[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-229616-113":53,"doc-detail-229616-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","chapter-5-conclusion-and-suggestions","BAB V - KESIMPULAN DAN SARAN","","Bab V merangkum hasil penelitian tentang implementasi manajemen strategik pendidikan tinggi kepariwisataan berbasis pelanggan di STP Bandung. Kesimpulan menegaskan penyelenggaraan belum optimal pada aspek penyelenggaraan pendidikan, sarana prasarana, layanan akademik, keuangan, serta kemampuan penguasaan teknologi informasi. Diperlukan alat ukur kinerja manajemen strategik berbasis Balanced Scorecard untuk memetakan permasalahan dan menyusun saran serta rekomendasi. Pembahasan menyoroti pelaksanaan, evaluasi empat perspektif, termasuk perspektif pelanggan dan proses internal.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-5-conclusion-and-suggestions/229616/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-5-conclusion-and-suggestions/229616.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Anda","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-08","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",5,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa kesimpulan utama tentang implementasi manajemen strategik di STP Bandung?","Question",{"text":110,"@type":111},"Penyelenggaraan implementasi manajemen strategik STP Bandung belum berjalan secara optimal pada aspek pendidikan, sarana prasarana, layanan akademik, keuangan, serta penguasaan teknologi informasi.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Mengapa diperlukan alat ukur kinerja manajemen strategik dalam penelitian ini?",{"text":115,"@type":111},"Alat ukur diperlukan untuk memetakan permasalahan pada berbagai aspek, sehingga dapat disusun saran dan rekomendasi guna memaksimalkan kinerja manajemen pendidikan di STP Bandung.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Apa dasar evaluasi kinerja STP Bandung pada penelitian ini?",{"text":119,"@type":111},"Evaluasi menggunakan Balanced Scorecard dari empat perspektif: pelanggan, proses bisnis internal, pembelajaran dan pertumbuhan, serta keuangan.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},229616,1789041414,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":11},962075006959,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/e0002397efbe92a78e?_k=1776741047341049297","250  \nBAB V  \nKESIMPULAN DAN SARAN  \nA. Kesimpulan  \nBerdasarkan kepada hasil penelitian dan pembahasan kepada pertanyaan di  \ndalam rumusan masalah penelitian Implementasi Manajemen Strategik  \nPendidikan Tinggi Kepariwisataan Berbasis Pelanggan maka dapat ditarik  \nsimpulan bahwa penyelenggaran implementasi manajemen strategik di STP  \nBandung belum berjalan secara optimal baik dilihat dari aspek penyelenggaraan  \npendidikan, sarana dan prasarana, layanan akademik, keuangan, serta kemampuan  \npenguasaan teknologi informasi. Maka dari itu diperlukan suatu alat ukur kinerja  \nmanajemen strategik untuk dapat memetakan permasalahan yang ada pada aspek  \naspek tersebut sehingga dapat dihasilkan suatu saran dan rekomendasi guna  \nmemaksimalkan kinerja manajemen pendidikan di STP Bandung. Alat ukur yang  \nkinerja manajemen dalam penelitian ini digunakan balanced scorecard.  \n1. Pelaksanaan Manajemen Strategis STP Bandung  \nSTP Bandung merupakan lembaga pendidikan tinggi vokasional yang  \nmenghasilkan lulusannya memiliki kompetensi dan berdaya saing internasional  \ndalam berbagai bidang pekerjaan dan levelisasi jabatan di bidang pariwisata,  \nstatus kelembagaannya merupakan Sekolah Tinggi Kedinasan yang beradadibawah lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan padakenyataannya STP Bandung menerima calon mahasiswa baru dari umum dan lulusannya tidak secara otomatis menjadi pegawai Kemenparkraf, artinya dapat  \n251  \ndikatakan bukan sekolah kedinasan murni akan tetapi hanya status kelembagaannya saja yang dinas dan seluruh kebijakan mulai dari penganggaran, SDM, sarana prasarana, kurikulum dan kuantitas penerimaan mahasiswa baruditetapkan dari pusat atau masih bersifat sentralisasi. Kondisi tersebut membentuk keterbatasan manajemen STP Bandung dalam melakukan pengembangan diri baik  \ndalam segi keilmuan maupun dalam segi manajemen, hal tersebut karena sifatnya  \nsentralistik dalam arti bahwa kebijakan pusat merupakan harga mutlak bagi  \nmanajemen STP Bandung yang harus dipatuhi.  \nDalam mencapai visi dan misi sekolah tinggi pariwisata menjadi yang  \nterdepan diantara pesaing melalui upaya membangun SDM yang profesional dan  \nberkualitas internasional di bidang kepariwisataan, baik pada pihak pengelola  \nmaupun lulusan STP Bandung telah memiliki tingkat profesionalisme yang  \nmemadai dalam aspek pengetahuan, keterampilan dan perilaku, sesuai dengan  \ntugas dan fungsinya yang dilandasi oleh nilai-nilai yang dikembangkan di STP  \nBandung yaitu 5 K, (Kejujuran, Kepedulian, Komitmen, Kolektivitas,  \nKeselarasan) secara normatif sangat baik sebagai landasan dalam sistem nilai  \norganisasi yang diyakini dapat membawa seluruh civitas dalam membangun  \nbudaya organisasi sesuai dengan tuntutan perubahan yang di dalamnya memiliki  \npanduan moral yang berlandaskan kebenaran dan kebaikan. Namun dalam  \nimplementasinya nilai-nilai tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam prilaku kehidupan berorganisasi. Hal tersebut akan mempengaruhi pembentukan budaya organisasi yang kurang, bilamana nilai-nilai tersebut tidak diimplementasikandengan baik di lingkungan STP Bandung.  \n252  \nPelaksanaan implementasi manajemen strategik di STP Bandung dalam rangka menuju perguruan tinggi pariwisata berkelas dunia secara keseluruhantelah dilaksanakan dengan baik, tetapi belum dapat mengantarkan STP Bandung menuju perguruan tinggi kelas dunia. Beberapa permasalahan yang menghambat pencapaian STP Bandung menuju perguruan tinggi pariwisata berkelas dunia  \nadalah produktivitas tenaga pendidik dalam penelitian pariwisata dalam bentuk  \njurnal dan publikasi ilmiah, serta pemanfaatan teknologi informasi yang  \nmenunjang kegiatan akademik oleh tenaga pendidik dan kependidikan.  \n2. Evaluasi Implementasi Manajemen Strategik STP Bandung dalam  \nPenyelenggaraan Perguruan Tinggi Kepariwisataan Berbasis Pelanggan  \nBerdasarkan kepada hasil pengukuran pencapaian kinerja STP Bandung  \ndengan menggunakan Balanced Scorecard dari empat perspektif, yaitu pelanggan,  \npro","cbCaipfJYrF9zVtk","https://ap.wps.com/l/cbCaipfJYrF9zVtk","pdf",757595,39,"Indonesian","# BAB V KESIMPULAN DAN SARAN\n## A. Kesimpulan\n## 1. Pelaksanaan Manajemen Strategis STP Bandung\n## 2. Evaluasi Implementasi Manajemen Strategik STP Bandung dalam Penyelenggaraan Perguruan Tinggi Kepariwisataan Berbasis Pelanggan\n## a. Perspektif Pelanggan\n## b. Proses Internal","[{\"question\":\"Apa kesimpulan utama tentang implementasi manajemen strategik di STP Bandung?\",\"answer\":\"Penyelenggaraan implementasi manajemen strategik STP Bandung belum berjalan secara optimal pada aspek pendidikan, sarana prasarana, layanan akademik, keuangan, serta penguasaan teknologi informasi.\"},{\"question\":\"Mengapa diperlukan alat ukur kinerja manajemen strategik dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Alat ukur diperlukan untuk memetakan permasalahan pada berbagai aspek, sehingga dapat disusun saran dan rekomendasi guna memaksimalkan kinerja manajemen pendidikan di STP Bandung.\"},{\"question\":\"Apa dasar evaluasi kinerja STP Bandung pada penelitian ini?\",\"answer\":\"Evaluasi menggunakan Balanced Scorecard dari empat perspektif: pelanggan, proses bisnis internal, pembelajaran dan pertumbuhan, serta keuangan.\"}]","BAB V - KESIMPULAN DAN SARAN | PDF"]