[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-159235-113":53,"doc-detail-159235-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","chapter-4-discussion-of-research-results-41-arrangement-of-employee-recruitment-system","BAB IV - PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN - 4.1 Penataan Sistem Rekrutmen Pegawai","","Pembahasan hasil penelitian ini menguraikan tahapan rekrutmen pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Semarang, mulai dari penataan kebutuhan melalui analisis berbasis ABK dan komposisi pegawai hingga penyusunan formasi yang diprioritaskan untuk membuka pendaftaran. Dokumen menjelaskan proses pengumuman, pendaftaran, seleksi administrasi, pelaksanaan tes, hingga pemberkasan dan pengukuhan status CPNS. Selain itu, dibahas analisis jabatan serta peran BKD dalam pengolahan data, pengajuan kuota e-formasi, penempatan, sampai persyaratan menuju PNS seperti prajab, uji kesehatan, dan diklat.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-4-discussion-of-research-results-41-arrangement-of-employee-recruitment-system/159235/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-4-discussion-of-research-results-41-arrangement-of-employee-recruitment-system/159235.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Margaret","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-08-29",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",8,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Bagaimana BKD menata kebutuhan rekrutmen pegawai di Kabupaten Semarang?","Question",{"text":110,"@type":111},"BKD menganalisis kebutuhan kerja tiap SKPD berdasarkan ABK dan komposisi pegawai saat ini. Kekurangan dihitung, lalu diusulkan sebagai formasi melalui proses persetujuan kuota.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Apa saja tahapan rekrutmen CPNS yang dijelaskan dalam bab ini?",{"text":115,"@type":111},"Tahapannya meliputi pengumuman, penerimaan pendaftaran, seleksi administrasi, pelaksanaan tes, pengumuman hasil, pemberkasan, pengajuan pengukuhan NIP, hingga penerbitan SK CPNS.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Apa peran analisis jabatan dan e-formasi menurut dokumen ini?",{"text":119,"@type":111},"Analisis jabatan dan badan kerja utama dilakukan organisasi/Setda, sedangkan BKD menyiapkan dan mengolah hasil untuk kebutuhan rekrutmen. BKD mengajukan ke Menpan melalui aplikasi e-formasi terkait kelebihan atau kekurangan pegawai.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},159235,1788014871,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},137451207643,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_3d24733baf745e90a7e4bdd5f77d97b2","BAB IV  \nPEMBAHASAN HASIL PENELITIAN  \n4.1 Penataan Sistem Rekrutmen Pegawai  \nBerdasarkan hasil wawancara dengan Ibu Rosmayanti (staf sub bidang pengadaan dan pegangkatan pegawai negeri sipil di BKD Kabupaten Semarang), seluruh OPD Kabupaten Semarang yang dituangkan dalam Perbup tahun 2016. BKD akan menganalisis kebutuhan kerja terlihat kebutuhan masing-masing SKPD. Tugas ini dilakukan pada bidang pengadaan mutasi, sub bidangnya adalah formasipengadaan dan pemindahan, sehingga setiap tahun BKD mengusulkan tambahan pegawai, mengajukan ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara mengenaipengusulan formasi. Dasar formasi ini adalah ABK dan komposisi pegawai saat ini dan kebutuhan berdasarkan ABK. Dalam formasi ada aplikasi informasi, entry kebutuhan pegawai berdasarkan ABK misalnya pegawai saat ini ada 45 orang, berdasarkan ABK kebutuhan adalah 50, sehingga kurang 5, angka 5 orang pegawaiinilah yang diusulkan ke Kemenpan oleh BKD. Dari Kemenpan dapat diketahui berapa banyak yang disetujui dengan menimbang kemampuan keuangan negara/ Setelah keluar persetujuan kuota, maka BKD akan menyusun formasi yang diprioritaskan. Prioritas formasi tersebut yang akan digunakan untuk membuka pendaftaran CPNS. Tahap selanjutnya adalah pengumuman. Setelah pengumuman, BKD akan menerima pendaftaran, diseleksi administrasi, yang lolos seleksiadministrasi akan mengikuti tes, pelaksanaan tes, pengumuman hasil ujian dan  \npemberkasan. Pemberkasan adalah ketika yang lulus tes mengumpulkan persyaratan untuk mendapatkan NIK, selanjutnya berkas yang dikumpulkan tersebut dikirimkan ke NIK. Kemudian dibuatkan SK CPNS sehingga berstatus CPNS. CPNS ke PNS minimal satu tahun dengan persyaratan kinerja bagus, lulus diklat pra jabatan, uji kesehatan dengan batasan pensiun saat ini 58 tahun. Sistem Rekrutmen Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Semarang dapat diperjelas dengantahapan sebagai berikut :  \n4.2 Analisis Jabatan  \nSubbid Jabatan Struktural dan Jabatan Fungsional BKD tidak secara langsung yang mengolah data atau menyusun, yang menyusun adalah bagian organisasi Setda termasuk evaluasi jabatan. Subbid Jabatan Struktural dan Jabatan Fungsional BKD saat ini sifatnya hanya menyiapkan SDM saja termasukkebutuhan setiap jabatan dari hasil analisis jabatan ABK yang telah disusun oleh bagian organisasi Setda. Standar kompetensi teknis disusun oleh BKD. BKD bertugas menyiapkan untuk pengisian pejabat struktural. Analisis jabatan ABK saat iniseharusnya selalu berubah setiap periode sesuai dengan OPD seperti ketika adanya penggabungan SKPD sehingga harus selalu berubah.  \nDalam proses analisis jabatan, sebenarnya BKD hanya melaksanakan untuk merekrutmen pegawai. Sedangkan analisis jabatan dan badan kerja yang membidangi adalah organisasi. Hasil dari analisis jabatan BKD yang akan menyandingkan dengan angka eksiting atau burgeting. Antara analisis jabatandengan kondisi riil yang ada disandingkan nanti akan menghasilkan kelebihan ataukekurangan. BKD akan mengajukan ke menpan mengenai kelebihan atau  \nkekurangan pegawai melauli aplikasi bernama e-formasi. Aplikasi tersebut berkaitan dengan penyusunan kebutuhan pegawai. Mengenai informasi kebutuhan pegawai dan penyusunan pegawai BKD yang memasukan antara data yang dibutuhkan organisasi dengan kondisi riilnya kemudian BKD bertugas untuk mengentri data. BKD memiliki tugas untuk mengupdate tentang kebutuhan pegawai. BKD memiliki tugas untuk menghitung berapa pegawai yang pensiun juga memprediksi yang akan pensiun tahun depan. Kemudian tambahan pegawai berapa. Nanti akan muncul data riilnya. Data riil tersebut akan menghasilkanmengenai kebutuhan atau kekurangan pegawai. Apabila organisasi membutuhkan pegawai maka menpan akan memenuhi dan apabila kelebihan pegawai BKD akan mendistribusikan pegawai tersebut sesuai kebutuhan organisasi.  \nBKD tidak secara teknis melaksanakan kegiatan analisis jabatan namun hasil akhrinya BKD yang mengolah. BKD bertugas untuk menempatkan pegawai. Untuk pertimbangan kualifikasi pegawai tersebut coc","cbCaijzaAOxa4DOo","https://ap.wps.com/l/cbCaijzaAOxa4DOo","pdf",286466,25,"Indonesian","# Pembahasan Hasil Penelitian\n## Penataan Sistem Rekrutmen Pegawai\n## Analisis Jabatan","[{\"question\":\"Bagaimana BKD menata kebutuhan rekrutmen pegawai di Kabupaten Semarang?\",\"answer\":\"BKD menganalisis kebutuhan kerja tiap SKPD berdasarkan ABK dan komposisi pegawai saat ini. Kekurangan dihitung, lalu diusulkan sebagai formasi melalui proses persetujuan kuota.\"},{\"question\":\"Apa saja tahapan rekrutmen CPNS yang dijelaskan dalam bab ini?\",\"answer\":\"Tahapannya meliputi pengumuman, penerimaan pendaftaran, seleksi administrasi, pelaksanaan tes, pengumuman hasil, pemberkasan, pengajuan pengukuhan NIP, hingga penerbitan SK CPNS.\"},{\"question\":\"Apa peran analisis jabatan dan e-formasi menurut dokumen ini?\",\"answer\":\"Analisis jabatan dan badan kerja utama dilakukan organisasi/Setda, sedangkan BKD menyiapkan dan mengolah hasil untuk kebutuhan rekrutmen. BKD mengajukan ke Menpan melalui aplikasi e-formasi terkait kelebihan atau kekurangan pegawai.\"}]","BAB IV - PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN - 4.1 Penataan Sistem Rekrutmen Pegawai | PDF",39]