[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-201274-113":53,"doc-detail-201274-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},113,"id","chapter-2-literature-review","BAB II - Kajian Pustaka","","Bab II berisi kajian pustaka yang memaparkan dasar teori terkait program yang dievaluasi. Materi utama mencakup Sekolah Menengah Kejuruan (SMK): pengertian, tujuan, serta landasan regulasi yang menekankan persiapan siswa untuk memasuki lapangan kerja dan pengembangan sikap profesional. Bagian pembelajaran menjelaskan pengertian pembelajaran menurut para ahli, diikuti uraian komponen pembelajaran, terutama tujuan pembelajaran, termasuk berbagai klasifikasi domain perilaku belajar.",{"@graph":63,"@context":119},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-2-literature-review/201274/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-2-literature-review/201274.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Xiajie","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-10","2026-09-04",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":80},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Apa pengertian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)?","Question",{"text":109,"@type":110},"SMK adalah pendidikan menengah yang menekankan pengembangan kemampuan siswa untuk melaksanakan jenis pekerjaan tertentu agar lulusannya siap bekerja sesuai minat dan bakat.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Apa tujuan SMK menurut regulasi yang dikutip pada bab ini?",{"text":114,"@type":110},"Tujuan SMK mencakup penyiapan siswa untuk memasuki lapangan kerja, pengembangan sikap profesional, kesiapan menjadi manusia produktif serta kemampuan memilih karir dan mengembangkan kompetensi sesuai program keahlian.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Bagaimana pengertian pembelajaran yang dijelaskan pada bab ini?",{"text":118,"@type":110},"Pembelajaran diartikan sebagai proses interaksi antara peserta belajar dengan pengajar/instruktur dan sumber belajar dalam lingkungan belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu, baik di dalam maupun di luar kelas.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},201274,1788529201,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":89,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":80,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":22,"language":136,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":137,"faqs":138,"seo_title":139,"seo_description":61,"update_tm":126,"read_time":140},8814010472675,"https://avatar.qwps.com/avatar/WGlhamll","BAB II  \nKAJIAN PUSTAKA  \nA. Kajian Program yang Dievaluasi  \n1. Sekolah Menengah Kejuruan  \na. Pengertian SMK  \nSekolah menengah kejuruan adalah sekolah yang dibangun ataudidirikan untuk menciptakan lulusan agar siap kerja sesuai dengan minat dan bakatnya. Hal ini sesuai dengan pernyataan Peraturan Pemerintah No. 29 Tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah Bab I Pasal 1 Ayat 3, bahwa“pendidikan menengah kejuruan adalah pendidikan pada jenjang menengah yang mengutamakan pengembangan kemampuan siswa untuk melaksanakanjenis pekerjaan tertentu”. Berdasarkan pernyataan tersebut, jelas bahwa sekolah menengah kejuruan memfokuskan pada suatu program keahlian atau program-program pendidikan tertentu yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan pekerjaan.  \nSekolah Menengah Kejuruan adalah salah satu bentuk pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP, MTs, atau bentuk lain yang sederajatatau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama/sederjat SMP/MTs.  \nDalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UUSPN) No. 20 Tahun 2003 pasal 15 menyatakan bahwa “pendidikan kejuruan adalah  \npendidikan menegah yang mempersiapkan peserta didik terutama untukbekerja dalam bidang tertentu”. Arti pendidikan kejujuran ini dijabarkansecara lebih spesifik lagi dalam Peraturan Pemerintah nomor 29 Tahun 1990 Tentang Pendidikan menengah, yaitu Pendidikan Menengah Kejuruan adalah pendidikan padajenjang menengah yang mengutamakan kemampuan pesertadidik untuk pelaksanaan jenis pekerjaan tertentu”. Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa pendidikan kejuruan adalah pendidikan yang mempersiapkan peserta didik untuk memasuki lapangan kerja.  \nb. Tujuan Sekolah Menengah Kejuruan  \nDalam Peraturan Pemerintah No. 29 Tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah Kejuruan Pasal 3 Ayat 2 “Sekolah menengah kejuruan mengutamakan penyiapan siswa untuk memasuki lapangan kerja sertamengembangkan sikap professional”. Menyikapi hal tersebut, tentu saja hasilakhir dari sekolah menengah kejuruan yaitu lulusan siap bekerja dengan sikap profesional sebagai bekal dalam mengaplikasikan keahliannya pada lapanganpekerjaan tertentu.  \nMenurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tujuan khususpendidikan di sekolah menengah kejuruan: (a) menyiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif, mampu bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang ada sebagai tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kompetensi dalam program keahlian yang dipilihnya; (b) menyiapkan peserta  \ndidik agar mampu memilih karir, ulet dan gigih dalam berkompetensi, beradaptasi di lingkungan kerja dan mengembangkan sikap profesional dalambidang keahlian yang diminatinya; (c) Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni agar mampu mengembangkan diri dikemudian hari baik secara mandiri maupun melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi;(d) membekali peserta didik dengan kompetensi kompetensi yang sesuaidengan program keahlian yang dipilih.  \n2. Pembelajaran  \na. Pengertian Pembelajaran  \nPembelajaran adalah proses, cara, perbuatan menjadikan orang ataumakhluk hidup belajar sebagai hasil dari pengalaman, diambil pada 26 September 2018 dari ([http://id.wikipedia.org/wiki/Pembelajaran](http://id.wikipedia.org/wiki/Pembelajaran)). Menurut [Hamzah B. uno](Hamzah B. uno), (2008: 54) pembelajaran dapat diartikan sebgai suatu prosesinteraksi antara peserta belajar dengan pengajar/instruktur dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar untuk pencapaian tujuan belajar tertentu.  \nPengertian Pembelajaran secara luas Menurut Zainal Arifin (2013: 10) pembelajaran adalah suatu proses atau kegiatan yang sistematis dan sistemik, yang besrsifat interaktif dan komunikatifantara pendidik (guru) dengan pesertadidik, sumber belajar dan lingkungan untuk menciptakan suatu kondisi yang memungkinkan terjadinya tindakan belajar peserta didik, baik di kelas maupun  \ndi luar kelas, dihadiri guru secara fisik atau tidak, untuk menguasai kompetensi yan","cbCait9TiE6aefza","https://ap.wps.com/l/cbCait9TiE6aefza","pdf",452908,"Indonesian","# BAB II\n## Kajian Pustaka\n## A. Kajian Program yang Dievaluasi\n### 1. Sekolah Menengah Kejuruan\n#### a. Pengertian SMK\n#### b. Tujuan Sekolah Menengah Kejuruan\n### 2. Pembelajaran\n#### a. Pengertian Pembelajaran\n#### b. Komponen-komponen Pembelajaran\n##### 1) Tujuan Pembelajaran","[{\"question\":\"Apa pengertian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)?\",\"answer\":\"SMK adalah pendidikan menengah yang menekankan pengembangan kemampuan siswa untuk melaksanakan jenis pekerjaan tertentu agar lulusannya siap bekerja sesuai minat dan bakat.\"},{\"question\":\"Apa tujuan SMK menurut regulasi yang dikutip pada bab ini?\",\"answer\":\"Tujuan SMK mencakup penyiapan siswa untuk memasuki lapangan kerja, pengembangan sikap profesional, kesiapan menjadi manusia produktif serta kemampuan memilih karir dan mengembangkan kompetensi sesuai program keahlian.\"},{\"question\":\"Bagaimana pengertian pembelajaran yang dijelaskan pada bab ini?\",\"answer\":\"Pembelajaran diartikan sebagai proses interaksi antara peserta belajar dengan pengajar/instruktur dan sumber belajar dalam lingkungan belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu, baik di dalam maupun di luar kelas.\"}]","BAB II - Kajian Pustaka | PDF",79]