[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-230964-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-230964-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","chapter-v-results-and-discussion-51-description-of-results","BAB V - HASIL DAN PEMBAHASAN - 5.1 Deskripsi Hasil","","Bab V menyajikan hasil penelitian dan pembahasan pelaksanaan Program Orientasi PPPK yang dianalisis berdasarkan wawancara lapangan terhadap 7 informan (penanggung jawab teknis, penyelenggara, dan 5 peserta). Implementasi program dievaluasi menggunakan teori Edward III meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi dengan lokasi penelitian di BPSDM Provinsi Jambi. Fokus pada bagian 5.1.1 menyoroti bagaimana komunikasi memengaruhi kejelasan informasi, kelancaran kegiatan, serta kendala teknis seperti jaringan internet dan perubahan jadwal.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-v-results-and-discussion-51-description-of-results/230964/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-v-results-and-discussion-51-description-of-results/230964.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Aladdin","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-18","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":26},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Berapa jumlah informan yang diwawancarai dalam penelitian ini?","Question",{"text":62,"@type":63},"Penelitian melibatkan 7 informan, terdiri dari penanggung jawab teknis pelaksanaan kegiatan orientasi PPPK, penyelenggara, serta 5 orang peserta PPPK.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Teori apa yang digunakan untuk menganalisis implementasi Program Orientasi PPPK?",{"text":67,"@type":63},"Analisis menggunakan teori Edward III yang mencakup komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi sebagai indikator efektivitas kebijakan.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Apa saja kendala utama yang muncul dalam pelaksanaan orientasi PPPK secara daring?",{"text":71,"@type":63},"Kendala utama terkait masalah jaringan internet (terutama bagi peserta dengan sinyal terbatas) dan adanya peserta yang kurang terbiasa menggunakan teknologi digital.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},230964,1789057606,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,88,92,96,100,104,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":86,"slug":87},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":86,"slug":91},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":94,"show_sort_weight":86,"slug":95},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":86,"slug":99},51,"Komik","comic",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":102,"show_sort_weight":86,"slug":103},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":86,"slug":106},54,"research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":86,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":86,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":86,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":86,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":105,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":26,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":136,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":79,"read_time":86},2336478503145,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","BAB V  \nHASIL DAN PEMBAHASAN  \n5.1 Deskripsi Hasil  \nPada bab ini peneliti akan membahas hasil penelitian dan pembahasan berdasarkan wawancara yang dilakukan secara langsung di lapangan terhadapinforman. Informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang, yang terdiri dari penanggung jawab teknis pelaksanaan kegiatan orientasi PPPK, penyelenggarakegiatan orientasi PPPK, serta 5 orang peserta PPPK. Data yang diperoleh dari para informan tersebut digunakan untuk menggambarkan secara lebih mendalam pelaksanaan Program Orientasi PPPK.  \nPenelitian ini membahas implementasi Program Orientasi PPPK serta factor penghambatnya. Data diperoleh melalui wawancara dengan penanggung jawab, penyelenggara, dan peserta PPPK, serta didukung observasi dan dokumentasi. Analisis menggunakan teori Edward III yang mencakup komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian dilakukan di BPSDM Provinsi Jambi sebagai lokasi pelaksanaan orientasi PPPK.  \n5.1.1 Implementasi Program Orientasi PPPK di BPSDM Provinsi Jambi  \nDalam menganalisis fokus penelitian terkait implementasi Program Orientasi PPPK di BPSDM Provinsi Jambi, penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan Edward III sebagai kerangka analisis. Edward III menyatakan bahwaefektivitas kebijakan dipengaruhi oleh empat indikator, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Berdasarkan teori tersebut, temuan di lapangan dianalisis menggunakan keempat indikator tersebut sebagai tolok ukuruntuk melihat pelaksanaan Program Orientasi PPPK di BPSDM Provinsi Jambi. Adapun analisisnya adalah sebagai berikut:  \n5.1.1.1 Komunikasi  \nIndikator pertama untuk mengukur keberhasilan implementasi kebijakanadalah komunikasi. Menurut Edward III, komunikasi merupakan dasar utamadalam proses implementasi kebijakan yang berhasil, di mana informasi harusdisampaikan secara akurat dan konsisten dari pembuat kebijakan kepada  \npelaksana. Dalam penelitian ini, komunikasi antara pengelola Program Orientasi PPPK di BPSDM Provinsi Jambi sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan program tersebut. Komunikasi yang efektif diperlukan untuk memastikan pelaksanaan orientasi PPPK berjalan optimal bagi seluruh peserta di lingkungan BPSDM Provinsi Jambi.  \n1. Kejelasan penyampaian informasi dari BPSDM kepada peserta orientasi  \nKejelasan penyampaian informasi dari BPSDM kepada peserta orientasi menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi Program Orientasi PPPK. Informasi yang disampaikan secara jelas, terstruktur, dan mudah dipahamimembantu peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tanpa terjadikesalahpahaman. Hal ini menunjukkan bahwa komunikasi yang baik dari BPSDM berperan penting dalam mendukung kelancaran dan efektivitas pelaksanaan orientasi PPPK.  \nHasil wawancara peneliti dengan informan program orientasi PPPK mengenai bagaimana kejelasan penyampaian informasi menyampaikan bahwa:  \n“Sebelum kegiatan dilaksanakan, kami mengadakan rapat persiapan antara panitia dan widyaiswara. Selain itu, kami juga memastikankesiapan sarana dan prasarana, sepertijaringan internet dan perangkat komputer untuk mendukung pelaksanaan kelas. Komunikasi dilakukansecara intensif agar kegiatan berjalan lancar.”(Hasil wawancara padatanggal 26 Januari 2026) (Nur, Penanggung Jawab) .  \nBPSDM Provinsi Jambi telah berupaya menyampaikan informasi secarajelas melalui rapat persiapan dan komunikasi intensif antara panitia, widyaiswara, dan peserta. Hal ini dilakukan agar seluruh pihak memahami pelaksanaan kegiatan orientasi dengan baik.  \n“Tentu ada, karena setiap penyelenggaraan pasti mengalami trial and error. Kendala utama adalah masalah jaringan internet, terutama bagipeserta yang berada di daerah dengan sinyal terbatas. Selain itu, masihadapeserta yang kurang terbiasa menggunakan teknologi digital. Namun, kendala tersebut kami minimalkan dengan menyediakan petunjuk teknis dan pedoman yang dapat diakses secara berkala.” (Hasil wawancara pada tanggal 26 Januari 2026) (Irfan, P","cbCaifHgZ74MRMwc","https://ap.wps.com/l/cbCaifHgZ74MRMwc","pdf",366988,39,"Indonesian","# BAB V Hasil dan Pembahasan\n## 5.1 Deskripsi Hasil\n### 5.1.1 Implementasi Program Orientasi PPPK di BPSDM Provinsi Jambi\n#### 5.1.1.1 Komunikasi","[{\"question\":\"Berapa jumlah informan yang diwawancarai dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian melibatkan 7 informan, terdiri dari penanggung jawab teknis pelaksanaan kegiatan orientasi PPPK, penyelenggara, serta 5 orang peserta PPPK.\"},{\"question\":\"Teori apa yang digunakan untuk menganalisis implementasi Program Orientasi PPPK?\",\"answer\":\"Analisis menggunakan teori Edward III yang mencakup komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi sebagai indikator efektivitas kebijakan.\"},{\"question\":\"Apa saja kendala utama yang muncul dalam pelaksanaan orientasi PPPK secara daring?\",\"answer\":\"Kendala utama terkait masalah jaringan internet (terutama bagi peserta dengan sinyal terbatas) dan adanya peserta yang kurang terbiasa menggunakan teknologi digital.\"}]","BAB V - HASIL DAN PEMBAHASAN - 5.1 Deskripsi Hasil | PDF"]