[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-203957-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-203957-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","chapter-ii-theoretical-foundation-a-computer-based-test-cbt","BAB II - LANDASAN TEORI - A. Computer Based Test (CBT)","","Landasan teori pada bagian BAB II menguraikan konsep Computer Based Test (CBT) sebagai sistem evaluasi berbantuan komputer untuk mendukung penskoran, pelaksanaan tes, serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Pembahasan mencakup pengertian CBT menurut beberapa ahli, prosedur penggunaan yang meliputi pengarahan program, login peserta, pengerjaan soal, dan logout, serta mekanisme pelaksanaan CBT secara online, semi online, dan offline. Uraian juga menekankan pengaturan seperti pengacakan soal, batas waktu, automatic scoring, serta pembatasan akses ulang agar meminimalkan kecurangan.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/ujian/","Ujian",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-ii-theoretical-foundation-a-computer-based-test-cbt/203957/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-ii-theoretical-foundation-a-computer-based-test-cbt/203957.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Pentious","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-02","2026-09-04",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",6,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa pengertian Computer Based Test (CBT) menurut landasan teori ini?","Question",{"text":63,"@type":64},"CBT dijelaskan sebagai sistem evaluasi berbantuan komputer yang membantu guru dalam pelaksanaan tes dan penskoran, serta menampilkan hasil tanpa perlu koreksi manual. CBT juga dapat dilaksanakan secara langsung melalui online, semi online, atau offline.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Bagaimana prosedur umum menggunakan CBT dalam pelaksanaan ujian?",{"text":68,"@type":64},"Guru memberi pengarahan penggunaan program, peserta login dengan username dan password, mengerjakan soal sesuai petunjuk, lalu logout setelah selesai. Pada prosedur lain disebutkan perlengkapan sarana, pengemasan soal, penayangan soal otomatis, serta aturan waktu dan skor otomatis.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Apa perbedaan mekanisme CBT online, semi online, dan offline?",{"text":72,"@type":64},"CBT online memerlukan akses internet dan peserta mengakses paket soal ke server pusat melalui internet. CBT semi online menggunakan server atau LAN lokal dengan paket soal diinstal di server lokal, sementara hasil dikirim ke server pusat secara online setelah ujian. CBT offline dilakukan sepenuhnya melalui server lokal tanpa kebutuhan akses internet saat pengerjaan.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},203957,1788565293,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,109,113,117,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":107,"show_sort_weight":87,"slug":108},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":111,"show_sort_weight":87,"slug":112},49,"Sastra","literature",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":115,"show_sort_weight":87,"slug":116},52,"Teknologi","technology",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":118,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},1374404730887,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","BAB II  \nLANDASAN TEORI  \nA. Computer Based Test (CBT)  \n1. Pengertian Computer Based Test (CBT)  \nMenurut Novrianti,“CBT adalah sistem evaluasi berbantuan komputer yang bertujuan untuk membantu guru dalam melaksanakan evaluasi, baik penskoran, pelaksanaan tes maupun efektivitas dan efisiensi pelaksanaannya”.1 Dalam CBT soal yang sudah dikerjakan dapat langsung diketahui hasilnya tanpa harus mengoreksi.  \nMenurut Suprananto sebagaimana dikutip oleh Adi Pratomo dan Ronny Mantala,“Computer Based Test adalah sistem ujian menggunakan peralatankomputer sebagai media penyajian soal maupun jawaban dimana pelaksanaanujian tersebut juga dilaksanakan secara langsung”.2 Yang dimaksud langsung disini yaitu secara online, semi online, dan offline. Saiful Bahri [et. al. juga](et. al. juga)mendefinisikan, “CBT adalah ujian yang terkomputerisasi sehingga dapat disetting dan diprogram sesuai kebutuhan”.3 Misalnya setting pada model  \npengacakan soal, waktu pelaksanaan, penskoran, dan lain-lain.  \n1 Novrianti,“Pengembangan Computer Based Testing (CBT) Sebagai Alternatif Teknik Penilaian Hasil Belajar”, Lentera Pendidikan, 1 (2014), 37.  \n2 Adi Pratomo dan Ronny Mantala, “Pengembangan Aplikasi Ujin Berbasis Komputer Beserta Analisis Uji Guna Sistem Perangkat Lunaknya Menggunakan Metode Sumi (Software Usability Measurement Inventory)”, Jurnal Positif, 1 (2016), 3.  \n3 Saiful Bahri [et. al](et. al).,“Algoritma Random Pada Computer Based Test Penerimaan Mahasiswa Baru STTA Yogyakarta”, Compiler, 2 (2012), 158.  \nDari beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bahwa CBT adalahujian menggunakan komputer yang sebelumnya komputer sudah terinstalsebuah aplikasi ujian dan dapat disetting sesuai kebutuhan yang bertujuan untuk membantu serta memudahkan guru dan siswa dalam melaksanakan ujian, baik penskoran, pelaksanaan tes maupun efektifitas dan efisiensi pelaksanaannya.  \n2. Prosedur menggunakan CBT  \nMenurut Ahmad Syaiful Ulum prosedur menggunakan CBT, antara lain:  \na. Guru memberikan pengarahan dan petunjuk cara menggunakan program  \nCBT  \nb. Browser yang digunakan oleh peserta didik adalah Mozila Firefox  \nc. Peserta didik melakukan login pada halaman CBT dengan username dan password  \nd. Peserta ujian mengerjakan soal sesuai dengan petunjuk  \ne. Setelah peserta didik selesai mengerjakan diharuskan untuk logout.4 Prosedur di atas adalah prosedur umum yang belum diketahui setting  \ndalam mengerjakan soal. Sebelum ujian dilaksanakan peserta didik sudah diberisosialisasi awal tentang prosedur menggunakan CBT. Jadi, guru tidak membutuhkan waktu lama dalam memberikan pengarahan. Peserta didik diberi username dan password untuk login pada halaman CBT. Pemberian username dan password dilakukan tidak saatpelaksanaanujian tetapi sebelum waktu ujian  \n4 Ahmad Syaiful Ulum,“Implementasi Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Computer Based Test” (Tesis MA, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang, 2017), 123.  \ndilaksanakan. Sedangkan menurut Novrianti prosedur menggunakan CBT antara lain:  \na. Pengguna harus memastikan kelengkapan sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan CBT, seperti 1 unit PC (Personal Computer) untuk setiap siswa dan dilengkapi dengan CD (Compact Disk) CBT  \nb. Soal dikemas dalambentuk CD. Kemudian dimasukkanke dalam CD Room yang terdapat pada PC  \nc. Soal akan muncul seketika saat CD CBT dimasukkan ke dalam CD Room (Autorun Service)  \nd. Soal berupa tes objektif bentuk multiple choice item (pilihan ganda)  \ne. Baca dan silahkan dilihat terlebih dahulu video demo serta petunjuk umum dan khusus penggunaan CBT  \nf. Soal akan berlanjut setelah pengguna menjawab soal sebelumnya, tanpa bisa mengulanginya kembali. Sebagai upaya mengurangi kegiatan untuksaling menyontek  \ng. Soal berjumlah 20 butir yang terdiri dari pilihan ganda  \nh. Skor soal akan langsung muncul setelah pengguna menjawab soal ke 20 (automatic scoring)  \ni. Masing-masing soal diberikan durasi waktu untuk menjawab selama 1 menit, jika melebihi 1 meni","cbCaiiQVUo9T4XX9","https://ap.wps.com/l/cbCaiiQVUo9T4XX9","pdf",458087,25,"Indonesian","# A. Computer Based Test (CBT)\n## 1. Pengertian Computer Based Test (CBT)\n## 2. Prosedur menggunakan CBT\n## 3. Mekanisme penggunaan CBT","[{\"question\":\"Apa pengertian Computer Based Test (CBT) menurut landasan teori ini?\",\"answer\":\"CBT dijelaskan sebagai sistem evaluasi berbantuan komputer yang membantu guru dalam pelaksanaan tes dan penskoran, serta menampilkan hasil tanpa perlu koreksi manual. CBT juga dapat dilaksanakan secara langsung melalui online, semi online, atau offline.\"},{\"question\":\"Bagaimana prosedur umum menggunakan CBT dalam pelaksanaan ujian?\",\"answer\":\"Guru memberi pengarahan penggunaan program, peserta login dengan username dan password, mengerjakan soal sesuai petunjuk, lalu logout setelah selesai. Pada prosedur lain disebutkan perlengkapan sarana, pengemasan soal, penayangan soal otomatis, serta aturan waktu dan skor otomatis.\"},{\"question\":\"Apa perbedaan mekanisme CBT online, semi online, dan offline?\",\"answer\":\"CBT online memerlukan akses internet dan peserta mengakses paket soal ke server pusat melalui internet. CBT semi online menggunakan server atau LAN lokal dengan paket soal diinstal di server lokal, sementara hasil dikirim ke server pusat secara online setelah ujian. CBT offline dilakukan sepenuhnya melalui server lokal tanpa kebutuhan akses internet saat pengerjaan.\"}]","BAB II - LANDASAN TEORI - A. Computer Based Test (CBT) | PDF",39]