[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-229908-113":53,"doc-detail-229908-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","chapter-2-overview-pt-pln-persero-rayon-tegalrejo","BAB II - GAMBARAN UMUM - PT. PLN (PERSERO) RAYON TEGALREJO","","Bab II menyajikan gambaran umum PT. PLN (Persero) Rayon Tegalrejo melalui penelusuran sejarah perkembangan energi listrik di Indonesia sejak masa penjajahan Belanda, lalu penyebarannya setelah kemerdekaan. Uraian juga menjelaskan pembagian jenis golongan tarif listrik menjadi delapan kelompok beserta contoh penerapannya. Selain itu, dipaparkan kronologi dasar hukum pendirian PLN dari periode sebelum 1960 hingga transisi periode 1960–1970 melalui berbagai keputusan dan pembentukan badan pengelola.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-2-overview-pt-pln-persero-rayon-tegalrejo/229908/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-2-overview-pt-pln-persero-rayon-tegalrejo/229908.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Sarah ","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-04","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",5,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Bagaimana sejarah awal energi listrik di Indonesia dijelaskan dalam bab ini?","Question",{"text":110,"@type":111},"Energi listrik mulai dikenal saat Belanda menjajah Indonesia, dengan pembangkit pertama di Gambir (Jakarta). Keberhasilan tersebut berlanjut dengan pembangunan pembangkit di kota-kota lain yang dikuasai Belanda.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Apa yang disebut sebagai golongan tarif listrik dan berapa banyak kelompok yang dijelaskan?",{"text":115,"@type":111},"Golongan tarif listrik dibagi menjadi delapan kelompok, yaitu Rumah Tangga (R), Sosial (S), Bisnis (B), Kantor Pemerintah dan Penerangan Jalan Umum (P), Industri (I), T (traksi), curah (C), serta Tarif Dasar untuk Layanan Khusus (L/TR, TM, TM,'IT).",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Keputusan apa yang disebut pada periode nasionalisasi perusahaan listrik milik asing?",{"text":119,"@type":111},"Disebutkan adanya Surat Keputusan Presiden RI No. 163 tentang nasionalisasi perusahaan listrik milik bangsa asing di Indonesia pada tahun 1957 yang menyebabkan pengambilalihan perusahaan listrik Belanda.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},229908,1789044954,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},962085320529,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_9964176cb1d06d4a9deccf72a44ae3dc","BAB II  \nGAMBARAN UMUM  \nPT. PLN (PERSERO) RAYON TEGALREJO  \n2.1 Sejarah PT. PLN (Persero)  \nEnergi listrik mulai dikenal di negara Indonesia saat bangsa Belandamenjajah Indonesia. Bangsa Belanda terbiasa dalam menggunakan energi listrik untuk membantu kegiatan sehari-hari selama di Indonesia. Pembangkit listrik yang pertama kali dibangun terletak di daerah Gambir (Jakarta) . Keberhasilan ini berlanjut dengan membangun pembangkit-pembangkit listrik di kota lain yang dikuasai oleh Belanda.  \nSetelah Bangsa Indonesia merdeka, pemakaian listrik mulai menyebar ke daerah-daerah perkotaan di Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Perkembangan listrik di Indonesia senantiasa mengalami perbaikan dan perluasan terutamadalam hal pendistribusian listrik pada pelanggan, begitu juga dengan peralatan pembangkit listrik untuk mendukung jaringan-jaringan transmisi.  \nJenis golongan tarif listrik dibagi menjadi delapan, diantarnya:  \n1. Pelanggan tarif Rumah Tangga (R) adalah pelanggan perseorangan atau badan sosial yang tenaga listriknya digunakan untuk keperluan rumah tangga. Misalnya : rumah tempat tinggal, rumah kontrakan, rumah susunmilik perorangan maupun perumnas, asrama keluarga pegawai perusahaanswasta, dan asrama mahasiswa.  \n2. Pelanggan yang termasuk dalam golongan tarif Sosial (S) adalah pelangganbadan sosial yang tenaga listriknya digunakan untuk kegiatan sosial. Misalnya : rumah sakit, panti sosial, panti rehabilitasi, tempat peribadatan, sekolah.  \n3. Pelanggan yang termasuk kedalam golongan tarif Bisnis (B) adalah Pelangan yang sebagian atau seluruh tenaga listrik dari PT PLN (Persero) digunakan untuk salah satu atau beberapa kegiatan berbentuk : usaha jualbeli barang atau jasa, perbankan, perdagangan ekspor/impor, CV, PT, Firma.  \n4. Pelanggan yang termasuk kedalam golongan tarif Kantor Pemerintah dan Penerangan Jalan Umum (atau tarif publik) (P) adalah pelanggan yang tenaga listriknya digunakan untuk kegiatan dan kepentingan umum, kepentingan pemerintah, fasilitas kantor perwakilan negara asing.  \n5. Pelanggan yang dapat dikelompokkan dalam golongan tarif industri (I) adalah adalah pelanggan yang tenaga listriknya digunakan untuk kegiatan industri.  \n6. Pelanggan yang dapat dikelompokkan dalam golongan tarif T ( traksi) adalah perusahaan bergerak di bidang transportasi umum yang dioperasikanoleh PT Kereta Api Indonesia.  \n7. Pelanggan yang dapat dikelompokkan dalam golongan tarif curah (C) adalah badan usaha Koperasi Unit Desa (KUD)  \n8. Tarif Dasar Listrikuntuk keperluan Layanan Khusus pada tegangan rendah, tegangan menengah, dan tegangan tinggi (L/TR,TM,'IT), diperuntukkanhanya bagi pengguna listrik yang memerlukan pelayanan dengan kualitaskhusus dan yang karena berbagai hal tidak termasuk dalam ketentuangolongan tarif Sosial, Rumah Tangga, Bisnis, Industri, dan Pemerintah  \nSebelum PT. PLN (Persero) menjadi seperti sekarang ini, pernah ada perusahaan-perusahaan listrik milik Belanda yang bersifat kedaerahan. Di bawah ini merupakan uraian-uraian secara kronologis dan kilas balik dasar hukum berdirinya PLN.  \n􀁸 Periode Sebelum Tahun 1960  \nTahun 1940-an perusahaan listrik milik Belanda (swasta), antara lain NV.ANIEM, NV. GEBEO, dan NV.OGEM. Setelah Bangsa Indonesia mengalami kemerdekaan, perusahaan listrik yang terpecah-pecah tersebut digabung menjadi satu perusahaan listrik Indonesia, yaitu “Jawatan Listrik dan Gas Republik Indonesia” berdasarkan ketetapan RI No. I/SD/ tahun 1945 tanggal 27 Oktober 1945 yang akhirnya pada tanggal 27 Oktober diperingatisebagai hari listrik nasional.  \nBentukan ini tidak berlangsung lama karena setelah terjadi Konferensi Meja Bundar (KMB), keadaan perusahaan listrik di Indonesia kembali sepertitahun 1942, yaitu NV.ANIEM, NV. GEBEO, NV.OGEM. Adanya perjanjian Konferensi Meja Bundar memberikan perubahan-perubahan tentang PLN dan juga peralihan wewenang di dalam penguasaan listrik milik negara, yaitu :  \n1) Tahun 1957  \nDikeluarkannya Surat Keputusan Presiden RI No.163 tentang“Nasionalisasi Perusah","cbCaicxe1yPonTBV","https://ap.wps.com/l/cbCaicxe1yPonTBV","pdf",359730,21,"Indonesian","# BAB II GAMBARAN UMUM\n## PT. PLN (PERSERO) RAYON TEGALREJO\n## Sejarah PT. PLN (Persero)\n## Jenis Golongan Tarif Listrik\n## Periode Sebelum Tahun 1960\n## Periode 1960 - 1970","[{\"question\":\"Bagaimana sejarah awal energi listrik di Indonesia dijelaskan dalam bab ini?\",\"answer\":\"Energi listrik mulai dikenal saat Belanda menjajah Indonesia, dengan pembangkit pertama di Gambir (Jakarta). Keberhasilan tersebut berlanjut dengan pembangunan pembangkit di kota-kota lain yang dikuasai Belanda.\"},{\"question\":\"Apa yang disebut sebagai golongan tarif listrik dan berapa banyak kelompok yang dijelaskan?\",\"answer\":\"Golongan tarif listrik dibagi menjadi delapan kelompok, yaitu Rumah Tangga (R), Sosial (S), Bisnis (B), Kantor Pemerintah dan Penerangan Jalan Umum (P), Industri (I), T (traksi), curah (C), serta Tarif Dasar untuk Layanan Khusus (L/TR, TM, TM,'IT).\"},{\"question\":\"Keputusan apa yang disebut pada periode nasionalisasi perusahaan listrik milik asing?\",\"answer\":\"Disebutkan adanya Surat Keputusan Presiden RI No. 163 tentang nasionalisasi perusahaan listrik milik bangsa asing di Indonesia pada tahun 1957 yang menyebabkan pengambilalihan perusahaan listrik Belanda.\"}]","BAB II - GAMBARAN UMUM - PT. PLN (PERSERO) RAYON TEGALREJO | PDF",32]