[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-231018-113":53,"doc-detail-231018-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","chapter-1-introduction-background-of-the-digital-transformation-of-asn-management-in-education","BAB I - PENDAHULUAN - Latar Belakang Masalah Transformasi Digital Pengelolaan ASN di Pendidikan","","Fenomena transformasi digital dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di bidang pendidikan dibahas sebagai kebutuhan strategis untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan integrasi data manajemen sumber daya manusia. Landasan regulatif dirujuk melalui Undang-Undang Dasar ASN dan kebijakan terkait sistem informasi kepegawaian. Di Jawa Barat, kompleksitas data ASN, guru, dan PPPK menuntut birokrasi yang responsif. SIAP JABAR dipaparkan sebagai aplikasi terpadu untuk layanan kepegawaian, pemutakhiran data mandiri, serta verifikasi berbasis sistem guna mendukung pelayanan, transparansi, dan keputusan berbasis data.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-1-introduction-background-of-the-digital-transformation-of-asn-management-in-education/231018/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-1-introduction-background-of-the-digital-transformation-of-asn-management-in-education/231018.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Sophia Brooks","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-06","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",5,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Mengapa transformasi digital diperlukan dalam pengelolaan ASN di bidang pendidikan?","Question",{"text":110,"@type":111},"Transformasi digital diperlukan untuk mengoptimalkan efisiensi, akurasi, dan integrasi data dalam manajemen sumber daya manusia pendidikan, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Apa peran SIAP JABAR dalam manajemen kepegawaian ASN di Jawa Barat?",{"text":115,"@type":111},"SIAP JABAR adalah aplikasi manajemen kepegawaian digital yang mengelola data dan administrasi PNS/PPPK secara terpadu, menggantikan proses manual yang berpotensi menimbulkan keterlambatan dan kesalahan.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Apa kelebihan SIAP JABAR dibanding sistem manual?",{"text":119,"@type":111},"SIAP JABAR mempercepat dan meningkatkan akurasi administrasi, mengurangi risiko kehilangan atau kerusakan dokumen, meminimalkan penggunaan kertas, serta meningkatkan transparansi melalui verifikasi dan persetujuan digital.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},231018,1789058602,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},962084925636,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_994ba38a5ba835b3df7d355c54d3ed8d","BAB I  \nPENDAHULUAN  \nA. Latar Belakang Masalah  \nFenomena transformasi digital dalam pengelolaan Aparatur Sipil  \nNegara (ASN) khususnya di ranah pendidikan merupakan topikkrusial yang  \nmendapat perhatian besar di era perkembangan teknologi saat ini.  \nDigitalisasi pengelolaan ASN sangat dibutuhkan bertujuan untuk  \nmengoptimalkan efisiensi, akurasi, dan integrasi data dalam manajemen  \nsumber daya manusia di bidang pendidikan. Sebagaimana dijelaskan dalam  \nUndang-Undang Dasar ASN Nomor 20 Tahun 2023 Pasal 63, digitalisasi  \nmanajemen ASN diharapkan dapat menciptakan pengaruh ekosistem tata  \nkelola yang terintegrasi serta mempermudah pengambilan keputusan yang  \nlebih efektif dalam sebuah organisasi.  \nImplementasi transformasi digital menjadi sangat penting karena  \nfaktor tuntutan pelayanan publik yang harus responsif dan adaptif terhadap  \nperkembangan teknologi informasi (Ratih, 2017) . Secara khusus di Provinsi  \nJawa Barat, jumlahASN termasuk tenagapendidik dantenaga kependidikan  \n(tendik) cukup besar, adanya menuntut sistem manajemen yang lebih  \nmodern dan terotomasi. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakanbahwa  \nadanya sekitar 27.163 tenaga honorer yang telah diangkat menjadi Pegawai  \nPemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebagian besar di bidang  \npendidikan, yang menunjukkan kompleksitas pengelolaan data  \nkepegawaian ASN di daerah ini.  \nSelain itu, data guru di Data Pokok Pendidikan Provinsi Jawa Barat  \npada tahun 2025/2026 mencapai 492.868 orang, terdiri dari guru PNS dan  \nPPPK yang membutuhkan pemberdayaan manajemen kepegawaian yang  \nefisien dan terdigitalisasi. Kebutuhan akan transformasi digital semakin  \nbesar karena ada permintaan yang meningkat untuk meningkatkan literasi digital di antara pegawai negeri. Hal ini memastikan setiap pegawai dapat menggunakan dan mendapatkan manfaat dari teknologi informasi dan  \nkomunikasi untuk menjalankan tugas mereka secara efektif di seluruh  \nbidang. Kesuksesan digitalisasi manajemen pegawai negeri bergantungpada peningkatan keterampilan digital mereka. Hal ini harus terus dilakukanmelalui pelatihan dan pengembangan untuk menciptakan birokrasi yang fleksibel di era Industri 4.0 (Kementerian Komunikasi dan Digital, 2024) .  \nDi era digital, konsep pengelolaan tenaga pendidik fokus pada  \nadaptasi dan inovasi dalam mengelola sumber daya manusia untuk  \nmemenuhi tuntutan transformasi digital. Pengelolaan tenaga pendidik saat  \nini harus mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi ke berbagai  \naspek, mulai dari administrasi, pengembangan kompetensi, hingga  \nkolaborasi profesional. Digitalisasi memberikan peluang untuk  \nmeningkatkan efisiensi dan efektivitaspengelolaan tenaga pendidik melalui  \nsistem manajemen berbasis teknologi, pelatihan online, dan penilaian  \nkinerja berdasarkan data yang ada (Muttaqien dkk., 2023) .  \nNamun tantangan yang dihadapinya juga cukup besar, seperti  \nadanya perbedaan kemampuan pemahaman teknologi diantara para  \npendidik di berbagai sekolah, kebutuhan pelatihanyang terus-menerus yang  \nperlu dilakukan untuk meningkatkan pemahaman mengenai sistem digital,  \nserta perubahan cara kerja dari sistem tradisional menjadi model yang lebih  \nterbuka dan inovatif (modern) . Pihak manajemen pendidikan harus mampu  \nmengelola infrastruktur teknologi dengan baik dan merancang kebijakan  \nyang mendukung kerja fleksibel serta kerja sama digital. Keberhasilan  \ndalam mengelola para pendidik di era digital sangat bergantung pada  \npengembangan keterampilan teknologi, semangat bekerja, dan kemampuan  \nberadaptasi dengan perubahan teknologi yang cepat (Rio, 2025) .  \nSIAP JABAR adalah aplikasi manajemen kepegawaian digital yang  \ndirancang untuk mengelola data dan administrasi pegawai negeri sipil  \n(PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara terpadu , dan  \npenggunanya itu sendiri yakni seluruh pegawai ASN, baik PNS maupun PPPK. Aplikasi ini dibuat sebagai solusi untuk menggantikan sistem manual  \nyang selama ini bisa m","cbCaigkEpFfAAJyQ","https://ap.wps.com/l/cbCaigkEpFfAAJyQ","pdf",284809,9,"Indonesian","# BAB I - PENDAHULUAN\n## A. Latar Belakang Masalah","[{\"question\":\"Mengapa transformasi digital diperlukan dalam pengelolaan ASN di bidang pendidikan?\",\"answer\":\"Transformasi digital diperlukan untuk mengoptimalkan efisiensi, akurasi, dan integrasi data dalam manajemen sumber daya manusia pendidikan, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif.\"},{\"question\":\"Apa peran SIAP JABAR dalam manajemen kepegawaian ASN di Jawa Barat?\",\"answer\":\"SIAP JABAR adalah aplikasi manajemen kepegawaian digital yang mengelola data dan administrasi PNS/PPPK secara terpadu, menggantikan proses manual yang berpotensi menimbulkan keterlambatan dan kesalahan.\"},{\"question\":\"Apa kelebihan SIAP JABAR dibanding sistem manual?\",\"answer\":\"SIAP JABAR mempercepat dan meningkatkan akurasi administrasi, mengurangi risiko kehilangan atau kerusakan dokumen, meminimalkan penggunaan kertas, serta meningkatkan transparansi melalui verifikasi dan persetujuan digital.\"}]","BAB I - PENDAHULUAN - Latar Belakang Masalah Transformasi Digital Pengelolaan ASN di Pendidikan | PDF",14]