[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-204283-113":53,"doc-detail-204283-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","development-of-diagnostic-assessment-for-blazer-sewing-material-smk-negeri-2-tuban","PENGEMBANGAN ASESMEN DIAGNOSTIK PADA MATERI MENJAHIT BLAZER - SMK NEGERI 2 TUBAN","","Lembar asesmen diagnostik dikembangkan untuk diberikan sebelum proses pembelajaran guna membantu guru mengidentifikasi kelebihan serta kelemahan siswa agar rancangan kegiatan belajar selaras dengan kebutuhan individual. Asesmen memuat komponen kognitif dan non-kognitif terkait materi menjahit blazer. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) di SMK Negeri 2 Tuban dengan 24 siswa Kelas 12 DPB 2. Validitas menunjukkan kategori “Sangat Valid” rata-rata 91,4% (ahli evaluasi 89,5% dan ahli bahasa 93,5%), respon siswa 70,1% kategori “Positif”, serta hasil belajar meningkat dengan ketuntasan klasikal naik 21% dari 62,5% menjadi 83%.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/development-of-diagnostic-assessment-for-blazer-sewing-material-smk-negeri-2-tuban/204283/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/development-of-diagnostic-assessment-for-blazer-sewing-material-smk-negeri-2-tuban/204283.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Grenda","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-07","2026-09-05",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",7,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa tujuan pengembangan lembar asesmen diagnostik pada materi menjahit blazer?","Question",{"text":110,"@type":111},"Lembar asesmen diagnostik diberikan sebelum pembelajaran untuk membantu guru mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan siswa sehingga pembelajaran dapat dirancang sesuai kebutuhan individual.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana metode penelitian yang digunakan dalam pengembangan asesmen diagnostik?",{"text":115,"@type":111},"Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) yang dilakukan di SMK Negeri 2 Tuban dengan subjek 24 siswa Kelas 12 DPB 2.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Bagaimana hasil validitas, respon siswa, dan peningkatan hasil belajar?",{"text":119,"@type":111},"Validitas ahli menunjukkan kategori “Sangat Valid” rata-rata 91,4%, respon siswa rata-rata 70,1% (kategori “Positif”), dan ketuntasan klasikal meningkat 21% dari 62,5% menjadi 83%.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},204283,1788572257,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},7971474921005,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0","Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik Vol.2, No.6 Desember 2025  \ne-ISSN: 3032-7377; p-ISSN: 3032-7385, Hal 455-467  \nDOI: [https://doi.org/10.61722/jmia.v2i6.7086](https://doi.org/10.61722/jmia.v2i6.7086)   \nPENGEMBANGAN ASESMEN DIAGNOSTIK PADA MATERI MENJAHIT BLAZER SMK NEGERI 2 TUBAN  \nPuput Putriani  \nProgram Studi S1 Pendidikan Tata Busana, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya  \nMa'rifatun Nashikhah  \nUniversitas Negeri Surabaya  \nMarniati  \nUniversitas Negeri Surabaya  \nAlamat: Jl. Ketintang, Kec. Gayungan, Surabaya 6023  \n[Korespondensi penulis:](Korespondensi penulis: pputriani85@gmail.com)[ p](Korespondensi penulis: pputriani85@gmail.com)[putriani85@gmail.com](Korespondensi penulis: pputriani85@gmail.com), [marifatunnashikhah@unesa.ac.id](marifatunnashikhah@unesa.ac.id),  \n[marniati@unesa.ac.id](marniati@unesa.ac.id)  \nAbstract. The diagnostic assessment sheet in this study was administered before the learning process began, aiming to assist teachers in identifying students’ strengths and weaknesses so that learning activities could be designed according to students’ individual needs. The assessment sheet consisted of both cognitive and non-cognitive components related to blazer sewing material. This research employed the Research and Development (R&D) method, conducted atSMK Negeri 2 Tuban, involving 24 students from Class 12 DPB 2 as research subjects. The results of the diagnostic assessment development on blazer sewing material at SMK Negeri 2 Tuban are as follows : 1) Validity results from experts indicated a “Very Valid” category with an average score of 91.4%, based on evaluations by assessment and language experts. The assessment experts gave a score of 89.5%(“Very Valid”), while the language experts gave 93.5%(“Very Valid”) 2) Student responses showed an average score of 70.1%, categorized as “Positive.” 3) Learning outcomes demonstrated an improvement in classical completeness by 21%(from 62.5% to 83%).  \nKeywords: Diagnostic Assessment; Blazer Sewing; Validity; Student Response; Learning Outcomes  \nAbstrak. Lembar asesmen diagnostik pada penelitian ini merupakan asesmen yang diberikan sebelumpembelajaran dilakukan dengan tujuan untuk membantu guru dalam mengidentifikasi kelemahan dan kelebihan siswa sehingga guru dapat merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa, berisilembar asesmen kongnitif dan non-kongnitif dengan materi menjahit blazer. Penelitian ini menggunakan metode Pengembangan (Research and Development / R&D) yang dilakukan di SMK Negeri 2 Tubandengan subjek 24 siswa Kelas 12 DPB 2. Hasil penelitian pengembangan asesmen diagnostik pada materi menjahit blazer SMK Negeri 2 Tuban menunjukkan hasil sebagai berikut : 1) Hasil Validitas oleh para ahli menujukan kategori “Sangat Valid” dengan nilai rata-rata sebesar 91,4%, berdasarkan penilaian dari ahli evaluasi dan ahli bahasa, pada ahli evaluasi mendapatkan nilai 89,5% dengan kategori “Sangat Valid”sedangkan pada ahli bahasa menunjukkan 93,5% dengan kategori “Sangat Valid” 2) Respon siswa menujukkan rata-rata penilaian 70,1% dengan kategori “Positif” 3) Hasil belajar menujukan peningkatan peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 21%(dari 62,5% menjadi 83%) .  \nKata Kunci: Asesmen Diagnostik; Menjahit Blazer; Validitas; Respon Siswa; Hasil Belajar  \nPENDAHULUAN  \nKurikulum berperan sebagai dasar penting yang mendukung tercapainya tujuan pendidikan. Kurikulum menjadi pedoman utama dalam penyelenggaraan proses pembelajaran. Tanpa adanya kurikulum, tujuan pembelajaran akan sulit tercapai. Kurikulum Merdeka merupakan inovasi baru dalam dunia pendidikan yang bertujuan untuk mendorong partisipasiaktif siswa dalam proses belajar. Melalui kurikulum ini, siswa diberikan kebebasan dalam menentukan cara belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan minat mereka (Wulandari, Putrayasa,& Martha, 2023) .  \nReceived September 28, 2025; Revised Oktober 30, 2025;November 20, 2025  \n* Puput Putriani, [pputriani85@gmail.com](pputriani85@gmail.com)  \nPENGEMBA","cbCaiiLRrwf2Hci2","https://ap.wps.com/l/cbCaiiLRrwf2Hci2","pdf",1269931,13,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Latar belakang kurikulum dan Kurikulum Merdeka\n## Pentingnya asesmen diagnostik\n## Permasalahan pada pembelajaran menjahit blazer","[{\"question\":\"Apa tujuan pengembangan lembar asesmen diagnostik pada materi menjahit blazer?\",\"answer\":\"Lembar asesmen diagnostik diberikan sebelum pembelajaran untuk membantu guru mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan siswa sehingga pembelajaran dapat dirancang sesuai kebutuhan individual.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode penelitian yang digunakan dalam pengembangan asesmen diagnostik?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan metode Research and Development (R\\u0026D) yang dilakukan di SMK Negeri 2 Tuban dengan subjek 24 siswa Kelas 12 DPB 2.\"},{\"question\":\"Bagaimana hasil validitas, respon siswa, dan peningkatan hasil belajar?\",\"answer\":\"Validitas ahli menunjukkan kategori “Sangat Valid” rata-rata 91,4%, respon siswa rata-rata 70,1% (kategori “Positif”), dan ketuntasan klasikal meningkat 21% dari 62,5% menjadi 83%.\"}]","PENGEMBANGAN ASESMEN DIAGNOSTIK PADA MATERI MENJAHIT BLAZER - SMK NEGERI 2 TUBAN | PDF",20]