[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-39575-id":3,"doc-seo-39575-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},39575,8796095360427,"Lucas Martin","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_994ba38a5ba835b3df7d355c54d3ed8d",49,"Sastra","Filsafat Barat Masa Kontemporer","Pembahasan memetakan filsafat Barat masa kontemporer (abad XX) yang bersifat heterogen karena spesialisasi keilmuan yang makin besar dan kebangkitan kembali pemikiran lama seperti Neotomisme, Neokantianisme, dan Neopositivisme. Dokumen merangkum garis besar aliran utama: pragmatisme, vitalisme, fenomenologi, eksistensialisme, filsafat analitis, strukturalisme, serta postmodernisme, dengan uraian konsep dan tokoh kunci. Fokus khusus diberikan pada pengertian, dasar pemikiran, dan peran manusia dalam eksistensialisme.","# FILSAFAT BARAT:MASA KONTEMPORER\n\nA.PRAGMATISME  \nB.VITALISME  \nC.FENOMENOLOGl  \nD.EKSISTENSIALISME  \n## F.FILSAFAT ANALITIS\n\nG.STRUKTURALISME  \nH.POSTMODERNISME  \nFilsafat Barat kontemporer(abad XX)sangat heterogen.Hal ini disebabkanantara lain karena profesionalisme yang semakin besar.Banyak filsuf adalahspesialis bidang khusus seperti matematika,fisika,psikologi,sosiologi,atauekonomi.  \nHal penting yang patut dicatat adalah bahwa pada abad XX pemikiran-pemikiran lama dihidupkan kembali.Misalnya,Neotomisme,Neokantianisme,Neopositivisme,dan sebagainya.Di masa ini Prancis,Inggris,dan Jerman tetapmerupakan negara-negara yang paling depan dalam filsafat.Umumnya,orangmembagikan filsafat pada periode ini menjadi filsafat kontinental(Prancis danJerman);dan filsafat Anglosakson (Inggris).  \nAliran-aliran terpenting yang berkembang dan berpengaruh pada abad XXadalah pragmatisme,vitalisme,fenomenologi,eksistensialisme,filsafat analitis(filsafat bahasa),strukturalisme,dan postmodernisme.  \n## A.PRAGMATISME\n\nPragmatisme mengajarkan bahwa yang benar adalah apa yang akibat-akibatnya bermanfat secara praktis.Jadi,patokan pragmatisme adalah manfaatbagi kehidupan praktis.Kebenaran mistis diterima,asal bermanfaat praktis.Pengalaman pribadi yang benar adalah pengalaman yang bermanfaat praktis  \nAliran ini sangat populer di Amerika Serikat.Tokoh-tokohnya yang  \nterpenting adalah William James(1842-1910)dan John Dewey(1859-1952).  \n## B.VITALISME\n\nVitalisme berpandangan bahwa kegiatan organisme hidup digerakkan olehdaya atau prinsip vital yang berbeda dengan daya-daya fisik.Aliran ini timbulsebagai reaksi terhadap perkembangan ilmu dan teknologi serta industrialisasi,di mana segala sesuatu dapat dianalisa secara matematis.  \nTokoh terpenting vitalisme adalah filsuf Prancis,Henri Bergson(1859-1941).  \n## C.FENOMENOLOGI\n\nFenomenologi berasal dari kata fenomenon yang berarti gejala atau apayang tampak.Jadi,fenomenologi adalah aliran yang membicarakan fenomenaatau segalanya sejauh mereka tampak.Fenomenologi dirintis oleh EdmundHusserl(1859-1938).Seorang fenomenolog lainnya adalah Max Scheler(1874-1928).  \n## D.EKSISTENSIALISME\n\nEksistensialisme adalah aliran filsafat yang memandang segala gejala denganberpangkal pada eksistensi.Eksistensi adalah cara berada di dunia.Cara beradamanusia di dunia berbeda dengan cara berada makluk-makluk lain.  \nBenda mati dan hewan tidak menyadari keberadaannya,tapi manusia sadarbahwa dia berada di dunia.Manusia sadar bahwa ia bereksistensi.Itulahsebabnya,segalanya mempunyai arti sejauh berkaitan dengan manusia.Dengankata lain,manusia memberi arti kepada segalanya.Manusia menentukanperbuatannya sendiri.Ia memahami diri sebagai pribadi yang bereksistensi.  \nJadi,eksistensialisme berpandangan bahwa pada manusia eksistensimendahului esensi(hakekat),sebaliknya pada benda-benda lain esensimendahului eksistensi.Manusia berada lalu menentukan diri sendiri menurutproyeksinya sendiri.Hidupnya tidak ditentukan lebih dulu.Sebaliknya,benda-benda lain bertindak menurut esensi atau kodrat yang memang tak dapatdielakkan.  \nTokoh-tokoh terpenting eksistensialisme adalah Martin Heidegger(1883-  \n1976),Jean-Paul Sartre(1905-1980),Karl Jaspers(1883-1969),dan Gabriel  \nMarcel(1889-1973).Soren Kierkegaard(1813-1855),Friedrich Nietzsche(1844-  \n1900),Nicolas Alexandrovitch Berdyaev(1874-1948)juga sering dimasukkan  \nke dalam kelompok filsuf-filsuf eksistensialis.  \nPatut dicatat bahwa sebetulnya di antara para filsuf eksistensialis terdapatperbedaan.Sebagian mereka bahkan tidak mau dikelompokkan sebagai filsufeksistensialis.Akan tetapi mereka semua mempunyai kesamaan pandanganbahwa filsafat harus bertitik tolak pada manusia konkret,manusia yangbereksistensi.Dalam kaitan dengan ini mereka berpendapat bahwa pada manusiaeksistensi mendahului esensi(Fuad Hassan,1985:7-8)  \nSebagian filsuf eksistensialis adalah ateis,seperti Jean-Paul Sartre,tetapiada yang tetap mengakui Allah,seperti Gabriel Marcel.  \nJean-Paul Sartre adalah satu-satunya filsu","cbCait7FjmVSKDCz","https://ap.wps.com/l/cbCait7FjmVSKDCz","pdf",1527832,3,1,7,"Indonesian","id",113,"# Filsafat Barat masa kontemporer\n## Pragmatisme\n## Vitalisme\n## Fenomenologi\n## Eksistensialisme\n## Filsafat analitis\n## Strukturalisme\n## Postmodernisme","[{\"question\":\"Mengapa filsafat Barat abad XX disebut heterogen?\",\"answer\":\"Karena profesionalisme yang semakin besar membuat para filsuf banyak berspesialisasi pada bidang-bidang seperti matematika, fisika, psikologi, sosiologi, atau ekonomi. Selain itu, pemikiran lama juga dihidupkan kembali seperti Neotomisme, Neokantianisme, dan Neopositivisme.\"},{\"question\":\"Apa inti ajaran pragmatisme menurut dokumen ini?\",\"answer\":\"Yang benar adalah apa yang akibat-akibatnya bermanfaat secara praktis. Patokan pragmatisme menekankan kegunaan dalam kehidupan praktis, termasuk penerimaan kebenaran mistis bila tetap berdampak praktis.\"},{\"question\":\"Bagaimana eksistensialisme memandang hubungan eksistensi dan esensi pada manusia?\",\"answer\":\"Eksistensialisme berpendapat pada manusia eksistensi mendahului esensi, sedangkan pada benda-benda lain esensi mendahului eksistensi. Manusia ada terlebih dahulu lalu menentukan diri sendiri menurut proyeksinya, dan karena itu bertanggung jawab atas keberadaannya.\"}]",1783084572,11,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"contemporary-western-philosophy","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/sastra/",{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/contemporary-western-philosophy/39575/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-20","2026-07-03",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Mengapa filsafat Barat abad XX disebut heterogen?","Question",{"text":75,"@type":76},"Karena profesionalisme yang semakin besar membuat para filsuf banyak berspesialisasi pada bidang-bidang seperti matematika, fisika, psikologi, sosiologi, atau ekonomi. Selain itu, pemikiran lama juga dihidupkan kembali seperti Neotomisme, Neokantianisme, dan Neopositivisme.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa inti ajaran pragmatisme menurut dokumen ini?",{"text":80,"@type":76},"Yang benar adalah apa yang akibat-akibatnya bermanfaat secara praktis. Patokan pragmatisme menekankan kegunaan dalam kehidupan praktis, termasuk penerimaan kebenaran mistis bila tetap berdampak praktis.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana eksistensialisme memandang hubungan eksistensi dan esensi pada manusia?",{"text":84,"@type":76},"Eksistensialisme berpendapat pada manusia eksistensi mendahului esensi, sedangkan pada benda-benda lain esensi mendahului eksistensi. Manusia ada terlebih dahulu lalu menentukan diri sendiri menurut proyeksinya, dan karena itu bertanggung jawab atas keberadaannya.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,102,106,110,114,118,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":99,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":100,"show_sort_weight":96,"slug":101},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":103,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":104,"show_sort_weight":96,"slug":105},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":107,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":108,"show_sort_weight":96,"slug":109},51,"Komik","comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":112,"show_sort_weight":96,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":116,"show_sort_weight":96,"slug":117},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":119},"literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]