[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-228508-113":53,"doc-detail-228508-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},113,"id","chapter-5-conclusion","BAB V - PENUTUP","","Bab V berisi bagian Penutup yang menyajikan kesimpulan dan saran terkait urgensi pengolahan tempat kejadian perkara (TKP) dalam mengungkap tindak pidana pembunuhan. Kesimpulan menekankan bahwa TKP merupakan sumber informasi awal untuk menentukan status quo/keaslian, memahami modus, serta memperoleh dan mengumpulkan barang bukti dan alat bukti. Uraian juga memaparkan kendala internal dan eksternal penyidik, beserta upaya mengatasinya, serta rekomendasi peningkatan profesionalisme penyidik dan partisipasi masyarakat agar TKP tidak dirusak.",{"@graph":63,"@context":119},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-5-conclusion/228508/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-5-conclusion/228508.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Levi","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-06","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":80},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Mengapa pengolahan TKP penting dalam pengungkapan tindak pidana pembunuhan?","Question",{"text":109,"@type":110},"TKP menjadi sumber informasi awal untuk menentukan status quo atau keaslian tempat kejadian, memahami modus tindak pidana, serta memperoleh dan mengumpulkan barang bukti dan alat bukti.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Apa saja kendala internal yang dihadapi penyidik saat melakukan pengolahan TKP?",{"text":114,"@type":110},"Kendala internal meliputi petugas penyidik kurang profesional karena kemampuan terbatas serta keterbatasan peralatan/sarana yang mendukung keberhasilan pengolahan TKP.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Bagaimana upaya penyidik Polres Pasuruan mengatasi kendala eksternal?",{"text":118,"@type":110},"Upaya dilakukan dengan mencari saksi melalui wawancara dan menggali informasi dari saksi, memberi penyuluhan kepada masyarakat agar TKP tidak rusak, serta menutupi dan memindahkan barang bukti bila rusak karena faktor alam.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},228508,1789026925,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":89,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":80,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":77,"language":136,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":137,"faqs":138,"seo_title":139,"seo_description":61,"update_tm":126,"read_time":140},7971461740909,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","92  \nBAB V  \nPENUTUP  \nA. Kesimpulan  \nBerdasarkan pembahasan pada Bab IV tersebut, maka kesimpulan diperoleh adalah sebagai berikut :  \n1. Urgensi pengolahan TKP oleh penyidik dalam mengungkap tindak pidana pembunuhan adalah bahwa tempat kejadian perkara ini merupakan sumber informasi awal dalam pengungkapan perkarapidana, pengolahan TKP sangat penting dilakukan untukmenentukan status quo atau keaslian suatu tempat kejadian perkara, Pengolahan TKP penting dilakukan untuk mengetahui modus tindak pidana yang terjadi, pengolahan TKP penting dilakukan dalam rangka memperoleh dan mengumpulkan barangbukti, pengolahan TKP dilakukan untuk mencari alat bukti yang digunakan untuk meyakinkan hakim bahwa suatu tindak pidana itu benar-benar terjadi.  \n2. Kendala-kendala yang dihadapi penyidik dalam melakukan pengolahan TKP guna mengungkap tindak pidana pembunuhanterdiri dari kendala internal dan kendala eksternal.  \na. Kendala Internal meliputi petugas penyidik yang kurang profesional dalam melakukan pengolahan TKP karena kurangmemiliki kemampuan yang berkualitas dan sangat terbatasnyaperalatan/sarana yang mendukung suksesnya pengolahan TKP.  \n93  \nb. Kendala Eksternal yakni kesulitan memperoleh saksi, karenaanggota masyarakat tidak bersedia menjadi saksi, rusaknya TKP yang disebabkan oleh faktor manusia maupun faktoralam karena cuaca buruk, anggota masyarakat yang mengetahui kejadian suatu tindak pidana tersebut terlambatmelapor kepada petugas penyidik, kelihaian tersangka dalam menghilangkan barang bukti yang ada di tempat kejadian perkara.  \n3. Upaya-upaya yang dilakukan oleh penyidik Polres Pasuruan dalam mengatasi kendala-kendala yang dihadapi saat melakukan pengolahan TKP tindak pidana pembunuhan adalah sebagaiberikut:  \na. Upaya untuk mengatasi kendala internal dilakukan dengan cara memperbaiki dan meningkatkan kinerja penyidik pada fungsi Reskrim dan memenuhi secara optimal terhadapkebutuhan sarana dan prasarana tersebut agar tidak terjadikesalahan yang dilakukan oleh para penyidik.  \nb. Upaya untuk mengatasi kendala Eksternal dilakukan dengan cara berupaya mencari saksi dengan melakukan wawancara serta mencari informasi-informasi yang didapat dari saksi ; upaya untuk menanggulangi tempat kejadian perkara yang rusak karena manusia dapat ditanggulangi dengan cara memberikan penyuluhan kepada masyarakat, sedangkan  \n94  \nupaya untuk menaggulangi karena faktor alam dilakukandengan cara menutupi dan memindahkan barang-barang yang dianggap penting sebagai barang bukti ketempat yang lebihaman; penyidik hendaknya dapat datang lebih awal sebelummasyarakat mendahului memasuki TKP sehingga keaslian TKP tetap terjaga sebagaimana keadaan aslinya; upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam hal kelihaian tersangka yakni dengan cara berupaya mencari sumber informasi lain seperti menggali informasi dari korban apabilakorban masih hidup dan menggali informasi dari keluargakorban apabila korban sudah mati.  \nB. Saran  \n1. Petugas penyidik hendaknya lebih profesional dalam melakukan pengolahan TKP karena kemampuan penyidik yang berkualitas akan membuahkan hasil yang maksimal. Kemampuan penyidik tersebut dapat ditingkatkan dengan cara mengikuti pendidikan kejuruan reserse yang diselenggarakan oleh Polri.  \n2. Masyarakat harus peduli akan pentingnya suatu tempat kejadian perkara karena di TKP itulah dapat ditemukan bukti-bukti yang dapat membuat terang suatu tindak pidana, maka masyarakat harusberpartisipasi dalam penyelenggaraan olah TKP yakni dengan cara tidak merusak suatu TKP.","cbCaiuRKyftb0m7U","https://ap.wps.com/l/cbCaiuRKyftb0m7U","pdf",1619933,"Indonesian","# PENUTUP\n## A. Kesimpulan\n## B. Saran","[{\"question\":\"Mengapa pengolahan TKP penting dalam pengungkapan tindak pidana pembunuhan?\",\"answer\":\"TKP menjadi sumber informasi awal untuk menentukan status quo atau keaslian tempat kejadian, memahami modus tindak pidana, serta memperoleh dan mengumpulkan barang bukti dan alat bukti.\"},{\"question\":\"Apa saja kendala internal yang dihadapi penyidik saat melakukan pengolahan TKP?\",\"answer\":\"Kendala internal meliputi petugas penyidik kurang profesional karena kemampuan terbatas serta keterbatasan peralatan/sarana yang mendukung keberhasilan pengolahan TKP.\"},{\"question\":\"Bagaimana upaya penyidik Polres Pasuruan mengatasi kendala eksternal?\",\"answer\":\"Upaya dilakukan dengan mencari saksi melalui wawancara dan menggali informasi dari saksi, memberi penyuluhan kepada masyarakat agar TKP tidak rusak, serta menutupi dan memindahkan barang bukti bila rusak karena faktor alam.\"}]","BAB V - PENUTUP | PDF",5]