[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-232798-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":72,"doc-detail-232798-id":119},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":65,"head_meta":67,"extra_data":69,"updated_unix":71},113,"id","chapter-1-introduction-research-background-232798","BAB 1 - PENDAHULUAN - Latar Belakang Penelitian","","Bab 1 Pendahuluan menjelaskan konteks perguruan tinggi dalam persaingan menarik mahasiswa, baik pada PTN maupun PTS, serta gambaran kondisi lembaga pendidikan tinggi di Indonesia dan wilayah Gresik. Fokus penelitian diarahkan pada pengembangan produk dan biaya perkuliahan terkait program kelas non reguler di Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI). Dokumen memaparkan konsep bauran komunikasi pemasaran, proses pemasaran, definisi reguler dan non reguler, serta tujuan riset untuk mengukur minat karyawan berdasarkan faktor harga, waktu, dan prodi yang diinginkan. Metode survei berbasis kuesioner dijelaskan sebagai dasar pengambilan sampel, beserta pertimbangan penggunaan uji nonparametrik.",{"@graph":14,"@context":64},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-1-introduction-research-background-232798/232798/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-1-introduction-research-background-232798/232798.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Ava Thompson","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-30","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":33},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Mengapa digunakan uji statistik nonparametrik pada penelitian ini?","Question",{"text":62,"@type":63},"Sampel bersifat kualitatif karena berasal dari jawaban responden terhadap kuesioner, sehingga sulit memenuhi asumsi distribusi normal; karena itu digunakan uji statistik nonparametrik.","Answer","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":66,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":68,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":70,"site_id":7},232798,1789073698,{"code":4,"msg":73,"data":74},"success",[75,80,84,88,92,96,99,103,107,111,115],{"id":76,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":77,"show_sort_weight":78,"slug":79},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":81,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":82,"show_sort_weight":78,"slug":83},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":78,"slug":87},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":78,"slug":91},51,"Komik","comic",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":94,"show_sort_weight":78,"slug":95},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":78,"slug":98},54,"research-report",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":78,"slug":102},49,"Sastra","literature",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":78,"slug":106},52,"Teknologi","technology",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":78,"slug":110},50,"Ujian","exam",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":78,"slug":114},57,"Umum","general",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":4,"slug":118},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":73,"data":120},{"doc_id":70,"user_id":121,"nickname":42,"user_avatar":122,"doc_module":4,"category_id":97,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":123,"file_id":124,"file_url":125,"file_type":126,"file_size":127,"view_count":33,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":128,"language":129,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":130,"faqs":131,"seo_title":132,"seo_description":12,"update_tm":71,"read_time":133},1649267921044,"https://us-avatar.wpscdn.com/avatar/1800007509477c92dfb?_k=1786009248482753345","BAB 1  \nPENDAHULUAN  \n1.1. Latar Belakang  \nPerguruan tinggi adalah penyelenggara pendidikan tinggi yang merupakan kompeten sistem pendidikan formal nasional di setiap negara. Disamping mengemban tugas universal, perguruan tinggi juga mengemban tugas nasional (Shafiq, dkk, 2017) . Persaingan pendidikan perguruan tinggi dalam merebutkan“pasar” untuk menarik mahasiswa sangat berat baik Perguruan Tinggi Swasta (PTS) maupun Perguruan Tinggi Negeri (PTN) . Dengan persaingan yang semakinketat maka dibutuhkannya pengetahuan dan strategi pemasaran dan persainganyang baik dari seluruh perguruan tinggi untuk menarik calon mahasiswa baru.  \nPersaingan yang terjadi bukan hanya di PTN favorit tetapi juga terjadi di PTS. Di Indonesia jumlah lembaga pendidikan tinggi yang terdaftar mencapai 4.504 unit dan di dominasi oleh PTS yang mencapai 3.196 unit, sedangkan PTNmencapai 121 unit, dan sisanya adalah perguruan tinggi agama dan perguruan tinggi di bawah kementrian atau lembaga negara dengan sistem dinas (Ristek Dikti, 2017) . Persaingan perguruan tinggi juga terjadi di Gresik dengan Jumlah PTS yang adamencapai 17 unit salah satunya adalah Universitas Internasional Semen Indonesia (Pemerintahan Kabupaten Gresik, 2018) .  \nUniversitas Internasional Semen Indonesia (UISI) merupakan salah satu institusi pendidikan yang berkomitmen mencetak lulusan dengan kualitas tinggi. Universitas Internasional Semen Indonesia berdiri sejak tahun 2015 yang sebelumnya bernama Sekolah Tinggi Manajemen Semen Indonesia (STIMSI) selama dua tahun. Transformasi UISI melakukan penerimaan mahasiswa baru dengan membuka sepuluh jurusan, diantaranya adalah dua jurusan terdahulu yakni Manajemen dan Manajemen Rekayasa. Universitas Internasional Semen Indonesia merupakan PTS yang berusia 4 tahun, menggambarkan bahwasanya untuk memperoleh mahasiswa baru diperlukan suatu perjuangan promosi yang lebihintensif dan terencana. Kampus UISI berlokasikan di bekas pabrik PT Semen  \n1  \nGresik di jalan Veteran kota Gresik. Pendirian gedung kampus memanfaatkan bangunan bekas pabrik yang diinovasi dengan menyesuaikan kebutukan yang diingikan.  \nGresik merupakan kota yang dikenal sebagai kota industri, di mana terdapat 249 industri-industri yang berdiri di dalamnya maka banyak pula membutuhkankaryawan untuk pekerjanya. Adanya 9 PTS yang membuka program kelas non reguler di Gresik saat ini menjadi peluang besar untuk UISI membuka program kelas non reguler. Adanya dukungan dari PT Semen Indonesia, menjadikan besar kemungkinan UISI akan memperluas jaringan dengan membuka program kelas non reguler untuk karyawan sesuai dengan permintaan pasar. Program kelas reguleradalah sebuah kelas yang dilakukan pada pagi hari setiap hari senin – jumat. Program kelas non reguler adalah sebuah kelas karyawan yang diselenggarakan di luar jam kantor atau kelas sore. Kelas karyawan adalah kelas yang diperuntukkanoleh siswa yang ingin mengambil studi sarjana yang dibarengi dengan bekerja.  \nMenurut (Kristiyono, 2016) Hubungan antarakegiatan pengembangan suatu produk dan komunikasi pemasaran dapat disebut bauran komunikasi pemasaran (marketing communication mix) . Menurut (Irsad, 2010) Bauran pemasaran adalahalat pemasaran yang digunakan untuk mencapai tujuan pemasaran di pasar sasaranyang meliputi item pemasaran yaitu Product, Price, Place, and Promotion, yang mana dapat digunakan sebagai senjata perusahaan dalam memasarkan produknyadalam rangka melayani konsumen. Proses pemasaran adalah proses bagaimanaperusahaan dapat mempengaruhi konsumen agar tahu, dan menjadi senang lalumembeli produk yang ditawarkan sehingga kepuasan pelanggan terpenuhi oleh produk dari perusahaan. Place yaitu memanfaatkan lokasi yang dimiliki perguruan tinggi. Product yang dimaksud disini adalah program studi yang tersedia. Price yaitu terdiri dari biaya yang dikeluarkan dalam pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) yang diminati konsumen. Promotion yaitu media promosi yang digunakan dan publikasi yang dilakukan.  \nFokus yang dia","cbCaiiTnpwiY2ASt","https://ap.wps.com/l/cbCaiiTnpwiY2ASt","pdf",526834,6,"Indonesian","# BAB 1 - PENDAHULUAN\n## Latar Belakang\n## Fokus Penelitian dan Tujuan\n## Metode Survei dan Pengolahan Data","[{\"question\":\"Mengapa digunakan uji statistik nonparametrik pada penelitian ini?\",\"answer\":\"Sampel bersifat kualitatif karena berasal dari jawaban responden terhadap kuesioner, sehingga sulit memenuhi asumsi distribusi normal; karena itu digunakan uji statistik nonparametrik.\"}]","BAB 1 - PENDAHULUAN - Latar Belakang Penelitian | PDF",9]