[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-139856-113":53,"doc-detail-139856-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","design-and-build-a-pet-heating-system-based-on-arduino-uno","Rancang Bangun Sistem Penghangat Hewan Peliharaan Berbasis Arduino Uno","","Penelitian ini merancang sistem penghangat hewan peliharaan untuk memelihara Blue Tongue Skink yang memerlukan kisaran suhu 23–29°C. Sistem memanfaatkan teknologi IoT berbasis Arduino Uno, ESP32 Cam, dan sensor DHT11. Data suhu dideteksi oleh DHT11, lalu penghangat menyalakan otomatis ketika suhu berada di bawah 26°C. Pengguna dapat memantau suhu secara realtime melalui aplikasi smartphone berbasis Flutter serta menerima pengiriman gambar sesuai permintaan.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":39,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/teknologi/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/design-and-build-a-pet-heating-system-based-on-arduino-uno/139856/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/design-and-build-a-pet-heating-system-based-on-arduino-uno/139856.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"\tJames","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-18","2026-08-24",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",5,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Mengapa diperlukan sistem penghangat otomatis untuk Blue Tongue Skink?","Question",{"text":110,"@type":111},"Penelitian ini menggunakan sensor DHT11 untuk mendeteksi suhu di sekitar kandang. Saat sensor mendeteksi suhu di bawah 26°C, alat penghangat menyalakan secara otomatis.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Teknologi apa saja yang digunakan dalam sistem ini?",{"text":115,"@type":111},"Sistem dibangun dengan Arduino Uno, ESP32 Cam, dan sensor DHT11, serta dikembangkan untuk pemantauan melalui aplikasi smartphone berbasis Flutter.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Bagaimana pengguna memantau kondisi kandang saat tidak berada di lokasi?",{"text":119,"@type":111},"Aplikasi smartphone menampilkan data suhu secara realtime. Selain itu, pengiriman gambar dari ESP32 Cam dapat dilakukan sesuai permintaan pengguna.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},139856,1787563529,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},2336474466412,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","Rancang Bangun Sistem Penghangat Hewan Peliharaan Berbasis Arduino Uno  \nYuwono Marta Dinata * Informatika, Universitas Ciputra Surabaya, Surabaya, 60219 [yuwono.dinata@ciputra.ac.id](yuwono.dinata@ciputra.ac.id)  \n*Corresponding author  \nAlimmada Ammar Sharhanata  \nInformatika, Universitas Ciputra Surabaya, Surabaya, 60219  \n[asharhanatha@student.ciputra.ac.id](asharhanatha@student.ciputra.ac.id)  \nAbstrak—Penggemar hewan sering meluangkan waktubermain dengan hewan peliharaan. Namun terkadang ada yang kurang tahu bagaimana merawat hewan peliharaanterutama mengenai suhu yang dibutuhkan. Hewan memiliki memiliki suhu yang berbeda – beda. Padapenelitian ini mengambil studi kasus Blue Tongeu Skink. Pemilihan hewan ini karena Blue Tongue Skink ataukadal panana harus dijaga dengan baik pada suhu 23- 29°C. Maka dari itu diperlukan suatu sistem untukmengatur suhu untuk memberikan penghangat otomatis. Sistem ini dibuat dengan mengaplikasikan teknologi IoT (Internet of Things) berbasis Arduino Uno, ESP32 Cam, dan sensor DHT11 . Perangkat teknologi tersebut kemudian digabungkan dengan perangkat lunak pada Arduino IDE yang diupload pada Arduino Uno. Aplikasijuga dapat dipantau secara realtime melalui aplikasi smartphone yang dikembangkan dengan bahasa Flutter. Maka dari itu penggemar hewan dapat melihat hewan peliharaannya sekaligus memonitor suhu kandang meskipun sedang berpergian. Sistem kerja pada alat ini diawali dengan sensor DHT11 akan mendeteksi suhu yang ada di sekitar. Jika sensor DHT11 mendeteksi suhu di bawah 26o C, maka alat penghangat akan menyalasecara otomatis. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa alat dapat bekerja dengan baik. Pengiriman gambar dapat dilakukan sesuai permintaan dari pengguna dan data suhu secara realtime dapat tampilpada smartphone.  \nKata Kunci—Arduino Uno, ESP32 Cam, Blue Tongue Skink, Flutter, IoT.  \nI. PENDAHULUAN  \nPenggemar hewan sering meluangkan waktu bermain dengan hewan peliharaan. World Society for the Protection of Animal (WSPA) pada tahun 2007 telah melakukan survey di Indonesia tentang populasi hewan peliharaan. Hasil dari survey tersebut didapatkan bahwa populasi hewan peliharaan dengan jenis anjing sebesar 8 juta dan populasi jenis kucing sebesar 15 juta. WSPA juga menyebutkan dalam kurun waktu kurang dari limatahun populasi anjing meningkat sebesar 22%(menduduki peringkat 9 dari 58 negara) dan padapopulasi kucing meningkat sebesar 66%(mendudukiperingkat 2 dari 58 negara) (Batson, 2008) . Hal ini memberikan informasi bahwa di Indonesia perkembanganminat orang untuk memelihara hewan sangat pesat.  \nKeadaan ini ditambah juga dengan munculnya berbagaikomunitas dan Yayasan yang bergerak dalampemeliharaan hewan, misalnya Indonesian Cat Association (ICA) dan Ikatan Pecinta Reptil dan Amfibi Indonesia (IPRAI) yang berada dalam tingkat nasional hingga komunitas lokal seperti Malang Cat Lover (MCL) di Malang, Komunitas Pecinta Kucing (KPK) di Surabaya, dan Paguyuban Reptile Mblendez Surabaya. Pada penelitian ini akan fokus pada reptile karena hal ini cukup menarik dikalangan penggemar reptile di Indonesia. Dari data yang ada bahwa di Indonesia diperkirakan ada sekitar 350.000 jenis hewan danterdapat 2000 jenis reptilian (Purnamasari & Ilham, 2021) .  \nReptil merupakan hewan yang tergolong eksotik dan hewan vertebrata yang memiliki tulang belakang sertaberdarah dingin (Purnamasari & Ilham, 2021) . Reptil ini ada yang membutuhkan perawatan khusus terutama untuk suhu. Beberapa pemilik hewan peliharaan khususnya reptile yang kurang mengetahui tentang perubahan ekstrim cuaca yang mempengaruhi kepada hewan peliharaannya. Ada beberapa hewan yang sensitif terhadap perubahan cuaca ekstrem yang bisamengakibatkan hewan tersebut bisa meninggal. Reptiladalah salah satu hewan yang cukup penting dalam suatuekosistem. Dua badan konservasi dunia, yaitu IUCN (International Union for Conservation of Nature) dan CITES (Convention on International Trade in Endangered Species) dalam hal ini kedua badankonse","cbCaiiR1OpAXtI6h","https://ap.wps.com/l/cbCaiiR1OpAXtI6h","pdf",623774,8,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Latar Belakang Minat Memelihara Hewan\n## Fokus Penelitian pada Reptil dan Blue Tongue Skink\n## Kebutuhan Sistem Pengaturan Suhu Otomatis","[{\"question\":\"Mengapa diperlukan sistem penghangat otomatis untuk Blue Tongue Skink?\",\"answer\":\"Penelitian ini menggunakan sensor DHT11 untuk mendeteksi suhu di sekitar kandang. Saat sensor mendeteksi suhu di bawah 26°C, alat penghangat menyalakan secara otomatis.\"},{\"question\":\"Teknologi apa saja yang digunakan dalam sistem ini?\",\"answer\":\"Sistem dibangun dengan Arduino Uno, ESP32 Cam, dan sensor DHT11, serta dikembangkan untuk pemantauan melalui aplikasi smartphone berbasis Flutter.\"},{\"question\":\"Bagaimana pengguna memantau kondisi kandang saat tidak berada di lokasi?\",\"answer\":\"Aplikasi smartphone menampilkan data suhu secara realtime. Selain itu, pengiriman gambar dari ESP32 Cam dapat dilakukan sesuai permintaan pengguna.\"}]","Rancang Bangun Sistem Penghangat Hewan Peliharaan Berbasis Arduino Uno | PDF",12]