followers), tetapi evaluasi yang sistematis berdasarkan data (misalnya insight media sosial, google analytics, survei kepuasan) belum menjadirutinitas; belum banyak bukti bahwa strategidiperbaiki berdasarkan feedback. |\n\n\n| No. | Indikator Digital School | Teori yang Relevan | Temuan di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta |\n| --- | --- | --- | --- |\n| 1 | Kompetensi Digital Guru (digital competence,\u003Cbr>readiness to\u003Cbr>change,\u003Cbr>pedagogical skills) | Dari JurnalAdministrasi dan Manajemen Pendidikan (JAMP), penelitian“Pengaruh Kompetensi Digital Guru terhadap Kinerja Mengajar Guru yang Dimediasi oleh Teacher Readiness for Change” menunjukkan bahwa kompetensi digital guru secara signifikan berpengaruh terhadapkesiapan guru untuk perubahan, dan kesiapan itu memediasi pengaruh kompetensi digital terhadap kinerjamengajar guru (Sarinten, 2023) . Selain itu, Jurnal Kependidikan artikel“Analyzing the Influence of Digital Literacy and Pedagogical Knowledge on TPACK in Elementary School Teachers” menunjukkan bahwa literasi digital dan pengetahuan pedagogis berpengaruh signifikanterhadap TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) guru: guru yang lebih literat digital + pedagogis mempunyai kemampuan | SMP Muhammadiyah 1 Surakarta: guru-muda relatif sudah menguasai beberapa tools digital dan merasa terbantu; tetapi guru senior perlu dukungan pelatihan formal; kesiapan untuk berubah (readiness) belummerata. |\n\n\n| No. | Indikator Digital School | Teori yang Relevan | Temuan di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta |\n| --- | --- | --- | --- |\n|  |  | integrasi teknologi dalampembelajaran lebih baik (Siregar et al., 2024) . |  |\n| 2. | Infrastruktur Teknologi dan Fasilitas Pembelajaran","cbCaihA9tPSBhBoY","https://ap.wps.com/l/cbCaihA9tPSBhBoY","pdf",813151,22,"Indonesian","# Indikator Pemasaran Digital\n## Pemasaran konten\n## Media sosial / platform digital\n## Personalisasi berbasis data dan segmentasi audiens\n## Engagement dan interaksi stakeholder\n## Evaluasi dan perbaikan berbasis data\n# Indikator Digital School\n## Kompetensi digital guru\n## Infrastruktur teknologi dan fasilitas pembelajaran digital\n## Branding digital dan strategi pemasaran digital\n## Evaluasi dan feedback","[{\"question\":\"Apa saja indikator utama strategi pemasaran digital yang dibahas dalam dokumen ini?\",\"answer\":\"Dokumen menyoroti lima indikator: pemasaran konten kreatif, pemanfaatan media sosial/platform digital, personalisasi berbasis data dan segmentasi audiens, engagement/interaksi stakeholder, serta evaluasi dan perbaikan berbasis data.\"},{\"question\":\"Apa temuan utama terkait pemasaran konten di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta?\",\"answer\":\"Konten kegiatan siswa dan prestasi sudah dibuat serta ada konten edukatif, tetapi belum cukup agresif mengikuti tren audiens, seperti video pendek, storytelling siswa/alumni, dan konten interaktif.\"},{\"question\":\"Bagaimana penerapan segmentasi audiens dan personalisasi berdasarkan data pada sekolah tersebut?\",\"answer\":\"Sekolah belum menggunakan data audiens secara formal (misalnya survei demografi/keinginan orang tua) untuk menentukan jenis konten dan promosi, sehingga segmentasi konten untuk orang tua, siswa, alumni, dan komunitas belum jelas.\"}]","Strategi Pemasaran Digital SMP Muhammadiyah 1 Surakarta untuk Meningkatkan Daya Saing di Era Revolusi | PDF",34]