[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-46037-id":3,"doc-seo-46037-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":96},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},46037,1099514067415,"Rowan","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/100002539d78ffe74a7?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1779092875211072502",54,"Penelitian & Laporan","Pemberdayaan Masyarakat Mantan Pekerja Seks Komersial dan Warga Terdampak dalam Memperbaiki Perekonomian melalui Program Rumah Kreatif “Kembang Melati” di Surabaya","Program “Kembang Melati” diterapkan di kawasan ex-lokalisasi Dupak Bangunsari, Kecamatan Krembangan, Surabaya setelah penutupan resmi tempat prostitusi pada 21 Desember 2012. Penelitian deskriptif kualitatif ini menelaah proses pemberdayaan masyarakat menggunakan empat indikator Mardikanto dan Soebiato: seleksi lokasi, sosialisasi pemberdayaan, proses pemberdayaan, dan pemandirian. Hasil menunjukkan seleksi lokasi selaras kesepakatan perubahan kawasan ex-lokalisasi menjadi rumah industri kreatif, sosialisasi menyediakan pemahaman tujuan dan kegiatan program, proses pemberdayaan meliputi identifikasi potensi, pengkajian masalah-peluang, penyusunan serta pelaksanaan dan pemantauan kegiatan, sedangkan pemandirian tampak dari aktivitas ekonomi warga seperti produksi handycraft, makanan/catering, dan kerajinan lain. Meski berjalan baik, masih ditemukan ketidaksesuaian dengan teori serta perlunya inisiatif pemasaran melalui media online dan evaluasi pemerintah.","PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (MANTAN PEKERJA SEKS KOMERSIAL DAN WARGA TERDAMPAK) DALAM MEMPERBAIKI PEREKONOMIANMELALUI PROGRAM RUMAH KREATIF “KEMBANG MELATI”DI JALAN BANGUNSARI KELURAHAN DUPAK KECAMATAN KREMBANGAN KOTA  \nSURABAYA  \nPutri Cahya Rosyadah  \n12040674255 (S1 Ilmu Administrasi Negara, FISH, UNESA)  \n[email: ](email: putricahya53@gmail.com)[putricahya53@gmail.com](email: putricahya53@gmail.com)  \n[M. Farid Ma](M. Farid Ma)’[ruf](ruf), S.Sos.,M.AP  \n0030057606 (Ilmu Adminstrasi Negara, FISH, UNESA)  \n[email: ](email: muhammadfarid@unesa.ac.id)[muhammadfarid@unesa.ac.id](email: muhammadfarid@unesa.ac.id)  \nAbstrak  \nSurabaya merupakan salah satu kota yang terdapat enam tempat prostitusi. Salah satu dari enamtersebut, yaitu berada di Kecamatan Krembangan tepatnya di Jalan Bangunsari Dupak. Pemerintahan Kota Surabaya memutuskan untuk menutup secara resmi tempat prostitusi di Surabaya. Salah satu tempat prostuitusi yang ditutup oleh pemerintah, yaitu Dupak bangunsari. Penutupan di ex-lokalisasi Dupak Bangunsari telah dilaksanakan pada tanggal 21 Desember 2012. Setelah penutupan dilaksanakan olehpemerintah Kota Surabaya, kawasan ex-lokaliasi di Dupak Bangunsari di alih fungsi menjadi kawasan rumah industriyang dinamakan rumah kreatif “Kembang melati”.  \nPenelitian ini berfokus pada proses pemberadyaan masyarakat dengan empat indikator yang dikemukakan oleh Mardikanto dan Soebiato (2015:125) yang terdiri dari seleksi lokasi, sosialisasipemberdayaan, proses pemberdayaan serta pemandirian masyarakat. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif jenis kualitatif yang dilakukannya analisis data sesuai indikator diatas. Hasil dari penelitian ini, yaitu peneliti dapat mengansumsikan dengan mengacu pada teori yang diungkapkan oleh Mardikanto dan Soebiato (2015:125), terdiri dari seleksi lokasi yaitu tahap yang dilakukan suatu pemilihan lokasi pembangunan rumah kreatif “Kembang Melati” sesuai dengan kesepakatan pemerintah yang merubah kawasan ex-lokalisasi menjadi kawasan rumah kreatif atau industry. Sosialisasi pemberdayaan masyarakat yaitu tahapan pemerintah memberikan berbagai sosialisasi tentang pembangunan, tujuan sertakegiatan rumah kreatif “Kembang Melati”. Proses pemberdayaan masyarakat yaitu tahapan yang terdiridari mengidentifikasi dan mengkaji potensi wilayah, permasalahan serta peluangnya, menyusun kegiatan menerapkan kegiatan serta memantau kegiatan dalam rumah kreatif “Kembang Melati”. Pemandirian masyarakat yaitu masyarakat di Dupak Bangunsari telah melakukan kegiatan ekonomi atau memproduksi handycraft, makanan atau catering, dan kerajinan lainnya.  \nDalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di Dupak Bangunsari berjalan dengan baik. Namun, masih terdapat beberapa hal yang tidak sesuai dengan teori atau terjadinya kesalahan dalampelaksanaan kegiatannya. Saran yang diberikan dari penelitian ini adalah, kelompok UKM harus lebihinisiatif dalam mencari tempat untuk memasarkan hasil produksi, serta menggunakan media online untuk memasarkan hasil produksi. Serta adanya evaluasi dari pemerintah terkait jalannya rumah kreatif“Kembang Melati”.  \nKata Kunci: Program Pemberdayaan Masyarakat, Wanita Tuna Susila (WTS)  \nAbstract  \nSurabaya is one of the city that there are six places of prostitution. One of them, which is located in the Krembangan District precisely on Dupak Bangunsari Street. Surabaya City Government decided to officially close the places of prostitution in Surabaya. One places that were closed by the government, namely Dupak Bangunsari. Closure in ex-localization Dupak Bangunsari was held on December 21, 2012. Upon closing implemented by the City of Surabaya, ex-localization region in Dupak Bangunsari in conversion to creative home called \"Kembang Melati\".  \nThis study focuses on the process of public empowerment with four indicators proposed by Mardikanto and Soebiato (2015: 125), which consists of site selection, socialization empowerment, community empowerment process and the independence. In th","cbCaivN7q1909sEq","https://ap.wps.com/l/cbCaivN7q1909sEq","pdf",323817,5,1,7,"Indonesian","id",113,"# Pendahuluan\n# Program Rumah Kreatif “Kembang Melati” di Dupak Bangunsari\n# Indikator Proses Pemberdayaan Masyarakat\n## Seleksi Lokasi\n## Sosialisasi Pemberdayaan\n## Proses Pemberdayaan\n## Pemandirian Masyarakat\n# Pelaksanaan Program dan Temuan\n# Saran","[{\"question\":\"Apa latar belakang dibentuknya program rumah kreatif “Kembang Melati” di Surabaya?\",\"answer\":\"Pemerintah Kota Surabaya menutup resmi tempat prostitusi di kawasan Dupak Bangunsari pada 21 Desember 2012. Setelah penutupan, kawasan ex-lokalisasi dialihfungsikan menjadi rumah kreatif “Kembang Melati”.\"},{\"question\":\"Indikator apa saja yang digunakan untuk menilai proses pemberdayaan masyarakat dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan empat indikator Mardikanto dan Soebiato: seleksi lokasi, sosialisasi pemberdayaan, proses pemberdayaan, dan pemandirian masyarakat.\"},{\"question\":\"Bagaimana bentuk pemandirian masyarakat yang terjadi di Dupak Bangunsari?\",\"answer\":\"Masyarakat melakukan kegiatan ekonomi dengan memproduksi handycraft, makanan atau catering, serta berbagai kerajinan lainnya.\"},{\"question\":\"Apa saran utama yang diberikan penelitian untuk perbaikan program?\",\"answer\":\"Kelompok UKM perlu lebih inisiatif mencari tempat untuk memasarkan hasil produksi dan memanfaatkan media online. Penelitian juga menyarankan evaluasi pemerintah terkait jalannya rumah kreatif “Kembang Melati”.\"}]",1783470059,11,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":91,"head_meta":93,"extra_data":95,"updated_unix":28},"community-empowerment-of-ex-commercial-sex-workers-and-affected-residents-through-the-kembang-melati-creative-house-program-in-surabaya","",{"@graph":36,"@context":90},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/community-empowerment-of-ex-commercial-sex-workers-and-affected-residents-through-the-kembang-melati-creative-house-program-in-surabaya/46037/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-23","2026-07-08",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82,86],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Apa latar belakang dibentuknya program rumah kreatif “Kembang Melati” di Surabaya?","Question",{"text":76,"@type":77},"Pemerintah Kota Surabaya menutup resmi tempat prostitusi di kawasan Dupak Bangunsari pada 21 Desember 2012. Setelah penutupan, kawasan ex-lokalisasi dialihfungsikan menjadi rumah kreatif “Kembang Melati”.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Indikator apa saja yang digunakan untuk menilai proses pemberdayaan masyarakat dalam penelitian ini?",{"text":81,"@type":77},"Penelitian menggunakan empat indikator Mardikanto dan Soebiato: seleksi lokasi, sosialisasi pemberdayaan, proses pemberdayaan, dan pemandirian masyarakat.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Bagaimana bentuk pemandirian masyarakat yang terjadi di Dupak Bangunsari?",{"text":85,"@type":77},"Masyarakat melakukan kegiatan ekonomi dengan memproduksi handycraft, makanan atau catering, serta berbagai kerajinan lainnya.",{"name":87,"@type":74,"acceptedAnswer":88},"Apa saran utama yang diberikan penelitian untuk perbaikan program?",{"text":89,"@type":77},"Kelompok UKM perlu lebih inisiatif mencari tempat untuk memasarkan hasil produksi dan memanfaatkan media online. Penelitian juga menyarankan evaluasi pemerintah terkait jalannya rumah kreatif “Kembang Melati”.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":92,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":94,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":97},[98,103,107,111,115,119,121,125,129,133],{"id":99,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":100,"show_sort_weight":101,"slug":102},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":105,"show_sort_weight":101,"slug":106},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":109,"show_sort_weight":101,"slug":110},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":113,"show_sort_weight":101,"slug":114},51,"Komik","comic",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":117,"show_sort_weight":101,"slug":118},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":101,"slug":120},"research-report",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":101,"slug":124},49,"Sastra","literature",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":101,"slug":128},52,"Teknologi","technology",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":101,"slug":132},50,"Ujian","exam",{"id":134,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":135,"show_sort_weight":101,"slug":136},57,"Umum","general"]