[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-41981-id":3,"doc-seo-41981-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},41981,2336464648746,"Skyler","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c",55,"Agama & Spiritualitas","Syarat-syarat Sahnya Shalat","Dokumen ini menjelaskan syarat-syarat sahnya shalat menurut istilah ahli ushul dan penegasan para ulama. Bahasannya dimulai dari kewajiban masuk waktu shalat berdasarkan dalil Al-Qur’an, lalu menutup aurat, serta bersuci dari hadats dan najis. Selanjutnya diuraikan kewajiban menghadap kiblat dan pentingnya niat, disertai rujukan ayat serta hadis untuk menetapkan batasan keabsahan ibadah dan akibat jika syarat tidak terpenuhi.","107701-Syarat-syarat Sahnya Shalat  \nPertanyaan  \nApa syarat-syarat sahnya shalat?  \nJawaban Terperinci  \nAlhamdulillah.  \nSyarat dalam istilah ahli ushul adalah apa yang kalau dia tidak ada, maka sebuah perbuatan (ibadah) tidak dapat ada (terlaksana), dan kalau dia ada perbuatan tersebut tidak harus ada.  \nMaka syarat sah shalat adalah apa yang menentukan sahnya shalat. Dimana kalau tidak adasyarat-syarat berikut ini, maka shalatnya tidak sah, yaitu:  \nSyarat pertama: Masuk waktu (shalat)–Ini adalah syarat yang paling penting- .  \nTidak sah shalat sebelum masuk waktu menurut ijma (konsensus) para ulama. Berdasarkan ﬁrman Allah ta’ala :  \nا􎡅نﱠ اﻟﺼﻼةَ􎠰 ﻛ􎟢ﺎﻧَﺖ􎠨 ﻋﻠَ􎠥 􎤓 اﻟْﻤ􎠦ﻮ􎣽ﻣ􎡤ﻨ􎡤ﻴﻦ􎠥 ﻛﺘَﺎﺑﺎً􎡤 ﻣ􎠥ﻮﻗُﻮﺗﺎً􎣫   \nاﻟﻨﺴﺎء 103/  \n“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”(QS.An-Nisa: 103) .  \nWaktu shalat, telah Allah sebutkan secara global dalam Kitab-Nya:  \nا􎠕ﻗ􎡤ﻢ􎣟 اﻟﺼﻼةَ􎠰 ﻟ􎡤ﺪُﻟُﻮكِ اﻟﺸﱠﻤﺲِ ا􎠨 􎡅ﻟَ􎤓 ﻏَﺴ􎠥ﻖ􎢈 اﻟﻠﱠﻴﻞ􎠨 􎢈 و􎣨ﻗُﺮآنَ􎠨 اﻟْﻔَﺠﺮِ ا􎠨 􎡅نﱠ ﻗُﺮآنَ􎠨 اﻟْﻔَﺠﺮِ􎠨 ﻛﺎنَ􎟢 ﻣ􎠥ﺸْﻬﻮداً􎠦   \nاﻹﺳﺮاء78/  \n“Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat)”(QS. Al-Isra: 78) .  \nFirman Allah (اﻟﺸﱠﻤﺲِ􎠨 ﺪُﻟُﻮكِﻟ􎡤 )adalah tergelincirnya matahari, sedangkan ﬁrman-Nya ( 􎢈اﻟﻠﱠﻴﻞ􎠨 􎢈ﻏَﺴﻖ􎠥 􎤓ﻟَ􎡅ا ) adalah pertengahan malam. Waktu ini adalah pertengahan siang sampai pertengahan malam, mencakup waktu empat shalat, Zuhur, Ashar, Magrib dan Isya. Dan Nabi sallallahu’alaihi wasallamtelah menjelaskan (dengan rinci) dalam sunnahnya. Telah dijelaskan pada soal jawab no. 9940.  \nSyarat kedua: Menutup aurat.  \nSiapa menunaikan shalat dalam keadaan auratnya terbuka maka shalatnya tidak sah, berdasarkan ﬁrman Allah:  \nﻳ􎠥ﺎ ﺑ􎠥ﻨ􎤕􎡤 آد􎠥م ﺧُﺬُوا زِﻳﻨَﺘَ􎠥 􎟣􎥀ﻢ􎠨 ﻋﻨْﺪَ􎡤 ﻛﻞ􎟣 􎢈􎠧 ﻣ􎠥ﺴﺠِﺪٍ􎠨   \nاﻷﻋﺮاف31/  \n“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid”(QS. Al-A’raf: 31) .  \nIbnu Abdul Bar rahimahullah berkata: “(Para Ulama) telah sepakat (ijma) akan rusaknya shalat orang yang menanggalkan bajunya sementara dia mampu menutupinya dan dia shalat (dalam kondisi) telanjang”. Untuk menambah faedah, silahkan merujuk soal jawab no. 81281.  \nAurat bagi orang-orang yang shalat (ada) beberapa bagian,  \n1. Aurat ringan (mukhaﬀafah) yaitu aurat laki-laki dari umur tujuh sampai sepuluh tahun. Makaauratnya adalah dua kemaluan saja: (kemaluan) depan dan belakang.  \n2. Aurat pertengahan (mutawasithoh), yaitu aurat orang yang berumur sepuluh tahun keatas,  \nantara pusar dan betis.  \n3. Aurat berat (mugholazah), yaitu aurat wanita merdeka yang sudah baligh, semua badannyaadalah aurat dalam shalat kecuali wajah dan kedua telapak tangan. Adapun dibolehkannya menampakkan kedua telapak kaki diperselisihkan para ulama.  \nSyarat ketiga dan keempat: bersuci.  \nBersuci ada dua macam; Bersuci dari hadats dan bersuci dari najis.  \n1. Bersuci dari hadats besar dan kecil (akbar dan asghar) . Barangsiapa menunaikan shalat (padahal dia dalam kondisi) hadats, maka shalatnya tidak sah menurut ijma (konsensus) para ulama. Sebagaiamana diriwayatkan oleh Bukhari, no. 6954, dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu dari Nabi sallallahu’alaihi wasallam, beliau bersabda:  \nﻻ ﻳ􎠥ﻘْﺒ􎠥ﻞ اﻟ􎠦 􎠰􎣔ﻪ􎠦 ﺻﻼةَ ا􎠥 􎠕ﺣ􎠥ﺪِﻛ􎟣ﻢ ا􎠨 􎡅ذَا ا􎠕ﺣ􎠨ﺪَث􎠥 ﺣﺘﱠ􎠥 􎤓 ﻳ􎠥ﺘَﻮ􎣨ﺿﺎ􎠰 􎠕  \n“Allah tidak menerima shalat salah seorang diantara kalian, apabila dia berhadats sampai dia berwudhu”.  \n2. Bersuci dari najis. Barangsiapa menunaikan shalat sementara dia tahu dan ingat ada najis, maka shalatnya tidak sah.  \nMaha seharusnya bagi orang yang shalat menjauhi najis dalam tiga tempat.  \nTempat pertama: Badan, tidak dibolehkan ada sedikitpun najis di badannya. Yang menunjukkan hal itu adalah apa yang diriwayatkan oleh Muslim, no. 292, dari Ibnu Abbas radhiallahu’anhuma, dia berkata: Rasulullah sallallahu’alaihi wasallam melewati dua kuburan, kemudian beliauberkomentar: ”Bahwa sesungguhnya keduanya (sedang) disiksa. Dan tidaklah keduanya disiksadikarenakan dosa besar. Salah satunya karena dia bias","cbCaimPRWhLhuDvz","https://ap.wps.com/l/cbCaimPRWhLhuDvz","pdf",74333,4,1,5,"Indonesian","id",113,"# Pertanyaan dan Jawaban\n## Syarat pertama: Masuk waktu\n## Syarat kedua: Menutup aurat\n## Syarat ketiga dan keempat: Bersuci\n## Syarat kelima: Menghadap kiblat\n## Syarat keenam: Niat","[{\"question\":\"Apa hukum shalat jika dilakukan sebelum masuk waktu?\",\"answer\":\"Shalat tidak sah sebelum masuk waktu menurut ijma ulama. Dalilnya menegaskan shalat adalah kewajiban yang ditentukan waktunya.\"},{\"question\":\"Apa yang terjadi jika seseorang shalat dengan aurat terbuka?\",\"answer\":\"Shalat tidak sah jika aurat terbuka, berdasarkan dalil perintah memakai pakaian yang indah saat masuk masjid dan penjelasan ijma tentang rusaknya shalat dalam kondisi telanjang.\"},{\"question\":\"Bagaimana syarat bersuci agar shalat sah?\",\"answer\":\"Bersuci mencakup dua jenis: suci dari hadats dan suci dari najis. Shalat tidak sah jika masih berhadats atau jika diketahui ada najis pada badan, pakaian, maupun tempat shalat.\"}]",1783341674,8,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"conditions-for-the-validity-of-prayer","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/conditions-for-the-validity-of-prayer/41981/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-28","2026-07-06",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Apa hukum shalat jika dilakukan sebelum masuk waktu?","Question",{"text":75,"@type":76},"Shalat tidak sah sebelum masuk waktu menurut ijma ulama. Dalilnya menegaskan shalat adalah kewajiban yang ditentukan waktunya.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa yang terjadi jika seseorang shalat dengan aurat terbuka?",{"text":80,"@type":76},"Shalat tidak sah jika aurat terbuka, berdasarkan dalil perintah memakai pakaian yang indah saat masuk masjid dan penjelasan ijma tentang rusaknya shalat dalam kondisi telanjang.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana syarat bersuci agar shalat sah?",{"text":84,"@type":76},"Bersuci mencakup dua jenis: suci dari hadats dan suci dari najis. Shalat tidak sah jika masih berhadats atau jika diketahui ada najis pada badan, pakaian, maupun tempat shalat.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,96,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":94,"slug":95},60,"religion-spirituality",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":98,"show_sort_weight":94,"slug":99},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":94,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":94,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":94,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":94,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":94,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":94,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":94,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":94,"slug":131},57,"Umum","general"]