[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-127125-113":53,"doc-detail-127125-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","comparison-of-sentiment-analysis-after-the-2024-presidential-election-on-twitter-using-machine-learning-algorithms","Perbandingan Analisis Sentimen setelah Pilpres 2024 di Twitter menggunakan Algoritma Machine Learning","","Penelitian ini menganalisis sentimen opini masyarakat di Twitter setelah Pemilihan Presiden 2024 menggunakan algoritma machine learning Naive Bayes, Support Vector Machine, dan Logistic Regression. Data bersumber dari Twitter dengan total 4.260 data yang terbagi ke dalam tiga dataset calon presiden: Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto. Proses meliputi crawling, pembersihan, pelabelan menggunakan Vader, serta pelatihan menggunakan TF-IDF sebelum klasifikasi. Hasil menunjukkan Logistic Regression terbaik pada dataset Ganjar Pranowo dengan akurasi 84,39% dan f-measure 81,52%.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/comparison-of-sentiment-analysis-after-the-2024-presidential-election-on-twitter-using-machine-learning-algorithms/127125/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/comparison-of-sentiment-analysis-after-the-2024-presidential-election-on-twitter-using-machine-learning-algorithms/127125.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Miles","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-19","2026-08-05",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",9,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen tentang apa dan di mana?","Question",{"text":110,"@type":111},"Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen opini masyarakat di media sosial Twitter setelah Pemilihan Presiden 2024.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Algoritma machine learning apa saja yang dibandingkan pada penelitian ini?",{"text":115,"@type":111},"Algoritma yang dibandingkan adalah Naive Bayes, Support Vector Machine, dan Logistic Regression.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Bagaimana proses pengolahan data sebelum klasifikasi sentimen dilakukan?",{"text":119,"@type":111},"Data dikumpulkan melalui crawling, kemudian dibersihkan, diberi label menggunakan Vader, dan dilakukan pelatihan dengan TF-IDF sebelum klasifikasi sentimen.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},127125,1785936981,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},5909887254083,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","PERBANDINGAN ANALISIS SENTIMEN SETELAH PILPRES 2024 DI TWITTER MENGGUNAKANALGORITMA MACHINE LEARNING  \nImam Syahrohim1, Septian Dwi Saputra2, Rizal Wahyu Saputra3,  \nViktor Handrianus Pranatawijaya4, Ressa Priskila5  \n1,2,3Universitas Palangkaraya; Jl. Yos Sudarso; Kota Palangkaraya; Kalimantan Tengah; Telp (0536)3227111  \nRiwayat artikel:  \nReceived: 26 Maret 2024  \nAccepted: 30 Maret 2024  \nPublished: 2 April 2024  \nKeywords:  \nAnalisis Sentimen;  \nNaive Bayes;  \nSupport Vector Machine; Logistic Regression.  \nCorespondent Email:  \n[syahrohim55@mhs.eng.upr.ac.id](syahrohim55@mhs.eng.upr.ac.id)  \nAbstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen opinimasyarakat di media sosial Twitter setelah Pemilihan Presiden 2024 menggunakan beberapa algoritma machine learning yaitu Naive Bayes, Support Vector Machine, dan Logistic Regression. Data yang digunakanbersumber dari Twitter dengan total 4.260 data yang terdiri dari 3 dataset calon presiden (Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto) . Dilakukan proses crawling data, pembersihan data, pelabelan data menggunakan Vader, dan pelatihan data dengan TF-IDF sebelum dilakukanklasifikasi sentimen. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa algoritma Logistic Regression memiliki performa terbaik pada dataset Ganjar Pranowodengan akurasi 84,39%, presisi 84,92%, recall 84,39%, dan f-measure 81,52% . Penelitian ini memberikan insight tentang perbandingan performaalgoritma klasifikasi dalam kasus analisis sentimen pada media sosial yang dapat digunakan sebagai referensi untuk penelitian serupa di masa mendatang.  \nAbstract. This study aims to analyze public opinion sentiment in social media on Twitter following the 2024 Presidential Election using many machine learning algorithms, including Naive Bayes, Support Vector Machine, and Logistic Regression. The data used is derived from Twitter and totals 4.260, consisting of three presidential datasets (President Ganjar Pranowo, President Anies Baswedan, and President Prabowo Subianto). Before doing a sentimen classification, the following processes are carried out: data crawling, data pembersihan, data pelabelan using Vader, and data training using TF-IDF. The experiment's results show that the Logistic Regression algorithm performs optimally on the Ganjar Pranowo dataset, with accuracy of 84.39%, prediction of 84.92%, recall of 84.39%, and f-measure of 81.52%. This study provides insight into the performance comparison of classification algorithms in the context of sentiment analysis on social media, which may be used as a reference for future research.  \n1. PENDAHULUAN  \nPemilu merupakan ajang pemilihan setiap lima tahun sekali, yang mana akan dilaksanakanserentak di seluruh indonesia. Media sosialadalah sebuah media online yang bisadigunakan untuk melakukan berbagai halseperti yang paling populer dilakukan adalah memposting sebuah opini ke media online. Salah satu media yang populer untuk haltersebut adalah Twitter atau X. Kemudahan  \nyang diberikan dalam mengakses media sosialdapat memberikan banyak opini yang disampaikan oleh masyarakat, yang dapat memengaruhi stigma atau stereotip yang melekat pada seorang kandidat atau calon. Opini-opini yang ada di laman twitter menarikuntuk diklasifikasikan ke dalam sentimen positif ataupun sentimen negative[1] . Implementasi analisis sentimen akan membantu berbagai opini dari tweet tersebut, karena kita  \ndapat hasil dari tweet tersebut apakah bernilai positif dan negatif[2] . Pada penelitian inidiharapkan dapat menyelesaikan masalah yaitu mempolarisasi opini negatif dan positif yang ada di jejaring media sosial X. Metode yang dapat diimplementasikan yaitu Analisis Sentimen. Analisis Sentimen merupakan teknik yang dapat mendeteksi opini terhadap sebuahsubjek dalam suatu kumpulan data[3] . Dengan menggunakan metode Machine Learning makadiharapkan akan memudahkan dalam melakukan polarisasi opini negatif dan positif yang ada cepat.  \nPenelitian ini dibuat karena pada pemilihan presiden yang ke","cbCaiqso8wsXQr5r","https://ap.wps.com/l/cbCaiqso8wsXQr5r","pdf",4341452,8,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Latar belakang dan permasalahan\n# Tinjauan Pustaka\n## Analisis sentimen","[{\"question\":\"Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen tentang apa dan di mana?\",\"answer\":\"Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen opini masyarakat di media sosial Twitter setelah Pemilihan Presiden 2024.\"},{\"question\":\"Algoritma machine learning apa saja yang dibandingkan pada penelitian ini?\",\"answer\":\"Algoritma yang dibandingkan adalah Naive Bayes, Support Vector Machine, dan Logistic Regression.\"},{\"question\":\"Bagaimana proses pengolahan data sebelum klasifikasi sentimen dilakukan?\",\"answer\":\"Data dikumpulkan melalui crawling, kemudian dibersihkan, diberi label menggunakan Vader, dan dilakukan pelatihan dengan TF-IDF sebelum klasifikasi sentimen.\"}]","Perbandingan Analisis Sentimen setelah Pilpres 2024 di Twitter menggunakan Algoritma Machine Learning | PDF",12]