[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-231156-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-231156-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","checklist-document-proposal-new-pppk-leave","Ceklis Dokumen Usul Cuti Baru PPPK","","Dokumen ini berisi daftar periksa (checklist) untuk proses pengajuan cuti bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) baru. Daftar ini merinci berbagai jenis dokumen yang diperlukan untuk pengajuan Cuti Tahunan, Cuti Melahirkan, dan Cuti Sakit. Untuk Cuti Tahunan, dokumen yang dibutuhkan antara lain surat pengantar dari SKPD yang ditandatangani oleh Kepala SKPD, formulir permintaan dan pemberian cuti (dua lembar kertas A.4), fotokopi SK PPPK yang dilegalisir, serta fotokopi lampiran formulir Cuti Tahunan sebelumnya. Dalam kategori Cuti Melahirkan, diperlukan surat keterangan perkiraan kelahiran dari dokter/bidan dan fotokopi Kartu Keluarga. Sementara itu, untuk Cuti Sakit, bukti pendukung bervariasi tergantung lamanya cuti; untuk 1-14 hari diperlukan surat keterangan dokter yang memuat detail perlunya cuti, lamanya, dan informasi lain, sedangkan untuk lebih dari 14 hari hingga 1 tahun diperlukan surat keterangan dari dokter pemerintah di unit pelayanan kesehatan. Cuti gugur kandungan memiliki ketentuan maksimal satu setengah bulan dengan surat keterangan dari dokter atau bidan. Dokumen ini juga menyediakan kolom untuk verifikasi kelengkapan berkas dan catatan dari Kabid DKI.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/umum/","Umum",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/checklist-document-proposal-new-pppk-leave/231156/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/checklist-document-proposal-new-pppk-leave/231156.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"WPS_1786070896","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-04","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",7,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa saja dokumen yang diperlukan untuk Cuti Tahunan PPPK?","Question",{"text":63,"@type":64},"Untuk Cuti Tahunan, dokumen yang diperlukan meliputi Surat Pengantar dari SKPD yang ditandatangani Kepala SKPD, Formulir Permintaan dan Pemberian Cuti (2 lembar A.4), Fotokopi SK PPPK yang dilegalisir, dan Fotokopi Lampiran Formulir CUTI TAHUNAN sebelumnya.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Dokumen apa saja yang harus disiapkan untuk Cuti Melahirkan bagi PPPK?",{"text":68,"@type":64},"Untuk Cuti Melahirkan, PPPK perlu menyiapkan Surat keterangan perkiraan kelahiran dari Dokter/Bidan serta Fotokopi Kartu Keluarga.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Bagaimana ketentuan dokumen untuk Cuti Sakit PPPK?",{"text":72,"@type":64},"Untuk Cuti Sakit antara 1-14 hari, diperlukan surat keterangan dokter yang rinci. Untuk lebih dari 14 hari hingga 1 tahun, diperlukan surat keterangan dari dokter pemerintah. Untuk gugur kandungan (maksimal 1,5 bulan), diperlukan surat keterangan dari dokter atau bidan.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},231156,1790063383,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,109,113,117,121,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":107,"show_sort_weight":87,"slug":108},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":111,"show_sort_weight":87,"slug":112},49,"Sastra","literature",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":115,"show_sort_weight":87,"slug":116},52,"Teknologi","technology",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":119,"show_sort_weight":87,"slug":120},50,"Ujian","exam",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":122,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":22,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":141,"read_time":26},549768072016,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","CHEKLIST DOKUMEN USUL CUTI  \nPEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA  \nNAMA :  \nNIPPPK :  \nGOLONGAN :  \nINSTANSI :  \nNO. HP :  \n\n| NO | JENIS DOKUMEN | CUTI\u003Cbr>TAHUNAN |  | CUTI\u003Cbr>MELAHIRKAN |  | CUTI\u003Cbr>SAKIT |  |\n| --- | --- | --- | --- | --- | --- | --- | --- |\n|  |  | L | TL | L | TL | L | TL |\n| 1 | Surat Pengantar dari SKPD yang di Tanda tangani oleh Kepala SKPD |  |  |  |  |  |  |\n| 2 | Formulir Permintaan dan Pemberian Cuti (Anak Lampiran I. b Perka BKN No. 24 Tahun 2017) 2 (DUA) Lembar Kertas (A.4) . |  |  |  |  |  |  |\n| 3 | Fotokopi SK PPPK yang dilegalisir 1 (Satu) Lembar |  |  |  |  |  |  |\n| 4 | Fotokopi Lampiran Formulir CUTI TAHUNAN sebelumnya |  |  |  |  |  |  |\n| 5 | Surat keterangan perkiraan kelahiran dari Dokter/Bidan |  |  |  |  |  |  |\n|  | - Fotokopi Kartu Keluarga |  |  |  |  |  |  |\n| 6 | Bukti pendukung pengambilan cuti sakit : |  |  |  |  |  |  |\n|  | a. Antara 1-14 hari |  |  |  |  |  |  |\n|  | - Surat keterangan dari Dokter yang memuat perlunya diberikan cuti, lamanya cuti dan keterangan lain yang diperlukan |  |  |  |  |  |  |\n|  | b. Lebih dari 14 hari s/d 1 tahun |  |  |  |  |  |  |\n|  | -Surat keterangan dari Dokter pemerintah yang bekerja pada Unit Pelayanan kesehatan |  |  |  |  |  |  |\n|  | c. Gugur kandungan (maksimal 1 ½ (satu setengah bulan) |  |  |  |  |  |  |\n|  | -Surat keterangan dari Dokter atau Bidan |  |  |  |  |  |  |\n\nVerifikator  \nTanggal :  \nKeterangan Berkas (Lengkap/Tidak Lengkap)  \nCatatan/Disposisi Kabid DKI :","cbCaia94tjcTnmCe","https://ap.wps.com/l/cbCaia94tjcTnmCe","pdf",109338,"Indonesian","# CHEKLIST DOKUMEN USUL CUTI\n## PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA\n## CUTI TAHUNAN\n## CUTI MELAHIRKAN\n## CUTI SAKIT","[{\"question\":\"Apa saja dokumen yang diperlukan untuk Cuti Tahunan PPPK?\",\"answer\":\"Untuk Cuti Tahunan, dokumen yang diperlukan meliputi Surat Pengantar dari SKPD yang ditandatangani Kepala SKPD, Formulir Permintaan dan Pemberian Cuti (2 lembar A.4), Fotokopi SK PPPK yang dilegalisir, dan Fotokopi Lampiran Formulir CUTI TAHUNAN sebelumnya.\"},{\"question\":\"Dokumen apa saja yang harus disiapkan untuk Cuti Melahirkan bagi PPPK?\",\"answer\":\"Untuk Cuti Melahirkan, PPPK perlu menyiapkan Surat keterangan perkiraan kelahiran dari Dokter/Bidan serta Fotokopi Kartu Keluarga.\"},{\"question\":\"Bagaimana ketentuan dokumen untuk Cuti Sakit PPPK?\",\"answer\":\"Untuk Cuti Sakit antara 1-14 hari, diperlukan surat keterangan dokter yang rinci. Untuk lebih dari 14 hari hingga 1 tahun, diperlukan surat keterangan dari dokter pemerintah. Untuk gugur kandungan (maksimal 1,5 bulan), diperlukan surat keterangan dari dokter atau bidan.\"}]","Ceklis Dokumen Usul Cuti Baru PPPK | PDF",1789059930]