[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-39468-id":3,"doc-seo-39468-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":93},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},39468,687197100911,"Himbo","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/a000239b6f1da00475?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1785132997149421697",54,"Penelitian & Laporan","Rekayasa Komputasional Sistem Pendingin Kluster Komputer","Makalah membahas proses rekayasa komputasional untuk membangun sistem kluster komputer yang terdinginkan dengan baik. Pendinginan diperlukan karena banyak komputer ditempatkan dalam satu lemari server yang kompak, sedangkan tiap komputer mendisipasikan kalor saat bekerja. Sistem mengoptimalkan peletakan komputer agar konveksi udara alami berjalan lancar, lalu menambahkan kipas pada posisi yang tepat untuk menghasilkan konveksi paksa yang efektif. Simulasi dan implementasi menunjukkan suhu udara lemari dapat dijaga di bawah 79°C pada beban komputasi 100%.","J.Oto. Ktrl.Inst (J.Auto.Ctrl. Inst) Vol 2 (2), 2010 ISSN : 2085-2517  \nRekayasa Komputasional Sistem Pendingin Kluster Komputer  \nE. M Budi, W. Hendradjit, A.C . Budiman Program Studi Teknik Fisika – Institut Teknologi Bandung Jalan Ganesa no . 10 Bandung  \nReceived Date : 16 November 2010  \nAcceptance Date : 22 November 2010  \nAbstrak  \nMakalah ini membe berkan proses rekayasa kom putasional dalam rangka mem bangun sistem kluster komputer yang terdinginkan dengan baik. Pendinginan diperlukan karena seluruh komputer dimasukkan dalam satu lemari server secara kompak, padahal selama bekerja masing-masing komputer akan mendisipasikan kalor yang tidak sedikit. Upaya pendinginan dilakukan dengan mengatur peletakan komputer agar konveksi udara alami berjalan lancar, kemudian menambahkan kipas pada posisi yang tepat untuk memberi konveksi paksa yang efektif. Dengan rekayasa komputasional, maka peletakan kom puter maupun kipas secara coba-co ba bisa dihindari. Hasil simulasi maupun implementasi menunjukkan bahwa suhu udara dalam lemari bisa di jaga dibawah 79oC pada be ban komputasi 100% .  \nKata kunci: rekayasa komputasional, pendinginan, konveksi udara, kluster komputer  \nAbstract  \nThis paper shows the process of computational engineering in order to build a well cooled computer cluster system. Cooling system is needed because many computers are put into single server cabinet, whereas each computer will dissipate some heat during the work. This cooling system works by arranging the computer position to maximize the natural air convection and adding the fan in the right position to give an effective forced convection . With computational engineering, the trial and error method for computer and fan placement can be avoided. Results from simulation and implementation show the air temperature in server cabinet can be maintained below 79 oC at 100% computational load.  \nKeywords: computational engineering, cooling, air convection, computer cluster.  \n1 Pendahu luan  \nKluster komputer adalah beberapa komputer yang ter hubung dengan jaringan guna melakukan komputasi yang intensif secara paralel. Seluruh komputer ini biasanyadiletakkan dalam satu lemari server demi menghemat ruang. Padahal, se lama komputasi yang berat tersebut setiap komputer akan mendisipasikan kalor yang sebanding dengandaya listrik yang dipakainya. Apabila tidak didinginkan dengan baik, suhu dalam lemari bisanaik secara drastis sehi ngga kinerja komputer harus diturunkan . Jika dipaksakan, maka akibat yang lebih parah adalah komputer akan rusak.  \nDalam lemari server, pendinginan hanya bisa dilakukan secara konveksi udara . Oleh karenaitu, rekayasa sistem pendingin kluster ini dilakukan dengan dua kiat. Pertama, peletakankomputer dalam server dipertimbangkan sedemikian rupa agar sumber panas utama (dalam hal ini CPU) tidak terlalu berdekatan dan konveksi udara alami bisa terjadi dengan lancar. Selanjutnya, ditambahkan kipas pada posisi yang te pat agar terjadi konveksi paksayang efisien. Jelas bahwa peletakan komputer dan kipas tersebut memiliki banyak kemungkinan, sehi ngga cara coba-coba sangat tidak efektif. Untuk itulah sebelum sistem  \nJ.Oto. Ktrl.Inst (J.Auto.Ctrl. Inst) Vol 2 (2), 2010 ISSN : 2085-2517  \nkluster ini dibangun, diperlukan rekayasa komputasional yang dapat menjaminkeberhasilannya.  \n2 Deskripsi Sistem  \nSistem kluster komputer yang ingin didinginkan terdi ri da ri 10 buah komputer yang diletakkan dalam suatu lema ri server (Gamba r 1) . Dari sudut pandang pendinginan, sumber panas utama pada sistem ini adalah CPU ( Central Processing Unit) dan GPU ( Graphics Processing Unit) . Dalam pada itu, ada dua tipe komputer yaitu 4 komputer berbasis CPU Intel Core i7 dan GPU NVIDIA GeForce 295GTX (Gam bar 1 A) serta 6 komputer ber basis CPU Intel Xeon (Gamba r 1 B) . Dengan demikian, beban kalor sistem ini diperkirakan dapat diperkirakan seperti Tabel 1 .  \nTabel 1. Perkiraan be ban kalor system computer kluster , berdasar daya list rik CPU dan GPU  \n\n| No ","cbCaihtXK8X78OKu","https://ap.wps.com/l/cbCaihtXK8X78OKu","pdf",267517,10,1,8,"Indonesian","id",113,"# Pendahuluan\n# Deskripsi Sistem\n# Model Matematis\n## Mekanisme Transfer Kalor","[{\"question\":\"Mengapa sistem pendingin diperlukan pada kluster komputer dalam lemari server?\",\"answer\":\"Karena banyak komputer ditempatkan dalam satu lemari server yang kompak dan masing-masing komputer mendisipasikan kalor selama bekerja. Tanpa pendinginan, suhu bisa naik drastis hingga menurunkan kinerja atau menyebabkan kerusakan komputer.\"},{\"question\":\"Bagaimana cara pendinginan dilakukan dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Pendinginan dilakukan melalui konveksi udara dengan dua langkah: mengatur peletakan komputer agar konveksi alami efektif, serta menambahkan kipas pada posisi yang tepat untuk memicu konveksi paksa yang efisien.\"},{\"question\":\"Apa hasil utama terkait suhu pada beban 100%?\",\"answer\":\"Hasil simulasi dan implementasi menunjukkan suhu udara dalam lemari server dapat dipertahankan di bawah 79°C saat beban komputasi mencapai 100%.\"}]","Rekayasa Komputasional Sistem Pendingin Kluster Komputer | PDF",1783083140,12,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":88,"head_meta":90,"extra_data":92,"updated_unix":29},"computational-engineering-of-a-computer-cluster-cooling-system","",{"@graph":37,"@context":87},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/computational-engineering-of-a-computer-cluster-cooling-system/39468/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-16","2026-07-03",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73,79,83],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Mengapa sistem pendingin diperlukan pada kluster komputer dalam lemari server?","Question",{"text":77,"@type":78},"Karena banyak komputer ditempatkan dalam satu lemari server yang kompak dan masing-masing komputer mendisipasikan kalor selama bekerja. Tanpa pendinginan, suhu bisa naik drastis hingga menurunkan kinerja atau menyebabkan kerusakan komputer.","Answer",{"name":80,"@type":75,"acceptedAnswer":81},"Bagaimana cara pendinginan dilakukan dalam penelitian ini?",{"text":82,"@type":78},"Pendinginan dilakukan melalui konveksi udara dengan dua langkah: mengatur peletakan komputer agar konveksi alami efektif, serta menambahkan kipas pada posisi yang tepat untuk memicu konveksi paksa yang efisien.",{"name":84,"@type":75,"acceptedAnswer":85},"Apa hasil utama terkait suhu pada beban 100%?",{"text":86,"@type":78},"Hasil simulasi dan implementasi menunjukkan suhu udara dalam lemari server dapat dipertahankan di bawah 79°C saat beban komputasi mencapai 100%.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":89,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":91,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":94},[95,100,104,108,112,116,118,122,126,130,134],{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":97,"show_sort_weight":98,"slug":99},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":102,"show_sort_weight":98,"slug":103},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":106,"show_sort_weight":98,"slug":107},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":110,"show_sort_weight":98,"slug":111},51,"Komik","comic",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":114,"show_sort_weight":98,"slug":115},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":98,"slug":117},"research-report",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":120,"show_sort_weight":98,"slug":121},49,"Sastra","literature",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":124,"show_sort_weight":98,"slug":125},52,"Teknologi","technology",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":128,"show_sort_weight":98,"slug":129},50,"Ujian","exam",{"id":131,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":132,"show_sort_weight":98,"slug":133},57,"Umum","general",{"id":135,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":136,"show_sort_weight":4,"slug":137},181,"Formulir","formulir"]