[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-230643-113":53,"doc-detail-230643-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","dark-side-of-sulawesi-national-strategic-projects-mining-and-the-illusion-of-energy-transition-journalistic-works-compilation","Sisi Gelap Sulawesi - Proyek Strategis Nasional, Tambang, hingga Ilusi Transisi Energi - Kumpulan Karya Jurnalistik","","Kumpulan karya jurnalistik ini mengangkat Sulawesi sebagai medan pembangunan yang diproyeksikan sebagai pusat masa depan industri Indonesia, melalui narasi hilirisasi nikel, kawasan industri terpadu, dan Proyek Strategis Nasional. Di balik euforia investasi dan posisi rantai pasok baterai kendaraan listrik, buku menyoroti dampak ekologis dan sosial: sungai tercemar, hutan menyusut, wilayah tangkap terganggu, serta konflik lahan. Buku menegaskan peran jurnalis independen untuk menguji transparansi, verifikasi klaim keberlanjutan, dan keberpihakan pada warga yang suaranya terpinggirkan, serta menilai transisi energi lewat praktik transparan dan berkeadilan.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/dark-side-of-sulawesi-national-strategic-projects-mining-and-the-illusion-of-energy-transition-journalistic-works-compilation/230643/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/dark-side-of-sulawesi-national-strategic-projects-mining-and-the-illusion-of-energy-transition-journalistic-works-compilation/230643.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Eliana","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-08","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",7,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Buku ini membahas apa tentang Sulawesi?","Question",{"text":110,"@type":111},"Buku membahas kondisi Sulawesi dalam pusaran pembangunan, mulai dari Proyek Strategis Nasional dan aktivitas tambang hingga pertanyaan tentang transisi energi yang dikampanyekan sebagai solusi krisis iklim.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Mengapa jurnalis dianggap krusial dalam konteks Sulawesi?",{"text":115,"@type":111},"Karena jurnalis perlu melampaui siaran pers dan angka-angka makro, menghubungkan kebijakan nasional dengan dampaknya pada kehidupan sehari-hari warga, serta menguji transparansi dan klaim keberlanjutan.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Bagaimana buku menilai proses transisi energi?",{"text":119,"@type":111},"Transisi energi harus diuji melalui praktik yang transparan dan berkeadilan, tidak hanya dinilai dari nilai investasi, tetapi juga dari dampaknya terhadap manusia dan alam.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},230643,1789052794,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},4398048949847,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/400002536579ef2da7f?_k=1778318612642679267","Sisi Gelap Sulawesi: Proyek Strategis Nasional, Tambang, hingga Ilusi Transisi Energi  \nKumpulan Karya Jurnalistik  \nPenulis:  \nAldrimslit Thalara  \nAlfian  \nAndini  \nFaradila Alim  \nFranco Bravo Dengo  \n[Independen.id](Independen.id)  \nIndrawati  \nMohamad Sadli Saleh  \nMuhamad Taslim Dalma  \nNurhadi  \nRahmayani  \nRidwan Nurhamidin  \nRonny Adolof Buol  \nSt Aminah  \nSukmawati  \nAliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia  \nSisi Gelap Sulawesi:  \nProyek Strategis Nasional, Tambang, hingga Ilusi Transisi Energi  \nKumpulan Karya Jurnalistik  \nPenulis  \nAldrimslit Thalara Alfian  \nAndini  \nFaradila Alim Franco Bravo Dengo [Independen.id](Independen.id)[ ](Independen.id)Indrawati Mohamad Sadli Saleh  \nMuhamad Taslim Dalma  \nNurhadi Rahmayani Ridwan Nurhamidin Ronny Adolof Buol St Aminah Sukmawati  \nMentor  \nAbdus Somad Kartika Anwar Margareth Aritonang Yuafriza  \nEditor  \nBayu Wardhana  \nDesain Cover & Tata Letak  \nDeden Yoga Priyadi & Khoirul Umam  \nCetakan Kedua  \nApril 2026  \nUkuran Buku: 14,8 x 21 cm (ukuran A5)  \nApabila di dalam buku ini terdapat kesalahan cetak/produksi atau kesalahan informasi, mohon hubungi penerbit.  \nDiterbitkan oleh  \nAliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia  \nJl. Kembang Raya No.6 Kwitang, Senen, Jakarta Pusat 10420 Telp 021-3151214, Fax 3151261  \nEmail: [sekretariat@ajindonesia.or.id](sekretariat@ajindonesia.or.id | Web: www.aji.or.id)[ | Web:](sekretariat@ajindonesia.or.id | Web: www.aji.or.id)[ ](sekretariat@ajindonesia.or.id | Web: www.aji.or.id)[www.aji.or.id](sekretariat@ajindonesia.or.id | Web: www.aji.or.id)  \nUjian Jurnalisme Menceritakan “Masa Depan”  \nSulawesi  \nSulawesi hari ini diproyeksikan sebagai pusat masa depan industri Indonesia. Hilirisasi nikel, kawasan industri terpadu, dan berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) menjadikan pulau inisimbol kebangkitan ekonomi berbasis sumber daya. Dalam narasiresmi, Sulawesi adalah wajah optimisme: investasi miliaran dolar, ribuan lapangan kerja, dan posisi penting dalam rantai pasok global baterai kendaraan listrik.  \nNamundibalikangkapertumbuhandanseremonipembangunan, ada cerita lain yang lebih sunyi. Sungai yang tercemar sedimentasi tambang, hutan yang menyusut, wilayah tangkap nelayan yang terganggu, serta konflik lahan yang tak kunjung selesai. Transisienergi—yang dipromosikan sebagai solusi krisis iklim—bertemu dengan realitas lokal yang jauh lebih kompleks.  \nPertanyaan mendasarnya sederhana namun mendalam: transisi untuk siapa, dan dengan biaya apa?  \nDi titik inilah peran jurnalis menjadi krusial. Di tengahderasnya promosi investasi dan euforia hilirisasi, jurnalis memiliki tanggung jawab untuk melampaui siaran pers dan angka-angkamakro. Mereka dituntut untuk menghadirkan gambaran utuh—menghubungkan kebijakan nasional dengan dampaknya terhadapkehidupan sehari-hari warga.  \nJurnalisme yang independen tidak hanya melaporkan pembangunan sebagai keberhasilan statistik, tetapi juga sebagaiproses sosial yang membawa konsekuensi. Ia menelusuri izin lingkungan, memverifikasi klaim keberlanjutan, memeriksa standarkeselamatan kerja, dan menguji transparansi investasi.  \nLebih dari itu, jurnalisme memberi ruang bagisuara yang sering kaliterpinggirkan: petani yang kehilangan lahan, nelayan yang kehilangan laut, atau masyarakat adat yang ruang hidupnya tergerus.  \nv  \nDalam konteks Sulawesi, kerja jurnalistik menjadi semacampenyeimbang. Ketika status “Proyek Strategis Nasional”mempercepat perizinan dan menyederhanakan prosedur, jurnalis berperan mengingatkan bahwa percepatan tidak boleh mengorbankan akuntabilitas.  \nKetika istilah “energi hijau” dipakai sebagai legitimasi, jurnalis perlu bertanya: apakah proses ekstraksinya benar-benarberkelanjutan, atau hanya memindahkan beban kerusakan dari satu sektor ke sektor lain?  \nNamun menjalankan fungsi ini bukan perkara mudah. Liputansektor tambang dan industri ekstraktif sering kali bersinggungandengan kepentingan politik dan ekonomi yang kuat. Tekananterhadap jurnalis bisa hadir dalam berbagai bentuk—a","cbCaidEZkzoJ6HMh","https://ap.wps.com/l/cbCaidEZkzoJ6HMh","pdf",4349283,278,"Indonesian","# Ujian Jurnalisme Menceritakan \"Masa Depan\" - Sulawesi\n## Proyeksi pembangunan dan narasi optimisme\n## Dampak sunyi: lingkungan, nelayan, dan konflik lahan\n## Pertanyaan kunci: transisi untuk siapa dan dengan biaya apa\n## Tanggung jawab jurnalis independen\n## Daya tahan jurnalisme dan tantangan di lapangan\n## Harapan buku: ruang refleksi dan pengawasan publik","[{\"question\":\"Buku ini membahas apa tentang Sulawesi?\",\"answer\":\"Buku membahas kondisi Sulawesi dalam pusaran pembangunan, mulai dari Proyek Strategis Nasional dan aktivitas tambang hingga pertanyaan tentang transisi energi yang dikampanyekan sebagai solusi krisis iklim.\"},{\"question\":\"Mengapa jurnalis dianggap krusial dalam konteks Sulawesi?\",\"answer\":\"Karena jurnalis perlu melampaui siaran pers dan angka-angka makro, menghubungkan kebijakan nasional dengan dampaknya pada kehidupan sehari-hari warga, serta menguji transparansi dan klaim keberlanjutan.\"},{\"question\":\"Bagaimana buku menilai proses transisi energi?\",\"answer\":\"Transisi energi harus diuji melalui praktik yang transparan dan berkeadilan, tidak hanya dinilai dari nilai investasi, tetapi juga dari dampaknya terhadap manusia dan alam.\"}]","Sisi Gelap Sulawesi - Proyek Strategis Nasional, Tambang, hingga Ilusi Transisi Energi - Kumpulan Karya Jurnalistik | PDF",428]