[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-158128-113":53,"doc-detail-158128-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},113,"id","chapter-iii-research-method-research-design-subjects-and-instruments","Bab III - Metode Penelitian - Desain, Subjek, dan Instrumen Penelitian","","Bab III membahas metode penelitian kualitatif untuk menelaah kemampuan literasi numerasi siswa kelas XII. Penelitian menggunakan studi kasus dengan prosedur pengumpulan data melalui triangulasi dan analisis induktif. Subjek terdiri dari 40 siswa kelas XII dari 75 peserta serta seluruh guru matematika, dengan alasan ketercukupan data dan kesesuaian kelas yang telah menyelesaikan materi. Instrumen berupa tes uraian dan non tes, disusun melalui indikator, kisi-kisi, pedoman penskoran, uji coba, serta analisis validitas dan reliabilitas.",{"@graph":63,"@context":119},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-iii-research-method-research-design-subjects-and-instruments/158128/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-iii-research-method-research-design-subjects-and-instruments/158128.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Riley West","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-08-29",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":77},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Pendekatan apa yang digunakan dalam penelitian ini dan apa dasarnya?","Question",{"text":109,"@type":110},"Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif menurut Sugiyono (2013) yang berlandaskan filsafat postpositivisme. Peneliti berperan sebagai instrumen utama dan pengumpulan data dilakukan secara purposive dan snowball dengan analisis induktif/kualitatif.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Mengapa subjek penelitian siswa ditetapkan sebanyak 40 orang dari 75 siswa?",{"text":114,"@type":110},"Sebanyak 40 siswa dipilih dari 75 peserta karena 35 siswa tidak memiliki kelengkapan data. Pemilihan juga mempertimbangkan bahwa kelas XII telah menyelesaikan seluruh materi pembelajaran matematika.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Bagaimana instrumen tes disusun dan diuji kualitasnya?",{"text":118,"@type":110},"Instrumen disusun dengan menentukan indikator, menyusun kisi-kisi, membuat pedoman penskoran, melakukan uji coba, penskoran, menganalisis hasil uji coba, lalu menetapkan instrumen yang digunakan. Kualitas instrumen diuji melalui validitas logis (expert judgement) dan validitas empiris menggunakan koefisien korelasi produk momen (Pearson), serta dilaporkan berdasarkan kriteria Guilford.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},158128,1787995940,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":89,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":77,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":136,"language":137,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":61,"update_tm":126,"read_time":141},1099523885074,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_9964176cb1d06d4a9deccf72a44ae3dc","BAB III  \nMETODE PENELITIAN  \n3.1 Desain Penelitian  \nPendekatan penelitian kualitatif menurut Sugiyono (2013) merupakan pendekatan penelitian berdasarkan filsafat postpositivisme yang digunakan untuk meneliti kondisi objek alamiah dengan peneliti sebagai instrumen utama, pengambilan sampel sumber data yang dilakukan secara purposive dan snowbaal, tenik pengumpulan data dengantriangulasi atau gabungan, analisis data yang bersifat induktif atau kualitatif, dan hasil penelitian yang berfokus pada makna dibandingkan hasil. Pendekatakan deskriptif merupakan studi mengenai penggambaran atau deskripsi yang sistematis, faktual, danakurat berdasarkan fakta, ciri, dan hubungan mengenai fenomena yang diselidiki. Adapun fenomena dalam penelitian ini adalah kemampuan literasi numerasi siswakelas XII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Cresswell (2018) menerangkan studi kasus merupakan sebuah desain penelitian kualitatif dengan peneliti mengeksplorasi secara mendalam suatu program, peristiwa, aktivitas, dan proses satu atau lebih individu dalam waktu tertentu untuk mengumpulkan informasi secara rinci dengan menggunakan berbagai macam prosedur pengumpulan data selama periode waktu yang berkelanjutan. Assyakurrohim (2023) menyebutkan studi kasus merupakan penelitian yang dilakukan peneliti untuk menggali suatu fenomena tertentu (kasus) dalam suatu waktu atau kegiatan serta mengumpulkan secara rinci dan mendalam dengan menggunakan berbagai prosedur pengumpulan data selama periode tertentu. Metode studi kasus dalam penelitian ini digunakanuntuk menggali informasi terkait kemampuan literasi numerasi siswa dalam menyelesaikan soal literasi numerasi berbasis soal SNBT.  \n3.2 Subjek Penelitian  \nSubjek dalam penelitian ini merupakan siswa kelas XII di salah satu SMA Negeri di Kota Bandung. Sebanyak 40 siswa yang diambil dari 75 siswa yang mengikuti tes kemampuan literasi numerasi. Hal ini dikarenakan sebanyak 35 siswa tidak memiliki  \nkelengkapan data. Sekolah tersebut dipilih karena dipandang dapat menggambarkan permasalahan penelitian, dengan pertimbangan kelas XII telah menyelesaikan seluruh materi pembelajaran matematika. Selanjutnya subjek kedua dalam penelitian ini adalah seluruh guru matematika yang mengajar di sekolah tersebut. Siswa dan guru yang menjadi subjek dalam penelitian ini dinotasikan dengan S untuk siswa dan Guntuk guru.  \n3.3 Instrumen Penelitian  \nInstrumen penelitian merupakan alat yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian. Instrumen yang digunakan berupa tes dan non tes. Adapun langkahlangkah penyusunan instrumen penelitian yang dilakukan peneliti adalah: 1) Menentukan indikator kemampuan literasi numerasi yang akan diteliti, 2) Menyusunkisi-kisi instrumen, 3) Menyusun pedoman penskoran, 4) Melakukan uji cobainstrumen, 5) Memberikan penskoran, 6) Analisis hasil uji coba instrumen, 7) Menentukan instrumen yang akan digunakan dalam penelitian.  \n1. Instrumen tes  \nInstrumen tes diperoleh dari hasil tes kemampuan literasi numerasi siswa yang berbentuk soal uraian. Indikator yang digunakan dalam instrumen tes antara lain, memahami masalah, memodelkan matematika berdasarkan permasalahan, menggunakan pengetahuan matematika dalam memecahkan masalah, dan menafsirkan serta mengevaluasi hasil sehingga diperoleh suatu kesimpulan yang tepat. Adapun pengujian yang dilakukan untuk menentukan kualitas instrumen layakatau tidaknya digunakan dijelaskan sebagai berikut.  \na. Validitas  \nValiditas suatu instrumen berkaitan dengan layak atau tidaknya suatu instrumen untuk diujikan. Suatu tes dikatakan valid apabila dapat menjalankan fungsi ukur secaratepat dan memberikan hasil ukur yang sesuai dengan tujuan dilakukannya pengukuran tersebut (Mantondang, 2009) . Adapun validitas dalam penelitian initerdiri dari validitas logis dan validitas empiris.  \nValiditas logis bertujuan untuk menunjukan kondisi instrumen yang digunakan telah memenuhi persyaratan valid berdasarkan teori dan ketentuan yang ada. Valid","cbCaijVlx91kFJkr","https://ap.wps.com/l/cbCaijVlx91kFJkr","pdf",360817,10,"Indonesian","# Bab III Metode Penelitian\n## 3.1 Desain Penelitian\n## 3.2 Subjek Penelitian\n## 3.3 Instrumen Penelitian\n## 1. Instrumen Tes\n## a. Validitas\n## b. Reliabilitas","[{\"question\":\"Pendekatan apa yang digunakan dalam penelitian ini dan apa dasarnya?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif menurut Sugiyono (2013) yang berlandaskan filsafat postpositivisme. Peneliti berperan sebagai instrumen utama dan pengumpulan data dilakukan secara purposive dan snowball dengan analisis induktif/kualitatif.\"},{\"question\":\"Mengapa subjek penelitian siswa ditetapkan sebanyak 40 orang dari 75 siswa?\",\"answer\":\"Sebanyak 40 siswa dipilih dari 75 peserta karena 35 siswa tidak memiliki kelengkapan data. Pemilihan juga mempertimbangkan bahwa kelas XII telah menyelesaikan seluruh materi pembelajaran matematika.\"},{\"question\":\"Bagaimana instrumen tes disusun dan diuji kualitasnya?\",\"answer\":\"Instrumen disusun dengan menentukan indikator, menyusun kisi-kisi, membuat pedoman penskoran, melakukan uji coba, penskoran, menganalisis hasil uji coba, lalu menetapkan instrumen yang digunakan. Kualitas instrumen diuji melalui validitas logis (expert judgement) dan validitas empiris menggunakan koefisien korelasi produk momen (Pearson), serta dilaporkan berdasarkan kriteria Guilford.\"}]","Bab III - Metode Penelitian - Desain, Subjek, dan Instrumen Penelitian | PDF",15]