[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-181287-113":53,"doc-detail-181287-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},113,"id","comparative-study-between-direct-distance-measurement-and-optical-distance-measurement-thesis-d-iv-land-surveying-program","STUDI KOMPARASI ANTARA PENGUKURAN JARAK LANGSUNG DENGAN PENGUKURAN JARAK OPTIS - Skripsi Program Diploma IV Pertanahan","","Penelitian bertujuan membandingkan ketelitian dan ketepatan pengukuran jarak langsung versus pengukuran jarak optis pada variasi bentuk topografi permukaan tanah (datar, lereng, curam) serta variasi jarak instrumen terhadap objek. Lokasi eksperimen mencakup area topografi datar, tepi jalan ke Kaliurang, hingga kawasan menuju Kaliadem/Lapangan Golf Kaliurang dan wisata Kaliurang (dekat Mess Bumi Putra). Metode yang digunakan adalah eksperimen komparasi dengan studi kepustakaan serta observasi, analisis menggunakan deteksi blunders, analisis ketelitian, dan analisis ketepatan. Hasil menunjukkan perbedaan performa pada setiap kondisi topografi dan jarak.",{"@graph":63,"@context":119},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/comparative-study-between-direct-distance-measurement-and-optical-distance-measurement-thesis-d-iv-land-surveying-program/181287/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/comparative-study-between-direct-distance-measurement-and-optical-distance-measurement-thesis-d-iv-land-surveying-program/181287.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Cart","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-18","2026-09-02",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":80},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":109,"@type":110},"Penelitian ini bertujuan membandingkan pengukuran jarak langsung dan pengukuran jarak optis dari sisi ketelitian dan ketepatan pada variasi topografi serta variasi jarak instrumen terhadap objek.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Di mana lokasi eksperimen dilakukan?",{"text":114,"@type":110},"Eksperimen dilakukan pada beberapa lokasi yang merepresentasikan topografi datar (lapangan sepak bola STPN), lereng (tepi jalan menuju Kaliurang), dan curam (jalan menuju Kaliadem/Lapangan Golf Kaliurang serta wisata Kaliurang dekat Mess Bumi Putra).",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Metode dan teknik analisis apa yang digunakan?",{"text":118,"@type":110},"Metode penelitian menggunakan eksperimen komparasi. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan observasi eksperimentasi, sedangkan analisis menggunakan deteksi blunders, analisis ketelitian, dan analisis ketepatan.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},181287,1788344091,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":89,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":80,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":136,"language":137,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":61,"update_tm":126,"read_time":141},18829141979164,"https://eur-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","# STUDI KOMPARASI ANTARA PENGUKURAN JARAKLANGSUNG DENGAN PENGUKURAN JARAK OPTIS\n\nSKRIPSI  \n# Diajukan Untuk Menempuh Ujian Akhir Program Diploma IV PertanahanJurusan Perpetaan\n\nOleh:  \nJAVARLUMBAN TOBINGNIM.9981558  \nBADAN PERTANAHANNASIONAL  \nSEKOLAH TINGGI PERTANAHAN NASIONALVncVAK△RT▲  \nINTISARI  \nPenelitian ini bertujuan ingin mengetahui cara pengukuran mana(langsung atau optis)yang lebih teliti dan lebih tepat untuk digunakan padaberbagai variasi bentuk topografi permukaan tanah (datar,lereng,curam)danvariasi jarak instrumen terhadap obyek.Oleh karena itu,peneliti perlumembandingkan antara cara pengukuran jarak langsung dengan cara pengukuranjarak optis pada berbagai variasi bentuk topografi permukaan tanah dan variasijarak instrumen terhadap obyek.Adapun lokasi penelitian adalah pada topografipermukaan tanah yang datar dan jarak instrumen terhadap objeknya ±50m,±100  \nm,±150 m lokasi eksperimennya di lapangan sepak bola Sekolah TinggiPertanahan Nasional(STPN),Desa Banyuraden,Kecamatan Gamping.Untuktopografi permukaan tanah yang lereng dan jarak instrumen terhadap objeknya±50m,±100 m,±150 m lokasi eksperimennya di tepi jalan ke Kaliurang,DesaHargobinangun,Kecamatan Pakem.Untuk topografi permukaan tanah yangcuram dan jarak instrumen terhadap objeknya±50m lokasi eksperimennya di jalanmenuju ke Kaliadem atau Lapangan Golf Kaliurang,Desa Hargobinangun,Kecamatan Pakem,sedangkan untuk topografi permukaan tanah yang curam danjarak instrumen terhadap objeknya ±100 m dan±150 m lokasi eksperimennya ditempat wisata Kaliurang(dekat Mess Bumi Putra),Desa Hargobinangun,Kecamatan Pakem.  \nAdapun metode penelitian yang digunakan adalah eksperimenkomparasi,yaitu melakukan percobaan yang membandingkan ketelitian danketepatan antara pengukuran jarak langsung dengan pengukuran jarak optis padaberbagai variasi topografi permukaan tanah dan jarak instrumen terhadap obyek.Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi kepustakaan dan observasieksperimentasi.Analisis data yang dipakai adalah deteksi blunders,analisaketelitian dan ketepatan.  \nBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan,didapat bahwa tingkatketelitian cara pengukuran jarak langsung,pada berbagai variasi jarak instrumenterhadap obyek di lokasi permukaan tanah datar adalah 0,00020;0,00188;dan  \n0,00029;sedangkan tingkat ketelitian cara pengukuran jarak optis adalah  \n0,00296;0,00368;dan 0,00409.Tingkat ketelitian cara pengukuran jaraklangsung,pada berbagai variasi jarak instrumen terhadap obyek di lokasipermukaan tanah berlereng dan curam adalah 0,00205;0,00266;0,00332;  \n0,00340;0,00358;dan 0,00404;sedangkan tingkat ketelitian pengukuran jarakoptis adalah 0,00033;0,00124;0,00087;0,00062;0,00102,dan 0,00075.Selainitu juga didapat bahwa tingkat ketepatan cara pengukuran jarak langsung,padaberbagai variasi jarak instrumen terhadap obyek di lokasi permukaan tanah dataradalah 0,006m;0,008m;0,006m,sedangkan tingkat ketepatan jarak optis adalah  \n0,086m;0,025 m;0,016m.Tingkat ketepatan cara pengukuran jarak langsung,pada berbagai variasi jarak instrumen terhadap obyek di lokasi permukaan tanahberlereng dan curam adalah 0,019m;0,029m;0,049m;0,023 m;0,032 m;0,053  \nm,sedangkan tingkat ketepatan cara pengukuran jarak optis adalah 0,014 m;  \n0,025 m;0,013 m;0,021 m;0,022 m;0,016 m,sehingga dapat disimpulkan,bahwa cara pengukuran jarak langsung,lebih teliti dan lebih tepat pada berbagaivariasi iarak instrumen terhadap obvek di lokasi permukaan tanah datar.dihandino iarak ontis Cara nengukuran iarak optis lebih teliti dan lebih tepat,  \nDAFTAR ISI  \nHalaman  \nHALAMAN JUDUL ………………………………………………………………………………1  \nHALAMAN PENGESAHAN …………………………………………………………………1  \nHALAMAN MOTTO …………………………………………………………………………………iii  \nHALAMAN PERSEMBAHAN ……………………………………………………………IV  \nKATA PENGANTAR …………………………………………………………………………  \nINTISARI …………………………………………………………………………………………………………………………1  \nDAFTAR ISI ………………………………………………………………………………………………………VI¹  \nDAFTAR TABEL………………………………………………………………………………………………………Viii  \nDAFTAR GAMBAR……………………………………………","cbCaiau3ypfpKaZ1","https://ap.wps.com/l/cbCaiau3ypfpKaZ1","pdf",5979008,15,"Indonesian","# Bab I Pendahuluan\n## A. Latar Belakang\n## B. Perumusan Masalah\n## C. Tujuan Penelitian dan Kegunaan Penelitian\n# Bab II Tinjauan Pustaka\n## A. Telaah Pustaka\n## B. Kerangka Pemikiran\n## C. Hipotesis\n## D. Definisi Operasional\n# Bab III Metode Penelitian\n## A. Jenis Penelitian yang Digunakan\n## B. Lokasi Penelitian\n## C. Populasi dan Sampel Penelitian\n## F. Alat dan Bahan Penelitian\n## G. Teknik dan Alat Pengumpulan Data\n## H. Tahap Penelitian\n## I. Teknik Analisis Data\n# Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan\n## A. Penyajian Data\n## B. Seleksi Data Dengan Deteksi Blunders\n## C. Analisa Tingkat Ketelitian\n## D. Analisa Tingkat Ketepatan\n# Bab VI Kesimpulan dan Saran\n## A. Kesimpulan\n## B. Saran","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian ini bertujuan membandingkan pengukuran jarak langsung dan pengukuran jarak optis dari sisi ketelitian dan ketepatan pada variasi topografi serta variasi jarak instrumen terhadap objek.\"},{\"question\":\"Di mana lokasi eksperimen dilakukan?\",\"answer\":\"Eksperimen dilakukan pada beberapa lokasi yang merepresentasikan topografi datar (lapangan sepak bola STPN), lereng (tepi jalan menuju Kaliurang), dan curam (jalan menuju Kaliadem/Lapangan Golf Kaliurang serta wisata Kaliurang dekat Mess Bumi Putra).\"},{\"question\":\"Metode dan teknik analisis apa yang digunakan?\",\"answer\":\"Metode penelitian menggunakan eksperimen komparasi. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan observasi eksperimentasi, sedangkan analisis menggunakan deteksi blunders, analisis ketelitian, dan analisis ketepatan.\"}]","STUDI KOMPARASI ANTARA PENGUKURAN JARAK LANGSUNG DENGAN PENGUKURAN JARAK OPTIS - Skripsi Program Diploma IV Pertanahan | PDF",23]