[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-158092-113":53,"doc-detail-158092-id":131},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":124,"head_meta":126,"extra_data":128,"updated_unix":130},113,"id","chapter-5-conclusions-and-recommendations-research-closing-section","BAB V - KESIMPULAN DAN SARAN - Bagian Penutup Penelitian","","Bab V merangkum hasil penelitian tentang perbedaan minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada siswa kelas XI SMA Negeri 3 Batanghari ditinjau dari parental autonomy support dan status sosial ekonomi. Kesimpulan utama menunjukkan parental autonomy support dan minat berada pada kategori tinggi, serta terdapat perbedaan signifikan berdasarkan tingkat parental autonomy support. Sebaliknya, status sosial ekonomi dan interaksi parental autonomy support dengan status sosial ekonomi tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Bab ini diakhiri dengan saran bagi orang tua, siswa, guru BK, dan pihak sekolah untuk memperkuat dukungan otonomi dan kesiapan melanjutkan studi.",{"@graph":63,"@context":123},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-5-conclusions-and-recommendations-research-closing-section/158092/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-5-conclusions-and-recommendations-research-closing-section/158092.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Oliver","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-19","2026-08-29",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":80},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115,119],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Bagaimana gambaran parental autonomy support dan minat melanjutkan pendidikan pada siswa kelas XI SMA Negeri 3 Batanghari?","Question",{"text":109,"@type":110},"Secara umum parental autonomy support berada pada kategori tinggi (78,25%), dan minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi juga berada pada kategori tinggi (78,72%).","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Apakah ada perbedaan minat melanjutkan pendidikan ditinjau dari parental autonomy support?",{"text":114,"@type":110},"Ada perbedaan yang signifikan. Siswa dengan parental autonomy support tinggi memiliki rata-rata minat lebih tinggi (119,906) dibandingkan yang rendah (108,899).",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Apakah status sosial ekonomi dan interaksi parental autonomy support dengan status sosial ekonomi memengaruhi minat secara signifikan?",{"text":118,"@type":110},"Tidak. Status sosial ekonomi tidak menunjukkan perbedaan signifikan (0,426 > 0,05), dan interaksi parental autonomy support dengan status sosial ekonomi juga tidak signifikan (0,264 > 0,05).",{"name":120,"@type":107,"acceptedAnswer":121},"Apa saran utama bagi orang tua dalam hasil penelitian ini?",{"text":122,"@type":110},"Orang tua diharapkan meningkatkan dan mempertahankan dukungan otonomi, mencakup kebebasan, penghargaan terhadap pandangan anak, serta dorongan emosional agar kemandirian dan tanggung jawab dalam keputusan pendidikan semakin kuat.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":125,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":127,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":129,"site_id":56},158092,1787994596,{"code":4,"msg":5,"data":132},{"doc_id":129,"user_id":133,"nickname":89,"user_avatar":134,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":135,"file_id":136,"file_url":137,"file_type":138,"file_size":139,"view_count":80,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":140,"language":141,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":142,"faqs":143,"seo_title":144,"seo_description":61,"update_tm":130,"read_time":145},8796095461610,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","BAB V  \nKESIMPULAN DAN SARAN  \nA. Kesimpulan  \nBerdasarkan hasil penelitian mengenai Perbedaan Minat Melanjutkan Pendidikan Ke Perguruan Tinggi pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 3 Batanghari Ditinjau dari Parental autonomy support dan Status Sosial Ekonomi peneliti mendapatkan kesimpulan sebagai berikut:  \n1. Gambaran parental autonomy support siswa kelas XI SMA Negeri 3 Batanghari secara umum berada pada kategori tinggi dengan persentasesebesar 78,25%, di mana sebanyak 47,85% siswa berada pada kategori tinggi dan 52, 14% pada kategori rendah. Gambaran status sosial ekonomimenunjukkan bahwa sebagian besar siswa berasal dari keluarga dengan kategori rendah (51,42%), sementara 48,57% berada pada kategori tinggi. Adapun gambaran minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi secara umum berada pada kategori tinggi dengan persentase sebesar  \n78,72%, di mana sebanyak 65,71% siswa berada pada kategori tinggi, 32,85% pada kategori sedang, dan 1,42% pada kategori rendah.  \n2. Terdapat perbedaan yang signifikan minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ditinjau dari tingkatan parental autonomy support padasiswa kelas XI SMA Negeri 3 Batanghari, dengan nilai signifikansi sebesar  \n0,000 \u003C 0,05 . Siswa dengan parental autonomy support tinggi memilikirata-rata minat sebesar 119,906, lebih tinggi dibandingkan siswa dengan parental autonomy support rendah yang memiliki rata-rata sebesar 108,899 .  \nHal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan otonomi yang diberikan orang tua, maka semakin tinggi pula minat siswa untukmelanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.  \n3. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ditinjau dari tingkatan status sosial ekonomi pada siswakelas XI SMA Negeri 3 Batanghari, dengan nilai signifikansi sebesar 0,426> 0,05 . Meskipun siswa dengan status sosial ekonomi tinggi memiliki ratarata minat yang sedikit lebih tinggi (115,484) dibandingkan siswa dengan status sosial ekonomi rendah (113,320), perbedaan tersebut tidak signifikansecara statistik. Hal ini menunjukkan bahwa tinggi rendahnya kondisi ekonomi keluarga tidak secara langsung membedakan minat siswa dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.  \n4. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan minat melanjutkan pendidikan ditinjau dari interaksi parental autonomy support dan status sosial ekonomipada siswa kelas XI SMA Negeri 3 Batanghari, dengan nilai signifikansisebesar 0,264 > 0,05 . Artinya, perbedaan minat melanjutkan pendidikan berdasarkan parental autonomy support tetap konsisten pada berbagai tingkat status sosial ekonomi, baik tinggi maupun rendah. Hal ini dipertegas oleh data deskriptif yang menunjukkan bahwapada kelompok siswa dengan parental autonomy support tinggi, perbedaan rata-rata minat antara kelompok penghasilan rendah (120,343) dan tinggi (119,469) sangat kecil, sehingga tidak membentuk pola interaksi yang bermakna. Dengandemikian, parental autonomy support merupakan faktor yang lebih stabil  \ndan dominan dibandingkan status sosial ekonomi dalam membedakan minatsiswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.  \nB. Saran  \nBerdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka penelitimemberikan beberapa saran sebagai berikut:  \n1. Bagi Orang Tua  \nBerdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa gambaran parental autonomy support berada pada kategori tinggi dan terdapat perbedaan signifikan minat melanjutkan pendidikan ditinjau dari tingkatan parental autonomy support, orang tua diharapkan dapat terus meningkatkan dan mempertahankan dukungan otonomi kepada anak. Dukungan orang tuatidak hanya berupa aspek finansial, tetapi juga mencakup pemberian kebebasan, penghargaan terhadap pandangan anak, serta doronganemosional yang menumbuhkan kemandirian dan tanggung jawab dalampengambilan keputusan pendidikan. Orang tua diharapkan lebih reflektif dan proaktifdalam memberikan dukungan otonomi kepada anak, meskipun berada dalam keterbatasan ekonomi keluarga, karena hasil penelitian ini mem","cbCaillkcRm5k2ft","https://ap.wps.com/l/cbCaillkcRm5k2ft","pdf",217066,7,"Indonesian","# Kesimpulan\n## Parental autonomy support dan minat\n## Perbedaan berdasarkan parental autonomy support\n## Tidak ada perbedaan berdasarkan status sosial ekonomi\n## Tidak ada perbedaan pada interaksi\n# Saran\n## Bagi orang tua\n## Bagi siswa\n## Bagi guru Bimbingan dan Konseling\n## Bagi pihak sekolah","[{\"question\":\"Bagaimana gambaran parental autonomy support dan minat melanjutkan pendidikan pada siswa kelas XI SMA Negeri 3 Batanghari?\",\"answer\":\"Secara umum parental autonomy support berada pada kategori tinggi (78,25%), dan minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi juga berada pada kategori tinggi (78,72%).\"},{\"question\":\"Apakah ada perbedaan minat melanjutkan pendidikan ditinjau dari parental autonomy support?\",\"answer\":\"Ada perbedaan yang signifikan. Siswa dengan parental autonomy support tinggi memiliki rata-rata minat lebih tinggi (119,906) dibandingkan yang rendah (108,899).\"},{\"question\":\"Apakah status sosial ekonomi dan interaksi parental autonomy support dengan status sosial ekonomi memengaruhi minat secara signifikan?\",\"answer\":\"Tidak. Status sosial ekonomi tidak menunjukkan perbedaan signifikan (0,426 \\u003e 0,05), dan interaksi parental autonomy support dengan status sosial ekonomi juga tidak signifikan (0,264 \\u003e 0,05).\"},{\"question\":\"Apa saran utama bagi orang tua dalam hasil penelitian ini?\",\"answer\":\"Orang tua diharapkan meningkatkan dan mempertahankan dukungan otonomi, mencakup kebebasan, penghargaan terhadap pandangan anak, serta dorongan emosional agar kemandirian dan tanggung jawab dalam keputusan pendidikan semakin kuat.\"}]","BAB V - KESIMPULAN DAN SARAN - Bagian Penutup Penelitian | PDF",11]