[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-232354-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-232354-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","chapter-1-introduction-background-of-the-problem-232354","Bab 1 - Pendahuluan - Latar Belakang Permasalahan","","Bab ini membahas konteks keberadaan perguruan tinggi di Surabaya dan bagaimana mahasiswa—baik dari dalam maupun luar Surabaya—cenderung memilih tempat tinggal, terutama kos, dengan pertimbangan jarak, efisiensi waktu, kebutuhan, kenyamanan, harga, fasilitas, dan lokasi. Pemilik kos diharapkan menyusun strategi usaha dengan memahami marketing mix: Product (fasilitas), Price (harga), Place (lokasi), serta Promotion termasuk iklan. Bab ini juga memaparkan besarnya jumlah mahasiswa di Surabaya Timur dan faktor perbedaan karakter yang memengaruhi keputusan memilih kos, sehingga diperlukan strategi yang tepat.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-1-introduction-background-of-the-problem-232354/232354/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-1-introduction-background-of-the-problem-232354/232354.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Ezra","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-29","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",6,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Mengapa kos menjadi pilihan utama bagi sebagian besar mahasiswa?","Question",{"text":63,"@type":64},"Kos dipilih karena dapat lebih dekat dengan kampus sekaligus menawarkan kebebasan dibanding tinggal dengan kerabat, serta dinilai efisien dan efektif bagi waktu belajar. Mahasiswa juga mempertimbangkan faktor kebutuhan, kenyamanan, dan lingkungan.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Apa saja variabel dalam marketing mix yang digunakan pemilik kos untuk memengaruhi keputusan mahasiswa?",{"text":68,"@type":64},"Marketing mix yang digunakan meliputi Product (fasilitas), Price (harga), Place (lokasi), dan Promotion (promosi) termasuk iklan. Pemilik kos mengaitkan fasilitas dengan perlengkapan kamar dan layanan, harga dengan sewa dan periode pembayaran, serta lokasi dengan akses dan keamanan/kenyamanan.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Bagaimana perbedaan karakter mahasiswa dapat memengaruhi keputusan memilih kos?",{"text":72,"@type":64},"Perbedaan latar belakang budaya, agama, dan kehidupan sosial dapat memengaruhi preferensi serta keputusan mahasiswa. Karena itu pemilik kos perlu memahami kebutuhan dan perilaku mahasiswa untuk menentukan strategi yang tepat.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},232354,1789071379,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},1099514068035,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","BAB1PENDAHULUAN  \nBAB1  \nPENDAHULUAN  \n# 1.1.Latar Belakang Permasalahan\n\nKeberadaan Perguruan Tinggi(PT)baik itu Perguruan Tinggi Negeri(PTN)maupun Perguruan Tinggi Swasta(PTS),telah menjadi berkah tersendiri bagisebagian besar masyarakat di kota Surabaya.Sebagai kota terbesar ke dua diIndonesia,Surabaya menjadi salah satu acuan utama bagi sebagian besar mahasiswayang akan melanjutkan studi mereka,baik yang berasal dari Surabaya maupun dariluar Surabaya(Badan Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi,2008).Bagimahasiswa yang berasal dari luar Surabaya,setelah mendaftar di PT,hal selanjutnyayang dilakukan adalah mencari tempat tinggal,baik itu tempat tinggal yang dekatdengan kampus ataupun yang memiliki akses mudah menuju kampus.Ada beberapaalternatif yang bisa menjadi referensi bagi mahasiswa dalam mencari tempat tinggal,antara lain tempat kos,mengontrak rumah,atau tinggal bersama dengan kerabat,dandari alternatif-alternatif tersebut,tempat kos merupakan pilihan utama bagi sebagianbesar mahasiswa untuk tinggal(Dinarsa,2004).Alasannya adalah selain bisa mencaritempat yang dekat dengan kampus,mereka juga bisa bebas dibandingkan tinggaldengan kerabat (Dinarsa,2004).Selain itu,mahasiswa yang berasal dari Surabaya punmemiliki kecenderungan untuk lebih memilih tinggal di tempat kos dengan berbagaimacam alasan,seperti efisiensi dan efektifitas waktu belajar,karena jarak kampusyang terlalu jauh dari rumah.  \nKos adalah tinggal di rumah orang lain dengan atau tanpa makan denganmembayar tiap bulannya(W,Frita Artamanda,2005:429).Kos yang baik adalah kosyang dapat memberikan dan memenuhi kebutuhan dan keinginan penghuninya.  \nBerdasarkan pada hal-hal tersebut,maka biasanya pemilik rumah kos selalu berusahauntuk mempersiapkan dan menata rumah kosnya dengan baik untuk dapat menarikpara calon penghuni kos.Banyak persiapan yang dilakukan sebelum mengoperasikanrumah mereka,seperti merombak total rumah,hanya menambah kamar-kamar rumah,menyediakan berbagai fasilitas kos,dan mempersiapkan proses pembayaran sewakamarnya.Setiap mahasiswa memiliki pandangan yang berbeda-beda antara satu kosdengan kos lainnya,karena adanya perbedaan kebutuhan.Harga yang terjangkau,fasilitas yang memadai,lokasi yang dekat dengan kampus,dan lingkungan yang amandan nyaman pada umumnya merupakan variabel-variabel yang akan menjadiperhatian para mahasiswa dalam menentukan pilihan mereka.Sebelum membuatkeputusan,mahasiswa akan mempertimbangkan hal-hal yang mereka anggap palingpenting dan sesuai dengan kebutuhan mereka.Biasanya para mahasiswa akanmembandingkan antara kos yang satu dengan lainnya,terutama dari segi fasilitas danharga,dengan tujuan agar biaya yang mereka korbankan bisa sebanding dengan apayang akan mereka dapatkan.  \nBerdasarkan pada hal tersebut,maka para pemilik kos diharapkan bisa menerapkansebuah strategi yang tepat untuk dapat mengkondisikan kos mereka dengan sebaik-baiknya.Fasilitas,harga,dan lokasi merupakan variabel-variabel yang penting danmerupakan dasar bagi perkembangan usaha tersebut,di samping faktor promosi(iklan)yang dapat digunakan pemilik Kos ketika mengenalkan tempat kos mereka.Agar bisa lebih memahami tentang bagaimana memasarkan dan mengenalkan tempatkos mereka,pemilik kos dapat mempelajari tentang marketing mix,yaitu Product(fasilitas),Price (harga),Place(lokasi),dan Promotion(iklan).Fasilitas berhubungandengan berbagai perlengkapan dalam kamar kos,desain kamar,ukuran kamar,ataupun layanan yang akan diberikan kepada penghuni kos.Harga berhubungan  \ndengan sewa kamar kos,periode pembayaran,ataupun kelonggaran waktupembayaran.Lokasi berhubungan dengan letak tempat kos,akses yang mudah menujukampus,keamanan,kenyamanan,maupun ketenangan yang ada di sekitar lokasi kostersebut.Iklan merupakan cara atau media yang dapat digunakan oleh pemilik kosdalam mengenalkan kos.Iklan merupakan bagian dari promotion mix(Advertising,Personal selling,sales promotion,public relation).Dari empat promotion mixtersebut,iklan merupakan media yang paling ser","cbCaioBAdwdRY0ry","https://ap.wps.com/l/cbCaioBAdwdRY0ry","pdf",165325,7,"Indonesian","# 1.1 Latar Belakang Permasalahan\n## Keberadaan perguruan tinggi dan pilihan tempat tinggal mahasiswa\n## Kos sebagai pilihan utama dan pertimbangan pemilihan\n## Marketing mix sebagai strategi pemasaran\n## Gambaran jumlah mahasiswa dan faktor karakter","[{\"question\":\"Mengapa kos menjadi pilihan utama bagi sebagian besar mahasiswa?\",\"answer\":\"Kos dipilih karena dapat lebih dekat dengan kampus sekaligus menawarkan kebebasan dibanding tinggal dengan kerabat, serta dinilai efisien dan efektif bagi waktu belajar. Mahasiswa juga mempertimbangkan faktor kebutuhan, kenyamanan, dan lingkungan.\"},{\"question\":\"Apa saja variabel dalam marketing mix yang digunakan pemilik kos untuk memengaruhi keputusan mahasiswa?\",\"answer\":\"Marketing mix yang digunakan meliputi Product (fasilitas), Price (harga), Place (lokasi), dan Promotion (promosi) termasuk iklan. Pemilik kos mengaitkan fasilitas dengan perlengkapan kamar dan layanan, harga dengan sewa dan periode pembayaran, serta lokasi dengan akses dan keamanan/kenyamanan.\"},{\"question\":\"Bagaimana perbedaan karakter mahasiswa dapat memengaruhi keputusan memilih kos?\",\"answer\":\"Perbedaan latar belakang budaya, agama, dan kehidupan sosial dapat memengaruhi preferensi serta keputusan mahasiswa. Karena itu pemilik kos perlu memahami kebutuhan dan perilaku mahasiswa untuk menentukan strategi yang tepat.\"}]","Bab 1 - Pendahuluan - Latar Belakang Permasalahan | PDF",11]