[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-134034-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-134034-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","climate-developments-for-2026-in-d-i-yogyakarta-update-20-january-2025","Perkembangan Iklim Tahun 2026 D. I Yogyakarta - Update 20 Januari 2025","","Siaran pers BMKG memaparkan perkembangan iklim Tahun 2026 untuk D. I Yogyakarta melalui analisis gejala fisis dan dinamika atmosfer-laut terkini. Kondisi ENSO dan DMI netral, sementara MJO diprediksi tidak aktif di wilayah Indonesia. Indikator anomali suhu muka air laut selatan D. I Yogyakarta berada pada kategori netral. Prediksi menunjukkan curah hujan dasarian dan bulanan pada rentang menengah hingga tinggi dengan variasi sifat Bawah Normal, Normal, hingga Atas Normal, serta puncak dan akhir musim hujan 2025/2026 pada periode Januari–April 2026. BMKG juga menyampaikan himbauan mitigasi dampak musim hujan.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/climate-developments-for-2026-in-d-i-yogyakarta-update-20-january-2025/134034/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/climate-developments-for-2026-in-d-i-yogyakarta-update-20-january-2025/134034.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Rowan","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-19","2026-08-20",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",7,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Bagaimana kondisi ENSO dan DMI hingga pertengahan tahun 2026?","Question",{"text":63,"@type":64},"ENSO berada pada kondisi netral dan diprediksi bertahan hingga pertengahan tahun 2026. DMI juga berada pada kategori netral hingga pertengahan tahun 2026.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Bagaimana prediksi curah hujan dasarian Januari 2026 dan Februari 2026 di D. I Yogyakarta?",{"text":68,"@type":64},"Curah hujan dasarian III Januari 2026 diprediksi 50–200 mm/dasarian (menengah–tinggi) dengan sifat Bawah Normal hingga Normal. Curah hujan dasarian I Februari 2026 diprediksi 50–150 mm/dasarian (menengah) dengan sifat Bawah Normal, sedangkan dasarian II Februari 2026 diprediksi 50–200 mm/dasarian (menengah–tinggi) dengan sifat Bawah Normal hingga Normal.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Kapan puncak dan akhir musim hujan 2025/2026 diperkirakan terjadi?",{"text":72,"@type":64},"Puncak musim hujan 2025/2026 diprediksi pada Januari 2026 (62,5%) dan Februari 2026 (37,5%). Akhir musim hujan 2025/2026 diprediksi pada dasarian I–III April 2026.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},134034,1787232917,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},1099514067415,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/100002539d78ffe74a7?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1779092875211072502","SIARAN PERS (PRESS RELEASE)  \nPERKEMBANGAN IKLIM TAHUN 2026 D. I YOGYAKARTA  \n(Update 20 Januari 2025)  \n1. Berdasarkan pengamatan gejala fisis dan data dinamika atmosfer-laut terkini menunjukkan bahwa:  \n➢ Angin baratan/Monsun Asia aktif di wilayah Indonesia.  \n➢ Indeks El Nino Southern Oscillation (ENSO) berada dalam kondisi netral dan diprediksi akan bertahan hingga pertengahan tahun 2026.  \n➢ Dipole Mode Indeks (DMI) berada dalam kategori netral hingga pertengahan tahun 2026.  \n➢ Madden Julian Oscillation (MJO) diprediksi tidak aktif di wilayah Indonesia.  \n➢ Analisis anomali suhu muka air laut di perairan selatan D. I Yogyakarta, antara 0.0°C s/d- 0.5°C (kategori netral), dengan suhu berkisar antara 28°C s/d 29°C.  \n2. Prediksi hujan dasarian:  \n➢ Curah hujan dasarian III Januari 2026 diprediksi dalam kategori menengah – tinggi berkisar antara 50 – 200 mm/dasarian dengan sifat hujan Bawah Normal (BN) -Normal (N) .  \n➢ Curah hujan dasarian I Februari 2026 diprediksi dalam kategori menengah berkisar antara 50 – 150 mm/dasarian dengan sifat hujan Bawah Normal (BN) .  \n➢ Curah hujan dasarian II Februari 2026 diprediksi dalam kategori menengah - tinggi berkisar antara 50 – 200 mm/dasarian dengan sifat hujan Bawah Normal (BN) -Normal (N) .  \n3. Dalam tiga bulan ke depan, curah hujan di wilayah D. I Yogyakarta diprediksi sebagai berikut:  \n➢ Curah hujan bulan Februari 2026 diprediksi berkisar 201 – 400 mm/bulan (kriteria menengah – tinggi) dengan sifat hujan bervariasi Bawah Normal (BN)– Atas Normal (AN) .  \n➢ Curah hujan bulan Maret 2026 diprediksi berkisar 201 – 400 mm/bulan (kriteria menengah – tinggi) dengan sifat hujan bervariasi Bawah Normal (BN)– Atas Normal (AN) .  \n➢ Curah hujan bulan April 2026 diprediksi berkisar 201 – 300 mm/bulan (kriteria menengah) dengan sifat hujan Normal (N) -Atas Normal (AN) .  \n4. Prediksi Musim Hujan 2025/2026:  \n➢ Sifat hujan musim hujan 2025/2026 diprediksi seluruhnya Normal (N) 8 ZOM (100 %) .  \n➢ Puncak musim hujan 2025/2026 diprediksi pada bulan Januari 2026 5 ZOM (62.5 %) dan bulan Februari 2026 3 ZOM (37.5 %)  \n➢ Durasi musim hujan 2025/2026 di D. I Yogyakarta diprediksi bervariasi antara 16 - 18 dasarian sebanyak 4 ZOM (50%), 19 – 21 dasarian sebanyak 3 ZOM (37.5%), dan 22 –  \n24 dasarian sebanyak 1 ZOM (12.5%) .  \n➢ Jumlah curah hujan musim hujan 2025/2026 diprediksi antara 1001 – >3000 mm.  \n➢ Akhir musim hujan 2025/2026 di D. I Yogyakarta diprediksi pada dasarian I – III April 2026.  \n5. Himbauan :  \nBMKG menghimbau kepada pemerintah daerah, institusi terkait dan seluruh masyarakatuntuk lebih siap dan antisipatif terhadap :  \n- Dampak musim hujan 2025/2026 dapat diantisipasi melalui langkah mitigasi diantaranyadengan melakukan penyesuaian pola tanam.  \n- Puncak musim hujan terutama di wilayah rawan banjir, tanah longsor dan angin kencang dengan melakukan tindakan mitigasi bencana meliputi membersihkan saluran-saluran air, memangkas dahan pohon, memastikan kekuatan baliho-baliho di jalan raya dan tindakantindakan mitigasi bencana lainnya.  \n- Senantiasa memperbarui informasi iklim dari BMKG Stasiun Klimatologi D. I Yogyakarta melalui :  \nTwitter : staklim_jogja Instagram : staklim_jogja  \nYoutube : staklim_jogja Facebook : staklimjogja  \nTelepon : 0274 2880151/2880152 Whatsapp : 0811 2638 113  \nWebsite : [https://staklim-yogya.bmkg.go.id/](https://staklim-yogya.bmkg.go.id/)  \nSleman, 20 Januari 2026 Kepala Stasiun Klimatologi D. I Yogyakarta  \nReni Kraningtyas, S. P. , M.Si  \nLAMPIRAN PREDIKSI HUJAN DASARIAN  \nPrediksi Curah Hujan Dasarian III Januari 2026  \nPrediksi Sifat Hujan Dasarian III Januari 2026  \nPrediksi Curah Hujan Dasarian I Februari 2026  \nPrediksi Sifat Hujan Dasarian I Februari 2026  \nPrediksi Curah Hujan Dasarian II Februari 2026  \nPrediksi Sifat Hujan Dasarian II Februari 2026  \nPREDIKSI HUJAN BULANAN  \nPrediksi Curah Hujan Februari 2026  \nPrediksi Sifat Hujan Februari 2026  \nPrediksi Curah Hujan Bulan Maret 2026  \nPrediksi Sifat Hujan Bulan Maret 2026  \nPrediksi C","cbCaikHaqChEoKvd","https://ap.wps.com/l/cbCaikHaqChEoKvd","pdf",7742860,11,"Indonesian","# Perkembangan iklim Tahun 2026 D. I Yogyakarta\n## Kondisi dinamika atmosfer-laut dan anomali suhu muka air laut\n## Prediksi hujan dasarian\n## Prediksi hujan tiga bulan ke depan\n## Prediksi musim hujan 2025/2026\n## Himbauan dan lampiran prediksi","[{\"question\":\"Bagaimana kondisi ENSO dan DMI hingga pertengahan tahun 2026?\",\"answer\":\"ENSO berada pada kondisi netral dan diprediksi bertahan hingga pertengahan tahun 2026. DMI juga berada pada kategori netral hingga pertengahan tahun 2026.\"},{\"question\":\"Bagaimana prediksi curah hujan dasarian Januari 2026 dan Februari 2026 di D. I Yogyakarta?\",\"answer\":\"Curah hujan dasarian III Januari 2026 diprediksi 50–200 mm/dasarian (menengah–tinggi) dengan sifat Bawah Normal hingga Normal. Curah hujan dasarian I Februari 2026 diprediksi 50–150 mm/dasarian (menengah) dengan sifat Bawah Normal, sedangkan dasarian II Februari 2026 diprediksi 50–200 mm/dasarian (menengah–tinggi) dengan sifat Bawah Normal hingga Normal.\"},{\"question\":\"Kapan puncak dan akhir musim hujan 2025/2026 diperkirakan terjadi?\",\"answer\":\"Puncak musim hujan 2025/2026 diprediksi pada Januari 2026 (62,5%) dan Februari 2026 (37,5%). Akhir musim hujan 2025/2026 diprediksi pada dasarian I–III April 2026.\"}]","Perkembangan Iklim Tahun 2026 D. I Yogyakarta - Update 20 Januari 2025 | PDF",17]