[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-228971-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":85,"doc-detail-228971-id":132},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":78,"head_meta":80,"extra_data":82,"updated_unix":84},113,"id","counseling-on-merah-putih-cooperative-management-strengthening-governance-in-rambunan-village-sonder-district-minahasa-regency","Penyuluhan Manajemen Koperasi Merah Putih - Upaya Penguatan Tata Kelola di Desa Rambunan, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa","","Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berfokus pada penyuluhan manajemen Koperasi Merah Putih sebagai upaya memperkuat tata kelola koperasi di Desa Rambunan, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa. Pengelolaan koperasi ditekankan melalui pemahaman manajemen organisasi, tata kelola, administrasi, pengelolaan usaha dan keuangan, serta partisipasi anggota. Pendekatan deskriptif-partisipatif menggunakan dokumentasi visual lingkungan desa, kelembagaan, dan aktivitas pengabdian. Hasil menunjukkan materi manajemen relevan untuk penguatan kapasitas pengelolaan koperasi di level desa, dengan catatan evaluasi kuantitatif perlu pada kegiatan lanjutan.",{"@graph":14,"@context":77},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/counseling-on-merah-putih-cooperative-management-strengthening-governance-in-rambunan-village-sonder-district-minahasa-regency/228971/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/counseling-on-merah-putih-cooperative-management-strengthening-governance-in-rambunan-village-sonder-district-minahasa-regency/228971.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Ethan Miller","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-03","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",6,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69,73],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa tujuan utama kegiatan penyuluhan ini?","Question",{"text":63,"@type":64},"Memberikan penyuluhan tentang manajemen Koperasi Merah Putih untuk mendukung penguatan tata kelola koperasi di Desa Rambunan, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Bagaimana metode pelaksanaan kegiatan dilakukan?",{"text":68,"@type":64},"Menggunakan pendekatan deskriptif-partisipatif dengan dokumentasi kegiatan sebagai sumber informasi utama, termasuk dokumentasi visual lingkungan desa, kelembagaan desa, dan aktivitas pengabdian.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Materi manajemen koperasi apa yang ditekankan dalam penyuluhan?",{"text":72,"@type":64},"Materi diarahkan pada pengelolaan organisasi, pembagian tugas, administrasi, pengelolaan usaha dan keuangan, pelayanan anggota, serta pengembangan koperasi sesuai karakteristik dan potensi desa.",{"name":74,"@type":61,"acceptedAnswer":75},"Mengapa peningkatan pengetahuan peserta tidak diukur secara kuantitatif?",{"text":76,"@type":64},"Karena kegiatan tidak menggunakan instrumen pretest, posttest, atau kuesioner terstruktur, sehingga peningkatan pengetahuan tidak dapat dihitung secara kuantitatif.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":79,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":81,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":83,"site_id":7},228971,1789032528,{"code":4,"msg":86,"data":87},"success",[88,93,97,101,105,109,112,116,120,124,128],{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":91,"slug":92},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":91,"slug":96},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":91,"slug":100},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":91,"slug":104},51,"Komik","comic",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":107,"show_sort_weight":91,"slug":108},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":91,"slug":111},54,"research-report",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":91,"slug":115},49,"Sastra","literature",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":91,"slug":119},52,"Teknologi","technology",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":91,"slug":123},50,"Ujian","exam",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":91,"slug":127},57,"Umum","general",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":130,"show_sort_weight":4,"slug":131},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":86,"data":133},{"doc_id":83,"user_id":134,"nickname":42,"user_avatar":135,"doc_module":4,"category_id":110,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":136,"file_id":137,"file_url":138,"file_type":139,"file_size":140,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":141,"language":142,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":143,"faqs":144,"seo_title":145,"seo_description":12,"update_tm":84,"read_time":146},687207017582,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_994ba38a5ba835b3df7d355c54d3ed8d","Penyuluhan Manajemen Koperasi Merah Putih sebagai Upaya Penguatan Tata Kelola Koperasi di Desa Rambunan, Kecamatan  \nSonder, Kabupaten Minahasa  \nAlzefin Yolandi Roos Mareike Sinolungan 1*, Rahel Widiawati Kimbal2  \n1,2 Universitas Negeri Manado, Sulawesi Utara, Indonesia  \n*Corresponding author: [alzefinsinolungan@unima.ac.id](alzefinsinolungan@unima.ac.id)  \nInfo Artikel Abstrak  \nDiterima 17-03-2026 Direvisi 28-04-2026  \nRevisi diterima 30-05-2026  \nKoperasi Merah Putih merupakan salah satu bentuk kelembagaan ekonomi desa yang diarahkan untuk memperkuatpemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. Pengelolaan koperasi membutuhkan pemahaman mengenai manajemen organisasi, tata kelola, administrasi, pengelolaan usaha, serta partisipasi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan mengenai manajemen Koperasi Merah Putih sebagai upaya mendukung penguatan tata kelola koperasi di Desa Rambunan, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa. Kegiatan menggunakan pendekatan deskriptifpartisipatif dengan dokumentasi kegiatan sebagai sumber informasi utama. Pelaksanaan kegiatan dianalisis berdasarkandokumentasi visual mengenai lingkungan desa, kelembagaandesa, dan aktivitas pengabdian yang tersedia. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan manajemen koperasi relevanditempatkan sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitaspengelolaan Koperasi Merah Putih di tingkat desa. Materimanajemen koperasi diarahkan pada pentingnya pengelolaan organisasi, pembagian tugas, administrasi, pengelolaan usahadan keuangan, pelayanan anggota, serta pengembangankoperasi berdasarkan karakteristik dan potensi desa. Dokumentasi juga menunjukkan bahwa kegiatan berlangsung dalam konteks kelembagaan Desa Rambunan sehinggapengembangan koperasi perlu memperhatikan kondisi lokal. Karena kegiatan tidak menggunakan instrumen pretest, posttest, atau kuesioner terstruktur, peningkatan pengetahuan peserta tidak dapat diukur secara kuantitatif. Kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan pemahaman manajemen koperasi, sedangkan kegiatan lanjutan disarankan menggunakan evaluasi yang lebih terstruktur dan pendampingan berkelanjutan.  \nKata Kunci: Ekonomi desa; Koperasi merah putih; Manajemen koperasi; Pemberdayaan masyarakat; Tata kelola.  \nThis is an open-access article under the  CC BY  license.  \nCara mengutip: Sinolungan, A. Y. R. M., and Kimbal, R. H. (2026) . Penyuluhan Manajemen Koperasi Merah Putih sebagai Upaya Penguatan Tata Kelola Koperasi di Desa Rambunan, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa. INCOME: Indonesian Journal of Community  \nService and Engagement, 5(2), 448-462, doi: [https://doi.org/10.56855/income.v5i2.2403](https://doi.org/10.56855/income.v5i2.2403)  \n1. Pendahuluan  \n1.1 Analisis Situasi  \nKoperasi merupakan salah satu bentuk kelembagaan ekonomi yang memiliki peran penting dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan perekonomian berbasis lokal. Koperasi tidakhanya berfungsi sebagai badan usaha, tetapi juga sebagai wadah ekonomi yang menempatkan anggota sebagai bagian penting dalam kepemilikan, pengambilan keputusan, dan pemanfaatan kegiatan usaha. Oleh karena itu, keberadaan koperasi membutuhkan tatakelola yang baik, pengelolaan organisasi yang terarah, serta sumber daya manusia yang memiliki pemahaman mengenai prinsip dan manajemen perkoperasian. Pengetahuan mengenai perkoperasian dan kemampuan pengurus merupakan aspek yang berkaitan dengan partisipasi anggota dalam kegiatan koperasi (Agustin et al., 2020) . Kebutuhan terhadappenguatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan koperasi juga menjadi perhatian dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, khususnya melalui pelatihan bagicalon pengurus, pengawas, dan manajer Koperasi Merah Putih sebagai upaya mempersiapkansumber daya manusia yang mampu menjalankan fungsi kelembagaan dan manajerial koperasi (Hidayat & Samsi, 2025) .  \nPenelitian Putri et al. (2022) menunjukkan bahwa partisipasi anggota dan tata kelola koperasi berpen","cbCaifOCQwmPAted","https://ap.wps.com/l/cbCaifOCQwmPAted","pdf",425947,15,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Analisis Situasi\n# Tujuan dan Metode Kegiatan\n## Pendekatan deskriptif-partisipatif\n## Dokumentasi sebagai Sumber Informasi\n# Hasil Kegiatan\n## Relevansi Materi Manajemen Koperasi\n# Kendala Evaluasi dan Rekomendasi\n## Ketiadaan pretest, posttest, dan kuesioner terstruktur","[{\"question\":\"Apa tujuan utama kegiatan penyuluhan ini?\",\"answer\":\"Memberikan penyuluhan tentang manajemen Koperasi Merah Putih untuk mendukung penguatan tata kelola koperasi di Desa Rambunan, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode pelaksanaan kegiatan dilakukan?\",\"answer\":\"Menggunakan pendekatan deskriptif-partisipatif dengan dokumentasi kegiatan sebagai sumber informasi utama, termasuk dokumentasi visual lingkungan desa, kelembagaan desa, dan aktivitas pengabdian.\"},{\"question\":\"Materi manajemen koperasi apa yang ditekankan dalam penyuluhan?\",\"answer\":\"Materi diarahkan pada pengelolaan organisasi, pembagian tugas, administrasi, pengelolaan usaha dan keuangan, pelayanan anggota, serta pengembangan koperasi sesuai karakteristik dan potensi desa.\"},{\"question\":\"Mengapa peningkatan pengetahuan peserta tidak diukur secara kuantitatif?\",\"answer\":\"Karena kegiatan tidak menggunakan instrumen pretest, posttest, atau kuesioner terstruktur, sehingga peningkatan pengetahuan tidak dapat dihitung secara kuantitatif.\"}]","Penyuluhan Manajemen Koperasi Merah Putih - Upaya Penguatan Tata Kelola di Desa Rambunan, Kecamatan Sonder, Kabupaten Minahasa | PDF",23]