[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-39792-id":3,"doc-seo-39792-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},39792,137441390410,"Hazel","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/2000252f4ab5702993?_k=1776741390130283984",55,"Agama & Spiritualitas","Kritik Reinterpretasi","Makalah berjudul “Kritik Reinterpretasi dan Liberalisasi Penafsiran” membahas seruan reinterpretasi al-Qur'an dan liberalisasi tafsir yang didorong anggapan bahwa teks Islam berasal dari konteks sosial-politik Arab Jahiliyah. Dokumen mengkritisi gagasan tersebut secara metodologis dan epistemologis, terutama menyoroti risiko menafsirkan tanpa landasan ilmu. Pembahasan menekankan bahwa penafsiran dan reinterpretasi dibolehkan, tetapi mensyaratkan kapasitas keilmuan, penguasaan bahasa Arab, literatur hadis, ulumul Qur'an, dan usul fikih serta prosedur penafsiran yang terarah.","See discussions, stats, and author profiles for this publication at: [https://www. researchgate. net/publication/316598232](https://www. researchgate. net/publication/316598232)  \nRe-interpret asi a l-Qur 'an  \nPresentation · December 2004 DOI: 10. 13140/RG.2.2.32258.27845  \nCITATIONS 0  \nREADS 2  \n1 author:  \nSyamsuddin Arif  \nUniversity of Darussalam Gontor 30 PUBLICATIONS 5 CITATIONS  \nSEE PROFILE  \nSome of the authors of this publication are also working on these related projects:  \n Islamic epistemology View project  \n Orientalism View project  \nAll content following this page was uploaded by Syamsuddin Arif on 01 May 2017.  \nThe user has requested enhancement of the downloaded file.  \nKRITIK REINTERPRETASI DAN LIBERALISASI PENAFSIRAN  \nOleh: Dr. Syamsuddin Arif  \nDesember 2004  \n1 Permasalahan  \nAkhir-akhir ini kerap terdengar seruan perlunya penafsiran ulang alias reinterpretasi al-Qur'an dan ajaran Islam. Alasan yang sering dikemukakan antara lain karena kitab suci ini dikatakan merupakan re􀀍eksi dari dan reaksi terhadap kondisi sosial, budaya, ekonomi dan politik masyarakat Arab Jahiliyah abad ke-7 Masehi yang primitif dan patriarkis. Karena itu, ayat-ayat al-Qur'an yang terkesan 'menindas' wanita, seperti membolehkan poligami, menekankan superioritas suami, mengatur pembagian warisan, ataupun yang terkesan tidak manusiawi (barbarian), seperti ayat-ayat jihad/qital dan hukum pidana (hud􀀖ud), seperti soal potong tangan, qis 􀀖as dan rajam, semua ini perlu ditinjau dan ditafsirkan kembali agar sesuai denganprinsip-prinsip hak asasi manusia (HAM) dan nilai-nilai demokrasi, perlu direinterpretasikan agar sesuai dengan denyut nadi peradaban manusia modern yang sedang dan terus berubah.  \nLebih jauh dari itu, sebagaimana diserukan oleh seorang aktivis JIL belum lama ini, Umat Islam harus mengembangkan suatu pemahaman bahwa penafsiran al-Qur'an dan ajaran Islam oleh ulama atau golongan tertentubukanlah yang paling benar dan mutlak. Setiap orang dan golongan dihimbau agar menghargai hak orang dan golongan lain untuk menafsirkan alQur'an dan ajaran Islam \"berdasarkan sudut pandangnya sendiri\". Tulisanini bermaksud mengkritisi gagasan perlunya reinterpretasi al-Qur'an dan liberalisasi tafsir tersebut secara metodologis dan epistemologis.  \n2 Kritik Metodologis  \nPara penyeru gagasan reinterpretasi al-Qur'an umumnya tidak menyadari bahwa apa yang mereka kerjakan sebenarnya sangat rawan secara metodol-  \n1  \nogis. Menafsirkan al-Qur'an bukanlah perkara ringan dan sepele. Tidak sembarang orang bisa dan bebas melakukannya. Nabi Muhammad SAW, yang kepadanya kitab suci itu diwahyukan, pernah bersabda: \"Siapa saja yang menafsirkan atau mengatakan sesuatu mengenai al-Qur'an tanpa landasansendiriil(m@ ☛K[ybaingra-myiehim),adaimak]a(Õ❰a✠ mbigem_ aeyrsain,itlmeminp)atatdauuddenukngyaandiopnininyeraka  \n☛  \n☛  \n(HR Imam Tirmidzi) . Itulah sebabnya mengapa tokoh sekaliber Abu Bakr as-Siddiq ra tidak mau banyak komentar ketika ditanya mengenai tafsir suatu ayat. Jangankan melakukan re-interpretasi, membuat interpretasi sajabeliau tidak berani (Lihat: H. Birkeland, Old Muslim Opposition against the Interpretation of the Koran, Oslo: Norske Videnskaps Akademi, 1955) .  \nApakah ini berarti kita tidak boleh menafsirkan atau menafsirkan kembali al-Qur'an? Jawabannya tentu saja negatif. Interpretasi dan reinterpretasi dibolehkan asalkan dengan ilmu dan tidak berdasarkan opini sematamata. Buktinya khazanah intelektual Islam sangat kaya dengan pelbagai kitab tafsir hasil ijtihad para ulama dari abad ke abad. Diriwayatkan bahwa Nabi SAW pernah mendoakan Ibn `Abb􀀖as agar dianugrahkan ilmu untuk memahami al-Qur'an. Memang terbukti akhirnya saudara sepupu beliau ini dikenal paling banyak tahu dan ahli dalam menafsirkan al-Qur'an. Dalam hadis lain dikatakan bahwa al-Qur'an itu dz􀀖u wuj􀀖uh, mengandung banyak aspek, makna, intensi, pendekatan dan sudut pandang, sehingga bisa dipahamidan ditafsirkan macam-macam. Ada juga riwayat yang mengatakan bahwa setiap ","cbCaitoeLj3vGFiL","https://ap.wps.com/l/cbCaitoeLj3vGFiL","pdf",122022,4,1,6,"Indonesian","id",113,"# Permasalahan\n# Kritik Metodologis","[{\"question\":\"Mengapa muncul seruan reinterpretasi al-Qur'an dan liberalisasi tafsir?\",\"answer\":\"Dokumen menyebutkan seruan itu didorong anggapan bahwa al-Qur'an dan ajaran Islam merefleksikan kondisi sosial-budaya-ekonomi-politik Arab Jahiliyah, sehingga ayat-ayat tertentu dianggap perlu ditinjau agar selaras dengan HAM dan nilai demokrasi.\"},{\"question\":\"Apa kritik utama dokumen terhadap para penyeru reinterpretasi?\",\"answer\":\"Penulis menilai gagasan reinterpretasi rawan secara metodologis karena menafsirkan al-Qur'an bukan hal ringan dan menuntut landasan ilmu, bukan opini semata.\"},{\"question\":\"Apakah penafsiran dan reinterpretasi al-Qur'an dilarang?\",\"answer\":\"Tidak. Dokumen menegaskan penafsiran dan reinterpretasi dibolehkan asalkan dilakukan dengan ilmu, sejalan dengan tradisi tafsir ulama dan adanya banyak aspek makna dalam al-Qur'an.\"}]",1783086791,9,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"critique-of-reinterpretation","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/critique-of-reinterpretation/39792/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-16","2026-07-03",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Mengapa muncul seruan reinterpretasi al-Qur'an dan liberalisasi tafsir?","Question",{"text":75,"@type":76},"Dokumen menyebutkan seruan itu didorong anggapan bahwa al-Qur'an dan ajaran Islam merefleksikan kondisi sosial-budaya-ekonomi-politik Arab Jahiliyah, sehingga ayat-ayat tertentu dianggap perlu ditinjau agar selaras dengan HAM dan nilai demokrasi.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa kritik utama dokumen terhadap para penyeru reinterpretasi?",{"text":80,"@type":76},"Penulis menilai gagasan reinterpretasi rawan secara metodologis karena menafsirkan al-Qur'an bukan hal ringan dan menuntut landasan ilmu, bukan opini semata.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apakah penafsiran dan reinterpretasi al-Qur'an dilarang?",{"text":84,"@type":76},"Tidak. Dokumen menegaskan penafsiran dan reinterpretasi dibolehkan asalkan dilakukan dengan ilmu, sejalan dengan tradisi tafsir ulama dan adanya banyak aspek makna dalam al-Qur'an.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,96,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":94,"slug":95},60,"religion-spirituality",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":98,"show_sort_weight":94,"slug":99},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":94,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":94,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":94,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":94,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":94,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":94,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":94,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":94,"slug":131},57,"Umum","general"]