[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-202308-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-202308-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","chapter-iii-research-methods","BAB III - Metode Penelitian","","Bab III menguraikan metode penelitian terapan dengan pendekatan kualitatif untuk pengembangan chatbot berbasis Natural Language Processing guna mendukung pelayanan administrasi Balai Bahasa Provinsi Lampung. Pengumpulan kebutuhan dilakukan melalui wawancara untuk memetakan beban komunikasi, pertanyaan berulang, serta media layanan yang dominan. Hasil wawancara direkapitulasi dalam tabel temuan, kemudian dijelaskan metodologi pengembangan chatbot memakai tahapan Machine Learning Life Cycle. Selanjutnya, dipaparkan kebutuhan model, jenis data teks, algoritma Multinomial Naïve Bayes, metrik evaluasi berbasis confusion matrix, serta platform pengembangan dan integrasi ke sistem chatbot.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-iii-research-methods/202308/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-iii-research-methods/202308.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Ezra","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-26","2026-09-04",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",5,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa jenis dan pendekatan penelitian pada Bab III?","Question",{"text":63,"@type":64},"Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan pendekatan kualitatif untuk mengembangkan chatbot berbasis NLP bagi pelayanan publik Balai Bahasa Provinsi Lampung.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Bagaimana data dikumpulkan dan apa fokus wawancara?",{"text":68,"@type":64},"Data dikumpulkan melalui wawancara kepada staf administrasi Balai Bahasa Provinsi Lampung untuk menggali kebutuhan, permasalahan pengguna, serta beban komunikasi akibat pertanyaan berulang.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Tahapan apa yang digunakan dalam pengembangan chatbot dan modelnya dievaluasi bagaimana?",{"text":72,"@type":64},"Pengembangan menggunakan Machine Learning Life Cycle, dengan evaluasi model memakai confusion matrix serta metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},202308,1788544466,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},1099514068035,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","BAB III  \nMETODE PENELITIAN  \n3.1 Jenis Penelitian  \nJenis penelitian ini adalah penelitian terapan dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada pengembangan chatbot berbasis Natural Language Processing untuk pelayanan publik di Balai Bahasa Provinsi Lampung. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menggali kebutuhan dan permasalahan pengguna melalui wawancara.  \nBerdasarkan pendekatan tersebut, penelitian ini termasuk dalam kategoripenelitian terapan (applied research), karena menghasilkan produk berupa chatbot berbasis Natural Language Processing (NLP) yang dirancang khususuntuk membantu pelayanan administrasi di Balai Bahasa Provinsi Lampung.  \n3.2 Sumber Data  \n3.2.1 Hasil Wawancara  \nWawancara dilakukan dengan Yudo Suryo, S.Kom., selaku stafadministrasi di Balai Bahasa Provinsi Lampung. Hasil wawancarakemudian disimpulkan dalam bentuk tabel berikut:  \n\n| No | Pertanyaan | Temuan Utama | Statistik/Deskripsi |\n| --- | --- | --- | --- |\n| 1 | Sejak kapan Balai Bahasa Provinsi Lampung beroperasi? | Resmi sejak 23 September 2004 | Data historis |\n| 2 | Jenis layananyang palingsering diberikankepadamasyarakat | UKBI, konsultasikebahasaan, penyuluhan bahasa, dan pengaduan | Layanan rutin harian |\n\n\n| 3 | Media komunikasiutama | Instagram & WhatsApp dominan, Website untuk info satu arah | 2/3 via media sosial |\n| --- | --- | --- | --- |\n| 4 | Jumlah mahasiswadilayani | ±160 permohonan layanan/bulan | ±40/minggu →±8/hari |\n| 5 | Sistem yang digunakan | WhatsApp, website, dan Google Form | Belum ada aplikasikhusus |\n| 6 | Beban komunikasi | Tinggi (banyak pertanyaan berulang) | Skala 8/10 |\n| 7 | Kendala utama | Pertanyaan berulang (syarat UKBI, jadwal, prosedur layanan) | Puncak saat periode\u003Cbr>pendaftaran UKBI |\n| 8 | Efisiensi layanan | Efisien dari sisi staf, kurang efektif untuk masyarakat | Respon tergantung jam kerja |\n| 9 | Potensi Chatbot | Bisa menjawab pertanyaandasar (template) & kurangibeban | 100% mendukung integrasi |\n| 10 | Kesediaan\u003Cbr>penggunaan chatbot | Bersedia menggunakan chatbot untuk pelayanan | Dukungan penuh |\n\nHasil wawancara menunjukkan bahwa layanan publik di Balai Bahasa Provinsi Lampung memiliki beban komunikasi yang cukup tinggi, terutama karenabanyaknya pertanyaan berulang terkait layanan UKBI, konsultasi kebahasaan, penyuluhan bahasa, dan prosedur permohonan layanan. Media komunikasi yang dominan digunakan adalah WhatsApp dan media sosial, sedangkan website masih berfungsi sebagai penyedia informasi satu arah. Dengan kondisi tersebut, chatbot dinilai berpotensi membantu mengurangi beban kerja staf serta meningkatkan kecepatan dan ketepatan dalam penyampaian informasikepada masyarakat.  \n3.3 Metodologi Pengembangan Chatbot  \nMetode Machine Learning Life Cycle digunakan dalam penelitian ini sebagaipendekatan pengembangan model klasifikasi teks. Life cycle ini menggambarkan tahapan sistematis dalam membangun, melatih, dan  \nmengevaluasi model machine learning hingga dapat diintegrasikan ke dalam sistem chatbot BBPL.  \n3.3.1 Model Requirements  \nTahap Model Requirements merupakan langkah awal dalam Machine Learning Life Cycle yang bertujuan untuk mendefinisikankebutuhan sistem sebelum proses pengembangan dimulai. Padatahap ini dilakukan analisis terhadap jenis data, pemilihan algoritma, metode evaluasi kinerja, serta teknologi dan platform yang digunakan. Hasil analisis kebutuhan model ditunjukkan pada Tabel  \n3.1 berikut:  \nTabel 3. 1 Rekapitulasi Hasil Wawancara Administrator MBKM  \n\n| No | Requirements | Hasil Analisa |\n| --- | --- | --- |\n| 1. | Jenis Data | Data yang digunakan berupa teks atau tipe data string dalam Bahasa Indonesia. Sumber data berasal dari dokumen resmi Balai Bahasa Provinsi Lampung seperti SOP layanan, pedoman UKBI, panduan konsultasi kebahasaan dan kesastraan, informasi penyuluhan bahasa, FAQ layanan, serta hasil wawancara dengan stafBalai Bahasa Provinsi Lampung. Dataset disusun dalam format JSON yang memuat patterns (input pengguna) dan responses (jawaban sistem)","cbCaibYSpzQ9wCBs","https://ap.wps.com/l/cbCaibYSpzQ9wCBs","pdf",315279,14,"Indonesian","# Metode Penelitian\n## Jenis Penelitian\n## Sumber Data\n## Metodologi Pengembangan Chatbot\n### Model Requirements\n### Data Collecting","[{\"question\":\"Apa jenis dan pendekatan penelitian pada Bab III?\",\"answer\":\"Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan pendekatan kualitatif untuk mengembangkan chatbot berbasis NLP bagi pelayanan publik Balai Bahasa Provinsi Lampung.\"},{\"question\":\"Bagaimana data dikumpulkan dan apa fokus wawancara?\",\"answer\":\"Data dikumpulkan melalui wawancara kepada staf administrasi Balai Bahasa Provinsi Lampung untuk menggali kebutuhan, permasalahan pengguna, serta beban komunikasi akibat pertanyaan berulang.\"},{\"question\":\"Tahapan apa yang digunakan dalam pengembangan chatbot dan modelnya dievaluasi bagaimana?\",\"answer\":\"Pengembangan menggunakan Machine Learning Life Cycle, dengan evaluasi model memakai confusion matrix serta metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score.\"}]","BAB III - Metode Penelitian | PDF",22]