[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-289178-113":53,"doc-detail-289178-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},113,"id","chapter-1-introduction-background-289178","BAB 1 - PENDAHULUAN - Lat ar Belakang","","Bab ini membahas latar belakang pentingnya penguasaan bahasa Korea dan tantangan utama pembelajaran, khususnya dalam menghafal huruf Hangeul serta membedakan bunyi yang mirip. Berdasarkan wawancara di Mayantara School, kendala mencakup penghafalan huruf, pengucapan, kosa kata, hingga penyusunan kalimat, sementara metode pembelajaran dinilai masih monoton dan kurang menggunakan media. Penelitian mengusulkan media pembelajaran berupa game matching card dengan penerapan Algoritma Fisher-Yates Shuffle sebagai mekanisme pengacakan. Bab ini juga memuat rumusan masalah, tujuan, dan batasan penelitian yang berfokus pada web serta materi huruf dan kosa kata sederhana.",{"@graph":63,"@context":119},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-1-introduction-background-289178/289178/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-1-introduction-background-289178/289178.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"McGucket","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-22","2026-09-17",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":74},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Mengapa penguasaan bahasa Korea dianggap penting dalam penelitian ini?","Question",{"text":109,"@type":110},"Penguasaan bahasa Korea penting untuk melanjutkan studi dan membuka kesempatan mengembangkan karier di Korea. Selain itu, pembelajaran bahasa Korea juga dipandang menantang, terutama dalam menghafal huruf Hangeul.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Apa saja kendala yang dialami peserta didik saat belajar Hangeul di Mayantara School?",{"text":114,"@type":110},"Kendala utama meliputi penghafalan huruf, pengucapan kosa kata dengan benar, serta kesulitan membedakan huruf yang bunyinya mirip. Selain itu, penyusunan kalimat ikut menjadi hambatan.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Bagaimana penelitian ini menggunakan matching card dan Algoritma Fisher-Yates Shuffle?",{"text":118,"@type":110},"Matching card dirancang untuk membantu pemain menghafalkan bentuk dan mencari pasangan gambar secara acak. Pengacakan dalam permainan menggunakan Algoritma Fisher-Yates Shuffle agar urutan kartu bervariasi sehingga permainan tidak membosankan dan mendukung latihan daya ingat.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},289178,1790054076,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":89,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":74,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":136,"language":137,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":61,"update_tm":141,"read_time":142},1236954412713,"https://us-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0","BAB 1  \nPENDAHULUAN  \n1.1 Latar Belakang  \nBahasa Korea menjadi salah satu bahasa dengan penggunaanterbanyak di dunia, pada tahun 2021. Penggunaan Bahasa Korea berada pada urutan ke-20 pada Top 200 Most Spoken Languages [1]. Penguasaan  \nBahasa Korea dianggap penting, selain bertujuan untuk melanjutkan studi, juga untuk mendapatkan kesempatan mengembangkan karir di Negeri Gingseng tersebut. Namun, mempelajari bahasa Korea dapat menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam menghafal huruf Korea.  \nHuruf Korea, yang juga dikenal sebagai 한글 (baca: han-geul),  \nterdiri dari 21 vokal yang terbagi menjadi 10 vokal tunggal dan 11 vokalgabungan. Selain itu, hangeul juga memiliki 19 konsonan, terdiri dari 14 konsonan tunggal dan 5 konsonan gabungan. Sehingga total huruf dalam bahasa Korea menjadi 40 huruf [2] . Hangeul memiliki bentuk huruf yang berbeda, serta jumlah yang banyak dibandikan dengan alfabet yang memiliki 26 huruf saja. Hal ini tentunya membuat sulit bagi calon pesertadidik bahasa Korea yang ingin belajar, terutama dalam menghafal hurufhuruf Korea.  \nPada wawancara melalui kuisoner di Lembaga Pelatihan Bahasa Kota Malang, Mayantara School, peserta didik Bahasa Korea mengalamikendala yang beragam. Mulai dari penghafalan huruf, pengucapan dan penghafalan kosa kata, hingga penyusunan kalimat. Umumnya kendala saatawal belajar Bahasa Korea adalah kesulitan dalam penghafalan huruf dan pengucapan kosa kata dengan benar. Hal ini dapat terjadi karena hangeul memiliki bentuk tidak familiar bagi orang yang belum terbiasa dengan  \nbahasa tersebut. Ditambah lagi beberapa huruf memiliki bunyi yang hampir sama dengan huruf lainnya, sehingga menyulitkan dalam membedakannya. Akibatnya, saat mengucapkan huruf tersebut, seringkali terjadi salah pengucapannya [1] .  \nHambatan lain dalam proses belajar hangeul adalah metode pembelajarannya yang monoton. Biasanya, hangeul diajarkan dengan penjelasan sederhana dan penggunaan media pembelajaran terbatas [3] . Pada wawancara melalui kuisoner yang sama, beberapa peserta didik menjelaskan jika proses pembelajaran pada Mayantara School belum menggunakan media pembelajaran. Pengajar menjelaskan materi dan  \nmemberikan latihan soal. Peserta didik memperhatikan penjelasan dan mengerjakan latihan soal.  \nUntuk mengatasi proses belajar mengajar yang monoton penulis mempunyai gagasan untuk membuat media pembelajaran. Media pembelajaran merupakan alat komunikasi berupa cetak atau media visual dan audio, serta teknologi dalam bentuk perangkat lunak [4] . Salah satu Media pembelajaran yang dapat implementasikan adalah dengan permainanatau game.  \nGame merupakan media hiburan untuk mengisi waktu luang [5] . Game juga menjadi kegiatan yang mampu mempertajam daya analisa bagipemainnya untuk mengolah informasi dan mengambil keputusan secara jitu. Selain untuk bersenang-senang, game juga mampu dijadikan media pembelajaran agar tidak membosankan dan memudahkan proses belajar mengajar [6] . Salah satu permainan yang bisa dijadikan sebagai media pembelajaran adalah matching card.  \nMatching card bertujuan agar pemain mampu menghafalkan bentuk gambar yang dibuka dan mencari pasangan gambar yang tersebar secara acak. Permainan matching card akan merangsang indera penglihatan, kemudian menyimpan penglihatannya di dalam pikiran secara berulang,  \nsehingga memaksa memori pada otak untuk mengingat letak kartu yang sama [7] .  \nDalam permainan matching card, dapat diterapan algoritmapengacakan dengan tujuan melatih daya ingat pemainya. Salah satu algotirma yang bisa digunakan adalah Algoritma Fisher-Yates Shuffle. Padapenelitian sebelumnya, beberapa peneliti menggunakan Algoritma Fisher-  \nYates Shuffle untuk melakukan pengacak variabel pada penelitian yang dilakukan. Misalnya, ‘Implementasi Algoritma Fisher-Yates dan Fuzzy Tsukamoto dalam Game Kuis Tebak Nada Sunda Berbasis Android yang ditulis oleh Imam Haditama, Cepy Slamet, Deny Fauzy Rahman, dan Rancang Bangun Game Edukasi Puzzle Kebudayaan Sulawesi Tenggara Dengan Alg","cbCaimpHBML9m4Ku","https://ap.wps.com/l/cbCaimpHBML9m4Ku","pdf",2075220,5,"Indonesian","# BAB 1 - PENDAHULUAN\n## 1.1 Latar Belakang\n## 1.2 Rumusan Masalah\n## 1.3 Tujuan Penelitian\n## 1.4 Batasan Penelitian","[{\"question\":\"Mengapa penguasaan bahasa Korea dianggap penting dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Penguasaan bahasa Korea penting untuk melanjutkan studi dan membuka kesempatan mengembangkan karier di Korea. Selain itu, pembelajaran bahasa Korea juga dipandang menantang, terutama dalam menghafal huruf Hangeul.\"},{\"question\":\"Apa saja kendala yang dialami peserta didik saat belajar Hangeul di Mayantara School?\",\"answer\":\"Kendala utama meliputi penghafalan huruf, pengucapan kosa kata dengan benar, serta kesulitan membedakan huruf yang bunyinya mirip. Selain itu, penyusunan kalimat ikut menjadi hambatan.\"},{\"question\":\"Bagaimana penelitian ini menggunakan matching card dan Algoritma Fisher-Yates Shuffle?\",\"answer\":\"Matching card dirancang untuk membantu pemain menghafalkan bentuk dan mencari pasangan gambar secara acak. Pengacakan dalam permainan menggunakan Algoritma Fisher-Yates Shuffle agar urutan kartu bervariasi sehingga permainan tidak membosankan dan mendukung latihan daya ingat.\"}]","BAB 1 - PENDAHULUAN - Lat ar Belakang | PDF",1789634689,8]