[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-204299-113":53,"doc-detail-204299-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","cognitive-behavior-therapy-to-improve-self-esteem-in-school-age-children-research-study","COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY UNTUK MENINGKATKAN SELF-ESTEEM PADA ANAK USIA SEKOLAH - Studi Penelitian","","Penelitian ini mengkaji Cognitive Behavior Therapy (CBT) untuk meningkatkan self-esteem yang rendah pada seorang anak usia sekolah laki-laki berusia 10 tahun. CBT diposisikan sebagai intervensi yang menargetkan penurunan tekanan psikologis dan perilaku maladaptif melalui perubahan cara berpikir. Rancangan yang digunakan adalah single-subject research design dengan 13 sesi: pre-test dan post-test, sepuluh sesi intervensi, serta satu sesi evaluasi. Hasil observasi, wawancara, dan skor pre-test serta post-test menunjukkan CBT efektif meningkatkan self-esteem partisipan.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":27,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/layanan-kesehatan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/cognitive-behavior-therapy-to-improve-self-esteem-in-school-age-children-research-study/204299/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/cognitive-behavior-therapy-to-improve-self-esteem-in-school-age-children-research-study/204299.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Ivy","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-09-05",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",5,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa tujuan Cognitive Behavior Therapy (CBT) dalam penelitian ini?","Question",{"text":110,"@type":111},"CBT bertujuan untuk meningkatkan self-esteem anak usia sekolah yang rendah dengan mengurangi tekanan psikologis dan perilaku maladaptif melalui perubahan cara berpikir.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana desain penelitian dan jumlah sesi intervensinya?",{"text":115,"@type":111},"Penelitian menggunakan single-subject research design dengan total 13 sesi: 2 sesi penilaian (pre-test dan post-test), 10 sesi intervensi, dan 1 sesi evaluasi.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Bagaimana cara efektivitas CBT dievaluasi?",{"text":119,"@type":111},"Efektivitas dinilai melalui observasi, wawancara, serta perbandingan hasil pre-test dan post-test sebelum dan sesudah intervensi.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},204299,1788572347,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":26,"category_name":27,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},549758252649,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/8000253669c5317157?_k=1778319167496531819","Jur. Ilm. Kel. & Kons. , September 2015 , p : 142-152 Vol. 8 , No. 3  \nISSN : 1907-6037  \nCOGNITIVE BEHAVIOR THERAPY UNTUK MENINGKATKAN SELF-ESTEEM  \nPADA ANAK USIA SEKOLAH  \nNur Islamiah 1*) , Dini P. Daengsari2 , Fenny Hartiani2  \n1 Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor,  \nBogor 16680, Indonesia  \n2 Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia, Depok 16424, Indonesia  \n*)E-mail: [imz.mia@gmail.com](imz.mia@gmail.com)  \nAbstrak  \nDalam penelitian ini, Cognitive Behavior Therapy (CBT) untuk meningkatkan self-esteem yang rendah pada seorang anak usia sekolah (laki-laki berusia 10 tahun) . Cognitive Behavior Therapy (CBT) merupakan model intervensi yang bertujuan untuk mengurangi tekanan psikologis dan perilaku maladaptif dengan mengubah cara berpikir. Desain penelitian ini adalah single-subject research desain yaitu penelitian eksperimen dengan menggunakan satu orang partisipan yang bertujuan untuk menguji efektivitas sebuah terapi. Pelaksanaan intervensi dilakukan sebanyak 13 kali pertemuan, dengan 2 kali pertemuan untuk melakukan penilaian (pre-test dan post-test), 10 kali pertemuan untuk sesi-sesi intervensi, dan 1 kali pertemuan untuk evaluasi. Durasi setiappertemuan kira-kira selama 1,5-2,0 jam. Berdasarkan observasi, wawancara, serta hasil pre-test dan post-test, dapat dikatakan bahwa Cognitive Behavior Therapy (CBT) terbukti efektif untuk meningkatkan self-esteem padapartisipan.  \nKata kunci: anak usia sekolah, cognitive behavior therapy (CBT), self-esteem  \nCognitive Behavior Therapy to Increase Self-Esteem on School Age Children  \nAbstract  \nIn this research, Cognitive Behavior Therapy (CBT) was used to increase low self-esteem on a school-age children (boy, 10 years old) . Cognitive Behavior Therapy (CBT) is a treatment that aimed to reduce psychological distress and maladaptive behavior by altering cognitive processes. The design of this study was single-subject research design specifically experimental study which used one participant to verify the effectiveness of atheraphy. This treatment consists of 13 sessions, with 2 sessions for the assessment (pre-test and post-test), 10 session for the treatment sessions, and 1 session for the evaluation) . The duration of each session approximately 1,5 - 2 hours. Based on observations, interviews, pre-test and post-test, CBT was effective to increase selfesteem on the participant.  \nKeywords: cognitive behavior therapy (CBT), self-esteem , school-age children  \nPENDAHULUAN  \nMenurut Erikson, anak usia 6 hingga 12 tahun tengah berada dalam tahap perkembangan psikososial industry versus inferiority. Pada tahap ini , anak membangun kompetensi dalam dirinya untuk melakukantugas dan keterampilan yang berguna. Keberhasilan anak dalam tahap ini berdampak pada timbulnya ketekunan dalam melakukan berbagai hal (Papalia, Olds, & Feldman, 2009) .  \nKompetensi ini berkembang pesat padaanak usia sekolah karena di tahap inilah anaksudah intens bergaul dengan teman-temannyadi sekolah dan di tempat-tempat umum selain di lingkungan rumah. Membandingkan dirinya dengan orang lain adalah sebuah hal umum  \nyang anak-anak lakukan pada masa ini. Anak melakukan evaluasi terhadap diri mereka sendiri mengenai kondisi fisik, sosial, intelektual, dan kepribadian dengankarakteristik yang dilihat dari orang lain (Harter, 1999) . Anak usia sekolah telah dapat menilaidiri mereka sendiri berdasarkan standar yang terdapat di lingkungannya. Selain itu, anakanak ini juga telah bisa menilai diri merekaberdasarkan penilaian orang lain terhadap mereka (Harter, 1999) . Cara seorang anak menilai dirinya berpengaruh terhadap cara anak dalam menghargai dirinya, yang disebut dengan self-esteem. Self-esteem adalah evaluasi seorang anak terhadap diri mereka sendiri dan penilaian terhadap keberhargaandiri mereka secara keseluruhan (Papalia, Olds,& Feldman, 2009) . Penilaian positif terhadap  \nVol. 8 , 2015 CBT UNTUK MENINGKATKAN SELF ESTEEM ANAK USIA SEKOLAH 143  \nkompeten","cbCaiauGTGdr24ZK","https://ap.wps.com/l/cbCaiauGTGdr24ZK","pdf",181966,11,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Self-esteem pada anak usia sekolah\n## Faktor perkembangan self-esteem\n# Abstrak","[{\"question\":\"Apa tujuan Cognitive Behavior Therapy (CBT) dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"CBT bertujuan untuk meningkatkan self-esteem anak usia sekolah yang rendah dengan mengurangi tekanan psikologis dan perilaku maladaptif melalui perubahan cara berpikir.\"},{\"question\":\"Bagaimana desain penelitian dan jumlah sesi intervensinya?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan single-subject research design dengan total 13 sesi: 2 sesi penilaian (pre-test dan post-test), 10 sesi intervensi, dan 1 sesi evaluasi.\"},{\"question\":\"Bagaimana cara efektivitas CBT dievaluasi?\",\"answer\":\"Efektivitas dinilai melalui observasi, wawancara, serta perbandingan hasil pre-test dan post-test sebelum dan sesudah intervensi.\"}]","COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY UNTUK MENINGKATKAN SELF-ESTEEM PADA ANAK USIA SEKOLAH - Studi Penelitian | PDF",17]