[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-57513-id":3,"doc-seo-57513-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":93},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},57513,137441390410,"Hazel","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/2000252f4ab5702993?_k=1776741390130283984",51,"Komik","Anak-anak Bermain Randai","Dokumen ini menceritakan tentang sebuah kelompok anak-anak yang menyaksikan dan berinteraksi dengan latihan pertunjukan randai, sebuah seni pertunjukan tradisional. Linduang, salah seorang anak, sangat antusias dan mencoba menjelaskan berbagai aspek pertunjukan randai kepada teman-temannya, termasuk sanggar tempat mereka berlatih, kostum seperti deta dan sarawagalembong, serta alat musik talempong dan nyanyian. Namun, antusiasme Linduang yang berlebihan dan keinginannya untuk ikut serta dalam latihan, bahkan mencoba memainkan talempong, mulai mengganggu temannya, Sabai. Sabai merasa terganggu dengan tingkah laku Linduang yang terlalu semangat hingga disebut seperti jago randai dan mengganggu jalannya latihan. Cerita ini menggambarkan keceriaan anak-anak dalam memperkenalkan dan mencoba memahami seni tradisional, namun juga menyoroti pentingnya menjaga ketertiban dan menghargai orang lain saat berinteraksi dalam sebuah kegiatan kelompok. Ilustrasi dalam dokumen mendukung narasi dengan visualisasi anak-anak yang sedang berlatih randai dan anak-anak lain yang mengamati.","Linduang Bermain Randai Humairatul Khairiyah  \nFanny Santoso  \nSebentar lagi ada pertunjukan randai. Sabai dan teman-temannya melihat para pemain berlatih.  \n”Nah, ini sanggar, tempat berlatih randai,”kata Linduang.  \n”Iya, kami juga tahu, kok,” sahut Sabai  \n”Nah, ini baju randai,” kata Linduang lagi. ”Itu namanya deta. Celananya disebut sarawagalembong.”  \n”Kalau kalian ada pertanyaan, tanyakan saja. Aku tahu semua,” ujarnya lagi.  \n”Itu talempong!” seru Linduang menunjuk salah satu alat musik yang sedang dimainkan.”Iya, tahuuu,” Sabai dan teman-temannyamenjawab serempak.  \n”Itu Uni Roih sedang berdendang!” sorak Linduang lagi.  \nSabai mulai merasa terganggu.  \n”Sssstt …!”  \nPemain randai bergerak dalam lingkaran . Setiap akhir gerakannya ada seruan,”Hep! Tah! Tih!”  \nMereka menyerukannya sambil memukul celana galembongnya.  \nHep! Tah! Tih!  \nLinduang ikut menari.  \n”Duduklah, Linduang!” Sabai mulai kesal.”Lagakmu seperti jago randai saja!”  \n”Oh, tentu saja. Aku juga memainkansemuanya. Randai itu mudah, kok.”  \nPara pemain randai kini beristirahat.  \nEh, kenapa Linduang naik ke panggung?  \nLinduang tampak bersemangat memukul talempong. Aduh, bunyinya tidak enak didengar.","cbCaieL56LjX61Ss","https://ap.wps.com/l/cbCaieL56LjX61Ss","pdf",2299700,11,1,23,"Indonesian","id",113,"# Linduang Bermain Randai","[{\"question\":\"Apa itu randai?\",\"answer\":\"Randai adalah sebuah seni pertunjukan tradisional yang melibatkan tarian, musik, dan nyanyian, yang diperagakan oleh sekelompok pemain dalam formasi lingkaran.\"},{\"question\":\"Apa saja elemen yang dijelaskan Linduang tentang randai?\",\"answer\":\"Linduang menjelaskan tentang sanggar tempat berlatih, kostum seperti deta dan sarawagalembong, serta alat musik talempong dan nyanyian dalam pertunjukan randai.\"},{\"question\":\"Mengapa Sabai merasa terganggu dengan Linduang?\",\"answer\":\"Sabai merasa terganggu karena Linduang terlalu antusias, ikut serta dalam latihan tanpa diundang, dan bahkan mencoba memainkan alat musik sehingga mengganggu jalannya pertunjukan.\"}]","Anak-anak Bermain Randai | PDF",1783917151,35,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":88,"head_meta":90,"extra_data":92,"updated_unix":29},"children-playing-randai","",{"@graph":37,"@context":87},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/komik/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/children-playing-randai/57513/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-17","2026-07-13",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73,79,83],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Apa itu randai?","Question",{"text":77,"@type":78},"Randai adalah sebuah seni pertunjukan tradisional yang melibatkan tarian, musik, dan nyanyian, yang diperagakan oleh sekelompok pemain dalam formasi lingkaran.","Answer",{"name":80,"@type":75,"acceptedAnswer":81},"Apa saja elemen yang dijelaskan Linduang tentang randai?",{"text":82,"@type":78},"Linduang menjelaskan tentang sanggar tempat berlatih, kostum seperti deta dan sarawagalembong, serta alat musik talempong dan nyanyian dalam pertunjukan randai.",{"name":84,"@type":75,"acceptedAnswer":85},"Mengapa Sabai merasa terganggu dengan Linduang?",{"text":86,"@type":78},"Sabai merasa terganggu karena Linduang terlalu antusias, ikut serta dalam latihan tanpa diundang, dan bahkan mencoba memainkan alat musik sehingga mengganggu jalannya pertunjukan.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":89,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":91,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":94},[95,100,104,108,110,114,118,122,126,130,134],{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":97,"show_sort_weight":98,"slug":99},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":102,"show_sort_weight":98,"slug":103},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":106,"show_sort_weight":98,"slug":107},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":98,"slug":109},"comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":112,"show_sort_weight":98,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":116,"show_sort_weight":98,"slug":117},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":120,"show_sort_weight":98,"slug":121},49,"Sastra","literature",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":124,"show_sort_weight":98,"slug":125},52,"Teknologi","technology",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":128,"show_sort_weight":98,"slug":129},50,"Ujian","exam",{"id":131,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":132,"show_sort_weight":98,"slug":133},57,"Umum","general",{"id":135,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":136,"show_sort_weight":4,"slug":137},181,"Formulir","formulir"]