[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-230955-113":53,"doc-detail-230955-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","cpns-procurement-model-for-non-natural-national-disaster-periods-empirical-study-of-business-process-issues-in-cpns-procurement-during-the-covid-19-pandemic-at-the-ministry-of-marine-affairs-and-fisheries","Model Pengadaan CPNS Masa Bencana Nasional Non Alam - Studi Empiris Problematik Proses Bisnis Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil pada Masa Pandemik Covid-19 di Kementerian Kelautan dan Perikanan","","Artikel ini menganalisis problematika proses bisnis pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada masa pandemik Covid-19. Rumusan masalah berfokus pada pelayanan dan efektivitas proses bisnis pengadaan CPNS di Kementerian Kelautan dan Perikanan yang belum optimal. Temuan utama mencakup inefisiensi waktu dalam proses bisnis, khususnya pada subproses rekrutmen dan seleksi. Penelitian memakai pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi empiris. Adopsi pemanfaatan teknologi, rekrutmen dan seleksi berbasis kebutuhan jabatan prioritas, penjadwalan seleksi yang tidak serentak, serta koordinasi intensif antar instansi berpotensi menjadi model proses bisnis pengadaan CPNS masa bencana nasional non alam.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/cpns-procurement-model-for-non-natural-national-disaster-periods-empirical-study-of-business-process-issues-in-cpns-procurement-during-the-covid-19-pandemic-at-the-ministry-of-marine-affairs-and-fisheries/230955/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/cpns-procurement-model-for-non-natural-national-disaster-periods-empirical-study-of-business-process-issues-in-cpns-procurement-during-the-covid-19-pandemic-at-the-ministry-of-marine-affairs-and-fisheries/230955.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Mabel","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-06","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",6,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa fokus utama penelitian tentang pengadaan CPNS pada masa Covid-19?","Question",{"text":110,"@type":111},"Penelitian menyoroti problematika dan efektivitas proses bisnis pengadaan CPNS di Kementerian Kelautan dan Perikanan selama pandemik Covid-19.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Masalah apa yang ditemukan dalam proses bisnis rekrutmen dan seleksi CPNS?",{"text":115,"@type":111},"Temuan lapangan menunjukkan inefisiensi waktu pada proses bisnis, khususnya di subproses rekrutmen dan seleksi.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Pendekatan penelitian apa yang digunakan dalam studi ini?",{"text":119,"@type":111},"Penelitian memakai pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi empiris pada Kementerian Kelautan dan Perikanan.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},230955,1789057405,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},7971474920318,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/74000ee537e6b0ca360?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1788430171632181674","Model Pengadaan CPNS Masa Bencana Nasional Non Alam : Studi Empiris Problematik Proses Bisnis Pengadaan Calon Pegawain Negeri Sipil Pada Masa Pandemik Covid-19 di Kementerian Kelautan dan Perikanan  \nDida Daniarsyah ¹, Rusdi²  \n¹²Biro Sumberdaya ManusiaAparatur dan Organisasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan Jalan Medan Merdeka Timur Nomor 16, Jakarta Pusat, kodepos 10110  \nA RT I C L E I N F O  \nArticle history :  \nReceived 18/11/2020  \nReceived in revised form 20/10/2020 Accepted 30/02/2021  \nAbstract  \nThis article tries to analyze the problems of business processes procurement of Candidate of Civil Servant (CPNS) during the Covid-19 pandemic. The formulation of research problems is that business process services of CPNS at the Ministry of Marine Affairs and Fisheries are less effective during pandemics. Problems found in the field include the inefficiency of time in business processes of recruitment and selection subprocesses. This study uses qualitative descriptive approach with empirical study method at the Ministry of Marine Affairs and Fisheries. Adoption of technology utilization, recruitment and selection procedures based on the needs of priority positions, business process of selection time is not simultaneous, intensive coordination business process between implementing agencies and responsible agencies can be a model of business processes procurement CPNS non-natural national disaster period  \nKeywords: Business Processes, CPNS Procurement Model, Non-Natural Disasters  \nAbstrak  \nArtikel ini mencoba menganalisis problematika proses bisnis atau tata laksana pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) masa pandemik Covid-19. Rumusan masalah penelitian ialah pelayananproses bisnis atau tata laksana pengadaan CPNS Kemeneterian Kelautan dan Perikanan kurangefektif pada masa pandemik. Problematika yang ditemukan dilapangan meliputi inefesiensi waktudalam proses bisnis atau tata laksana subproses rekrutmen dan seleksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi empiris pada Kementerian Kelautan dan Perikanan. Adopsi pemanfaatan teknologi, tata laksana rekrutmen dan seleksi berbasis kebutuhanjabatan prioritas, tata laksana waktu seleksi tidak serentak, tata laksana koordinasi yang intensif antara instansi pelaksana dengan instansi penanggungjawab dapat menjadi model proses bisnis atau tata laksana pengadaan CPNS masa bencana nasional non alam.  \nKata kunci: Tata Laksana, Model Pengadaan CPNS, Bencana Non Alam  \n*)Dida Daniarsyah  \n[E-mail : ddaniarsyah@yahoo.com](E-mail : ddaniarsyah@yahoo.com)  \nPENDAHULUAN  \nUndang-Undang Nomor 5 tahun 2014 menggariskan penyelenggaraan kebijakan dan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) dijalankan berdasarkan asas profesionalisme, proporsional,  \nakuntabel, serta efektif dan efisienagar peningkatan kinerja birokrasidapat tercapai. ASN terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) .  \nThoha (2015) menjelaskan kondisi Pegawai Negeri Sipil saat initidak produktif, kualitas yang kurang memadai dan profesionalisme tidak kompeten. Pandangan Thoha sejalan dengan pandangan Kepala Bappenas yang menjelaskan bahwa hingga saatini masih terdapat masalah berkaitan dengan kualitas ASN, diantaranyarendahnya kompetensi dan tingkat pendidikan ASN, rendahnya jumlah tenaga spesialis atau fungsional, sertatidak meratanya distribusi keahlian. data nasional menunjukkan baru 10 persen ASN di luar guru dan tenaga medis yang merupakan tenagaspesialis atau fungsional, 36 persentenaga administrasi dan 11 persen pejabat struktural. Ketidakmerataan distribusi keahlian seperti daerah Kalimantan, yang hanya memiliki 0,06 persen dari total ASN yang memiliki latar belakang perminyakanatau pertambangan atau geologi (Bambang, 2018) . Indikator ASNtidak produktif hingga saat ini dinyatakan oleh Menteri  \nPendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bahwa banyak ASN yang tak produktif selama masabekerja dari rumah atau work from","cbCainKYlGuoaqRx","https://ap.wps.com/l/cbCainKYlGuoaqRx","pdf",844205,14,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Landasan kebijakan dan pengelolaan ASN\n## Kebijakan pengadaan CPNS dan peran seleksi\n# PEMBAHASAN\n## Problematik proses bisnis pengadaan CPNS pada masa pandemik\n## Subproses rekrutmen dan seleksi serta efisiensi waktu\n## Model proses bisnis berbasis teknologi, prioritas jabatan, dan koordinasi","[{\"question\":\"Apa fokus utama penelitian tentang pengadaan CPNS pada masa Covid-19?\",\"answer\":\"Penelitian menyoroti problematika dan efektivitas proses bisnis pengadaan CPNS di Kementerian Kelautan dan Perikanan selama pandemik Covid-19.\"},{\"question\":\"Masalah apa yang ditemukan dalam proses bisnis rekrutmen dan seleksi CPNS?\",\"answer\":\"Temuan lapangan menunjukkan inefisiensi waktu pada proses bisnis, khususnya di subproses rekrutmen dan seleksi.\"},{\"question\":\"Pendekatan penelitian apa yang digunakan dalam studi ini?\",\"answer\":\"Penelitian memakai pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi empiris pada Kementerian Kelautan dan Perikanan.\"}]","Model Pengadaan CPNS Masa Bencana Nasional Non Alam - Studi Empiris Problematik Proses Bisnis Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil pada Masa Pandemik Covid-19 di Kementerian Kelautan dan Perikanan | PDF",22]