[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-156833-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-156833-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","creative-drawing-training-for-narrative-illustration-primitifart-for-children-at-tunas-sinergi-indonesia-school","Pelatihan Kreatifitas Menggambar Ilustrasi Naratif “PrimitifArt” Untuk Anak Binaan di Sekolah Tunas Sinergi Indonesia","","Menggambar menjadi media ekspresi yang mudah dipahami anak-anak, terutama bagi anak yang belum mengenal huruf dan angka. Karya yang dihasilkan dapat tampil lugas, naif, jujur, berani serta menunjukkan ciri unik setiap anak. Melalui pelatihan metode gambar berbasis Primitif Art, kegiatan diarahkan pada pengembangan gagasan dari jejak gambar tangan purba menjadi narasi yang dapat dipresentasikan secara sederhana. Pendampingan bertujuan menumbuhkan keragaman ekspresi anak binaan di Yayasan Rumah Sinergi Indonesia.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/layanan-kesehatan/","Layanan Kesehatan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/creative-drawing-training-for-narrative-illustration-primitifart-for-children-at-tunas-sinergi-indonesia-school/156833/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/creative-drawing-training-for-narrative-illustration-primitifart-for-children-at-tunas-sinergi-indonesia-school/156833.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Liam","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-08-29",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":30},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Pelatihan “PrimitifArt” menekankan apa pada anak binaan?","Question",{"text":62,"@type":63},"Pelatihan menekankan pengembangan ekspresi melalui gambar ilustrasi naratif berbasis konsep Primitif Art. Anak diarahkan untuk membangun ide/gambar menjadi narasi sederhana yang bisa dipresentasikan.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Mengapa pendampingan penting dalam kegiatan menggambar?",{"text":67,"@type":63},"Pendampingan diperlukan agar antusiasme dan rasa anak dalam menyampaikan melalui gambar terarah, serta membantu anak mengatasi keterbatasan dalam memaparkan ide secara visual maupun naratif kepada orang lain.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Tahap perkembangan gambar anak apa yang menjadi fokus kegiatan?",{"text":71,"@type":63},"Kegiatan difokuskan pada Tahap Pra Skematik dan Tahap Bagan. Kedua tahap ini dipilih karena sesuai dengan kebutuhan pendampingan yang digambarkan pada bagian awal uraian.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},156833,1787967661,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,88,92,96,100,103,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":86,"slug":87},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":86,"slug":91},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":94,"show_sort_weight":86,"slug":95},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":86,"slug":99},51,"Komik","comic",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":86,"slug":102},53,"healthcare",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":86,"slug":106},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":86,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":86,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":86,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":86,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":101,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":30,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":136,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":79,"read_time":141},8796095461564,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","AKSARA: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal  \nP-ISSN 2407-8018 E-ISSN 2721-7310 DOI prefix  10.37905 Volume 08 (2) May 2022  \n[http://ejurnal.pps.ung.ac.id/index.php/Aksara](http://ejurnal.pps.ung.ac.id/index.php/Aksara)  \nPelatihan Kreatifitas Menggambar Ilustrasi Naratif “PrimitifArt”Untuk Anak Binaan di Sekolah Tunas Sinergi Indonesia  \nTasri Jatnika, Ayoeningsih Dyah Woelandhary  \nPorgarma Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Ilmu Reakayasa (FIR)  \nUniversitas Paramadina  \n[e-mail:](e-mail: penulis@ung.ac.id)[ ](e-mail: penulis@ung.ac.id)[penulis@ung.ac.id](e-mail: penulis@ung.ac.id)  \nReceived: 06 January 2022; Revised: 14 March 2022; Accepted: 28 April 2022  \nDOI: [http://dx.doi.org/10.37905/aksara.8.2.893-900.2022](http://dx.doi.org/10.37905/aksara.8.2.893-900.2022)  \nAbstrak  \nMenggambar adalah cara ungkap yang paling mudah setelah bahasa gerak tubuh. Bagiusia anak-anak yang belum mengenal huruf serta angka, gambar adalah sarana untuk menggambarkan idenya, melalui torehan, tarikan garis dan warna. Karya yang dihasilkan lugas, naif, jujur, berani dan menampilkan ciri khas unik dari setiap anak yang sangat berbeda satu sama lain. Pelatihan materi pengajaran metode gambar dari yang melakukan pengembangan kreatifitas dari karya manusia di masa primitif atau Primitif Art, yakni berupa cetakan gambar tangan yang ditemukan di dalam gua kuna yang berisi gambarcadas, yang bisa dikembangkan menjadi sebuah narasi yang bisa diceritakan kembalidalam bentuk presentasi sederhana oleh anak-anak.Prosespendampingan dalam pelatihan ini dilakukan untuk menumbuhkan keragaman ekspresi anak-anak binaan di Yayasan Rumah Sinergi Indonesia. Tujuan dari proses pendampingan dan pelatihan ini adalah sebagai salah satu sarana untuk memberikan ruang ekpresi bagi anak binaan di lingkungan yayasan yang memiliki konsentrasi agar anak-anak mendapatkan sarana danekspresi.  \nKata Kunci : Kreatifitas, Menggambar, Ilustrasi Primitif Art , Sekolah Tunas Sinergi Indonesia  \nPendahuluan  \nSeorang anak pada dasarnya adalah kreator ulung, mereka ahli dan handal dalam memaparkan ide, tanpa batasan, namun daya imaginasi yang tinggi tersebut terkadang tidak didampingi dengan wawasan teknis dalam memaparkan dalam bentuk visual, makatidaklah heran apabila seorang anak sering mengalami kesulitan dalam menyampaikannya kembali kepada orang di luar dirinya, karena ada keterbatasan narasi dan visual dalam proses menyampaikannya, apalagi kepada orang dewasa.  \nDalam pandangan seorang ahli Piere Duquet (1953) , dimana seorang anak membutuhkan pendampingan karena sangat penting untuk dirawat rasa danantusiasmenya dalam menyampaikan melalui gambar, bahkan seorang ahli Piere Duquet (1953) menyatakan bahwa anak yang tidak senang menggambar tergolong kepadaberkelainan (anomali) (Loita, 2017) . Mereka bisa menghabiskan waktu yang banyak untuk kegiatan ini yaitu mengambarkan dan memberikan pemahaman dan memaparkanide.  \nAKSARA: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal 893  \nAKSARA: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal  \nP-ISSN 2407-8018 E-ISSN 2721-7310 DOI prefix  10.37905 Volume 08 (2) May 2022  \n[http://ejurnal.pps.ung.ac.id/index.php/Aksara](http://ejurnal.pps.ung.ac.id/index.php/Aksara)  \nTahap dalam proses menggambar berdasarkan para ahli yang berkait dengan pola perkembangan gambar anak, adalah dengan merujukpadatahap periodesasi gambar anak yang dilakukan oleh Victor Lowenfield dan W. Lambert Brittain (1982) dalam bukunya Creative and Mental Growth (Loita, 2017), tahapan tersebut diurai sebagai berikut :  \na) Tahap Coreng Moreng (The Scribbling Stage) yaitu sebuat tahap yang dialami anak 2-4 tahun berupa aktifitas motorik yang berawal dari coreng moreng tanpa kendali, menjadi coreng moreng terkendali dan akhirnya menjadi coreng moreng dengan namaatau arti.  \nb) Tahap Pra Skematik, hal ini dominan dialami anak umur 4-7 tahun, kondisi gambar sudah memperlihatkan bagan yang sederhana walaupun begitu masih belummemperlihatkan bagan yang informatif. Perhatian dan gairah anak lebih te","cbCaij59DFpBSivM","https://ap.wps.com/l/cbCaij59DFpBSivM","pdf",468796,8,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Tahap Perkembangan Gambar Anak\n# Metode Pelaksanaan\n## Menggambar Kreatif","[{\"question\":\"Pelatihan “PrimitifArt” menekankan apa pada anak binaan?\",\"answer\":\"Pelatihan menekankan pengembangan ekspresi melalui gambar ilustrasi naratif berbasis konsep Primitif Art. Anak diarahkan untuk membangun ide/gambar menjadi narasi sederhana yang bisa dipresentasikan.\"},{\"question\":\"Mengapa pendampingan penting dalam kegiatan menggambar?\",\"answer\":\"Pendampingan diperlukan agar antusiasme dan rasa anak dalam menyampaikan melalui gambar terarah, serta membantu anak mengatasi keterbatasan dalam memaparkan ide secara visual maupun naratif kepada orang lain.\"},{\"question\":\"Tahap perkembangan gambar anak apa yang menjadi fokus kegiatan?\",\"answer\":\"Kegiatan difokuskan pada Tahap Pra Skematik dan Tahap Bagan. Kedua tahap ini dipilih karena sesuai dengan kebutuhan pendampingan yang digambarkan pada bagian awal uraian.\"}]","Pelatihan Kreatifitas Menggambar Ilustrasi Naratif “PrimitifArt” Untuk Anak Binaan di Sekolah Tunas Sinergi Indonesia | PDF",12]