[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-228539-113":53,"doc-detail-228539-id":120},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":113,"head_meta":115,"extra_data":117,"updated_unix":119},113,"id","chapter-4-conclusion-and-recommendations","BAB IV - PENUTUP - Kesimpulan dan Saran","","Bagian Penutup pada Bab IV merangkum kesimpulan dan saran hasil penelitian terkait peran Unit Identifikasi Polda Jambi dalam penyidikan tindak pidana pencurian melalui metode pengolahan sidik jari (dactiloscopy). Proses dimulai dari pengambilan sidik jari laten di TKP, analisis dengan alat pengecekan, lalu pencocokan dengan saksi dan/atau database sidik jari kepolisian sebagai alat bukti yang sah secara ilmiah. Bab ini juga menguraikan hambatan internal berupa keterbatasan kemampuan personil serta hambatan eksternal dari minimnya kesadaran masyarakat yang dapat merusak bekas jejak pelaku. Saran difokuskan pada peningkatan kualifikasi personil identifikasi dan keterlibatan aktif menghadapi perkembangan teknologi.",{"@graph":63,"@context":112},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-4-conclusion-and-recommendations/228539/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-4-conclusion-and-recommendations/228539.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Taylor Morgan","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-10","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",6,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa peran dominan Unit Identifikasi Polda Jambi dalam penyidikan pencurian?","Question",{"text":110,"@type":111},"Unit Identifikasi berperan dalam proses penyidikan untuk menemukan tersangka, terutama melalui pengolahan sidik jari saat olah TKP.","Answer","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":114,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":116,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":118,"site_id":56},228539,1789027076,{"code":4,"msg":5,"data":121},{"doc_id":118,"user_id":122,"nickname":89,"user_avatar":123,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":124,"file_id":125,"file_url":126,"file_type":127,"file_size":128,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":74,"language":129,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":130,"faqs":131,"seo_title":132,"seo_description":61,"update_tm":119,"read_time":77},1099523885336,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","BABIV  \nPENUTUP  \n# A.Kesimpulan\n\nDari hasil penelitian di atas,Peneliti dapat menyimpulkan bahwa:  \n1.Unit Identifikasi Polda Jambi memiliki peran yang sangat dominan dalamproses penyidikan untuk menemukan tersangka tindak pidana pencurian,khususnya saat olah TKP.Proses pengumpulan bukti dengan metodepengolahan sidik jari(dactiloscopy)oleh Unit Identifikasi Polda Jambidiawali dengan proses pengambilan sidik jari laten pada permukaan benda diTKP,kemudian dianalisa dengan alat pengecekan.Setelah sidik jari berhasilmenentukan identitas seseorang,kemudian dilakukan pencocokan pada saksiyang ada di TKP.apabila tidak terdapat kecocokan,maka selanjutnya akandiperbandingkan dengan data yang ada pada database sidik jari kepolisian.Cara ini merupakan salah satu bentuk pengungkapan tindak pidana dalamrangka mencari alat bukti yang sah karena metode yang digunakan dapatdibuktikan secara ilmiah.  \n2.Unit Identifikasi Polda Jambi menghadapi dua jenis hambatan dalammenjalankan proses penyidikan untuk menemukan tersangka tindak pidanapencurian,yaitu hambatan yang berasal dari internal dan juga eksternal.Hambatan internal yaitu hambatan dari personil unit identifikasi kepolisianyang belum banyak memiliki kemampuan berdasarkan pendidikan kejuruan.Adapun hambatan eksternal merupakan hambatan yang berasal darimasyarakat,yang terjadi akibat minimnya kesadaran dan pengetahuanmasyarakat sehingga tak jarang berakibat pada rusaknya atau bahkan  \nhilangnya bekas jejak pelaku tindak pidana pencurian pada tempat kejadianperkara.  \n# B.Saran\n\nBerdasarkan hasil penelitian di atas,saran yang bisa peneliti berikan untukPihak kepolisian,khususnya Unit Identifikasi Polda Jambi antara lain:  \n1.Sebaiknya pengungkapan perkara tindak pidana pencurian yang memerlukanpenggunaan metode sidik jari(dactiloscopy)dilakukan oleh personil yang telahmemiliki kemampuan dan pengetahuan dalam melakukan identifikasi sidikjari.Unit identifikasi yang bertugas juga harus memenuhi kualifikasi terkaitkemampuan dalam mengidentifikasi Sidik Jari.Hal ini dikarenakan sidik jarimerupakan salah satu alat bukti sah paling krusial dalam proses pembuktiankarena dapat mengidentifikasi seseorang sebagai pelaku tindak pidana,sehingga terlaksana penegakan hukum yang maksimal.  \n2.Pihak kepolisian harus memiliki keterlibatan yang aktif dan progresif,sertabersikap persuasif dalam menghadapi perkembangan teknologi yang terjadi,terutama dalam penggunaan sidik jari dalam proses penyidikan.Salah satulangkah penting adalah mempersiapkan personil identifikasi yang memilikikeahlian profesional untuk mendukung penyidikan tindak pidana pencurian,mengingat sering kali pelaku tidak meninggalkan jejak berupa barang miliknyadi tempat kejadian perkara.","cbCaiq97oDxV2bIg","https://ap.wps.com/l/cbCaiq97oDxV2bIg","pdf",527785,"Indonesian","# A. Kesimpulan\n## Peran Unit Identifikasi dalam penyidikan\n## Hambatan internal dan eksternal\n# B. Saran\n## Peningkatan kualifikasi personil\n## Keterlibatan aktif dan adaptasi teknologi","[{\"question\":\"Apa peran dominan Unit Identifikasi Polda Jambi dalam penyidikan pencurian?\",\"answer\":\"Unit Identifikasi berperan dalam proses penyidikan untuk menemukan tersangka, terutama melalui pengolahan sidik jari saat olah TKP.\"}]","BAB IV - PENUTUP - Kesimpulan dan Saran | PDF"]