[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-495505-113":53,"doc-detail-495505-id":131},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":124,"head_meta":126,"extra_data":128,"updated_unix":130},113,"id","chapter-ii-kampung-inggris-bandung-e-plc-theoretical-foundation","BAB II - Kampung Inggris Bandung E-PLC - Landasan Teori","","BAB II memaparkan landasan teori mengenai Kampung Inggris Bandung dan konsep E-PLC. Bagian ini menguraikan definisi kursus menurut Direktorat Pembinaan Kursus dan Kelembagaan, Artasasmita, serta rujukan kamus bahasa Indonesia, termasuk karakter kursus sebagai pembelajaran terorganisir untuk orang dewasa maupun remaja dalam waktu singkat. Selanjutnya dijelaskan tujuan penyelenggaraan kursus/pelatihan berdasarkan UU Sisdiknas, lalu dibahas fokus pembelajaran Bahasa Inggris: konsep bahasa Inggris, metode belajar (Gouin, Berlitz/direct method, intuitive/panca indra, eklektik, all in one system), serta aspek kemampuan berbicara meliputi pengucapan, grammar, kosakata, kelancaran, berdialog, dan penyampaian ide secara jelas.",{"@graph":63,"@context":123},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-ii-kampung-inggris-bandung-e-plc-theoretical-foundation/495505/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-ii-kampung-inggris-bandung-e-plc-theoretical-foundation/495505.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Taylor Morgan","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-04","2026-10-02",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":77},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115,119],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Apa definisi kursus menurut Direktorat Pembinaan Kursus dan Kelembagaan serta Artasasmita?","Question",{"text":109,"@type":110},"Kursus dipahami sebagai proses pembelajaran pengetahuan atau keterampilan yang diselenggarakan dalam waktu singkat oleh lembaga berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan dunia usaha/industri. Artasasmita menegaskan kursus sebagai kegiatan pendidikan di masyarakat yang sengaja, terorganisir, dan sistematis untuk memberi materi tertentu kepada remaja atau orang dewasa agar memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang bermanfaat bagi diri dan masyarakat.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Apa tujuan penyelenggaraan kursus dan pelatihan berdasarkan UU Sisdiknas?",{"text":114,"@type":110},"Kursus dan pelatihan bertujuan memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, serta sikap untuk mengembangkan diri dan profesi, bekerja, usaha mandiri, dan/atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi bagi masyarakat yang membutuhkan.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Metode apa saja untuk belajar Bahasa Inggris yang dibahas, dan apa prinsip dasarnya?",{"text":118,"@type":110},"Dokumen membahas Metode Gouin (mulai dari bercakap-cakap dan membaca, tidak memulai dari tata bahasa), Berlitz/direct method (metode langsung), metode panca indra (pengajar mengucapkan lalu didengar dan ditirukan), metode eklektik (teknik disesuaikan dengan bahan, siswa, dan hasil), serta all in one system (pembelajaran tidak dipisah; mengerti apa yang didengar, diucapkan/katakan, dan dibaca).",{"name":120,"@type":107,"acceptedAnswer":121},"Aspek apa saja yang termasuk dalam kemampuan berbicara Bahasa Inggris?",{"text":122,"@type":110},"Kemampuan berbicara mencakup pengucapan yang tepat agar dipahami, tata bahasa (grammar) dalam pembentukan kalimat, kosakata yang tepat dan beragam, kemampuan berbicara lancar tanpa henti yang tidak perlu, kemampuan berdialog dua arah (mendengarkan dan merespons), serta kemampuan mengungkapkan ide dengan jelas.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":125,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":127,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":129,"site_id":56},495505,1790965330,{"code":4,"msg":5,"data":132},{"doc_id":129,"user_id":133,"nickname":89,"user_avatar":134,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":135,"file_id":136,"file_url":137,"file_type":138,"file_size":139,"view_count":77,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":140,"language":141,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":142,"faqs":143,"seo_title":144,"seo_description":61,"update_tm":145,"read_time":146},1099523885336,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","BAB II. KAMPUNG INGGRIS BANDUNG E-PLC  \nII.1 Landasan Teori  \nDirektorat Pembinaan Kursus dan Kelembagaan (2010) mendefinisikan kursus sebagai proses pembelajaran tentang pengetahuan atau keterampilan yang diselenggarakan dalam waktu singkat oleh suatu lembaga yang berorientasi padakebutuhan masyarakat dan dunia usaha/industri. Menurut Artasasmita (dalam Hatimah dan Sadri, 2008) . Pembelajaran Berwawasan kemasyarakatan. Jakarta: Universitas Terbuka) kursus adalah sebagai mata kegiatan pendidikan yang berlangsung di dalam masyarakat yang dilakukan secara sengaja, terorganisir, dan sistematis untuk memberikan materi pelajaran tertentu kepada orang dewasa atauremaja dalam waktu yang relatif singkat agar dapat memperoleh pengetahuan, ketrampilan, dan sikap yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan diri dan masyarakat.  \nDalam penjelasan pasal 26 ayat 5 undang-undang nomor 20 tahun 2003, dijelaskan bahwa kursus dan pelatihan adalah bentuk pendidikan berkelanjutan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dengan penekanan pada penguasaan keterampilan, standar kompetensi, pengembangan sikap kewirausahaan sertapengembangan kepribadian profesional. Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia bahwa kursus didefinisikan adalah pelajaran tentang suatu pengetahuan ataukepandaian yang diberikan dalam waktu singkat. Menurut Kamus Bahasa Indonesia Kontemporer bahwa kursus adalah pengajaran mengenai kemahiran, kepandaian, keahlian, pengetahuan, dan sebagiannya dalam waktu singkat.  \nII.1.1 Tujuan Tempat Kursus  \nSejalan dengan undang-undang Sisdiknas nomor 20 tahun 2003 pasal 26 ayat 5, maka kursus dan pelatihan diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan bekalpengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, dan sikap untuk mengembangkan diri, mengembangkan profesi, bekerja, usaha mandiri, dan/atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, kepada masyarakat yang membutuhkan. Penting untuk dicatat bahwa tujuan tempat kursus dapat berbeda tergantung pada  \njenis kursus, target peserta, dan kebutuhan pembelajaran yang spesifik. Setiap tempat kursus harus berupaya memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan.  \nII.1.2 Bahasa Inggris  \nBahasa Inggris adalah bahasa internasional yang digunakan untuk komunikasi antar bangsa selain untuk mengajar dan memajukan ilmu pengetahuan karena sebagian besar buku-buku tentang subjek tersebut berasal dari luar negeri. (Izzan dan Mahfuddin 2007) .  \nII.1.3 Metode Belajar Bahasa Inggris  \nIzzan dan Mahfuddin (2007) menjelaskan belajar adalah proses yang menegangkanyang dapat menyebabkan kecemasan pada orang-orang dari segala usia, tetapi berbeda dengan belajar pada anak-anak karena proses belajar yang berbeda. Ahli bahasa menjelaskan metode-metode berikut ini untuk belajar bahasa:  \n• Metode Gouin (La Methode Gouin) oleh seorang Perancis yang bernama Gouin. Menurut Gouin pembelajaran bahasa seharusnya dimulai dengan bercakapcakap dan membaca, serta tidak memulai dengan pelajaran tata bahasa (Grammatical) . Kelebihan dari metode ini adalah untuk melatih berbicara dan mendengar.  \n• Berlitz Method, yang disebut juga metode langsung (the direct method), metode alamiah (natural method), metode lisan (oral method), atau metode modern (modern method) .  \n• Jangan menggunakan terjemahan kecuali jika terpaksa. Metode ini hampir samadengan metode Gouin, hanya benda atau barang harus diperhatikan.  \n• La Methode intuitive, dinamakan juga metode panca indra, yaitu dengan pengajar mengucapkan kemudian didengar dan ditirukan oleh pelajar.  \n• Metode eklektik adalah kumpulan teknik penyajian bahan pelajaran yang disesuaikan dengan:  \n- Bahan pelajaran tertentu  \n- Siswa tertentu  \n- Hasil yang dituju.  \n• Dalam metode ini pengajar yang menentukan teknik dalam membantu dan memudahkan siswa mempelajari bahan pelajaran dengan memperhatikan dan memperhitungkan kemampuan, keinginan, dan keadaan siswa.  \n• Metode all in one system atau metode kesatuan adalah cara pembelajaran bahasa yang tidak boleh dipisa","cbCaihlHAKBq08ne","https://ap.wps.com/l/cbCaihlHAKBq08ne","pdf",928672,25,"Indonesian","# II.1 Landasan Teori\n## II.1.1 Tujuan Tempat Kursus\n## II.1.2 Bahasa Inggris\n## II.1.3 Metode Belajar Bahasa Inggris\n## II.1.4 Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris","[{\"question\":\"Apa definisi kursus menurut Direktorat Pembinaan Kursus dan Kelembagaan serta Artasasmita?\",\"answer\":\"Kursus dipahami sebagai proses pembelajaran pengetahuan atau keterampilan yang diselenggarakan dalam waktu singkat oleh lembaga berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan dunia usaha/industri. Artasasmita menegaskan kursus sebagai kegiatan pendidikan di masyarakat yang sengaja, terorganisir, dan sistematis untuk memberi materi tertentu kepada remaja atau orang dewasa agar memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang bermanfaat bagi diri dan masyarakat.\"},{\"question\":\"Apa tujuan penyelenggaraan kursus dan pelatihan berdasarkan UU Sisdiknas?\",\"answer\":\"Kursus dan pelatihan bertujuan memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, serta sikap untuk mengembangkan diri dan profesi, bekerja, usaha mandiri, dan/atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi bagi masyarakat yang membutuhkan.\"},{\"question\":\"Metode apa saja untuk belajar Bahasa Inggris yang dibahas, dan apa prinsip dasarnya?\",\"answer\":\"Dokumen membahas Metode Gouin (mulai dari bercakap-cakap dan membaca, tidak memulai dari tata bahasa), Berlitz/direct method (metode langsung), metode panca indra (pengajar mengucapkan lalu didengar dan ditirukan), metode eklektik (teknik disesuaikan dengan bahan, siswa, dan hasil), serta all in one system (pembelajaran tidak dipisah; mengerti apa yang didengar, diucapkan/katakan, dan dibaca).\"},{\"question\":\"Aspek apa saja yang termasuk dalam kemampuan berbicara Bahasa Inggris?\",\"answer\":\"Kemampuan berbicara mencakup pengucapan yang tepat agar dipahami, tata bahasa (grammar) dalam pembentukan kalimat, kosakata yang tepat dan beragam, kemampuan berbicara lancar tanpa henti yang tidak perlu, kemampuan berdialog dua arah (mendengarkan dan merespons), serta kemampuan mengungkapkan ide dengan jelas.\"}]","BAB II - Kampung Inggris Bandung E-PLC - Landasan Teori | PDF",1790914174,39]